Dokumen tersebut membahas tentang konsep muamalah dalam Islam, yang mencakup pengertian muamalah secara etimologi dan terminologi, ruang lingkup fikih muamalah, hukum-hukum yang termasuk dalam muamalah seperti hukum perdata dan perkawinan, prinsip-prinsip umum muamalah, hal-hal yang diwajibkan dan dilarang dalam muamalah seperti riba dan penipuan, serta konsep maqashid al-
Pengertian Muamalah
•
•
•
Secara Etimologi
“Salingberbuat, saling bertindak, dan saling beramal
atau juga berarti kegiatan atau pekerjaan”
Secara Terminologi
“Arti luas dan arti sempit”
Muhammad Utsman Syubair
“Mu‟amalah adalah hukum syar‟I yang mengatur
hukum manusia di bidang harta benda, seperti jual
beli, sewa menyewa, wakaf, hibah, rahn, hiwalah
dan sebagainya”
3.
Ruang Lingkup FikihMu’amalah
Secara garis besar sistematika hukum islam dapat
dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
1. Hukum I‟tiwadiyyah (Aqidah)
2. Hukum Khuluqiyah (Akhlak)
3. Hukum „Amaliyah (Syariah)
a. Ibadah
b. Mu‟amalah
4.
Hukum Mu’amalah
Hukum Perdata(mu’amalat)
Hukum Perkawinan (munakahat)
Hukum Waris (al-Mirats)
Hukum Pidana (jinayat)
Hukum Politik / Ketatanegaraan (siyasah)
5.
Konsep Maqashid Al-Syariahdalam
Mu’amalah
Maqashid al-syariat berarti maksud dan
tujuan disyariatkan hukum islam
Lima unsur pokok: terpeliharanya agama
(Hifdz al-Din), terpeliharanya jiwa (Hifdz
al-Nafs), terpeliharanya keturunan (Hifdz
al-Nasl), terpeliharanya akal (Hifdz alAql), dan terpeliharanya harta / kekayaan
(Hifdz al-maal)
Peringkat dari kelima unsur pokok:
dharuriyat, hajiyat, dan tahsiniyyat
6.
Prinsip Umum Muamalah
Kaidahfiqih (hukum islam) yang menyatakan: “pada dasarnya,
segala bentuk mu’amalah adalah boleh kecuali dalil yang
mengharamkan.
Mu’amalat dilakukan atas dasar pertimbangan mendatangkan
manfaat dan menghindarkan mudarat.
.
Mu’amalah dilaksanakan dengan melihat nilai keseimbangan
dalam pembangunan.
.
Mu’amalat dilaksanakan dengan memelihara nilai keadilan dan
menghindari unsur-unsur kezaliman.
7.
Hal-hal yang diperintahkan untuk
dilakukan.
Objek perniagaan halal
Adanya kerelaan (arridhaiyyah)
Pengurusan yang amanah
8.
Hal-hal yang Dilaranguntuk Dilakukan
Riba
Gharar atau Taghrir
Tadlis (penipuan)
Ghabn (penipuan pada harga barang)
Ihtikar
Al-Maysir
Al-Masyir
Risywah (suap)
Bai Al-Najasy
9.
Riba
Menurut Imam Hambaliriba adalah tambahan pada
sesuatu yang dikhususkan. Abu hanifah
mendefinisikan, melebihkan harta dalam suatu transaksi
dengan tanpa pengganti atau imbalan.
10.
Proses Keharaman Riba
Allahmenunjukkan bahwa riba itu bersifat
negatif.
1
Allah telah memberi isyarat akan keharaman riba
melalui kecaman terhadap praktik riba di kalangan
masyarakat Yahudi.
2
Allah mengaharamkan salah satu bentuk riba.
3
Allah mengharamkan riba secara total dengan
segala bentuknya
4
Gharar atau Taghrir
Merupakan suatu keadaan atau situasi dimana
tidak jelas mengenai objek atau transaksi
yang dijalankan dalam kegiatan usaha
Bertentangan dengan prinsip al-’adalah
(bersikap adil) dan la tazlimuna wala tuzlamun
13.
Tadlis (Penipuan)
• Merupakanpenipuan atas adanya kecacatan
dari barang yang diperjual belikan
• Bentuk tadlis bisa terjadi pada kuantitas dan
kualitas barang
14.
Ghabn
(Penipuan pada HargaBarang)
• Ghabn adalah membeli sesuatu dengan
harga yang lebih tinggi dari harga rata-rata
atau dengan harga yang lebih rendah dari
harga rata-rata
15.
Ihtikar
• Merupakan tindakanmenyimpan
harta, manfaat atau jasa, dan enggan menjual
dan memberikannya kepada orang lain yang
mengakibatkan melonjaknya harga pasar
secara drastis disebabkan persediaan
terbatas atau stok barang hilang sama
sekali, sedangkan masyarakat, negara ataupun
hewan amat memerlukan produk tersebut
16.
Al-Maysir
• Secara harfiahberarti memperoleh
sesuatu dengan sangat mudah tanpa kerja
keras atau mendapat keuntungan tanpa
kerja
17.
Risywah (suap)
• Yaitumemberikan sesuatu kepada orang lain
untuk memberikan pelayanan dan bantuan
ekstra yang seharusnya menjadi
tugas, tanggungjawab, dan kewajiban pemberi
pelayanan tersebut
18.
Bai al-Najasy
• Merupakansuatu rekayasa pasar dalam
demand dimana seorang produsen / pembeli
menciptakan permintaan palsu , seolah – oleh
banyak permintaan terhadap suatu
produksehingga harga jual produk tersebut
akan naik
Pengertian dan macam-macamharta
• Adalah segala sesuatu yang bernilai dan kewajiban
menanggung kerugian bagi yang merusak atau yang
melenyapkannya.
• Harta dalam hukum Islam dapat ditinjau dari berbagai
aspek:
a. Dari segi jenis
b. Dari nilainya
c. Dari ketersediaan barangnya
d. Dari sepadan atau tidak sepadan
21.
Status dan KedudukanHarta
Sebagai
Amanah
Sebagai
Ujian
Keimanan
Sebagai
Perhiasan
Hidup
Sebagai
Bekal
Ibadah
22.
Cara memperoleh harta
•Pemilikan harta harus didapatkan dengan usaha atau
mata pencaharian yang halal
• Terdapat berbagai larangan dalam mencari harta
23.
Ketentuan Kepemilikan dalam
PandanganIslam
• Kepemilikan dalam islam dapat dibedakan menjadi 3
kelompok, yaitu: kepemilikan individu, kepemilikan
umum, dan kepemilikan negara
• Sebab kepemilian adalah sebab yang menjadikan
seseorang memiliki suatu harta yang sebelumnya tidak
menjadi hak miliknya