Matematika SMK
Matematika Keuangan 1
(Bunga tunggal dan majemuk)
Kelas/Semester: II/2
Persiapan Ujian Nasional
BUNGA TUNGGAL
(Bunga dihitung berdasarkan modal awal)
Bunga tunggal adalah bunga yang timbul
pada setiap akhir jangka waktu tertentu
(tahun, bulan, hari periode) yang tidak
mempengaruhi besarnya modal/pinjaman
awal.
Jika besar bunga yang ditanya , maka rumusnya:
K
M.P.T
b 
Jika selain besar bunga yang ditanya (nilai b nya
tidak diketahui ) maka rumusnya: b
M
Na 

b = bunga
M = modal awal
P = suku bunga (dalam perhitungan % nya
dihilangkan)
T = jangka bumga
K = nilai konstanta (sudah ditentukan)
Jika T dalam tahun , K = 100
Jika T dalam bulan, K = 1200
Jika T dalam hari, K = 36000
Keterangan:
Contoh:
Modal sebesar Rp 1.000.000,00
dipinjamkan dengan perjanjian bunga
tunggal 18% pertahun. Hitunglah besar
bunga apabila modal tersebut
dibungakan selama:
a. 3 tahun
b. 7 bulan
c. 18 hari
d. 3 tg, 7 bln, 18 hari
Jawab:
Rumus yang digunaka
K
M.P.T
b 
a.
b.
c.
d. b (3 tg, 7 bl, 18 hari) = 654.000
00
.
540
100
x18x3
1.000.000
b 

000
.
105
1.200
x18x7
1.000.000
b 

000
.
9
36.000
x18x18
1.000.000
b 

Latihan:
Seorang membungakan uangnya dengan
aturan bunga tunggal sebesar 20%
setahun.
Dalam berapa harikah uang itu menjadi
6,5 kali uang semula ?
Jawab:
Rumus yang digunakan dan K
T
P
M
b
.
.

Rumus digabung menjadi: Na= M+
K
T
P
M .
.
6,5 M = M+ 000
.
36
.
25
. T
M
5,5 M = 000
.
36
.
25
. T
M
198.000 M = 25 M T
T =
25
000
.
198
= 7920 hari
b
M
Na 

BUNGA MAJEMUK
(Bunga dihitung berdasarkan modal
terakhir)
Bunga majemuk adalah bunga yang
timbul pada setiap akhir jangka waktu
tertentu (tahun/bulan) dan
mempengaruhi besarnya modal dan
bunga pada setiap jangka waktunya.
Modal dan bunga semakin bertambah
pada setiap jangka waktu
Catatan:
Modal dan bunga pada
tahun/bulan berjalan tidak ada
kaitannya lagi dengan modal dan
bunga tahun/bulan sebelumnya.
Kunci penyelesaian bunga majemuk:
1. Tentukan n dengan melihat periode apa
(pertahun/perbulan/persemester/per
caturwulan/pertriwulan ) dari % suku
bunganya lalu dikaitkan dengan jangka
waktu.
Contoh:
2. Lihat nilai n nya bilangan bulat atau
bukan bilangan bulat
Gunakan table bunga atau cara rumus
a. Tabel bunga
Dalam ujian biasanya diberikan table
bunga pilihan
Na = M x tebel I
Nt = Na x table H
Note: melihat table dasarnya I dan n
Nt = M
Jika n bilangan bulat:
Na = M (1 + i)
Nt =
Na = Nilai akhir i = % suku bunga
M = Modal awal n = jangka waktu
Nt = Nilai tunai
Jika n bukan bilangan bulat gunakan rumus
Keterangan:
b. Cara rumus
Note: untuk perhitungan I nya dibuat dalam
bentuk decimal
n
i)
(1
Na

n
Contoh:
1. Suatu modal sebesar Rp 100.000
dibungakan selama 3,5 tahun atas
dasar bunga majemuk 4,5 % tiap
triwulan .
Tentukan nilai akhir modal tersebut !
1 triwulan = 3 bulan
1 tahun = 4 triwulan
3 ½ tahun = 7/2 x 4 = 14 triwulan
n = 14 (bilangan bulat)
Dengan cara table bunga:
Na = 100.000 (1,85194492) lihat table 1
dengan i = 4 ½ % dan n = 14
Na = 185.195.194,49
Dengan rumus:
Na = 100.000 (1 + 0,045)14
Na = 185.195.194,49
Jawab:
Ditanya Na
Latihan:
2. Suatu modal sebesar Rp 150.000
akan dibayarkan 10 tahun
kemudian dengan bunga 4 %
per 6 bulan.
Diminta tentukan nilai tunai modal
tersebut.
Ditanya Nt
Per 6 bulan = 1 semester
10 tahun = 20 semester
N = 10  bilangan bulat
Dengan cara table bunga:
Na = 150.000 (0,45638695)  lihat table II
dengan i = 40% dan n = 20
Na = 68.458,04
Jawab:

Materi matematika Keuangan untuk SMA/SMK Kurikulum Merdek

  • 1.
    Matematika SMK Matematika Keuangan1 (Bunga tunggal dan majemuk) Kelas/Semester: II/2 Persiapan Ujian Nasional
  • 2.
    BUNGA TUNGGAL (Bunga dihitungberdasarkan modal awal) Bunga tunggal adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun, bulan, hari periode) yang tidak mempengaruhi besarnya modal/pinjaman awal.
  • 3.
    Jika besar bungayang ditanya , maka rumusnya: K M.P.T b  Jika selain besar bunga yang ditanya (nilai b nya tidak diketahui ) maka rumusnya: b M Na   b = bunga M = modal awal P = suku bunga (dalam perhitungan % nya dihilangkan) T = jangka bumga K = nilai konstanta (sudah ditentukan) Jika T dalam tahun , K = 100 Jika T dalam bulan, K = 1200 Jika T dalam hari, K = 36000 Keterangan:
  • 4.
    Contoh: Modal sebesar Rp1.000.000,00 dipinjamkan dengan perjanjian bunga tunggal 18% pertahun. Hitunglah besar bunga apabila modal tersebut dibungakan selama: a. 3 tahun b. 7 bulan c. 18 hari d. 3 tg, 7 bln, 18 hari
  • 5.
    Jawab: Rumus yang digunaka K M.P.T b a. b. c. d. b (3 tg, 7 bl, 18 hari) = 654.000 00 . 540 100 x18x3 1.000.000 b   000 . 105 1.200 x18x7 1.000.000 b   000 . 9 36.000 x18x18 1.000.000 b  
  • 6.
    Latihan: Seorang membungakan uangnyadengan aturan bunga tunggal sebesar 20% setahun. Dalam berapa harikah uang itu menjadi 6,5 kali uang semula ?
  • 7.
    Jawab: Rumus yang digunakandan K T P M b . .  Rumus digabung menjadi: Na= M+ K T P M . . 6,5 M = M+ 000 . 36 . 25 . T M 5,5 M = 000 . 36 . 25 . T M 198.000 M = 25 M T T = 25 000 . 198 = 7920 hari b M Na  
  • 8.
    BUNGA MAJEMUK (Bunga dihitungberdasarkan modal terakhir) Bunga majemuk adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun/bulan) dan mempengaruhi besarnya modal dan bunga pada setiap jangka waktunya. Modal dan bunga semakin bertambah pada setiap jangka waktu
  • 9.
    Catatan: Modal dan bungapada tahun/bulan berjalan tidak ada kaitannya lagi dengan modal dan bunga tahun/bulan sebelumnya.
  • 10.
    Kunci penyelesaian bungamajemuk: 1. Tentukan n dengan melihat periode apa (pertahun/perbulan/persemester/per caturwulan/pertriwulan ) dari % suku bunganya lalu dikaitkan dengan jangka waktu. Contoh:
  • 11.
    2. Lihat nilain nya bilangan bulat atau bukan bilangan bulat Gunakan table bunga atau cara rumus a. Tabel bunga Dalam ujian biasanya diberikan table bunga pilihan Na = M x tebel I Nt = Na x table H Note: melihat table dasarnya I dan n Nt = M Jika n bilangan bulat:
  • 12.
    Na = M(1 + i) Nt = Na = Nilai akhir i = % suku bunga M = Modal awal n = jangka waktu Nt = Nilai tunai Jika n bukan bilangan bulat gunakan rumus Keterangan: b. Cara rumus Note: untuk perhitungan I nya dibuat dalam bentuk decimal n i) (1 Na  n
  • 13.
    Contoh: 1. Suatu modalsebesar Rp 100.000 dibungakan selama 3,5 tahun atas dasar bunga majemuk 4,5 % tiap triwulan . Tentukan nilai akhir modal tersebut !
  • 14.
    1 triwulan =3 bulan 1 tahun = 4 triwulan 3 ½ tahun = 7/2 x 4 = 14 triwulan n = 14 (bilangan bulat) Dengan cara table bunga: Na = 100.000 (1,85194492) lihat table 1 dengan i = 4 ½ % dan n = 14 Na = 185.195.194,49 Dengan rumus: Na = 100.000 (1 + 0,045)14 Na = 185.195.194,49 Jawab: Ditanya Na
  • 15.
    Latihan: 2. Suatu modalsebesar Rp 150.000 akan dibayarkan 10 tahun kemudian dengan bunga 4 % per 6 bulan. Diminta tentukan nilai tunai modal tersebut.
  • 16.
    Ditanya Nt Per 6bulan = 1 semester 10 tahun = 20 semester N = 10  bilangan bulat Dengan cara table bunga: Na = 150.000 (0,45638695)  lihat table II dengan i = 40% dan n = 20 Na = 68.458,04 Jawab: