BUNGA TUNGGAL DAN
MAJEMUK
MATEMATIKA
KELAS XI TAHUN AJARAN 2025/2026
OLEH : ELVINA DWIYANTI, SP.D.
1.Peserta didik mampu mendeskripsikan perbedaan antara sistem bunga
tunggal dan bunga majemuk dengan bahasa sendiri
2.Peserta didik mampu melakukan prosedur menentukan modal akhir,
besar suku bunga, dan periode dari modal awal yang telah
diinvestasikan menggunakan suku bunga tunggal dan majemuk
TUJUAN PEMBELAJARAN
Bunga adalah penambahan modal pokok yang dihitung berdasarkan
persentase suku bunga dan lama waktu modal pokok tersebut diinvestasikan
BUNGA ITU APA SIH??
BUNGA
terbagi menjadi 2
Bunga Simpanan
Bunga Pinjaman
Balas jasa dari bank kepada orang yang menyimpan
uangnya di bank
Balas jasa yang di tetapkan oleh bank kepada
peminjam atas pinjaman yang diperoleh
PERBEDAAN BUNGA TUNGGAL DAN MAJEMUK
Dalam satu periode, bunga dihitung dari persentase suku bunga dikalikan jumlah modal awal.
Besar bunga (B) dirumuskan:
Perhitungan dengan bunga tunggal dilakukan terhadap modal awal saja. Untuk periode
selanjutnya, besar bunganya dihitung sama sehingga jumlah bunga pada tiap periodenya
sama.
Keterangan : = modal awal = suku bunga (dalam persen)
Pada bunga majemuk, perhitungan bunganya dilakukan pada setiap akhir periode. Akibatnya,
jumlah bunga pada tiap periode tidak sama.
KETERANGAN :
=
RUMUS BUNGA TUNGGAL
Modal Awal
= Banyak Periode
= Suku Bunga
Bu Lisa menyimpan modal sebesar
Rp2.000.000,00 di koperasi dengan
bunga tunggal sebesar 2% per
bulan. Tentukan besar modal
setelah 5 bulan!
YUK PAHAMI SOAL BERIKUT!
Penyelesaian :
Diketahui :
Mo = 2.000.000, i = 2%, dan n = 5
Ditanya : Mn ?
Jawab :
Mn = Mo (1 + n . i)
M5 = 2.000.000 x ( 1 + 5 . 2% ) = 2.200.000
Jadi, besar modal setelah 5 bulan adalah
Rp2.200.000,00
KETERANGAN :
=
RUMUS BUNGA MAJEMUK
Modal Awal
= Banyak Periode
= Suku Bunga
Pak Deny menyimpan modal
sebesar Rp5.000.000,00 di koperasi
dengan suku bunga majemuk 4%
per tahun. Berapakah modal yang
diperoleh setelah 7 bulan?
YUK PAHAMI SOAL BERIKUT!
Penyelesaian :
Diketahui :
Mo = 5.000.000, i = 4% = 0,04 , dan n = 7
Ditanya : Modal akhir (M )?
Jawab :
Mn = Mo (1 + i)
M7 = 5.000.000 x ( 1 + 0,04 ) = 6.579.500
Jadi, besar modal akhir Pak Deny adalah
Rp6.579.500,00
ORIENTASI MASALAH
Pada awal tahun, seseorang menginvestasikan uangnya sebesar
Rp10.000.000,00 dengan besar suku bunga 2,4%/tahun. Perhitungan
bunga dilakukan tiap bulan. Tentukan banyak uang yang diinvestasikan
pada akhir tahun pertama jika dihitung dengan sistem bunga Tunggal dan
bunga majemuk. Mana yang lebih menguntungkan?
WAKTUNYA KUIS
TERIMA KASIH

Matematika Kelas IX_Bunga Tunggal dan .pdf

  • 1.
    BUNGA TUNGGAL DAN MAJEMUK MATEMATIKA KELASXI TAHUN AJARAN 2025/2026 OLEH : ELVINA DWIYANTI, SP.D.
  • 2.
    1.Peserta didik mampumendeskripsikan perbedaan antara sistem bunga tunggal dan bunga majemuk dengan bahasa sendiri 2.Peserta didik mampu melakukan prosedur menentukan modal akhir, besar suku bunga, dan periode dari modal awal yang telah diinvestasikan menggunakan suku bunga tunggal dan majemuk TUJUAN PEMBELAJARAN
  • 3.
    Bunga adalah penambahanmodal pokok yang dihitung berdasarkan persentase suku bunga dan lama waktu modal pokok tersebut diinvestasikan BUNGA ITU APA SIH?? BUNGA terbagi menjadi 2 Bunga Simpanan Bunga Pinjaman Balas jasa dari bank kepada orang yang menyimpan uangnya di bank Balas jasa yang di tetapkan oleh bank kepada peminjam atas pinjaman yang diperoleh
  • 4.
    PERBEDAAN BUNGA TUNGGALDAN MAJEMUK Dalam satu periode, bunga dihitung dari persentase suku bunga dikalikan jumlah modal awal. Besar bunga (B) dirumuskan: Perhitungan dengan bunga tunggal dilakukan terhadap modal awal saja. Untuk periode selanjutnya, besar bunganya dihitung sama sehingga jumlah bunga pada tiap periodenya sama. Keterangan : = modal awal = suku bunga (dalam persen) Pada bunga majemuk, perhitungan bunganya dilakukan pada setiap akhir periode. Akibatnya, jumlah bunga pada tiap periode tidak sama.
  • 5.
    KETERANGAN : = RUMUS BUNGATUNGGAL Modal Awal = Banyak Periode = Suku Bunga
  • 6.
    Bu Lisa menyimpanmodal sebesar Rp2.000.000,00 di koperasi dengan bunga tunggal sebesar 2% per bulan. Tentukan besar modal setelah 5 bulan! YUK PAHAMI SOAL BERIKUT! Penyelesaian : Diketahui : Mo = 2.000.000, i = 2%, dan n = 5 Ditanya : Mn ? Jawab : Mn = Mo (1 + n . i) M5 = 2.000.000 x ( 1 + 5 . 2% ) = 2.200.000 Jadi, besar modal setelah 5 bulan adalah Rp2.200.000,00
  • 7.
    KETERANGAN : = RUMUS BUNGAMAJEMUK Modal Awal = Banyak Periode = Suku Bunga
  • 8.
    Pak Deny menyimpanmodal sebesar Rp5.000.000,00 di koperasi dengan suku bunga majemuk 4% per tahun. Berapakah modal yang diperoleh setelah 7 bulan? YUK PAHAMI SOAL BERIKUT! Penyelesaian : Diketahui : Mo = 5.000.000, i = 4% = 0,04 , dan n = 7 Ditanya : Modal akhir (M )? Jawab : Mn = Mo (1 + i) M7 = 5.000.000 x ( 1 + 0,04 ) = 6.579.500 Jadi, besar modal akhir Pak Deny adalah Rp6.579.500,00
  • 9.
    ORIENTASI MASALAH Pada awaltahun, seseorang menginvestasikan uangnya sebesar Rp10.000.000,00 dengan besar suku bunga 2,4%/tahun. Perhitungan bunga dilakukan tiap bulan. Tentukan banyak uang yang diinvestasikan pada akhir tahun pertama jika dihitung dengan sistem bunga Tunggal dan bunga majemuk. Mana yang lebih menguntungkan?
  • 10.
  • 11.