Oleh : Lia Amalia Nurina, M.Pd
Bunga Tunggal dan
Bunga Majemuk
Kelas/Semester: XII/5
BUNGA TUNGGAL
(Bunga dihitung berdasarkan modal awal)
Bunga tunggal adalah bunga yang timbul
pada setiap akhir jangka waktu tertentu
(tahun, bulan, hari periode) yang tidak
mempengaruhi besarnya modal/pinjaman
awal.
Jika besar bunga yang ditanya , maka rumusnya:
K
M.P.T
b 
Jika selain besar bunga yang ditanya (nilai b nya
tidak diketahui ) maka rumusnya: b
M
Na 

b = bunga
M = modal awal
P = suku bunga (dalam perhitungan % nya
dihilangkan)
T = jangka bumga
K = nilai konstanta (sudah ditentukan)
Jika T dalam tahun , K = 100
Jika T dalam bulan, K = 1200
Jika T dalam hari, K = 36000
Keterangan:
Contoh:
Modal sebesar Rp 1.000.000,00
dipinjamkan dengan perjanjian bunga
tunggal 18% pertahun. Hitunglah besar
bunga apabila modal tersebut
dibungakan selama:
a. 3 tahun
b. 7 bulan
c. 18 hari
d. 3 tg, 7 bln, 18 hari
Jawab:
Rumus yang digunaka
K
M.P.T
b 
a.
b.
c.
d. b (3 tg, 7 bl, 18 hari) = 654.000
00
.
540
100
x18x3
1.000.000
b 

000
.
105
1.200
x18x7
1.000.000
b 

000
.
9
36.000
x18x18
1.000.000
b 

Latihan:
Seorang membungakan uangnya dengan
aturan bunga tunggal sebesar 20%
setahun.
Dalam berapa harikah uang itu menjadi
6,5 kali uang semula ?
Jawab:
Rumus yang digunakan dan K
T
P
M
b
.
.

Rumus digabung menjadi: Na= M+
K
T
P
M .
.
6,5 M = M+ 000
.
36
.
25
. T
M
5,5 M = 000
.
36
.
25
. T
M
198.000 M = 25 M T
T =
25
000
.
198
= 7920 hari
b
M
Na 

BUNGA MAJEMUK
(Bunga dihitung berdasarkan modal
terakhir)
Bunga majemuk adalah bunga yang
timbul pada setiap akhir jangka waktu
tertentu (tahun/bulan) dan
mempengaruhi besarnya modal dan
bunga pada setiap jangka waktunya.
Modal dan bunga semakin bertambah
pada setiap jangka waktu
Catatan:
Modal dan bunga pada
tahun/bulan berjalan tidak ada
kaitannya lagi dengan modal dan
bunga tahun/bulan sebelumnya.
Kunci penyelesaian bunga majemuk:
1. Tentukan n dengan melihat periode apa
(pertahun/perbulan/persemester/per
caturwulan/pertriwulan ) dari % suku
bunganya lalu dikaitkan dengan jangka
waktu.
Contoh:
2. Lihat nilai n nya bilangan bulat atau
bukan bilangan bulat
Gunakan table bunga atau cara rumus
a. Tabel bunga
Dalam ujian biasanya diberikan table
bunga pilihan
Na = M x tebel I
Nt = Na x table H
Note: melihat table dasarnya I dan n
Nt = M
Jika n bilangan bulat:
Na = M (1 + i)
Nt =
Na = Nilai akhir i = % suku bunga
M = Modal awal n = jangka waktu
Nt = Nilai tunai
Jika n bukan bilangan bulat gunakan rumus
Keterangan:
b. Cara rumus
Note: untuk perhitungan I nya dibuat dalam
bentuk decimal
n
i)
(1
Na

n
Contoh:
1. Suatu modal sebesar Rp 100.000
dibungakan selama 3,5 tahun atas
dasar bunga majemuk 4,5 % tiap
triwulan .
Tentukan nilai akhir modal tersebut !
1 triwulan = 3 bulan
1 tahun = 4 triwulan
3 ½ tahun = 7/2 x 4 = 14 triwulan
n = 14 (bilangan bulat)
Dengan cara table bunga:
Na = 100.000 (1,85194492) lihat table 1
dengan i = 4 ½ % dan n = 14
Na = 185.195.194,49
Dengan rumus:
Na = 100.000 (1 + 0,045)14
Na = 185.195.194,49
Jawab:
Ditanya Na
Latihan:
2. Suatu modal sebesar Rp 150.000
akan dibayarkan 10 tahun
kemudian dengan bunga 4 %
per 6 bulan.
Diminta tentukan nilai tunai modal
tersebut.
Ditanya Nt
Per 6 bulan = 1 semester
10 tahun = 20 semester
N = 10  bilangan bulat
Dengan cara table bunga:
Na = 150.000 (0,45638695)  lihat table II
dengan i = 40% dan n = 20
Na = 68.458,04
Jawab:

bunga-majemuk-dan-tunggal.pptx

  • 1.
    Oleh : LiaAmalia Nurina, M.Pd Bunga Tunggal dan Bunga Majemuk Kelas/Semester: XII/5
  • 2.
    BUNGA TUNGGAL (Bunga dihitungberdasarkan modal awal) Bunga tunggal adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun, bulan, hari periode) yang tidak mempengaruhi besarnya modal/pinjaman awal.
  • 3.
    Jika besar bungayang ditanya , maka rumusnya: K M.P.T b  Jika selain besar bunga yang ditanya (nilai b nya tidak diketahui ) maka rumusnya: b M Na   b = bunga M = modal awal P = suku bunga (dalam perhitungan % nya dihilangkan) T = jangka bumga K = nilai konstanta (sudah ditentukan) Jika T dalam tahun , K = 100 Jika T dalam bulan, K = 1200 Jika T dalam hari, K = 36000 Keterangan:
  • 4.
    Contoh: Modal sebesar Rp1.000.000,00 dipinjamkan dengan perjanjian bunga tunggal 18% pertahun. Hitunglah besar bunga apabila modal tersebut dibungakan selama: a. 3 tahun b. 7 bulan c. 18 hari d. 3 tg, 7 bln, 18 hari
  • 5.
    Jawab: Rumus yang digunaka K M.P.T b a. b. c. d. b (3 tg, 7 bl, 18 hari) = 654.000 00 . 540 100 x18x3 1.000.000 b   000 . 105 1.200 x18x7 1.000.000 b   000 . 9 36.000 x18x18 1.000.000 b  
  • 6.
    Latihan: Seorang membungakan uangnyadengan aturan bunga tunggal sebesar 20% setahun. Dalam berapa harikah uang itu menjadi 6,5 kali uang semula ?
  • 7.
    Jawab: Rumus yang digunakandan K T P M b . .  Rumus digabung menjadi: Na= M+ K T P M . . 6,5 M = M+ 000 . 36 . 25 . T M 5,5 M = 000 . 36 . 25 . T M 198.000 M = 25 M T T = 25 000 . 198 = 7920 hari b M Na  
  • 8.
    BUNGA MAJEMUK (Bunga dihitungberdasarkan modal terakhir) Bunga majemuk adalah bunga yang timbul pada setiap akhir jangka waktu tertentu (tahun/bulan) dan mempengaruhi besarnya modal dan bunga pada setiap jangka waktunya. Modal dan bunga semakin bertambah pada setiap jangka waktu
  • 9.
    Catatan: Modal dan bungapada tahun/bulan berjalan tidak ada kaitannya lagi dengan modal dan bunga tahun/bulan sebelumnya.
  • 10.
    Kunci penyelesaian bungamajemuk: 1. Tentukan n dengan melihat periode apa (pertahun/perbulan/persemester/per caturwulan/pertriwulan ) dari % suku bunganya lalu dikaitkan dengan jangka waktu. Contoh:
  • 11.
    2. Lihat nilain nya bilangan bulat atau bukan bilangan bulat Gunakan table bunga atau cara rumus a. Tabel bunga Dalam ujian biasanya diberikan table bunga pilihan Na = M x tebel I Nt = Na x table H Note: melihat table dasarnya I dan n Nt = M Jika n bilangan bulat:
  • 12.
    Na = M(1 + i) Nt = Na = Nilai akhir i = % suku bunga M = Modal awal n = jangka waktu Nt = Nilai tunai Jika n bukan bilangan bulat gunakan rumus Keterangan: b. Cara rumus Note: untuk perhitungan I nya dibuat dalam bentuk decimal n i) (1 Na  n
  • 13.
    Contoh: 1. Suatu modalsebesar Rp 100.000 dibungakan selama 3,5 tahun atas dasar bunga majemuk 4,5 % tiap triwulan . Tentukan nilai akhir modal tersebut !
  • 14.
    1 triwulan =3 bulan 1 tahun = 4 triwulan 3 ½ tahun = 7/2 x 4 = 14 triwulan n = 14 (bilangan bulat) Dengan cara table bunga: Na = 100.000 (1,85194492) lihat table 1 dengan i = 4 ½ % dan n = 14 Na = 185.195.194,49 Dengan rumus: Na = 100.000 (1 + 0,045)14 Na = 185.195.194,49 Jawab: Ditanya Na
  • 15.
    Latihan: 2. Suatu modalsebesar Rp 150.000 akan dibayarkan 10 tahun kemudian dengan bunga 4 % per 6 bulan. Diminta tentukan nilai tunai modal tersebut.
  • 16.
    Ditanya Nt Per 6bulan = 1 semester 10 tahun = 20 semester N = 10  bilangan bulat Dengan cara table bunga: Na = 150.000 (0,45638695)  lihat table II dengan i = 40% dan n = 20 Na = 68.458,04 Jawab: