NAMA ANGGOTA :
SYIFA SALSABILA
NOVIA NISRINA IKBAR
BIMA SULTHAN .H
HANIF HAJJAJ MIFTAH F
REVALDY KURNIAWAN
KETUA KELOMPOK :
MOHAMMAD IQBAL R
PEMBUKAAN

Persentasi ini kami kerjakan berdasarkan tugas dari guru kami, Ibu Lilis Yuningsih.
Kami ditugaskan untuk menjelaskan : 1. Definisi prisma
                                      2. Unsur-unsur prisma
                                      3. Rumus prisma
                                      4. Contoh prisma dalam kehidupan sehari-hari
                                      5. Contoh soal & penyelesaiannya
                                      6. Contoh soal tanpa penyelesaiannya


Sesuai kata orang bijak, tidak ada yang sempurna dalam hidup. Oleh karena itu,
mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan.
Prisma
 Prisma adalah bangun ruang yang dibatasi oleh
 dua bidang berhadapan yang sama dan
 sebangun atau (kongruen) dan sejajar, serta
 bidang-bidang lain yang berpotongan menurut
 rusuk-rusuk yang sejajar.

 Prisma diberi nama berdasarkan bentuk segi-n
 pada bidang alas atau bidang atasnya.
Prisma
  1. Manakah gambar yang bukan prisma????


  a.                              c.




 b.                                d.
Prisma
2. Mengapa dikatakan gambar di bawah ini bukan
   prisma?

 Jawabannya:
 Bukan merupakan prisma karena
 bidang atas dan bidang bawah
 tidak kongruen
Unsur-Unsur Prisma
Unsur-unsur Prisma
Unsur- unsur yang dimiliki oleh suatu prisma :
1. Titik sudut
2. Rusuk.
3. Bidang sisi
1. Prisma Segitiga ABC.DEF
  Prisma Segitiga ABC.DEF
           •Mempunyai 6 titik sudut, yaitu : Titik A, B, C, D, E,
           dan F

           •Mempunyai 9 rusuk , yaitu :
           Rusuk alas AB, BC, dan AC;
           Rusuk atas DE, EF, dan DF
           Rusuk tegak AD. BE, dan CF

           •Mempunyai 5 bidang sisi, yaitu :
           Sisi alas ABC ;
           sisi atas DEF dan
           Sisi tegak ABED, BCFE dan ACFD
2. Prisma Segiempat ABCD.
EFGH
 Prisma Segiempat ABCD. EFGH

          •Mempunyai 8 titik sudut, yaitu : Titik A, B, C, D, E,
          F, G dan H

          •Mempunyai 12 rusuk , yaitu :
          Rusuk alas AB, BC, CD dan DA;
          Rusuk atas EF, FH, GH, dan EG
          Rusuk tegak EA. FB, HC, dan GD

          •Mempunyai 8 bidang sisi, yaitu :
          Sisi alas ABCD ;
          Sisi atas EFGH dan
          Sisi tegak ABFE, BCHF, CDGH dan ADGE
3.Prisma Segilima ABCDE.FGHIJ
 
   Prisma Segilima ABCDE.FGHIJ
        •Mempunyai 10 titik sudut, yaitu :
        Titik A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J

        •Mempunyai 15 rusuk , yaitu :
        Rusuk alas AB, BC, CD, DE dan EA
        Rusuk atas FG, GH, HI, IJ dan JF
        Rusuk tegak FA. GH, HI, IJ dan JE

        •Mempunyai 7 bidang sisi, yaitu :
        Sisi alas ABCDE ;
        sisi atas FGHIJ
        Sisi tegak ABGF, BCHG, CDIH, DEJI, dan AEJF
Pertanyaan

 Prisma Segienam ABCDEF.GHIJKL punya berapa
 rusuk ?   a. 14 rusuk
                         Penjelasan
           b. 16 rusuk   •Mempunyai 18 rusuk , yaitu :
                         Rusuk alas AB, BC, CD, DE, EF dan FA ;
           c. 18 rusuk   Rusuk atas GH, HI, IJ, JK, KL dan LG
                         Rusuk tegak GA. HB, IC, JD, KE dan LF
           d. 20 rusuk
 Sifat-sifat prisma:
a) Dua bidang kongruen dan sejajar disebut bidang
     alas dan bidang atas,
b)   Rusuk-rusuk tegaknya saling sejajar,
c)   Bidang-bidang tegaknya berbentuk persegi
     panjang,
d)   Bidang diagonalnya berbentuk persegi panjang,
e)   Nama prisma bergantung bentuk alasnya.
BIDANG DIAGONAL PRISMA
 Pada prisma segienam, terdapat 2 buah diagonal
  bidang yang sejajar yaitu BI dan FK.
 Kedua diagonal bidang tersebut beserta ruas
  garis KI dan FB membentuk suatu bidang di
  dalam prisma segienam ABCDEF.GHIJKL.
  Bidang tersebut adalah bidang BFKI yang
  merupakan bidang diagonal prisma segienam.
Jaring-jaring prisma
Jaring-jaring prisma diperoleh dengan cara mengiris beberapa
rusuk prisma tersebut sedemikian sehingga seluruh
permukaan prisma terlihat.
Contoh alur pembuatan jaring-jaring prisma segitiga.
Jaring-jaring prisma
 Jaring-jaring prisma memiliki tiga persegi panjang sebagai sisi
  tegak dan dua segitiga sebagai sisi alas dan sisi atas.

 Berikut ini adalah beberapa jaring-jaring prisma segitiga yang lain.




                   =




                  =
Luas permukaan prisma
 Luas permukaan prisma
  = ( luas EDF + luas ABC) + (luas ACFD + luas CBEF + luas BADE
  = ( 2 x luas ABC ) + { ( AC x t ) + ( CB x t ) + ( BA x t ) }
  = ( 2 x luas alas ) + { t ( AC + CB + BA ) }
  = ( 2 x luas alas ) + ( t x keliling alas )
 Luas Permukaan Prisma
 Luas permukaan prisma dapat ditentukan dengan
  menjumlahkan luas sisi-sisi tegak, luas alas dan luas
  bidang atas.
 Misal : Prisma segitiga ABC.EFG



 Jika diiris menurut rusuk-rusuk FC, DF, EF, AC dan BC
 maka didapat jaring-jaring ;
LUAS PERMUKAAN PRISMA
 Luas permukaan prisma
  = luas alas + luas bidang atas +luas bidang-bidang tegak
  = luas alas + luas alas + (a x t + b x t + c x t)
  = (2 x luas alas) + (a + b + c) x t
  = (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi)

 Jadi, untuk setiap prisma (tegak) berlaku rumus berikut.

               Luas permukaan prisma (tegak)
           = (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi)
Luas permukaan prisma
 Contoh soal:
 Hitunglah luas permukaan prisma segitiga dengan
  alas berbentuk segitiga siku-siku berukuran 3cm,
  4cm, 5cm dan tinggi prisma 10 cm !
 Jawab:
 Sisi alas; a = 3 cm
              t = 4 cm
 Luas alas = x a x t
              = x 3 x 4 = 6 cm2

 Keliling alas = 3 cm + 4 cm + 5 cm
                 = 12 cm
Luas permukaan prisma
 Luas permukaan prisma
   = ( 2 x luas alas ) + ( keliling alas x tinggi )
   = (2 x 6 cm2 ) + ( 12 cm x 10 cm )
   = 12 cm2 + 120 cm2
   = 132 cm2
 Jadi luas permukaan prisma 132 cm2
Luas Permukaan Prisma
 Pertanyaan :
 Sebuah prisma tingginya 20 cm dengan alas
  segitiga siku-siku sisinya 3 cm dan 4 cm. Maka
  luas prisma adalah…..
a. 60 cm2
b. 120 cm2
c. 240 cm2
d. 252 cm2
Luas Permukaan Prisma
 Luas alas = x a x t
             = x 3 x 4 = 6 cm2
 Untuk mencari alas digunakan rumus
  phytagoras:
         2   2

  c= 3 4
       9 16
    =
       25
    =
    = 5 (kel. alas)
  Luas prisma=(2 x luas alas) + (Keliling alas x tinggi)
  Luas prisma=(2 x 6)            +(12 x 20)
              =12                +240
              =252 cm2
Volum Prisma
 Jika balok pada Gambar 1(i) dipotong tegak sepanjang
 salah satu bidang diagonalnya, maka akan terbentuk
 dua prisma segitiga seperti Gambar 1(ii). Kedua
 prisma segitiga pada Gambar 1(ii) dapat digabungkan
 kembali sehingga terbentuk sebuah prisma segitiga
 seperti Gambar 1(iii).
Volum Prisma
 Dengan demikian, prisma pada Gambar 1 (iii)
 dan balok pada Gambar 1 (i) memiliki volume
 yang sama, luas alas yang sama, dan tinggi yang
 sama pula, sehingga dapat dinyatakan sebagai
 berikut.

 Volume Prisma segitiga = volume balok
= luas alas balok x tinggi balok
= luas alas prisma x tinggi prisma
             Volume prisma = luas alas x tinggi
                            atau
                           V = Lt
Volume prisma
 Untuk menentukan volume prisma yang alasnya
 bukan berbentuk segitiga, dapat dilakukan
 dengan cara membagi prisma tersebut menjadi
 beberapa prisma segitiga seperti pada Gambar 2
 berikut.
Volume prisma
 Gambar 2(i) adalah prisma segienam beraturan. Untuk
  menentukan volumenya, prisma tersebut dibagi menjadi 6
  buah prisma segitiga yang sama dan sebangun seperti
  ditunjukkan pada Gambar 2(ii) dan 2(iii), sehingga

 Volume Prisma Segienam = 6 x volume prisma segitiga
                             = 6 x luas segitiga alas x tinggi
                             = (6 x luas segitiga alas) x tinggi
                             = luas segienam x tinggi
                              = luas alas x tinggi
 Kesimpulannya:
             Volume prisma = luas alas x tinggi
                            atau
                           V = Lt
Volume prisma
 Pertanyaan:
 Hitunglah volum prisma segilima jika luas
 alasnya 50 cm2 dan tinggi 15 cm !

 Jawab :
  Luas alas = 50 cm2
          t = 15 cm
 Volum prisma = luas alas x tinggi
              = 50 cm2 x 15 cm
              = 750 cm3
 Jadi volum prisma segilima 750 cm3
“Anda tidak bisa lari dari tanggung jawab hari
    esok dengan menghindarinya hari ini”




        Abraham Lincoln (1809-1865)
          Mantan Presiden Amerika Serikat

Matematika prisma

  • 1.
    NAMA ANGGOTA : SYIFASALSABILA NOVIA NISRINA IKBAR BIMA SULTHAN .H HANIF HAJJAJ MIFTAH F REVALDY KURNIAWAN KETUA KELOMPOK : MOHAMMAD IQBAL R
  • 2.
    PEMBUKAAN Persentasi ini kamikerjakan berdasarkan tugas dari guru kami, Ibu Lilis Yuningsih. Kami ditugaskan untuk menjelaskan : 1. Definisi prisma 2. Unsur-unsur prisma 3. Rumus prisma 4. Contoh prisma dalam kehidupan sehari-hari 5. Contoh soal & penyelesaiannya 6. Contoh soal tanpa penyelesaiannya Sesuai kata orang bijak, tidak ada yang sempurna dalam hidup. Oleh karena itu, mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan.
  • 3.
    Prisma  Prisma adalahbangun ruang yang dibatasi oleh dua bidang berhadapan yang sama dan sebangun atau (kongruen) dan sejajar, serta bidang-bidang lain yang berpotongan menurut rusuk-rusuk yang sejajar.  Prisma diberi nama berdasarkan bentuk segi-n pada bidang alas atau bidang atasnya.
  • 4.
    Prisma 1.Manakah gambar yang bukan prisma???? a. c. b. d.
  • 5.
    Prisma 2. Mengapa dikatakangambar di bawah ini bukan prisma? Jawabannya: Bukan merupakan prisma karena bidang atas dan bidang bawah tidak kongruen
  • 6.
    Unsur-Unsur Prisma Unsur-unsur Prisma Unsur-unsur yang dimiliki oleh suatu prisma : 1. Titik sudut 2. Rusuk. 3. Bidang sisi
  • 7.
    1. Prisma SegitigaABC.DEF  Prisma Segitiga ABC.DEF •Mempunyai 6 titik sudut, yaitu : Titik A, B, C, D, E, dan F •Mempunyai 9 rusuk , yaitu : Rusuk alas AB, BC, dan AC; Rusuk atas DE, EF, dan DF Rusuk tegak AD. BE, dan CF •Mempunyai 5 bidang sisi, yaitu : Sisi alas ABC ; sisi atas DEF dan Sisi tegak ABED, BCFE dan ACFD
  • 8.
    2. Prisma SegiempatABCD. EFGH  Prisma Segiempat ABCD. EFGH •Mempunyai 8 titik sudut, yaitu : Titik A, B, C, D, E, F, G dan H •Mempunyai 12 rusuk , yaitu : Rusuk alas AB, BC, CD dan DA; Rusuk atas EF, FH, GH, dan EG Rusuk tegak EA. FB, HC, dan GD •Mempunyai 8 bidang sisi, yaitu : Sisi alas ABCD ; Sisi atas EFGH dan Sisi tegak ABFE, BCHF, CDGH dan ADGE
  • 9.
    3.Prisma Segilima ABCDE.FGHIJ  Prisma Segilima ABCDE.FGHIJ •Mempunyai 10 titik sudut, yaitu : Titik A, B, C, D, E, F, G, H, I, dan J •Mempunyai 15 rusuk , yaitu : Rusuk alas AB, BC, CD, DE dan EA Rusuk atas FG, GH, HI, IJ dan JF Rusuk tegak FA. GH, HI, IJ dan JE •Mempunyai 7 bidang sisi, yaitu : Sisi alas ABCDE ; sisi atas FGHIJ Sisi tegak ABGF, BCHG, CDIH, DEJI, dan AEJF
  • 10.
    Pertanyaan  Prisma SegienamABCDEF.GHIJKL punya berapa rusuk ? a. 14 rusuk Penjelasan b. 16 rusuk •Mempunyai 18 rusuk , yaitu : Rusuk alas AB, BC, CD, DE, EF dan FA ; c. 18 rusuk Rusuk atas GH, HI, IJ, JK, KL dan LG Rusuk tegak GA. HB, IC, JD, KE dan LF d. 20 rusuk
  • 11.
     Sifat-sifat prisma: a)Dua bidang kongruen dan sejajar disebut bidang alas dan bidang atas, b) Rusuk-rusuk tegaknya saling sejajar, c) Bidang-bidang tegaknya berbentuk persegi panjang, d) Bidang diagonalnya berbentuk persegi panjang, e) Nama prisma bergantung bentuk alasnya.
  • 12.
    BIDANG DIAGONAL PRISMA Pada prisma segienam, terdapat 2 buah diagonal bidang yang sejajar yaitu BI dan FK.  Kedua diagonal bidang tersebut beserta ruas garis KI dan FB membentuk suatu bidang di dalam prisma segienam ABCDEF.GHIJKL. Bidang tersebut adalah bidang BFKI yang merupakan bidang diagonal prisma segienam.
  • 13.
    Jaring-jaring prisma Jaring-jaring prismadiperoleh dengan cara mengiris beberapa rusuk prisma tersebut sedemikian sehingga seluruh permukaan prisma terlihat. Contoh alur pembuatan jaring-jaring prisma segitiga.
  • 14.
    Jaring-jaring prisma  Jaring-jaringprisma memiliki tiga persegi panjang sebagai sisi tegak dan dua segitiga sebagai sisi alas dan sisi atas.  Berikut ini adalah beberapa jaring-jaring prisma segitiga yang lain. = =
  • 15.
    Luas permukaan prisma Luas permukaan prisma = ( luas EDF + luas ABC) + (luas ACFD + luas CBEF + luas BADE = ( 2 x luas ABC ) + { ( AC x t ) + ( CB x t ) + ( BA x t ) } = ( 2 x luas alas ) + { t ( AC + CB + BA ) } = ( 2 x luas alas ) + ( t x keliling alas )
  • 16.
     Luas PermukaanPrisma  Luas permukaan prisma dapat ditentukan dengan menjumlahkan luas sisi-sisi tegak, luas alas dan luas bidang atas.  Misal : Prisma segitiga ABC.EFG  Jika diiris menurut rusuk-rusuk FC, DF, EF, AC dan BC maka didapat jaring-jaring ;
  • 17.
    LUAS PERMUKAAN PRISMA Luas permukaan prisma = luas alas + luas bidang atas +luas bidang-bidang tegak = luas alas + luas alas + (a x t + b x t + c x t) = (2 x luas alas) + (a + b + c) x t = (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi)  Jadi, untuk setiap prisma (tegak) berlaku rumus berikut. Luas permukaan prisma (tegak) = (2 x luas alas) + (keliling alas x tinggi)
  • 18.
    Luas permukaan prisma Contoh soal:  Hitunglah luas permukaan prisma segitiga dengan alas berbentuk segitiga siku-siku berukuran 3cm, 4cm, 5cm dan tinggi prisma 10 cm !  Jawab:  Sisi alas; a = 3 cm t = 4 cm  Luas alas = x a x t = x 3 x 4 = 6 cm2  Keliling alas = 3 cm + 4 cm + 5 cm = 12 cm
  • 19.
    Luas permukaan prisma Luas permukaan prisma = ( 2 x luas alas ) + ( keliling alas x tinggi ) = (2 x 6 cm2 ) + ( 12 cm x 10 cm ) = 12 cm2 + 120 cm2 = 132 cm2  Jadi luas permukaan prisma 132 cm2
  • 20.
    Luas Permukaan Prisma Pertanyaan :  Sebuah prisma tingginya 20 cm dengan alas segitiga siku-siku sisinya 3 cm dan 4 cm. Maka luas prisma adalah….. a. 60 cm2 b. 120 cm2 c. 240 cm2 d. 252 cm2
  • 21.
    Luas Permukaan Prisma Luas alas = x a x t = x 3 x 4 = 6 cm2  Untuk mencari alas digunakan rumus phytagoras: 2 2 c= 3 4 9 16 = 25 = = 5 (kel. alas) Luas prisma=(2 x luas alas) + (Keliling alas x tinggi) Luas prisma=(2 x 6) +(12 x 20) =12 +240 =252 cm2
  • 22.
    Volum Prisma  Jikabalok pada Gambar 1(i) dipotong tegak sepanjang salah satu bidang diagonalnya, maka akan terbentuk dua prisma segitiga seperti Gambar 1(ii). Kedua prisma segitiga pada Gambar 1(ii) dapat digabungkan kembali sehingga terbentuk sebuah prisma segitiga seperti Gambar 1(iii).
  • 23.
    Volum Prisma  Dengandemikian, prisma pada Gambar 1 (iii) dan balok pada Gambar 1 (i) memiliki volume yang sama, luas alas yang sama, dan tinggi yang sama pula, sehingga dapat dinyatakan sebagai berikut.  Volume Prisma segitiga = volume balok = luas alas balok x tinggi balok = luas alas prisma x tinggi prisma Volume prisma = luas alas x tinggi atau V = Lt
  • 24.
    Volume prisma  Untukmenentukan volume prisma yang alasnya bukan berbentuk segitiga, dapat dilakukan dengan cara membagi prisma tersebut menjadi beberapa prisma segitiga seperti pada Gambar 2 berikut.
  • 25.
    Volume prisma  Gambar2(i) adalah prisma segienam beraturan. Untuk menentukan volumenya, prisma tersebut dibagi menjadi 6 buah prisma segitiga yang sama dan sebangun seperti ditunjukkan pada Gambar 2(ii) dan 2(iii), sehingga  Volume Prisma Segienam = 6 x volume prisma segitiga = 6 x luas segitiga alas x tinggi = (6 x luas segitiga alas) x tinggi = luas segienam x tinggi = luas alas x tinggi  Kesimpulannya: Volume prisma = luas alas x tinggi atau V = Lt
  • 26.
    Volume prisma  Pertanyaan: Hitunglah volum prisma segilima jika luas alasnya 50 cm2 dan tinggi 15 cm !  Jawab : Luas alas = 50 cm2 t = 15 cm  Volum prisma = luas alas x tinggi = 50 cm2 x 15 cm = 750 cm3  Jadi volum prisma segilima 750 cm3
  • 27.
    “Anda tidak bisalari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya hari ini” Abraham Lincoln (1809-1865) Mantan Presiden Amerika Serikat