ALIRAN PSIKOLOGI
KOGNITIF
Disusun oleh :
 Rachmadiar Perdana
 Januar Arman
 Nuzula Alfina Rahmawati
 Raina Meilia Larassaty
 Sri Murtiningsih
 Khaulah Karimah
 Maharani Viniesta S
 Nida Dewi Anjani
 Husna Azizah
Uswatun Hasanah
Mery Melinda
Dita Maulida
Maudy Tiananda
ALIRAN PSIKOLOGI KOGNITIF
Pengertian psikologi
kognitif
Prinsip dasar psikologi
kognitif
Pendekatan kognitif
Teori Perkembangan
Psikologi Kognitif
PENGERTIAN PSIKOLOGI KOGNITIF

Psikologi kognitif adalah
kajian studi ilmiah
mengenai proses-proses
mental atau pikiran (the

scientific study of mental
processes or activities).
Psikologi kognitif juga
PRINSIP DASAR PSIKOLOGI
KOGNITIF
BELAJAR AKTIF

Proses pembelajaran
adalah proses aktif,
karena pengetahuan
terbentuk dari dalam
subyek belajar.
BELAJAR LEWAT INTERAKSI SOSIAL

Dalam belajar perlu diciptakan
suasana yang memungkinkan
terjadinya interaksi di antara
subyek belajar. Menurut Piaget
belajar bersama baik dengan
teman sebaya maupun orang
yang lebih dewasa akan
membantu perkembangan
BELAJAR LEWAT PENGALAMAN
SENDIRI

Dengan menggunakan
pengalaman nyata maka
perkembangan kognitif
seseorang akan lebih baik
daripada hanya
menggunakan bahasa untuk
berkomunikasi.
PENDEKATAN KOGNITIF
Pendekatan

kognitif
adalah suatu pendekatan yang
menekankan pada prosesproses mental yang terlibat
dalam mengetahui: bagaimana
kita mengarahkan perhatian,
bagaimana kita
mempersepsikan, bagaimana
Tugas

dari psikolog kognitif
sendiri adalah untuk
mengembangkan model-model
dari proses mental, dalam
kaitannya atas modul-modul
pengolahan yang berlainan satu
sama lain serta arus informasi di
antara modul-modul tersebut.
 Metode utama dalam
penyelidikan yang digunakan oleh
Teori Perkembangan Psikologi
Kognitif
SENSORIMOTOR (SEJAK KELAHIRAN
S/D USIA 2 TAHUN)
Membedakan diri sendiri dengan setiap objek
Mengenal diri sebagai pelaku kegiatan dan

mulai bertindak dengan tujuan tertentu.
Menguasai keadaan tetap dari objek (object
manence ) menyadari bahwa benda tetap
ada meskipun tidak lagi terjangkau dengan
indra .
PRAOPERASIONAL ( 2-7 TAHUN )
Belajar menggunakan bahasa dan menggambarkan
objek dengan imajinasi dan kata-kata .

Kerja operasional adalah kegiatan mental yang rutin
untuk memindahkan informasi , atau sebaliknya : setiap
kerja operasional mempunyai kebalikan yang logis

Berpikir masih bersifat egosentris (mempunyai
kesulitan menerima pandangan orang lain).

Mengklarifikasikan objek menurut tanda. Misalnya
: mengelompokkan semua balok merah tanpa
memperhatikan bentuknya atau semua balok persegi
tanpa memperhatikan warnanya.

OPERASIONAL KONKRET ( 7-12 TAHUN )

Mampu berpikir logis mengenai
objek dan kejadian

Menguasai konservasi jumlah (
usia 7 tahun ) , jumlah tak
terbatas (usia 7) , dan berat ( usia
9 tahun).

Mengklarifikasikan objek
menurut beberapa tanda dan
mampu menyusunnya dalam

OPERASIONAL FORMAL ( 12
TAHUN KE ATAS )
Mampu berpikir logis mengenai
soal abstrak serta menguji hipotesis
secara sistematis.

Menaruh perhatian terhapad
masalah hipotesis , masa depan , dan
masalah ideologis

Kognitif (Psikologi Umum)

Kognitif (Psikologi Umum)

  • 1.
    ALIRAN PSIKOLOGI KOGNITIF Disusun oleh:  Rachmadiar Perdana  Januar Arman  Nuzula Alfina Rahmawati  Raina Meilia Larassaty  Sri Murtiningsih  Khaulah Karimah  Maharani Viniesta S  Nida Dewi Anjani  Husna Azizah Uswatun Hasanah Mery Melinda Dita Maulida Maudy Tiananda
  • 2.
    ALIRAN PSIKOLOGI KOGNITIF Pengertianpsikologi kognitif Prinsip dasar psikologi kognitif Pendekatan kognitif Teori Perkembangan Psikologi Kognitif
  • 3.
    PENGERTIAN PSIKOLOGI KOGNITIF Psikologikognitif adalah kajian studi ilmiah mengenai proses-proses mental atau pikiran (the scientific study of mental processes or activities). Psikologi kognitif juga
  • 4.
  • 5.
    BELAJAR AKTIF Proses pembelajaran adalahproses aktif, karena pengetahuan terbentuk dari dalam subyek belajar.
  • 6.
    BELAJAR LEWAT INTERAKSISOSIAL Dalam belajar perlu diciptakan suasana yang memungkinkan terjadinya interaksi di antara subyek belajar. Menurut Piaget belajar bersama baik dengan teman sebaya maupun orang yang lebih dewasa akan membantu perkembangan
  • 7.
    BELAJAR LEWAT PENGALAMAN SENDIRI Denganmenggunakan pengalaman nyata maka perkembangan kognitif seseorang akan lebih baik daripada hanya menggunakan bahasa untuk berkomunikasi.
  • 8.
    PENDEKATAN KOGNITIF Pendekatan kognitif adalah suatupendekatan yang menekankan pada prosesproses mental yang terlibat dalam mengetahui: bagaimana kita mengarahkan perhatian, bagaimana kita mempersepsikan, bagaimana
  • 9.
    Tugas dari psikolog kognitif sendiriadalah untuk mengembangkan model-model dari proses mental, dalam kaitannya atas modul-modul pengolahan yang berlainan satu sama lain serta arus informasi di antara modul-modul tersebut.  Metode utama dalam penyelidikan yang digunakan oleh
  • 10.
  • 11.
    SENSORIMOTOR (SEJAK KELAHIRAN S/DUSIA 2 TAHUN) Membedakan diri sendiri dengan setiap objek Mengenal diri sebagai pelaku kegiatan dan mulai bertindak dengan tujuan tertentu. Menguasai keadaan tetap dari objek (object manence ) menyadari bahwa benda tetap ada meskipun tidak lagi terjangkau dengan indra .
  • 12.
    PRAOPERASIONAL ( 2-7TAHUN ) Belajar menggunakan bahasa dan menggambarkan objek dengan imajinasi dan kata-kata .  Kerja operasional adalah kegiatan mental yang rutin untuk memindahkan informasi , atau sebaliknya : setiap kerja operasional mempunyai kebalikan yang logis  Berpikir masih bersifat egosentris (mempunyai kesulitan menerima pandangan orang lain).  Mengklarifikasikan objek menurut tanda. Misalnya : mengelompokkan semua balok merah tanpa memperhatikan bentuknya atau semua balok persegi tanpa memperhatikan warnanya. 
  • 13.
    OPERASIONAL KONKRET (7-12 TAHUN ) Mampu berpikir logis mengenai objek dan kejadian  Menguasai konservasi jumlah ( usia 7 tahun ) , jumlah tak terbatas (usia 7) , dan berat ( usia 9 tahun).  Mengklarifikasikan objek menurut beberapa tanda dan mampu menyusunnya dalam 
  • 14.
    OPERASIONAL FORMAL (12 TAHUN KE ATAS ) Mampu berpikir logis mengenai soal abstrak serta menguji hipotesis secara sistematis.  Menaruh perhatian terhapad masalah hipotesis , masa depan , dan masalah ideologis 