Kelompok adalah kumpulan orangorang yang merupakan kesatuan sosial
yang mengadakan interaksi yang ntensif
dan mempunyai tujuan bersama
Perse
psi

Motivasi
Tujuan

Interaksi

Independ

Organi
sasi

www.themegallery.com


Pembagian kelompok diharapkan
mempunyai kemampuan yang
berimbang, apabila ada anggota yang
mempunyai tingkat intelegensi rendah,
maka anggota yang mempunyai tingkat
intelegensi tinggi mampu menginduksi
anggota yang lain, sehingga tidak terjadi
ketimpangan yang mencolok.


Pembagian kekuatan yang berimbang
akan memotivasi setiap anggota
kelompok untuk berkompetisi secara
sehat, dalam mencapai tujuan
kelompok.


Pembentukan kelompok diantaranya
adalah untuk menyelesaikan tugastugas kelompok atau individu dengan
menggunakan metode diskusi ataupun
kerjasama, seahingga di sini suatu
kelompok memiliki tujuan yang sama
dengan tujuan anggotanya


Pengorganisasian dimaksudkan untuk
mempermudah koordinasi, sehingga
penyelesaian masalah kelompok
menjadi lebih efektif dan efisien.


Kebebasan merupakan hal penting
dalam dinamika kelompok, yang
dimaksud kebebasan disini adalah
kebebasan anggota kelompok dalam
menyampaikan ide dan pendapatnya.
Kebebasan disesuaikan dengan aturan
yang berlaku dalam kelompok, sehingga
tidak mengganggu proses kelompok.


Interaksi/hubungan timbal balik antar
anggota kelompok merupakan syarat
yang penting dalam kelompok, karena
dengan adanya interaksi/hubungan
timbal balik akan ada proses memberi
dan menerima ilmu pengetahuan dari
satu anggota ke anggota yang lain,
sehingga transfer ilmu dapat berjalan
(kebutuhan akan informasi terpenuhi).
Tahap 1 - Forming (pembentukan)
 Tahap 2 - Storming (keributan)
 Tahap 3 - Norming (penormaan)
 Tahap 4 - Performing (pelaksanaan)
 Tahap 5 - Adjourning dan Transforming
(peristirahatan)

Proses Terbentuknya Kelompok (Pengaruh Sosial) Psikologi Sosial

Proses Terbentuknya Kelompok (Pengaruh Sosial) Psikologi Sosial

  • 3.
    Kelompok adalah kumpulanorangorang yang merupakan kesatuan sosial yang mengadakan interaksi yang ntensif dan mempunyai tujuan bersama
  • 4.
  • 5.
     Pembagian kelompok diharapkan mempunyaikemampuan yang berimbang, apabila ada anggota yang mempunyai tingkat intelegensi rendah, maka anggota yang mempunyai tingkat intelegensi tinggi mampu menginduksi anggota yang lain, sehingga tidak terjadi ketimpangan yang mencolok.
  • 6.
     Pembagian kekuatan yangberimbang akan memotivasi setiap anggota kelompok untuk berkompetisi secara sehat, dalam mencapai tujuan kelompok.
  • 7.
     Pembentukan kelompok diantaranya adalahuntuk menyelesaikan tugastugas kelompok atau individu dengan menggunakan metode diskusi ataupun kerjasama, seahingga di sini suatu kelompok memiliki tujuan yang sama dengan tujuan anggotanya
  • 8.
     Pengorganisasian dimaksudkan untuk mempermudahkoordinasi, sehingga penyelesaian masalah kelompok menjadi lebih efektif dan efisien.
  • 9.
     Kebebasan merupakan halpenting dalam dinamika kelompok, yang dimaksud kebebasan disini adalah kebebasan anggota kelompok dalam menyampaikan ide dan pendapatnya. Kebebasan disesuaikan dengan aturan yang berlaku dalam kelompok, sehingga tidak mengganggu proses kelompok.
  • 10.
     Interaksi/hubungan timbal balikantar anggota kelompok merupakan syarat yang penting dalam kelompok, karena dengan adanya interaksi/hubungan timbal balik akan ada proses memberi dan menerima ilmu pengetahuan dari satu anggota ke anggota yang lain, sehingga transfer ilmu dapat berjalan (kebutuhan akan informasi terpenuhi).
  • 11.
    Tahap 1 -Forming (pembentukan)  Tahap 2 - Storming (keributan)  Tahap 3 - Norming (penormaan)  Tahap 4 - Performing (pelaksanaan)  Tahap 5 - Adjourning dan Transforming (peristirahatan) 