Pendahuluan

       Selama ini, jika kita akan mengarang, biasanya yang pertama kali
harus ditentukan adalah tema. Tema dianggap sebagai sesuatu yang paling
sentral dan sakral dalam urusan karang mengarang, sedangkan topik
dianggap tidak sesakral tema, dan pada umumnya dibicarakan kemudian.
       Ada dua pengertian tentang tema yang berkembang ditengah
masyarakat. Pertama, tema yang pendek. Tema ini umumnya berupa kata
atau frasa, misalnya dikatakan suatu film atau lagu bertema cinta, bertema
perjuangan, bertema kesenjangan social. Kedua, tema yang panjang. Tema
ini biasanya berupa kalimat yang isinya bersifat umum ; misalnya Dengan
Semangat Sportifitas Kita Sukseskan PON ke-15 ; Melalui Kepedulian Sosial
Kita Sukseskan GNOTA .
       Penetapan topik sebelum mulai menggarap suatu tema merupakan
suatu keahlian. Topik mana yang akan dipergunakan dalam sebuah
karangan agaknya bukan merupakan persoalan. Namun seringkali pula
justru hal inilah yang menjadi beban yang tidak kecil bagi mereka yang baru
mulai menulis. Mereka sukar sekali menemukan topik mana yang kiranya
dapat digunakannya untuk menyusun karangannya.
Ciri – Ciri Topik atau Judul

 Topik harus menarik perhatian si pembaca, sehingga
    mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca
   Mencakup keseluruhan isi cerita
   Relevan dengan tema cerita tersebut, atau ada keterkaitan
    dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut.
   Biasanya topik harus provokatif dengan menarik si
    pembaca dan menimbulkan keingintahuan pembaca
    terhadap isi cerita tersebut.
   Topik tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa
    yang panjang, tetapi berbentuk kata yang singkat.
   Topik tidak boleh menyimpang.
   Dapat memahami secara langsung gagasan
    dalam isi karangan tersebut
   Dapat memahami keseluruhan maksud dalam
    isi karangan
   Cepat mengetahui informasi penting
Ciri - ciri Tema
 Tema biasanya dapat dilihat melalui persoalan
  yang dikemukakan.
 Tema juga dapat dilihat melalui cara-cara
  watak itu bertentangan satu sama lain,
  bagaimana cerita diselesaikan.
 Tema dapat dikesan melalui peristiwa, kisah,
  suasana dan unsur lain seperti nilai
  kemanusiaan yang terdapat dalam        cerita,
  plot cerita, perwatakan watak-watak dalam
  sebuah cerita.
Manfaat Tema

 Dapat mengembangkan ide dan gagasan
  pemikiran secara langsung
 Dapat secara langsung menggugah isi karangan
 Dapat memperluas bagian hal yang terpenting.
Bab III
       Kerangka Karangan

  Kerangka karangan adalah
rencana    teratur      tentang
pembagian    dan     penyusunan
gagasan.      Fungsi      utama
kerangka karangan adalah
mengatur   hubungan      antara
gagasan-gagasan yang ada.
Melalui kerangka karangan,
pengarang     dapat     melihat
kekuatan dan kelemahan dalam
Ciri – ciri Kerangka Karangan

 Terdapat susunan isi dari karangan tertentu
 Terdapat penggolongan dari berbagai jenis atau hal-
  hal yang dikaitkan dengan isi karangan
 Mengandung aspek dari suatu hal yang terpenting
Manfaat Kerangka Karangan

 Memudahkan pengelolaan susunan karangan
  agar teratur dan sistematis
 Memudahkan penulis dalam menguraikan
  setiap permasalahan.
 Membantu menyeleksi materi yang penting
  maupun yang tidak penting
TERIMA KASIH
HASIL PRESENTASI
                                 Kelompok 7

                               Nama Kelompok :



                               Dimaz Erfhan



                              Hanifa Choirunisa




       DARI KAMI SEKIAN DAN
                               Hasil Presentasi

                                  Dari kami

                                   Sekian

                                    Dan

                                 Terima Kasih

Indonesia

  • 2.
    Pendahuluan Selama ini, jika kita akan mengarang, biasanya yang pertama kali harus ditentukan adalah tema. Tema dianggap sebagai sesuatu yang paling sentral dan sakral dalam urusan karang mengarang, sedangkan topik dianggap tidak sesakral tema, dan pada umumnya dibicarakan kemudian. Ada dua pengertian tentang tema yang berkembang ditengah masyarakat. Pertama, tema yang pendek. Tema ini umumnya berupa kata atau frasa, misalnya dikatakan suatu film atau lagu bertema cinta, bertema perjuangan, bertema kesenjangan social. Kedua, tema yang panjang. Tema ini biasanya berupa kalimat yang isinya bersifat umum ; misalnya Dengan Semangat Sportifitas Kita Sukseskan PON ke-15 ; Melalui Kepedulian Sosial Kita Sukseskan GNOTA . Penetapan topik sebelum mulai menggarap suatu tema merupakan suatu keahlian. Topik mana yang akan dipergunakan dalam sebuah karangan agaknya bukan merupakan persoalan. Namun seringkali pula justru hal inilah yang menjadi beban yang tidak kecil bagi mereka yang baru mulai menulis. Mereka sukar sekali menemukan topik mana yang kiranya dapat digunakannya untuk menyusun karangannya.
  • 4.
    Ciri – CiriTopik atau Judul  Topik harus menarik perhatian si pembaca, sehingga mampu menimbulkan rasa keingintahuan pembaca  Mencakup keseluruhan isi cerita  Relevan dengan tema cerita tersebut, atau ada keterkaitan dengan beberapa bagian penting dari tema tersebut.  Biasanya topik harus provokatif dengan menarik si pembaca dan menimbulkan keingintahuan pembaca terhadap isi cerita tersebut.  Topik tidak boleh mengambil bentuk kalimat atau frasa yang panjang, tetapi berbentuk kata yang singkat.  Topik tidak boleh menyimpang.
  • 5.
    Dapat memahami secara langsung gagasan dalam isi karangan tersebut  Dapat memahami keseluruhan maksud dalam isi karangan  Cepat mengetahui informasi penting
  • 7.
    Ciri - ciriTema  Tema biasanya dapat dilihat melalui persoalan yang dikemukakan.  Tema juga dapat dilihat melalui cara-cara watak itu bertentangan satu sama lain, bagaimana cerita diselesaikan.  Tema dapat dikesan melalui peristiwa, kisah, suasana dan unsur lain seperti nilai kemanusiaan yang terdapat dalam cerita, plot cerita, perwatakan watak-watak dalam sebuah cerita.
  • 8.
    Manfaat Tema  Dapatmengembangkan ide dan gagasan pemikiran secara langsung  Dapat secara langsung menggugah isi karangan  Dapat memperluas bagian hal yang terpenting.
  • 9.
    Bab III Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah rencana teratur tentang pembagian dan penyusunan gagasan. Fungsi utama kerangka karangan adalah mengatur hubungan antara gagasan-gagasan yang ada. Melalui kerangka karangan, pengarang dapat melihat kekuatan dan kelemahan dalam
  • 10.
    Ciri – ciriKerangka Karangan  Terdapat susunan isi dari karangan tertentu  Terdapat penggolongan dari berbagai jenis atau hal- hal yang dikaitkan dengan isi karangan  Mengandung aspek dari suatu hal yang terpenting
  • 11.
    Manfaat Kerangka Karangan Memudahkan pengelolaan susunan karangan agar teratur dan sistematis  Memudahkan penulis dalam menguraikan setiap permasalahan.  Membantu menyeleksi materi yang penting maupun yang tidak penting
  • 13.
    TERIMA KASIH HASIL PRESENTASI Kelompok 7 Nama Kelompok : Dimaz Erfhan Hanifa Choirunisa DARI KAMI SEKIAN DAN Hasil Presentasi Dari kami Sekian Dan Terima Kasih