Dokumen tersebut membahas tentang disentri, yaitu radang usus yang disebabkan oleh bakteri atau amoeba dan menyebabkan diare berdarah. Dokumen ini menjelaskan pengertian, gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan dari penyakit disentri.
PENGERTIAN
Disentri adalah radangusus yang
menyebabkan diare disertai darah atau
lendir. Kondisi ini umumnya berlangsung
selama 3 hingga 7 hari, disertai dengan kram
perut, mual dan muntah, serta demam.
Penyebab penyakit disentri adalah Bakteri
dan Amoeba. Organ yang diserang adalah
usus besar.
FUNGSI USUS BESAR
1.Usus besar berfungsi untuk melakukan penyerapan air.
2. Usus besar dapat melakukan penerapan jenis vitamin K.
3. Usus besar berfungsi untuk mengurangi keasaman dan
juga mencegah terjadinya infeksi.
4. Penyerapan kembali nutrisi yang masih dibutuhkan tubuh.
5.
PENYEBAB
Berdasarkan penyebabnya,
disentri terbagimenjadi dua jenis:
Disentri basiler atau
shigellosis. Terjadi ketika tubuh
terinfeksi oleh bakteri shigella.
Disentri amuba atau
amoebiasis. Terjadi ketika tubuh
terinfeksi Entamoeba
histolytica yaitu amuba yang banyak
ditemukan di daerah tropis.
Bakteri Shigellosis Amoeba Histolyca
6.
TANDA DAN GEJALAUMUM
Gejala disentri biasanya mulai muncul dari 1 atau 2 hari setelah Anda
terinfeksi bakteri. Sementara penyakit ini biasanya berlangsung selama 5
sampai 7 hari. Secara umum, gejala disentri adalah:
Diare yang sering kali disertai darah atau lendir, > 5x/hari
Demam, suhu diatas 38°C
Mual.
Muntah.
Kram perut.
DISENTRI BASILER
Infeksibakteri adalah penyebab utama
dari disentri
basiler. Bakteri shigella adalah penyebab
disentri basiler yang paling umum.
Bakteri Shigella sp. Merupukan bakteri
jenis gram negatif, non motil yang
berbentuk tongkat. Bakteri ini dapat
menyebar melalui makanan dan air.
Bakteri ini menyerang usus besar melalui
makanan dan air yang telah
terkontaminasi, yang dikonsumsi manusia.
9.
Ada 4jenis bakteri Shigella penyebab disentri, yaitu Shigella boydii,
Shigella sonnei, Shigella flexneri, dan Shigella dysenteriae. Shigella
sonnei merupakan penyebab disentri yang paling sering,
sementara Shigella dysenteriae adalah penyebab disentri yang paling
parah.
Shigella
dysenteriae
Shigella sonnei
Shigella boydii Shigella
Flexneria
10.
DISENTRI AMOEBASIS
Disentriamoebasis disebabkan oleh jenis
amuba yaitu Entamoeba
histolytica. Entamoeba
histolytica adalah protozoa parasit yang
bersel satu.
Biasanya amuba jenis ini banyak ditemukan di
daerah tropis, termasuk di Indonesia. Sama
seperti jenis disentri yang disebabkan oleh
bakteri, amuba penyebab disentri dapat
ditemukan di tempat-tempat yang memiliki
sanitasi buruk.
11.
• Bakteri penyebabdisentri dapat ditemukan dalam tinja orang yang
terinfeksi dan menyebar melalui banyak cara. Misalnya saat
seseorang tidak mencuci tangan sampai bersih setelah buang air
besar.
• Anda mungkin terinfeksi bakteri penyebab disentri jika mengonsumsi
makanan dan minuman yang terkontaminasi.
• Menyentuh benda atau bagian tubuh yang sudah terkontaminasi
bakteri penyebab disentri juga bisa meningkatkan risiko Anda terkena
penyakit ini.
• Anda juga berisiko terkena penyakit ini jika berenang di air yang
terkontaminasi.
CARA PENYEBARAN PENYAKIT
12.
DIAGNOSA
Diagnosa dapatditegakkan semata-mata dengan
menemukan tinja yang bercampur darah, saat pasien
BAB.
Diagnosis disentri dilakukan melalui pemeriksaan
laboratorium, dengan mengambil sampel feses penderita,
guna mengetahui apakah disentri disebabkan oleh
bakteri atau amoeba.
13.
PENGOBATAN
Disentri bakteriringan bisa sembuh sendiri dalam beberapa
hari, dengan istirahat yang cukup dan menjaga asupan
cairan tubuh. Selain menjaga cairan tubuh, penting untuk
mengonsumsi makanan lunak dan ringan dalam porsi
kecil.
Dokter biasanya memberikan obat untuk meredekan gejala
dan obat antibiotik.
√ Obat untuk meredakan kram perut dan diare, seperti
Bishmut subsalisilat.
14.
√ Obat untukmeredakan nyeri dan demam, seperti
Paracetamol.
√ Obat antibiotik untuk membunuh bakteri, seperti
Ceftriaxon, Ciprofolaxin.
√ Obat antimikroba untuk membunuh parasit, seperti
Metronidazole.
15.
PENCEGAHAN
Menjaga kebersihan merupakanlangkah
utama dalam mencegah disentri, terutama
dengan melakukan beberapa hal berikut:
Rajin cuci tangan dengan air dan sabun,
khususnya sebelum makan.
Sebisa mungkin, hindari kontak dengan
penderita disentri.
Hindari tertelan air saat berenang di
fasilitas umum.
16.
Jangan menggunakanhanduk yang sama
dengan seseorang yang diketahui
menderita disentri.
Gunakan air panas untuk mencuci pakaian
penderita disentri.
Bersihkan toilet secara rutin dengan
disinfektan.
Jaga kebersihan lingkungan sekitar kita.