Development of IT
solution
Dr. Wisnu Sakti Dewobroto, MSc
Pendekatan sistem
l Penyelesaian masalah menggunakan
orientasi system (merumuskan masalah,
peluang dan mengembangkan solusi)
l Aktivitas:
l Kenali dan rumuskan masalah menggunakan
pemikiran sistem
l Kembangkan dan evaluasi alternatif solusi sistem
l Pilih solusi sistem
l Desain solusi sistem yg dipilih
l Implementasi dan evaluasi sistem
System Development
Life Cycle (SDLC)
System Development Life Cycle (SDLC)
l Investigasi
l Feasibility study (Study Kelayakan) :Studi awal utk
merumuskan informasi yg dibutuhkan oleh
pemakai akhir, kebutuhan sumber daya, biaya,
manfaat, dan kelayakan proyek.
l Tujuan : mengevaluasi solusi sistem alternatif.
l Studi kelayakan :
l Kelayakan Ekonomi
l Kelayakan Teknis
l Kelayakan Operasional
l Kelayakan Organisasional
Feasibility Study
l Kelayakan Organisasional : Seberapa baik
sistem yg diusulkan mendukung prioritas
bisnis perusahaan
l Kelayakan Ekonomi : Peningkatan
Pendapatan, peningkatan pendapatan dll
l Kelayakan teknis : kemampuan, keandalan
dan ketersediaan hardware, software dan
jaringan
l Kelayakan Operasional : Dukungan
manajemen, karyawan, pelanggan dan
pemasok.
System Development Life Cycle (SDLC) (2)
l Analisis Sistem
l Studi mendalam mengenai informasi yg
dibutuhkan oleh pemakai akhir yg menghasilkan
fungtional requirement yg digunakan sebagai
dasar untuk desain sistem informasi baru.
l Studi rinci tentang:
l Informasi yg dibutuhkan oleh perusahaan dan end
user
l Aktivitas, sumber daya, dan produk dari satu atau
lebih sistem informasi yg saat ini digunakan
l Kemampuan sistem informasi yg dibutuhkan utk
memenuhi kebutuhan informasi.
System Development Life Cycle (SDLC) (3)
l Tahap analisis sistem:
l Analisis organisasional:
l Mengetahui ttg organisasi, struktur manajemen, aktivitas
bisnis, sistem lingkungan yg terkait dll.
l Informasi harus didapatkan secara rinci
l Analisis sistem yg ada
l Mempelajari sistem yg akan ditingkatkan atau diganti
l Analisa mengenai penggunaan software, jaringan, sumber
daya manusia utk mengubah sumber data.
l Analisis persyaratan fungsional
l Menentukan jenis informasi yg dibutuhkan oleh setiap
aktivitas bisnis, bagaimana formatnya, volumenya dan
frekuensinya.
l Menentukan kemampuan pemrosesan informasi yg
dibutuhkan untuk setiap aktivitas sistem.
System Development Life Cycle (SDLC) (4)
l Desain Sistem
l Bagaimana sistem akan memenuhi tujuan?
l Desain interface pemakai, data dan proses.
l Spesifikasi sistem : memformulasikan desain
metode interface pemakai dan produk aplikasi,
struktur database, serta pemrosesan dan
prosedur pengendalian.
l Spesifikasi interface pemakai
l Spesifikasi database
l Spesifikasi software
l Spesifikasi hardware dan jaringan
l Spesifikasi personel
System Development Life Cycle (SDLC) (5)
l Implementasi
l Melibatkan pemerolehan hardware dan software,
pengembangan software, pengujian program dan
prosedur, konversi sumber data, dan berbagai alternatif
konversi.
l Mengevaluasi hardware, software, dan layanan
l Meminta pemasok utk menyajikan tawaran dan proposal
berdasarkan spesifikasi sistem yg dikembangkan pada saat
tahap desain pengembangan sistem.
l Karakteristik utk kinerja dan fisik semua hardware dan
software ditentukan dalam dokumen request for proposal
(RPF).
System Development Life Cycle (SDLC) (6)
l Aktivitas implementasi lainnya
l Pengujian sistem: pengujian software, pengujian kinerja
situs web, dan pengujian hardware.
l Bagian penting dari pengujian :Peninjauan tampilan,
laporan dan output lainnya.
l Konversi data :konversi elemen data di database lama ke
dalam format data yg baru untuk sistem yg baru.
l Juga meliputi kegiatan : koreksi data yg tidak tepat,
penyaringan data yg tidak diinginkan, konsolidasi data dari
beberapa database dll.
l Dokumentasi : metode komunikasi antara orang orang yg
bertanggung jawab utk mengembangkan,
mengimplementasikan dan memelihara sistem.
System Development Life Cycle (SDLC) (7)
l Aktivitas implementasi lainnya (2):
l Pelatihan :harus dipastikan bahwa para end user
terlatih untuk menjalankan sistem bisnis yg baru
atau implementasinya akan gagal
l Manajer dan end user dididik mengenai dampak
teknologi yg baru terhadap manajemen dan
operasional bisnis perusahaan.
l Metode Konversi
l Konversi percontohan (pilot)
l Konversi bertahap (phased)
l Konversi langsung
l Konversi paralel
System Development Life Cycle (SDLC) (8)
l Pemeliharaan System
l Meliputi pengawasan, evaluasi, dan modifikasi
sistem bisnis operasional untuk menghasilkan
perbaikan yg lebih diinginkan atau perlu.
l Post implementation review (tinjauan pasca
implementasi). Berguna untuk mereview
kesalahan dan keberhasilan pada saat
implementasi.
l Kesalahan dalam pengembangan atau
penggunaan sistem harus dikoreksi dalam proses
pemeliharaan.
Mengelola Perubahan
Organisasional
l Keterlibatan dan Resistensi end user.
l Implementasi sistem/teknologi baru dapat
membuat para karyawan ketakutan dan resisten
terhadap dampak perubahan. Contoh penerapan
ERP, CRM dll.
l Mengatasi end user resistance :
l Pendidikan dan pelatihan ygn memadai
l Keterlibatan pemakai akhir.
Manajamen perubahan
l “Manusia” adalah fokus utama dari manajemen
perubahan (Change management)
l Taktik Change Management :
l Libatkan orang sebanyak mungkin dalam perencanaan
bisnis/TI dan pengembangan aplikasi
l Buat perubahan konstan menjadi bagian yg diharapkan
dari budaya
l Beritahukan ke setiap orang sebanyak mungkin mengenai
segala sesuatu sesering mungkin, sebaiknya secara
personalize..
l Berikan insentif keuangan dan pengakuan
l Bekerjalah di dalam budaya perusahaan

Development of it solution

  • 1.
    Development of IT solution Dr.Wisnu Sakti Dewobroto, MSc
  • 2.
    Pendekatan sistem l Penyelesaianmasalah menggunakan orientasi system (merumuskan masalah, peluang dan mengembangkan solusi) l Aktivitas: l Kenali dan rumuskan masalah menggunakan pemikiran sistem l Kembangkan dan evaluasi alternatif solusi sistem l Pilih solusi sistem l Desain solusi sistem yg dipilih l Implementasi dan evaluasi sistem
  • 3.
  • 4.
    System Development LifeCycle (SDLC) l Investigasi l Feasibility study (Study Kelayakan) :Studi awal utk merumuskan informasi yg dibutuhkan oleh pemakai akhir, kebutuhan sumber daya, biaya, manfaat, dan kelayakan proyek. l Tujuan : mengevaluasi solusi sistem alternatif. l Studi kelayakan : l Kelayakan Ekonomi l Kelayakan Teknis l Kelayakan Operasional l Kelayakan Organisasional
  • 5.
    Feasibility Study l KelayakanOrganisasional : Seberapa baik sistem yg diusulkan mendukung prioritas bisnis perusahaan l Kelayakan Ekonomi : Peningkatan Pendapatan, peningkatan pendapatan dll l Kelayakan teknis : kemampuan, keandalan dan ketersediaan hardware, software dan jaringan l Kelayakan Operasional : Dukungan manajemen, karyawan, pelanggan dan pemasok.
  • 6.
    System Development LifeCycle (SDLC) (2) l Analisis Sistem l Studi mendalam mengenai informasi yg dibutuhkan oleh pemakai akhir yg menghasilkan fungtional requirement yg digunakan sebagai dasar untuk desain sistem informasi baru. l Studi rinci tentang: l Informasi yg dibutuhkan oleh perusahaan dan end user l Aktivitas, sumber daya, dan produk dari satu atau lebih sistem informasi yg saat ini digunakan l Kemampuan sistem informasi yg dibutuhkan utk memenuhi kebutuhan informasi.
  • 7.
    System Development LifeCycle (SDLC) (3) l Tahap analisis sistem: l Analisis organisasional: l Mengetahui ttg organisasi, struktur manajemen, aktivitas bisnis, sistem lingkungan yg terkait dll. l Informasi harus didapatkan secara rinci l Analisis sistem yg ada l Mempelajari sistem yg akan ditingkatkan atau diganti l Analisa mengenai penggunaan software, jaringan, sumber daya manusia utk mengubah sumber data. l Analisis persyaratan fungsional l Menentukan jenis informasi yg dibutuhkan oleh setiap aktivitas bisnis, bagaimana formatnya, volumenya dan frekuensinya. l Menentukan kemampuan pemrosesan informasi yg dibutuhkan untuk setiap aktivitas sistem.
  • 8.
    System Development LifeCycle (SDLC) (4) l Desain Sistem l Bagaimana sistem akan memenuhi tujuan? l Desain interface pemakai, data dan proses. l Spesifikasi sistem : memformulasikan desain metode interface pemakai dan produk aplikasi, struktur database, serta pemrosesan dan prosedur pengendalian. l Spesifikasi interface pemakai l Spesifikasi database l Spesifikasi software l Spesifikasi hardware dan jaringan l Spesifikasi personel
  • 9.
    System Development LifeCycle (SDLC) (5) l Implementasi l Melibatkan pemerolehan hardware dan software, pengembangan software, pengujian program dan prosedur, konversi sumber data, dan berbagai alternatif konversi. l Mengevaluasi hardware, software, dan layanan l Meminta pemasok utk menyajikan tawaran dan proposal berdasarkan spesifikasi sistem yg dikembangkan pada saat tahap desain pengembangan sistem. l Karakteristik utk kinerja dan fisik semua hardware dan software ditentukan dalam dokumen request for proposal (RPF).
  • 10.
    System Development LifeCycle (SDLC) (6) l Aktivitas implementasi lainnya l Pengujian sistem: pengujian software, pengujian kinerja situs web, dan pengujian hardware. l Bagian penting dari pengujian :Peninjauan tampilan, laporan dan output lainnya. l Konversi data :konversi elemen data di database lama ke dalam format data yg baru untuk sistem yg baru. l Juga meliputi kegiatan : koreksi data yg tidak tepat, penyaringan data yg tidak diinginkan, konsolidasi data dari beberapa database dll. l Dokumentasi : metode komunikasi antara orang orang yg bertanggung jawab utk mengembangkan, mengimplementasikan dan memelihara sistem.
  • 11.
    System Development LifeCycle (SDLC) (7) l Aktivitas implementasi lainnya (2): l Pelatihan :harus dipastikan bahwa para end user terlatih untuk menjalankan sistem bisnis yg baru atau implementasinya akan gagal l Manajer dan end user dididik mengenai dampak teknologi yg baru terhadap manajemen dan operasional bisnis perusahaan. l Metode Konversi l Konversi percontohan (pilot) l Konversi bertahap (phased) l Konversi langsung l Konversi paralel
  • 12.
    System Development LifeCycle (SDLC) (8) l Pemeliharaan System l Meliputi pengawasan, evaluasi, dan modifikasi sistem bisnis operasional untuk menghasilkan perbaikan yg lebih diinginkan atau perlu. l Post implementation review (tinjauan pasca implementasi). Berguna untuk mereview kesalahan dan keberhasilan pada saat implementasi. l Kesalahan dalam pengembangan atau penggunaan sistem harus dikoreksi dalam proses pemeliharaan.
  • 13.
    Mengelola Perubahan Organisasional l Keterlibatandan Resistensi end user. l Implementasi sistem/teknologi baru dapat membuat para karyawan ketakutan dan resisten terhadap dampak perubahan. Contoh penerapan ERP, CRM dll. l Mengatasi end user resistance : l Pendidikan dan pelatihan ygn memadai l Keterlibatan pemakai akhir.
  • 14.
    Manajamen perubahan l “Manusia”adalah fokus utama dari manajemen perubahan (Change management) l Taktik Change Management : l Libatkan orang sebanyak mungkin dalam perencanaan bisnis/TI dan pengembangan aplikasi l Buat perubahan konstan menjadi bagian yg diharapkan dari budaya l Beritahukan ke setiap orang sebanyak mungkin mengenai segala sesuatu sesering mungkin, sebaiknya secara personalize.. l Berikan insentif keuangan dan pengakuan l Bekerjalah di dalam budaya perusahaan