MABIM IV 2010 
MEDICAL OUTDOOR 
POLTEKES TNI AU 
CIUMBULEUIT
Pembalutan digunakan untuk 
berbagai tujuan, antara lain : 
1. Mempertahankan keadaan 
asepsis 
2. Sebagai penekan untuk 
menghentikan perdarahan 
3. Immobilisasi 
4. Sebagai penunjang bidai
Bagian yang umum untuk 
dilakukan pembalutan 
1. Tangan 
2. Kaki 
3. Sikut 
4. Lengan
Beberapa pokok dalam ilmu balut 
Balutan harus rapi 
Balutan harus menutupi luka 
Balutan dipasang tidak terlalu longgar ataupun 
terlalu erat 
Balutan dipasang pada anggota tubuh pada posisi 
seperti pada waktu akan diangkat/dalam 
perjalanan 
Bagian distal anggota tubuh yang dibalut 
hendaknya tetap terbuka 
Digunakan simpul yang rata sehingga tidak 
menekan kulit; simpul tidak boleh dibuat di atas 
bagian yang sakit
Macam-macam Pembalutan 
1.Kain segitiga ( mitella ) 
Dibuat Dari Kain Putih Yang 
Tidak Berkapur ( Mori ) 
Bahannya Tipis, Lemas, Dan 
Keadaannya Kuat 
Panjang Dan Lebarnya 90 
Cm 
Tidak Boleh Dijahit
Mitella terdiri dari dua macam, yaitu : 
1) Funda 
Terdiri dari kain segitiga yang sisi kaki kiri dan 
kanannya dibelah kira-kira 6-10 cm lebarnya 
dari sisi alas, dibelahnya masing-masing 1/3 
dari sisi alas 
Kegunaan : 
 membalut dagu 
 membalut hidung 
 membalut dahi 
 membalut tengah dan belakang kepala 
 Membalut tumit
2) Platenga 
Merupakan kain segitiga yang dibelah 
dari puncak sampai setengah dari tinggi 
kain segitiga tersebut 
Kegunaan : 
- membungkus untuk menekan dan 
menunjang buah dada atau mamae 
- membungkus perut 
- membungkus punggung 
- membalut panggul
2.Plester 
Kegunaan : 
- merekatkan kain kasha pada 
kulit 
- balutan penarik 
- fiksasi 
3.Pembalut pita biasa 
4.Tensokrep
Teknik Membalut 
1.Pembalutan di kepala 
- Capitum sparvum triangulare 
Digunakan untuk : 
a.luka kecil pada kepala 
b.persiapan pembedahan 
c.pada kepala yang berkutu 
atau berkudis
Capitum sparvum triangulare
- Fascia nadosa 
Digunakan untuk : 
a.perdarahan daerah 
temporal 
b.fiksasi atau tekan 
balut daerah rahang 
c.pembalut daerah telinga 
dan mata
Fascia nadosa
2. Pembalutan lengan atas 
- Dolabra Reversa humeri Ascenden 
- Dolabra Reversa Descenden 
- Dolabra Currens Descenden 
- Dolabra Currens Ascenden 
3. Pembalutan sendi siku 
- Testudo Cubiti Inversa 
- Testudo Cubiti Reversa 
4. Pembalutan lengan bawah 
- Dolabra Reversa Antebrachii 
Ascenden
Dolabra Reversa Ascenden/Descenden
Dolabra Currens Ascenden/descenden
BIDAI 
•Tujuan pembidaian 
Yaitu untuk mengimobilisasi sendi 
atau ruas tulang yang fraktur 
• Prinsip pembidaian 
Yaitu menutupi 2 ruas sendi
•Alat yang digunakan 
Mitella, papan yang dilapisi 
oleh kassa atau kain pembalut 
(spalek) 
•Syarat pembidaian 
Spalek lurus 
Permukaan yang rata dan 
tidak kasar
PEMASANGAN BIDAI
IMOBILISAI LENGAN DAN 
TUNGKAI BAWAH
IMMOBILISASI FRAKTUR PELVIS
IMMOBILISASI KE ANGGOTA TUBUH 
DENGAN KAIN SEGI TIGA
BALUT DAN BIDAI

BALUT DAN BIDAI

  • 1.
    MABIM IV 2010 MEDICAL OUTDOOR POLTEKES TNI AU CIUMBULEUIT
  • 2.
    Pembalutan digunakan untuk berbagai tujuan, antara lain : 1. Mempertahankan keadaan asepsis 2. Sebagai penekan untuk menghentikan perdarahan 3. Immobilisasi 4. Sebagai penunjang bidai
  • 3.
    Bagian yang umumuntuk dilakukan pembalutan 1. Tangan 2. Kaki 3. Sikut 4. Lengan
  • 4.
    Beberapa pokok dalamilmu balut Balutan harus rapi Balutan harus menutupi luka Balutan dipasang tidak terlalu longgar ataupun terlalu erat Balutan dipasang pada anggota tubuh pada posisi seperti pada waktu akan diangkat/dalam perjalanan Bagian distal anggota tubuh yang dibalut hendaknya tetap terbuka Digunakan simpul yang rata sehingga tidak menekan kulit; simpul tidak boleh dibuat di atas bagian yang sakit
  • 5.
    Macam-macam Pembalutan 1.Kainsegitiga ( mitella ) Dibuat Dari Kain Putih Yang Tidak Berkapur ( Mori ) Bahannya Tipis, Lemas, Dan Keadaannya Kuat Panjang Dan Lebarnya 90 Cm Tidak Boleh Dijahit
  • 6.
    Mitella terdiri daridua macam, yaitu : 1) Funda Terdiri dari kain segitiga yang sisi kaki kiri dan kanannya dibelah kira-kira 6-10 cm lebarnya dari sisi alas, dibelahnya masing-masing 1/3 dari sisi alas Kegunaan :  membalut dagu  membalut hidung  membalut dahi  membalut tengah dan belakang kepala  Membalut tumit
  • 7.
    2) Platenga Merupakankain segitiga yang dibelah dari puncak sampai setengah dari tinggi kain segitiga tersebut Kegunaan : - membungkus untuk menekan dan menunjang buah dada atau mamae - membungkus perut - membungkus punggung - membalut panggul
  • 8.
    2.Plester Kegunaan : - merekatkan kain kasha pada kulit - balutan penarik - fiksasi 3.Pembalut pita biasa 4.Tensokrep
  • 9.
    Teknik Membalut 1.Pembalutandi kepala - Capitum sparvum triangulare Digunakan untuk : a.luka kecil pada kepala b.persiapan pembedahan c.pada kepala yang berkutu atau berkudis
  • 10.
  • 11.
    - Fascia nadosa Digunakan untuk : a.perdarahan daerah temporal b.fiksasi atau tekan balut daerah rahang c.pembalut daerah telinga dan mata
  • 12.
  • 13.
    2. Pembalutan lenganatas - Dolabra Reversa humeri Ascenden - Dolabra Reversa Descenden - Dolabra Currens Descenden - Dolabra Currens Ascenden 3. Pembalutan sendi siku - Testudo Cubiti Inversa - Testudo Cubiti Reversa 4. Pembalutan lengan bawah - Dolabra Reversa Antebrachii Ascenden
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    BIDAI •Tujuan pembidaian Yaitu untuk mengimobilisasi sendi atau ruas tulang yang fraktur • Prinsip pembidaian Yaitu menutupi 2 ruas sendi
  • 17.
    •Alat yang digunakan Mitella, papan yang dilapisi oleh kassa atau kain pembalut (spalek) •Syarat pembidaian Spalek lurus Permukaan yang rata dan tidak kasar
  • 18.
  • 19.
    IMOBILISAI LENGAN DAN TUNGKAI BAWAH
  • 20.
  • 21.
    IMMOBILISASI KE ANGGOTATUBUH DENGAN KAIN SEGI TIGA