DEPRESIASI
Simon Patabang, MT.
Universitas Atma Jaya Makassar
Pendahuluan
• Nilai sebuah aset yang digunakan secara bertahap
akan mengalami penyusutan, yang pada akhirnya
tidak bernilai sama sekali (worthlessness).
• Pengurangan nilai yang terjadi selama umur aset
disebut biaya depresiasi.
• Metode pengalokasian biaya atas penyusutan
nilai suatu aset disebut dengan Metode
depresiasi.
• Komponen utama yang digunakan dalam metode
depresiasi yaitu : nilai aset (P), umur teknis (n) ,
dan nilai akhir (S).
Faktor-faktor Depresiasi
1. Kerusakan fisik akibat pemakaian alat atau
properti tersebut
2. Kebutuhan produksi atau jasa yang lebih baru
dan lebih besar
3. Penurunan kebutuhan produksi atau jasa
4. Properti atau aset tersebut menjadi usang
karena perkembangan teknologi
5. Penemuan fasilitas baru yang bisa menghasilkan
produk lebih baik dengan ongkos yang lebih
rendah dan tingkat keselamatan lebih memadai
Metode Analisa Depresiasi
1. Metode garis lurus (straight line / SL)
2. Metode jumlah digit tahun (sum of years
digit/SOYD)
3. Metode keseimbangan menurun (declining
balance / DB)
4. Metode dana sinking (sinking fund / SF)
1. Straight Line (garis lurus)
• Digunakan untuk menghitung pengalokasian biaya
depresiasi suatu aset secara konstan setiap
periodenya selama masa fungsi aset tersebut.
• Rumus :
Dt = besarnya depresiasi pada tahun ke-t
P = ongkos awal dari aset yang bersangkutan
S = nilai sisa dari aset tersebut
N = masa pakai (umur) dari aset dalam tahun
• Sedangkan nilai buku pada periode ke t dapat
dicari dengan rumus sebagai berikut :
di mana :
BVt = Nilai Buku (Book Value) pada periode t
P = Modal awal Aset
Dt = besarnya depresiasi pada tahun ke-t
Contoh :
1. Sebuah perusahaan membeli alat transportasi
dengan harga Rp. 38 juta dan biaya pengiriman dan
uji coba besarnya adalah Rp. 1 juta. Masa pakai alat
ini 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa sebesar Rp. 3
juta. Gunakan metode depresiasi garis lurus untuk
menghitung:
a.Nilai awal dari alat tersebut
b.Besarnya depresiasi tiap tahun
c.Nilai buku alat pada akhir tahun ke dua dan ke lima
d.Buat tabel depresiasi dan nilai buku selama masa
pakai
Penyelesaian :
a. Nilai awal + harga ditambah biaya pengiriman
dan uji cobanya:
P = Rp. 38 juta + Rp. 1 juta = Rp. 39 juta
b. Besarnya depresiasi tiap tahun
c. Nilai buku pada akhir tahun kedua:
Nilai buku pada akhir tahun kelima:
d. Tabel jadwal depresiasi dan nilai buku
2. Sum Of Year Digits (SODY)
• Metode ini membebankan depresiasi lebih besar
pada tahun-tahun awal dan semakin kecil untuk
tahun-tahun berikutnya . Besarnya depresiasi pada
tahun ke t adalah :
Rumus :
dimana :
Dt = beban depresiasi pada tahun ke-t
SOYD = jumlah digit tahun dari 1 sampai N
• Besarnya SOYD, umur N tahun:
• Nilai buku pada akhir tahun ke-t dihitung dengan
Rumus :
Contoh :
Gunakan metode depresiasi SOYD untuk menghitung
besarnya depresiasi dan nilai buku tiap tahun dengan data
dari contoh perhitungan depresiasi dengan metode SL. Plot
juga besarnya nilai buku terhadap umur peralatan tersebut
Penyelesaian :
• N=6, maka Jumlah digit tahun (SOYD) =
1+2+3+4+5+6 = 21
Besarnya depresiasi tahun pertama:
• Besarnya depresiasi tahun kedua:
Perhitungan dilakukan sampai D6
• Perhitungan BV setiap akhir tahun
Tabel hasil Perhitungan Metode Jumlah Digit Tahun
3. Metode Double Declining Balance
• Menyusutkan nilai suatu aset lebih cepat pada
tahun-tahun awal dan secara progresif menurun
pada tahun-tahun berikutnya.
• Biasa disebut Metode Keseimbangan menurun.
• Besarnya depresiasi untuk tahun ke-t adalah :
d adalah tingkat depresiasi yang ditetapkan dengan
Rumus :
d = k/N, nilai k maksimum = 2
• Nilai buku suatu aset (BVt) akan sama dengan suatu nilai
(F) setelah t tahun dimana:
• Tingkat depresiasi pada saat t:
• Nilai buku pada akhir tahun ke t adalah :
Contoh :
• Gunakan metode depresiasi Double Declining Balance
untuk menghitung besarnya depresiasi dan nilai buku
tiap tahun.
• Penyelesaian :
Depresiasi pada tahun pertama
• Nilai buku pada akhir tahun pertama :
Depresiasi pada tahun ketiga
1
(1 1/ 3) 39
(2 / 3) 39 26
t
t
BV x
BV x
 
 
• Nilai buku pada akhir tahun ketiga
• Tabel hasil Perhitungan
Nilai buku akhir tahun ke-6 = 3,424
Nilai buku akhir tahun ke-6 yang diharapkan = 3
Penyesuaian:
Dengan adanya nilai buku yang diharapkan maka Nilai
depresiasi perlu disesuaikan.
Penyesuaian Nilai depresiasi didefinisikan dengan
rumus :
DN disesuaikan = DN + (BVN – BVN diharapkan)
4. Metode Sinking Fund
• Penurunan nilai suatu aset semakin cepat dari
suatu saat ke saat berikutnya  konsep nilai
waktu dari uang
• Besarnya depresiasi lebih kecil di tahun awal
• Besarnya nilai patokan depresiasi akan
didepresiasi (P-S) selama N periode ke nilai
seragam tahunan dengan bunga i%, menjadi:
Besarnya depresiasi pada tahun ke-t:
• Nilai buku pada periode t adalah nilai awal
aset tersebut setelah dikurangi akumulasi nilai
patokan depresiasi maupun bunga
Contoh :
Hitung depresiasi soal sebelumnya dengan
mengasumsikan i sebesar 12% dengan metode
depresiasi sinking fund
Nilai depresiasi dasar:
Besarnya depresiasi pada tahun pertama:
Nilai buku pada akhir tahun pertama:
Cara kedua :
Nilai buku pada akhir tahun pertama (dalam juta):
Tabel Hasil perhitungan dengan data sbb :
n = 6 tahun, P = 39 juta , S = 3 juta
i = 12% , A = 4,436
Sekian

12 depresiasi

  • 1.
  • 2.
    Pendahuluan • Nilai sebuahaset yang digunakan secara bertahap akan mengalami penyusutan, yang pada akhirnya tidak bernilai sama sekali (worthlessness). • Pengurangan nilai yang terjadi selama umur aset disebut biaya depresiasi. • Metode pengalokasian biaya atas penyusutan nilai suatu aset disebut dengan Metode depresiasi. • Komponen utama yang digunakan dalam metode depresiasi yaitu : nilai aset (P), umur teknis (n) , dan nilai akhir (S).
  • 3.
    Faktor-faktor Depresiasi 1. Kerusakanfisik akibat pemakaian alat atau properti tersebut 2. Kebutuhan produksi atau jasa yang lebih baru dan lebih besar 3. Penurunan kebutuhan produksi atau jasa 4. Properti atau aset tersebut menjadi usang karena perkembangan teknologi 5. Penemuan fasilitas baru yang bisa menghasilkan produk lebih baik dengan ongkos yang lebih rendah dan tingkat keselamatan lebih memadai
  • 4.
    Metode Analisa Depresiasi 1.Metode garis lurus (straight line / SL) 2. Metode jumlah digit tahun (sum of years digit/SOYD) 3. Metode keseimbangan menurun (declining balance / DB) 4. Metode dana sinking (sinking fund / SF)
  • 5.
    1. Straight Line(garis lurus) • Digunakan untuk menghitung pengalokasian biaya depresiasi suatu aset secara konstan setiap periodenya selama masa fungsi aset tersebut. • Rumus : Dt = besarnya depresiasi pada tahun ke-t P = ongkos awal dari aset yang bersangkutan S = nilai sisa dari aset tersebut N = masa pakai (umur) dari aset dalam tahun
  • 6.
    • Sedangkan nilaibuku pada periode ke t dapat dicari dengan rumus sebagai berikut : di mana : BVt = Nilai Buku (Book Value) pada periode t P = Modal awal Aset Dt = besarnya depresiasi pada tahun ke-t
  • 7.
    Contoh : 1. Sebuahperusahaan membeli alat transportasi dengan harga Rp. 38 juta dan biaya pengiriman dan uji coba besarnya adalah Rp. 1 juta. Masa pakai alat ini 6 tahun dengan perkiraan nilai sisa sebesar Rp. 3 juta. Gunakan metode depresiasi garis lurus untuk menghitung: a.Nilai awal dari alat tersebut b.Besarnya depresiasi tiap tahun c.Nilai buku alat pada akhir tahun ke dua dan ke lima d.Buat tabel depresiasi dan nilai buku selama masa pakai
  • 8.
    Penyelesaian : a. Nilaiawal + harga ditambah biaya pengiriman dan uji cobanya: P = Rp. 38 juta + Rp. 1 juta = Rp. 39 juta b. Besarnya depresiasi tiap tahun
  • 9.
    c. Nilai bukupada akhir tahun kedua: Nilai buku pada akhir tahun kelima:
  • 10.
    d. Tabel jadwaldepresiasi dan nilai buku
  • 11.
    2. Sum OfYear Digits (SODY) • Metode ini membebankan depresiasi lebih besar pada tahun-tahun awal dan semakin kecil untuk tahun-tahun berikutnya . Besarnya depresiasi pada tahun ke t adalah : Rumus : dimana : Dt = beban depresiasi pada tahun ke-t SOYD = jumlah digit tahun dari 1 sampai N
  • 12.
    • Besarnya SOYD,umur N tahun: • Nilai buku pada akhir tahun ke-t dihitung dengan Rumus :
  • 13.
    Contoh : Gunakan metodedepresiasi SOYD untuk menghitung besarnya depresiasi dan nilai buku tiap tahun dengan data dari contoh perhitungan depresiasi dengan metode SL. Plot juga besarnya nilai buku terhadap umur peralatan tersebut Penyelesaian : • N=6, maka Jumlah digit tahun (SOYD) = 1+2+3+4+5+6 = 21 Besarnya depresiasi tahun pertama:
  • 14.
    • Besarnya depresiasitahun kedua: Perhitungan dilakukan sampai D6
  • 15.
    • Perhitungan BVsetiap akhir tahun
  • 16.
    Tabel hasil PerhitunganMetode Jumlah Digit Tahun
  • 17.
    3. Metode DoubleDeclining Balance • Menyusutkan nilai suatu aset lebih cepat pada tahun-tahun awal dan secara progresif menurun pada tahun-tahun berikutnya. • Biasa disebut Metode Keseimbangan menurun. • Besarnya depresiasi untuk tahun ke-t adalah : d adalah tingkat depresiasi yang ditetapkan dengan Rumus : d = k/N, nilai k maksimum = 2
  • 18.
    • Nilai bukusuatu aset (BVt) akan sama dengan suatu nilai (F) setelah t tahun dimana: • Tingkat depresiasi pada saat t: • Nilai buku pada akhir tahun ke t adalah :
  • 19.
    Contoh : • Gunakanmetode depresiasi Double Declining Balance untuk menghitung besarnya depresiasi dan nilai buku tiap tahun. • Penyelesaian : Depresiasi pada tahun pertama
  • 20.
    • Nilai bukupada akhir tahun pertama : Depresiasi pada tahun ketiga 1 (1 1/ 3) 39 (2 / 3) 39 26 t t BV x BV x    
  • 21.
    • Nilai bukupada akhir tahun ketiga
  • 22.
    • Tabel hasilPerhitungan Nilai buku akhir tahun ke-6 = 3,424 Nilai buku akhir tahun ke-6 yang diharapkan = 3
  • 23.
    Penyesuaian: Dengan adanya nilaibuku yang diharapkan maka Nilai depresiasi perlu disesuaikan. Penyesuaian Nilai depresiasi didefinisikan dengan rumus : DN disesuaikan = DN + (BVN – BVN diharapkan)
  • 24.
    4. Metode SinkingFund • Penurunan nilai suatu aset semakin cepat dari suatu saat ke saat berikutnya  konsep nilai waktu dari uang • Besarnya depresiasi lebih kecil di tahun awal
  • 25.
    • Besarnya nilaipatokan depresiasi akan didepresiasi (P-S) selama N periode ke nilai seragam tahunan dengan bunga i%, menjadi: Besarnya depresiasi pada tahun ke-t:
  • 26.
    • Nilai bukupada periode t adalah nilai awal aset tersebut setelah dikurangi akumulasi nilai patokan depresiasi maupun bunga
  • 27.
    Contoh : Hitung depresiasisoal sebelumnya dengan mengasumsikan i sebesar 12% dengan metode depresiasi sinking fund Nilai depresiasi dasar:
  • 28.
    Besarnya depresiasi padatahun pertama: Nilai buku pada akhir tahun pertama:
  • 29.
    Cara kedua : Nilaibuku pada akhir tahun pertama (dalam juta):
  • 30.
    Tabel Hasil perhitungandengan data sbb : n = 6 tahun, P = 39 juta , S = 3 juta i = 12% , A = 4,436
  • 31.