Bahan pertanian
Buah : berserat tinggi, bergizi, bermanfaat bagi
pencernaan & metabolisme tubuh
Mudah rusak(perishable), umursimpan pendek
Keripikdan manisan
ALTERNATIF MAKANAN RINGAN
(SNACKFOOD)
Pengolahan
Produk
hortikultura
PENDAHULUAN
2
Keripik dan Manisan Buah
 Inovasi baru makanan ringan (snack) yang
lebih bergizi dan sehat
 Alternatif peningkatan nilai ekonomi buah-buahan
 Keripik buah : diproduksi dengan
penggorengan biasa atau hampa untuk
mempertahankan warna asli buah
 Manisan buah kering : diproduksi dengan pengeringan vakum
untuk memperpanjang umur simpan buah
 Bahan baku : - Pisang
- Nenas
- Pepaya
- Nangka
- Mangga
- dll
3
No Jenis Buah
Produktivitas (Ton / Ha)
2000 2001 2002 2003 2004
1 Durian 4,52 3,32 4,17 5,29 5,65
2 Mangga 10,96 11,06 11,34 13,54 13,95
3 Nenas 4,46 4,59 5,02 34,32 35,04
4 Pepaya 13,94 17,86 18,98 20,32 26,14
Perkembangan Produktivitas Buah-Buahan
Sumber : Ditjenbun
4
No. Komoditi
Net Weight (kg)
2001 2002 2003 2004 2005
1 Pisang 30.842 73.229 234.117 204.990 3.647.027
2 Alpukat 13.734 84.828 169.049 5.416 5.121
3 Jambu* 14.370 32.052 47.871 106.274 15.277
4 Mangga* 424.917 1.572.634 559.224 1.879.664 964.294
5 Mangga Muda* 4.868.528 6.512.423 9.304.511 3.045.379 8.472.770
6 Anggur 4.040 42.008 3.966 72.792 14.164
7 Apel 0 99 5.636 13.176 54.327
Perkembangan Ekspor Buah Kering Indonesia
(*) gabungan buah segar dan buah kering
Sumber : BPS (2005)
5
(*) gabungan buah segar dan buah kering
Sumber : BPS (2005)
No Komoditi
Net Weight (kg)
2001 2002 2003 2004 2005
1 Pisang 72.133 44.425 99.980 23.247 443.911
2 Alpukat 28.815 269.519 42.719 29.920 18.758
3 Jambu* 26.934 27.979 653.052 752.594 189.660
4 Mangga* 185.683 254.000 347.667 688.737 868.692
5 Mangga Muda* 534 1.387 0 295 838
6 Anggur 797.089 1.328.487 1.378.672 1.437.727 1.115.209
7 Apel 2.414 8.026 3.864 27.272 836
Perkembangan Impor Buah Kering Indonesia
6
No
Komoditi Rata-Rata Konsumsi kg/kapita
2003 2004 2005
1 Mangga 0,006 0,060 0,020
2 Apel 0,012 0,010 0,012
3 Alpukat 0,005 0,004 0,004
4 Nenas 0,018 0,020 0,031
5 Pisang Ambon 0,001 0,009 0,010
6 Pisang Raja 0,046 0,043 0,041
7 Pisang Lainnya 0,026 0,022 0,023
8 Pepaya 0,078 0,088 0,028
9 Jambu 0,043 0,047 0,045
10 Nangka 0,009 0,013 0,010
Perkembangan Konsumsi Buah-Buahan
Sumber : BPS (2005)
7
No Jenis Buah
Total Produksi (ton)
1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004
1 Mangga 1.393 3.335 2.780 3.699 3.027 3.235 4.164
2 Nangka 8.363 7.722 7.081 6.906 4.929 5.498 4.579
3 Nenas 892 2.207 566 890 811 849 808
4 Pepaya 1.592 6.149 5.074 4.340 4.153 4.260 3.289
CONTOH
Potensi Bahan Baku Buah
di Propinsi Sumatera Barat
Sumber : BPS (2005)
8
BAGIAN I
PERENCANAAN USAHA (BISNIS
PLAN) KERIPIK NANGKA DAN
MANISAN MANGGA
9
A. Spesifikasi Produk Yang Dihasilkan
 Manisan Mangga
Produk olahan daging buah mangga, berbentuk irisan
tipis, yang diawetkan dengan penambahan gula dan
mengalami proses pengeringan menggunakan alat
vacum drying.
Produk berwarna kuning alami, legit dan manis.
 Keripik Nangka
Produk olahan daging buah nangka, yang mengalami
proses pemotongan dan penggorengan
menggunakan alat vacum frying.
Produk berwarna kuning alami, renyah dan manis.
10
Bahan Penolong
 Gula Pasir
Gula (larutan gula) digunakan sebagai pendehidrasi air
yang terkandung dalam bahan. Gula pasir dapat
digunakan dalam bentuk kristal halus, kristal kasar
maupun dalam bentuk cair.
 Natrium metabisulfit
Natrium metabisulfit diperlukan untuk menghindari
terjadinya pencoklatan pada bahan keripik.
 Garam
Sebagai seasoning/penambah rasa.
11
Peralatan Produksi
Meja kerja Lori
Pisau
Timbangan
Sarung tangan, masker,
topi, ember, dll 12
Bak Pencuci
Bak Perendam
Slicer
Sentrifuse
13
Blansir
Boiler
14
Vacum drying
Vacum frying
15
Mesin pengemas horizontal
Mesin pengemas vertikal
16
Layout Peralatan Pabrik
17
Contoh desain bangunan pabrik
18
Nangka
Pengupasan dan
penghilang biji
Pencucian
Pengirisan
Diagram Alir Pembuatan Keripik
Nangka
Penggorengan vakum
Sentrifuse
Keripik Nangka
19
PROSES PRODUKSI
KERIPIK NANGKA
Persiapan bahan baku
Pengupasan
A
Pemisahan
daging buah
dan biji
20
A
Vacum Frying
Minyak goreng
± 100 L
Nangka yang siap
digoreng
B
21
B
Penggorengan ± 1 jam
Hasil
penggorengan
C
22
C
Penirisan minyak dengan sentrifuse
Pengemasan
Keripik Nangka 23
Diagram Alir Pembuatan Manisan
Mangga Kering
Perendalam dalam gula
pasir (1:1) 1-2 hari
Penirisan
Pengeringan vakum
4 - 5 jam
Manisan Mangga
Buah Mangga
Pencucian
Daging buah
Pengirisan
Pengupasan
Kulit,
Biji
24
PROSES PRODUKSI
MANISAN KERING MANGGA
Persiapan bahan baku
Pencucian
A
25
A
Pengupasan
Perendaman dalam
gula pasir (1:1)
Perendaman sehari semalamDipisahkan dari air gula
B
26
B
Penyusunan pada Rak Pengering Pemasukkan ke Mesin Pengering
Pengeringan
4-5 jam
C
27
C
Produk yang sudah dikeringkan
Pengemasan
Manisan mangga
28
Contoh Keripik Buah yang di goreng
dengan menggunakan Vacum Frying
Keripik Apel
Keripik Nanas
Keripik Belimbing Keripik Pisang
29
30
Contoh Aneka Model Kemasan
31
32
33
STRUKTUR ORGANISASI INDUSTRI KECIL DRIED FRUIT
No Jabatan Tingkat Pendidikan
1 Manager/Kepala Produksi Strata 1
2 Supervisor Diploma – 3
3 Staf produksi SLTA
4 Staf keuangan & administrasi Diploma
5 Staf marketing Diploma
34
DESKRIPSI PEKERJAAN
• Mengembangkan perusahaan berdasarkan rencana bisnis (bisnis plan)
yang telah ditetapkan.
• Menyiapkan konsep pengembangan dan inovasi produk untuk
mempertahankan keunggulan bersaing.
• Mengontrol dan mengkoordinir semua fungsi yang ada berdasarkan
struktur organisasi perusahaan agar berjalan normal dan sesuai dengan
norma dan peraturan perusahaan.
• Memonitor dan memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan
dilaksanakan secara efektif dan efisien.
• Memonitor dan memastikan bahwa kondisi keuangan perusahaan selalu
dalam kondisi sehat, likuid dan tumbuh dengan baik.
• Menyiapkan rencana-rencana bisnis perusahaan (business plan) baik untuk
jangka pendek maupun untuk jangka panjang sebagai panduan kegiatan
operasional perusahaan.
• Melakukan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang diperlukan yang bermanfaat
untuk perusahaan dan seluruh anggota organisasi perusahaan.
1. Kepala Pabrik (Manager)
35
• Mengontrol kualitas dan kuantitas bahan baku dan penolong yang
akan digunakan dalam kegiatan produksi
• Mengontrol kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan
• Memastikan proses produksi berjalan sesuai SOP
• Membuat perencanaan belanja mingguan dan bulanan
• Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
• Bertanggung jawab untuk mengembangkan (inovasi) produk dan
meningkatkan produksi
• Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan
kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya
2. Supervisor Produksi & QC
36
• Membuat laporan keuangan rutin untuk mengetahui posisi
keuangan perusahaan
• Mencari dan menetapkan standar terhadap supplier yang akan
bekerja sama dalam rangka efisiensi/ penghematan
• Mengatur administrasi karyawan
• Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
• Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan
kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya
• Melakukan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan
personalia
3. Supervisor Keuangan & Administrasi
37
• Membuat strategi marketing yang efektif dan inovatif
• Melakukan promosi dan memasarkan produk
• Mengatur jadwal distribusi produk ke konsumen (toko, grosiran,
warung)
• Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
• Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan
kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya
• Menjalin kerja sama dengan pihak lain yang bisa sejalan dengan
program marketing
4. Supervisor Marketing
38
• Melakukan kegiatan produksi berdasarkan SOP produksi
• Mengkoordinasikan kebutuhan bahan baku dan bahan penolong
dengan Supervisor Produksi
• Menjaga kebersihan area kerja dan peralatan dan selama proses
produksi berlangsung
• Melakukan pengontrolan terhadap kualitas bahan dan produk
selama kegiatan produksi berlangsung
• Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
5. Staf Produksi & QC
39
 Membantu Supervisor Keuangan dan Administrasi membuat
Laporan Keuangan rutin untuk mengetahui posisi keuangan
perusahaan
 Memeriksa semua kelengkapan bon dan laporan belanja
 Membuat estimasi kebutuhan pengeluaran
 Melakukan pencatatan dan menjaga kelancaran ditribusi dan
pembelian barang
 Mendata dan menginventaris semua barang yang sudah dibeli
dan menghitung stoknya
 Melakukan pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan dengan
manajemen keuangan perusahaan
 Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
6. Staf Keuangan & Administrasi
40
 Melakukan promosi dan memasarkan produk
 Bekerjasama dengan Supervisor Marketing mengkoordinasikan
perkembangan penjualan produk
 Menyiapkan aktivitas untuk penjualan.
 Menjaga image perusahaan di dalam dan luar perusahaan
 Melakukan pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan Penjualan
 Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik
antara sesama karyawan
7. Staf Marketing
41
TAHAPAN PERSIAPAN (INISIASI)
USAHA DRIED FRUIT
 Industri dried fruit, tergolong usaha baru sehingga
perlu upaya pengenalan produk ke masyarakat.
 Waktu inisiasi produk dried fruit direncanakan 1 tahun.
 Selama 1 tahun awal usaha, diperlukan dukungan dana
(subsidi) dan bantuan promosi dari pemerintah daerah.
 Pada tahun kedua, usaha diharapkan sudah mandiri
sehingga tidak memerlukan bantuan dana dari pemerintah
daerah, namun bantuan promosi masih tetap diperlukan.
 Kegiatan usaha difokuskan pada pengenalan pasar dan
produksi.
42
No Tahun usaha Kegiatan
1 Tahun 0 (Inisisasi) • Ujicoba produksi hingga dihasilkan produk
keripik nangka dan manisan mangga terbaik.
• Tes pasar (untuk mengetahui respon konsumen
terhadap rasa, harga dan tampilan produk)
• Promosi produk
• Persiapan lokasi dan fasilitas pabrik
• Persiapan tenaga kerja
2 Tahun I • Produksi 80% dari kapasitas produksi
• Promosi
• Perbaikan desain kemasan
3 Tahun II • Peningkatan produksi 10%
• Pengembangan produk (diversifikasi jenis dan
rasa)
• Peningkatan target penjualan
• Promosi
TARGET USAHA 3 TAHUN PERTAMA
(Jangka Pendek)
43
PEMASARAN PRODUK
- Hotel
- Restauran
- Toko oleh-oleh
- Bandara
- Mall
- Supermarket
- Hypermarket
- Pusat-pusat jajanan
44
BAGIAN II
ANALISIS FINANSIAL
KERIPIK NANGKA DAN
MANISAN MANGGA
45
− Kapasitas produksi : 150 kg manisan mangga/hari
200 kg keripik nangka/hari
− Rendemen manisan mangga : 36%
− Rendemen keripik nangka : 14%
− Umur ekonomis usaha : 10 tahun
− Kenaikan harga bahan baku : 7% per tahun
− Kenaikan harga jual : 14% per tahun
− Harga jual manisan mangga : Rp 52.000/kg
− Harga jual keripik nangka : Rp 54.000/kg
− Tingkat bunga : 17%
Asumsi
46
a. Investasi Tetap : Rp. 510.000.000,-
b. Modal kerja (3 bulan)
1. Manisan mangga : Rp. 110.602.000,-
2. Keripik nangka : Rp. 68.714.000,-
Total : Rp. 179.316.000,-
c. Total Investasi (a+b) : Rp. 689.316.000,-
(100% pinjaman)
Biaya Investasi
47
Modal Kerja Pengolahan Manisan
Mangga dan Keripik Nangka
Keripik
Nangka
29%
Manisan
Mangga
46%
Biaya Tetap
25%
Manisan Mangga Keripik Nangka Biaya Tetap
48
− Biaya operasional terdiri dari biaya tetap dan biaya
variabel
− Biaya variabel manisan mangga/bln (1.350 kg):
Rp. 33.750.000
− Biaya variabel keripik nangka/bln (700 kg) :
Rp. 13.413.000
− Biaya tetap per bulan : Rp.20.200.000,-
− Total biaya per bulan : Rp. 67.363.000,-
Biaya Operasional
49
− Biaya tetap terdiri dari biaya penyusutan,
gaji pengelola, transportasi, administrasi,
listrik dan air
− Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku,
biaya bahan penunjang, bahan bakar,
tenaga kerja langsung dan kemasan.
Biaya Operasional (lanjutan)
50
Persentase Biaya Operasional
Biaya
variabel
68%
Biaya tetap
32%
Biaya tetap Biaya variabel
51
Persentase Biaya Variabel
Manisan
Mangga
72%
Keripik
Nangka
28%
Manisan Mangga Keripik Nangka
52
Biaya Variabel Manisan Mangga per Bulan
53
Biaya Variabel Keripik Nangka per Bulan
54
Biaya Tetap
55
Persentase Biaya tetap
Air
2%
Lain-lain
3%
Listrik
5%
Administrasi
1%
Peny usutan
19%
Transportasi
11%
Gaji pengelola +
tunjangan*
59%
Penyusutan Gaji pengelola + tunjangan*
Transportasi Administrasi
Listrik Air
Lain-lain
56
Proyeksi Penjualan Manisan Mangga
57
Proyeksi Penjualan Keripik Nangka
58
Angsuran Kredit
• Total kredit Investasi dan Modal Kerja:
Rp 689.316.000,-
• Periode angsuran 6 tahun
• Grace period 0 tahun
• Tingkat bunga 17%
59
Arus Kas
60
Kriteria Finansial
61
62

03 bisnis plan dried fruit

  • 2.
    Bahan pertanian Buah :berserat tinggi, bergizi, bermanfaat bagi pencernaan & metabolisme tubuh Mudah rusak(perishable), umursimpan pendek Keripikdan manisan ALTERNATIF MAKANAN RINGAN (SNACKFOOD) Pengolahan Produk hortikultura PENDAHULUAN 2
  • 3.
    Keripik dan ManisanBuah  Inovasi baru makanan ringan (snack) yang lebih bergizi dan sehat  Alternatif peningkatan nilai ekonomi buah-buahan  Keripik buah : diproduksi dengan penggorengan biasa atau hampa untuk mempertahankan warna asli buah  Manisan buah kering : diproduksi dengan pengeringan vakum untuk memperpanjang umur simpan buah  Bahan baku : - Pisang - Nenas - Pepaya - Nangka - Mangga - dll 3
  • 4.
    No Jenis Buah Produktivitas(Ton / Ha) 2000 2001 2002 2003 2004 1 Durian 4,52 3,32 4,17 5,29 5,65 2 Mangga 10,96 11,06 11,34 13,54 13,95 3 Nenas 4,46 4,59 5,02 34,32 35,04 4 Pepaya 13,94 17,86 18,98 20,32 26,14 Perkembangan Produktivitas Buah-Buahan Sumber : Ditjenbun 4
  • 5.
    No. Komoditi Net Weight(kg) 2001 2002 2003 2004 2005 1 Pisang 30.842 73.229 234.117 204.990 3.647.027 2 Alpukat 13.734 84.828 169.049 5.416 5.121 3 Jambu* 14.370 32.052 47.871 106.274 15.277 4 Mangga* 424.917 1.572.634 559.224 1.879.664 964.294 5 Mangga Muda* 4.868.528 6.512.423 9.304.511 3.045.379 8.472.770 6 Anggur 4.040 42.008 3.966 72.792 14.164 7 Apel 0 99 5.636 13.176 54.327 Perkembangan Ekspor Buah Kering Indonesia (*) gabungan buah segar dan buah kering Sumber : BPS (2005) 5
  • 6.
    (*) gabungan buahsegar dan buah kering Sumber : BPS (2005) No Komoditi Net Weight (kg) 2001 2002 2003 2004 2005 1 Pisang 72.133 44.425 99.980 23.247 443.911 2 Alpukat 28.815 269.519 42.719 29.920 18.758 3 Jambu* 26.934 27.979 653.052 752.594 189.660 4 Mangga* 185.683 254.000 347.667 688.737 868.692 5 Mangga Muda* 534 1.387 0 295 838 6 Anggur 797.089 1.328.487 1.378.672 1.437.727 1.115.209 7 Apel 2.414 8.026 3.864 27.272 836 Perkembangan Impor Buah Kering Indonesia 6
  • 7.
    No Komoditi Rata-Rata Konsumsikg/kapita 2003 2004 2005 1 Mangga 0,006 0,060 0,020 2 Apel 0,012 0,010 0,012 3 Alpukat 0,005 0,004 0,004 4 Nenas 0,018 0,020 0,031 5 Pisang Ambon 0,001 0,009 0,010 6 Pisang Raja 0,046 0,043 0,041 7 Pisang Lainnya 0,026 0,022 0,023 8 Pepaya 0,078 0,088 0,028 9 Jambu 0,043 0,047 0,045 10 Nangka 0,009 0,013 0,010 Perkembangan Konsumsi Buah-Buahan Sumber : BPS (2005) 7
  • 8.
    No Jenis Buah TotalProduksi (ton) 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 1 Mangga 1.393 3.335 2.780 3.699 3.027 3.235 4.164 2 Nangka 8.363 7.722 7.081 6.906 4.929 5.498 4.579 3 Nenas 892 2.207 566 890 811 849 808 4 Pepaya 1.592 6.149 5.074 4.340 4.153 4.260 3.289 CONTOH Potensi Bahan Baku Buah di Propinsi Sumatera Barat Sumber : BPS (2005) 8
  • 9.
    BAGIAN I PERENCANAAN USAHA(BISNIS PLAN) KERIPIK NANGKA DAN MANISAN MANGGA 9
  • 10.
    A. Spesifikasi ProdukYang Dihasilkan  Manisan Mangga Produk olahan daging buah mangga, berbentuk irisan tipis, yang diawetkan dengan penambahan gula dan mengalami proses pengeringan menggunakan alat vacum drying. Produk berwarna kuning alami, legit dan manis.  Keripik Nangka Produk olahan daging buah nangka, yang mengalami proses pemotongan dan penggorengan menggunakan alat vacum frying. Produk berwarna kuning alami, renyah dan manis. 10
  • 11.
    Bahan Penolong  GulaPasir Gula (larutan gula) digunakan sebagai pendehidrasi air yang terkandung dalam bahan. Gula pasir dapat digunakan dalam bentuk kristal halus, kristal kasar maupun dalam bentuk cair.  Natrium metabisulfit Natrium metabisulfit diperlukan untuk menghindari terjadinya pencoklatan pada bahan keripik.  Garam Sebagai seasoning/penambah rasa. 11
  • 12.
    Peralatan Produksi Meja kerjaLori Pisau Timbangan Sarung tangan, masker, topi, ember, dll 12
  • 13.
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    Mesin pengemas horizontal Mesinpengemas vertikal 16
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    Nangka Pengupasan dan penghilang biji Pencucian Pengirisan DiagramAlir Pembuatan Keripik Nangka Penggorengan vakum Sentrifuse Keripik Nangka 19
  • 20.
    PROSES PRODUKSI KERIPIK NANGKA Persiapanbahan baku Pengupasan A Pemisahan daging buah dan biji 20
  • 21.
    A Vacum Frying Minyak goreng ±100 L Nangka yang siap digoreng B 21
  • 22.
    B Penggorengan ± 1jam Hasil penggorengan C 22
  • 23.
    C Penirisan minyak dengansentrifuse Pengemasan Keripik Nangka 23
  • 24.
    Diagram Alir PembuatanManisan Mangga Kering Perendalam dalam gula pasir (1:1) 1-2 hari Penirisan Pengeringan vakum 4 - 5 jam Manisan Mangga Buah Mangga Pencucian Daging buah Pengirisan Pengupasan Kulit, Biji 24
  • 25.
    PROSES PRODUKSI MANISAN KERINGMANGGA Persiapan bahan baku Pencucian A 25
  • 26.
    A Pengupasan Perendaman dalam gula pasir(1:1) Perendaman sehari semalamDipisahkan dari air gula B 26
  • 27.
    B Penyusunan pada RakPengering Pemasukkan ke Mesin Pengering Pengeringan 4-5 jam C 27
  • 28.
    C Produk yang sudahdikeringkan Pengemasan Manisan mangga 28
  • 29.
    Contoh Keripik Buahyang di goreng dengan menggunakan Vacum Frying Keripik Apel Keripik Nanas Keripik Belimbing Keripik Pisang 29
  • 30.
  • 31.
  • 32.
  • 33.
  • 34.
    STRUKTUR ORGANISASI INDUSTRIKECIL DRIED FRUIT No Jabatan Tingkat Pendidikan 1 Manager/Kepala Produksi Strata 1 2 Supervisor Diploma – 3 3 Staf produksi SLTA 4 Staf keuangan & administrasi Diploma 5 Staf marketing Diploma 34
  • 35.
    DESKRIPSI PEKERJAAN • Mengembangkanperusahaan berdasarkan rencana bisnis (bisnis plan) yang telah ditetapkan. • Menyiapkan konsep pengembangan dan inovasi produk untuk mempertahankan keunggulan bersaing. • Mengontrol dan mengkoordinir semua fungsi yang ada berdasarkan struktur organisasi perusahaan agar berjalan normal dan sesuai dengan norma dan peraturan perusahaan. • Memonitor dan memastikan seluruh kegiatan operasional perusahaan dilaksanakan secara efektif dan efisien. • Memonitor dan memastikan bahwa kondisi keuangan perusahaan selalu dalam kondisi sehat, likuid dan tumbuh dengan baik. • Menyiapkan rencana-rencana bisnis perusahaan (business plan) baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka panjang sebagai panduan kegiatan operasional perusahaan. • Melakukan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang diperlukan yang bermanfaat untuk perusahaan dan seluruh anggota organisasi perusahaan. 1. Kepala Pabrik (Manager) 35
  • 36.
    • Mengontrol kualitasdan kuantitas bahan baku dan penolong yang akan digunakan dalam kegiatan produksi • Mengontrol kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan • Memastikan proses produksi berjalan sesuai SOP • Membuat perencanaan belanja mingguan dan bulanan • Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan • Bertanggung jawab untuk mengembangkan (inovasi) produk dan meningkatkan produksi • Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya 2. Supervisor Produksi & QC 36
  • 37.
    • Membuat laporankeuangan rutin untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan • Mencari dan menetapkan standar terhadap supplier yang akan bekerja sama dalam rangka efisiensi/ penghematan • Mengatur administrasi karyawan • Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan • Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya • Melakukan pekerjaan-pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan personalia 3. Supervisor Keuangan & Administrasi 37
  • 38.
    • Membuat strategimarketing yang efektif dan inovatif • Melakukan promosi dan memasarkan produk • Mengatur jadwal distribusi produk ke konsumen (toko, grosiran, warung) • Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan • Membuat deskripsi laporan secara tertulis, berkaitan dengan kegiatan yang telah, sedang dan akan dilakukan setiap minggunya • Menjalin kerja sama dengan pihak lain yang bisa sejalan dengan program marketing 4. Supervisor Marketing 38
  • 39.
    • Melakukan kegiatanproduksi berdasarkan SOP produksi • Mengkoordinasikan kebutuhan bahan baku dan bahan penolong dengan Supervisor Produksi • Menjaga kebersihan area kerja dan peralatan dan selama proses produksi berlangsung • Melakukan pengontrolan terhadap kualitas bahan dan produk selama kegiatan produksi berlangsung • Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan 5. Staf Produksi & QC 39
  • 40.
     Membantu SupervisorKeuangan dan Administrasi membuat Laporan Keuangan rutin untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan  Memeriksa semua kelengkapan bon dan laporan belanja  Membuat estimasi kebutuhan pengeluaran  Melakukan pencatatan dan menjaga kelancaran ditribusi dan pembelian barang  Mendata dan menginventaris semua barang yang sudah dibeli dan menghitung stoknya  Melakukan pekerjaan-pekerjaan lain yang berhubungan dengan manajemen keuangan perusahaan  Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan 6. Staf Keuangan & Administrasi 40
  • 41.
     Melakukan promosidan memasarkan produk  Bekerjasama dengan Supervisor Marketing mengkoordinasikan perkembangan penjualan produk  Menyiapkan aktivitas untuk penjualan.  Menjaga image perusahaan di dalam dan luar perusahaan  Melakukan pekerjaan lainnya yang berhubungan dengan Penjualan  Memelihara suasana kerja yang sehat dan kerja sama yang baik antara sesama karyawan 7. Staf Marketing 41
  • 42.
    TAHAPAN PERSIAPAN (INISIASI) USAHADRIED FRUIT  Industri dried fruit, tergolong usaha baru sehingga perlu upaya pengenalan produk ke masyarakat.  Waktu inisiasi produk dried fruit direncanakan 1 tahun.  Selama 1 tahun awal usaha, diperlukan dukungan dana (subsidi) dan bantuan promosi dari pemerintah daerah.  Pada tahun kedua, usaha diharapkan sudah mandiri sehingga tidak memerlukan bantuan dana dari pemerintah daerah, namun bantuan promosi masih tetap diperlukan.  Kegiatan usaha difokuskan pada pengenalan pasar dan produksi. 42
  • 43.
    No Tahun usahaKegiatan 1 Tahun 0 (Inisisasi) • Ujicoba produksi hingga dihasilkan produk keripik nangka dan manisan mangga terbaik. • Tes pasar (untuk mengetahui respon konsumen terhadap rasa, harga dan tampilan produk) • Promosi produk • Persiapan lokasi dan fasilitas pabrik • Persiapan tenaga kerja 2 Tahun I • Produksi 80% dari kapasitas produksi • Promosi • Perbaikan desain kemasan 3 Tahun II • Peningkatan produksi 10% • Pengembangan produk (diversifikasi jenis dan rasa) • Peningkatan target penjualan • Promosi TARGET USAHA 3 TAHUN PERTAMA (Jangka Pendek) 43
  • 44.
    PEMASARAN PRODUK - Hotel -Restauran - Toko oleh-oleh - Bandara - Mall - Supermarket - Hypermarket - Pusat-pusat jajanan 44
  • 45.
    BAGIAN II ANALISIS FINANSIAL KERIPIKNANGKA DAN MANISAN MANGGA 45
  • 46.
    − Kapasitas produksi: 150 kg manisan mangga/hari 200 kg keripik nangka/hari − Rendemen manisan mangga : 36% − Rendemen keripik nangka : 14% − Umur ekonomis usaha : 10 tahun − Kenaikan harga bahan baku : 7% per tahun − Kenaikan harga jual : 14% per tahun − Harga jual manisan mangga : Rp 52.000/kg − Harga jual keripik nangka : Rp 54.000/kg − Tingkat bunga : 17% Asumsi 46
  • 47.
    a. Investasi Tetap: Rp. 510.000.000,- b. Modal kerja (3 bulan) 1. Manisan mangga : Rp. 110.602.000,- 2. Keripik nangka : Rp. 68.714.000,- Total : Rp. 179.316.000,- c. Total Investasi (a+b) : Rp. 689.316.000,- (100% pinjaman) Biaya Investasi 47
  • 48.
    Modal Kerja PengolahanManisan Mangga dan Keripik Nangka Keripik Nangka 29% Manisan Mangga 46% Biaya Tetap 25% Manisan Mangga Keripik Nangka Biaya Tetap 48
  • 49.
    − Biaya operasionalterdiri dari biaya tetap dan biaya variabel − Biaya variabel manisan mangga/bln (1.350 kg): Rp. 33.750.000 − Biaya variabel keripik nangka/bln (700 kg) : Rp. 13.413.000 − Biaya tetap per bulan : Rp.20.200.000,- − Total biaya per bulan : Rp. 67.363.000,- Biaya Operasional 49
  • 50.
    − Biaya tetapterdiri dari biaya penyusutan, gaji pengelola, transportasi, administrasi, listrik dan air − Biaya variabel terdiri dari biaya bahan baku, biaya bahan penunjang, bahan bakar, tenaga kerja langsung dan kemasan. Biaya Operasional (lanjutan) 50
  • 51.
    Persentase Biaya Operasional Biaya variabel 68% Biayatetap 32% Biaya tetap Biaya variabel 51
  • 52.
  • 53.
    Biaya Variabel ManisanMangga per Bulan 53
  • 54.
    Biaya Variabel KeripikNangka per Bulan 54
  • 55.
  • 56.
    Persentase Biaya tetap Air 2% Lain-lain 3% Listrik 5% Administrasi 1% Penyusutan 19% Transportasi 11% Gaji pengelola + tunjangan* 59% Penyusutan Gaji pengelola + tunjangan* Transportasi Administrasi Listrik Air Lain-lain 56
  • 57.
  • 58.
  • 59.
    Angsuran Kredit • Totalkredit Investasi dan Modal Kerja: Rp 689.316.000,- • Periode angsuran 6 tahun • Grace period 0 tahun • Tingkat bunga 17% 59
  • 60.
  • 61.
  • 62.