ESTIMASI PARAMETER SEBUAH POPULASI 
A. DASAR TEORI 
Secara umum parameter populasi diberi symbol θ (baca:tetha). Simbol θ dapat berupa 
rata-rata (mean), standar deviasi, atau proporsi. 
Cara-Cara Menaksir: 
a. Jika parameter θ di taksir oleh θ̂ 
sebuah harga tertentu, maka θ̂ 
dinamakan penaksir 
atau titik taksiran. 
b. Hasil penaksiran dinyatakan melalui interval taksiran atau selang taksiran yaitu 
menaksir harga parameter diantara batas-bats dua harga. 
c. Semakin besar panjang interval semakin percaya akan kebenaran penaksiran yang 
dilakukan. 
d. Hasil penaksiran yang dicari adalah interval taksiran yang sempit dan derajat 
kepercayaan yang memuaskan. 
e. Derajat kepercayaan menaksir disebut koefisien kepercayaan dinotasikan dengan 
lambang γ (gamma) yang memiliki nilai 0<γ<1, merupakan nilai peluang. 
1. Rumus Menaksir Mean (μ) 
푥̅ − 푡푝 . 
푠 
√푛 
< 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 
푠 
√푛 
2. Rumus Menaksir Standar Deviasi (σ) 
(푛 − 1)푠2 
χ1 
2 < 휎 2 < 
2 
(1+훾) 
(푛 − 1)푠2 
χ1 
2 
(1−훾) 
2 
3. Rumus Menaksir Proporsi (π) 
p - 푧1 
2 
훾 √ 
푝푞 
푛 
< π < p + 푧1 
2 
푝푞 
푛 
훾 √ 
rumus mencari nilai 푡푝 
푇푝 = 푡0 + 
푡1 − 푡0 
퐵1 − 퐵0 
∗ (퐵1 − 퐵0) 
B. PERMASALAHAN 
Berdasarkan data dari tugas sebelumnya, mahasiswa mengerjakan tugas sebagai berikut: 
1. Mengestimasi Rata-rata (μ) 
2. Mengestimasi Standar Deviasi (σ) 
3. Mengestimasi Proporsi (π)
Dengan taraf kepercayaan 95% dan 99% 
C. PEMBAHASAN 
1. Mengestimasi rata-rata (μ) 
a. Dari data tunggal Tugas 1A, kita estimasi rata-rata data tersebut dengan koefisien 
kepercayaan 95%. Dari perhitungan sebelumnya pada tugas 1B dan 1C 
푥̅ = 79,4615 
푠 = 7,691 
푛 = 65 
훾 = 95% 
푑푘 = 푛 − 1 
푑푘 = 65 − 1 
풅풌 = ퟔퟒ 
푡 = (1 − 
0,05 
2 
) = 0,975 
diinterpolasi dengan melihat tabel Sudjana 
60 = 2.00 
64 = ? 
120 = 1,98 
푇푝 = 푡0 + 
푡1 − 푡0 
퐵1 − 퐵0 
∗ (퐵1 − 퐵0) 
2,00 + 1,98−2.00 
120 −60 
∗ (64 − 60) = 1,99 
Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% adalah 
푥̅ − 푡푝 . 
푠 
√푛 
< 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 
푠 
√푛 
79,4615 − (1,99) ( 
7,691 
√65 
) < 휇 < 79,4615 + (1,99) ( 
7,691 
√65 
) 
77,562 < 휇 < 81,3603 
Jadi dengan koefisien kepercayaan 95% didapatkan nilai taksiran rata-rata 
ퟕퟕ, ퟓퟔퟐ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟔퟎퟑ 
b. Estimasi rata-rata dengan koefisien kepercayaan 99%. 
푡 = (1 − 
0,01 
2 
) = 0,995
푑푖푖푛푡푒푟푝표푙푎푠푖 푑푒푛푔푎푛 푚푒푙푖ℎ푎푡 푡푎푏푒푙 푆푢푑푗푎푛푎 
60 = 2.00 
64 = ? 
120 = 1,98 
푇푝 = 푡0 + 
푡1 − 푡0 
퐵1 − 퐵0 
∗ (퐵1 − 퐵0) 
2,66 + 2,62−2.66 
120−60 
∗ (64 − 60) = 2,66 
dengan koefisien kepercayaan 99% adalah 
푥̅ − 푡푝 . 
푠 
√푛 
< 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 
푠 
√푛 
79,4615 − (2,66) ( 
7,691 
√65 
) < 휇 < 79,4615 + (2,66) ( 
7,691 
√65 
) 
79,4615 − 2,538 < 휇 < 79,4615 + 2,538 
76,9235 < 휇 < 81,9995 
Jadi dengan koefisien kepercayaan 99% didapatkan nilai taksiran rata-rata 
ퟕퟔ, ퟗퟐퟑퟓ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟗퟗퟓ 
2. Mengestimasi standar deviasi (σ) 
A. Estimasi standar deviasi data dengan koefisien kepercayaan 95%. 
푠 = 9,863 
푛 = 65 
훾 = 95% = 0,95 
푑푘 = 푛 − 1 
푑푘 = 65 − 1 
풅풌 = ퟔퟒ 
푝 = 
1 
2 
(1 + 훾) 
푝 = 
1 
2 
(1 + 0,95) 
풑 = ퟎ, ퟗퟕퟓ 
푝 = 
1 
2 
(1 − 훾) 
푝 = 
1 
2 
(1 − 0,95) 
풑 = ퟎ, ퟎퟐퟓ
Selanjutnya dari Daftar Chi-kuadrat yang dikutip dari buku Metode Statistika 
yang ditulis oleh Sudjana, didapatkan nilai χ2 untuk p = 0,975 dengan dk = 64 
adalah 83,3. Sedangkan nilai χ2 untuk p = 0,025 dengan dk = 64 adalah 40,5. 
Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% adalah 
(푛 − 1)푠2 
< 휎 2 < 
χ1 
2 2 
(1+훾) 
(푛 − 1)푠2 
χ1 
2 
(1−훾) 
2 
(65 − 1)9,8632 
83,3 
< 휎 2 < 
(65 − 1)9,8632 
40,5 
(64)97,278 
83,3 
< 휎 2 < 
(64)97,278 
40,5 
74,73 < 휎 2 < 153,723 
8,6 < 휎 < 12,3 
Jadi dengan koefisien kepercayaan 95% didapatkan nilai taksiran standar deviasi 
ퟖ, ퟔ < 흈 < ퟏퟐ, ퟑ 
B. Estimasi standar deviasi dengan koefisien kepercayaan 99%. 
푠 = 9,863 
푛 = 65 
훾 = 99% = 0,99 
푑푘 = 푛 − 1 
푑푘 = 65 − 1 
풅풌 = ퟔퟒ 
푝 = 
1 
2 
(1 + 훾) 
푝 = 
1 
2 
(1 + 0,99) 
풑 = ퟎ, ퟗퟗퟓ 
푝 = 
1 
2 
(1 − 훾) 
푝 = 
1 
2 
(1 − 0,99) 
풑 = ퟎ, ퟎퟎퟓ 
Selanjutnya dari Daftar Chi-kuadrat yang dikutip dari buku Metode Statistika 
yang ditulis oleh Sudjana, didapatkan nilai χ2 untuk p = 0,995 dengan dk = 64 
adalah 92,0. Sedangkan nilai χ2 untuk p = 0,005 dengan dk = 64 adalah 35,5. 
Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 99% adalah
(푛 − 1)푠2 
χ1 
2 < 휎 2 < 
2 
(1+훾) 
(푛 − 1)푠2 
χ1 
2 
(1−훾) 
2 
(65 − 1)9,8632 
92,0 
< 휎 2 < 
(65 − 1)9,8632 
35,5 
(64)97,27 
92,0 
< 휎 2 < 
(64)97,27 
35,5 
67,672 < 휎 2 < 175,36 
8,226 < 휎 < 13,24 
Jadi dengan koefisien kepercayaan 99% didapatkan nilai taksiran standar deviasi 
ퟖ, ퟐퟐퟔ < 흈 < ퟏퟑ, ퟐퟒ 
3. mengestimasi proporsi 
Dari data populasi nilai siswa-siswi yang kami ambil dari SMK NEGERI 5 
SURABAYA dengan n = 65 nilai. Akan mengestimasi proporsi nilai 75 kebawah dari 
populasi nilai siswa SMK NEGERI 5 SURABAYA. 
Tabel distribusi frekuensi nilai ujian 
Tabel Distribusi Frekuensi 
Nilai Ujian Tabulasi Frekuensi 
61 – 65 
66 – 70 
71 – 75 
76 – 80 
81 – 85 
86 – 90 
91 – 95 
II 
IIII 
IIII IIII IIII IIII 
IIII II 
IIII IIII I 
IIII IIII IIII IIII 
I 
2 
5 
19 
7 
11 
20 
1 
Jumlah 65 
1. taraf kekeliruan 5% 
P= 
푥 
푛 
= 26 
65 
= 0,4 = 40% 
q= 1 – p = 1- 0,6 = 0,6 = 60%
푍1 
2 
푦 = 푍1 
2 
(0,95) = 푍0,475 = 1,96 Diperoleh dari tabel z Sudjana. 
p - 푧1 
2 
훾 √ 
푝푞 
푛 
< π < p + 푧1 
2 
푝푞 
푛 
훾 √ 
= 0,4 – (1,96)√(0,4) 푥(0,6) 
65 
< 휋 < 0,4 + 1,96√(0,4) 푥(0,6) 
65 
= 0,4 – 0,0072 < 휋 < 0,4 + 0,0072 
= 0,3928 < 휋 < 0,4072 
= 39,28% < 휋 < 40,72% 
2. taraf kekeliruan 1% 
P= 
푥 
푛 
= 26 
65 
= 0,4 = 40% 
q= 1 – p = 1- 0,6 = 0,6 = 60% 
푍1 
2 
푦 = 푍1 
2 
(0,99) = 푍0,495 = 2,58 Diperoleh dari tabel z Sudjana. 
p - 푧1 
2 
푝푞 
푛 
훾 √ 
< π < p + 푧1 
2 
훾 √ 
푝푞 
푛 
= 0,4 – (2,58)√(0,4) 푥(0,6) 
65 
< 휋 < 0,4 + (2,58)√(0,4)푥(0,6) 
65 
= 0,4 – 0,0095 < 휋 < 0,4 + 0,0095 
= 0,3905 < 휋 < 0,4095 
= 39,05% < 휋 < 40,95%
4. Lampiran dengan SPSS 17 
Mengestimasi rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% 
Explore 
Case Processing Summary 
Cases 
Valid Missing Total 
N Percent N Percent N Percent 
nilai_sis 
wa 
65 100.0% 0 .0% 65 100.0% 
Descriptives 
Statisti 
c 
Std. 
Error 
nilai_sis 
wa 
Mean 79.461 
5 
.93235 
95% Confidence 
Interval for Mean 
Lower Bound 77.599 
0 
Upper Bound 81.324 
1 
5% Trimmed Mean 79.636 
8 
Median 79.000 
0 
Variance 56.502 
Std. Deviation 7.5168 
1 
Minimum 64.00 
Maximum 93.00 
Range 29.00 
Interquartile Range 11.00 
Skewness -.206 .297 
Kurtosis -1.028 .586
nilai_siswa Stem-and-Leaf Plot 
Frequency Stem & Leaf 
2.00 6 . 44 
5.00 6 . 88888 
8.00 7 . 11111111 
18.00 7 . 55555555559999999 
11.00 8 . 22222222222 
20.00 8 . 66666666999999999999 
1.00 9 . 3 
a. Mengestimasi rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 99% 
ExploreCase Processing Summary 
Cases 
Valid Missing Total 
N Percent N Percent N Percent 
nilai_sisw 
a 
65 100.0% 0 .0% 65 100.0% 
Descriptives 
Statisti 
c 
Std. 
Error 
nilai_sis 
wa 
Mean 79.461 
5 
.93235 
99% Confidence 
Interval for Mean 
Lower Bound 76.986 
3 
Upper Bound 81.936 
8 
5% Trimmed Mean 79.636 
8 
Median 79.000 
0 
Variance 56.502 
Std. Deviation 7.5168 
1 
Minimum 64.00 
Maximum 93.00 
Range 29.00 
Interquartile Range 11.00 
Skewness -.206 .297 
Kurtosis -1.028 .586
nilai_siswa Stem-and-Leaf Plot 
Frequency Stem & Leaf 
2.00 6 . 44 
5.00 6 . 88888 
8.00 7 . 11111111 
18.00 7 . 555555555559999999 
11.00 8 . 22222222222 
20.00 8 . 66666666999999999999 
1.00 9 . 3 
Stem width: 10.00 
Each leaf: 1 case(s) 
D. KESIMPULAN 
Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. 
1. Mengestimasi rata-rata (μ) 
a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran rata-rata 
ퟕퟕ, ퟓퟔퟐ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟔퟎퟑ 
b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran rata-rata 
ퟕퟔ, ퟗퟐퟑퟓ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟗퟗퟓ
2. Mengestimasi standar deviasi (σ) 
a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran standar deviasi 
ퟖ, ퟔ < 흈 < ퟏퟐ, ퟑ. 
b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran standar deviasi 
ퟖ, ퟐퟐퟔ < 흈 < ퟏퟑ, ퟐퟒ . 
3. Proporsi (π) 
a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran proporsi 
39,28% < 휋 < 40,72% 
b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran proporsi. 
39,05% < 휋 < 40,95% 
4. Mengestimasi rata-rata (μ) menggunakan program SPSS 17. 
a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh interval taksiran nilai taksiran rata-rata 
. ퟕퟕ, ퟓퟗퟗퟎ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟐퟒퟏ 
b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh interval taksiran nilai taksiran rata-rata 
. ퟕퟔ, ퟗퟖퟔퟑ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟑퟔퟖ
E. SUMBER REFRENSI 
 Sudjana. 1992. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.

Statistika 2014 Estimasi

  • 1.
    ESTIMASI PARAMETER SEBUAHPOPULASI A. DASAR TEORI Secara umum parameter populasi diberi symbol θ (baca:tetha). Simbol θ dapat berupa rata-rata (mean), standar deviasi, atau proporsi. Cara-Cara Menaksir: a. Jika parameter θ di taksir oleh θ̂ sebuah harga tertentu, maka θ̂ dinamakan penaksir atau titik taksiran. b. Hasil penaksiran dinyatakan melalui interval taksiran atau selang taksiran yaitu menaksir harga parameter diantara batas-bats dua harga. c. Semakin besar panjang interval semakin percaya akan kebenaran penaksiran yang dilakukan. d. Hasil penaksiran yang dicari adalah interval taksiran yang sempit dan derajat kepercayaan yang memuaskan. e. Derajat kepercayaan menaksir disebut koefisien kepercayaan dinotasikan dengan lambang γ (gamma) yang memiliki nilai 0<γ<1, merupakan nilai peluang. 1. Rumus Menaksir Mean (μ) 푥̅ − 푡푝 . 푠 √푛 < 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 푠 √푛 2. Rumus Menaksir Standar Deviasi (σ) (푛 − 1)푠2 χ1 2 < 휎 2 < 2 (1+훾) (푛 − 1)푠2 χ1 2 (1−훾) 2 3. Rumus Menaksir Proporsi (π) p - 푧1 2 훾 √ 푝푞 푛 < π < p + 푧1 2 푝푞 푛 훾 √ rumus mencari nilai 푡푝 푇푝 = 푡0 + 푡1 − 푡0 퐵1 − 퐵0 ∗ (퐵1 − 퐵0) B. PERMASALAHAN Berdasarkan data dari tugas sebelumnya, mahasiswa mengerjakan tugas sebagai berikut: 1. Mengestimasi Rata-rata (μ) 2. Mengestimasi Standar Deviasi (σ) 3. Mengestimasi Proporsi (π)
  • 2.
    Dengan taraf kepercayaan95% dan 99% C. PEMBAHASAN 1. Mengestimasi rata-rata (μ) a. Dari data tunggal Tugas 1A, kita estimasi rata-rata data tersebut dengan koefisien kepercayaan 95%. Dari perhitungan sebelumnya pada tugas 1B dan 1C 푥̅ = 79,4615 푠 = 7,691 푛 = 65 훾 = 95% 푑푘 = 푛 − 1 푑푘 = 65 − 1 풅풌 = ퟔퟒ 푡 = (1 − 0,05 2 ) = 0,975 diinterpolasi dengan melihat tabel Sudjana 60 = 2.00 64 = ? 120 = 1,98 푇푝 = 푡0 + 푡1 − 푡0 퐵1 − 퐵0 ∗ (퐵1 − 퐵0) 2,00 + 1,98−2.00 120 −60 ∗ (64 − 60) = 1,99 Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% adalah 푥̅ − 푡푝 . 푠 √푛 < 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 푠 √푛 79,4615 − (1,99) ( 7,691 √65 ) < 휇 < 79,4615 + (1,99) ( 7,691 √65 ) 77,562 < 휇 < 81,3603 Jadi dengan koefisien kepercayaan 95% didapatkan nilai taksiran rata-rata ퟕퟕ, ퟓퟔퟐ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟔퟎퟑ b. Estimasi rata-rata dengan koefisien kepercayaan 99%. 푡 = (1 − 0,01 2 ) = 0,995
  • 3.
    푑푖푖푛푡푒푟푝표푙푎푠푖 푑푒푛푔푎푛 푚푒푙푖ℎ푎푡푡푎푏푒푙 푆푢푑푗푎푛푎 60 = 2.00 64 = ? 120 = 1,98 푇푝 = 푡0 + 푡1 − 푡0 퐵1 − 퐵0 ∗ (퐵1 − 퐵0) 2,66 + 2,62−2.66 120−60 ∗ (64 − 60) = 2,66 dengan koefisien kepercayaan 99% adalah 푥̅ − 푡푝 . 푠 √푛 < 휇 < 푥̅ + 푡푝 . 푠 √푛 79,4615 − (2,66) ( 7,691 √65 ) < 휇 < 79,4615 + (2,66) ( 7,691 √65 ) 79,4615 − 2,538 < 휇 < 79,4615 + 2,538 76,9235 < 휇 < 81,9995 Jadi dengan koefisien kepercayaan 99% didapatkan nilai taksiran rata-rata ퟕퟔ, ퟗퟐퟑퟓ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟗퟗퟓ 2. Mengestimasi standar deviasi (σ) A. Estimasi standar deviasi data dengan koefisien kepercayaan 95%. 푠 = 9,863 푛 = 65 훾 = 95% = 0,95 푑푘 = 푛 − 1 푑푘 = 65 − 1 풅풌 = ퟔퟒ 푝 = 1 2 (1 + 훾) 푝 = 1 2 (1 + 0,95) 풑 = ퟎ, ퟗퟕퟓ 푝 = 1 2 (1 − 훾) 푝 = 1 2 (1 − 0,95) 풑 = ퟎ, ퟎퟐퟓ
  • 4.
    Selanjutnya dari DaftarChi-kuadrat yang dikutip dari buku Metode Statistika yang ditulis oleh Sudjana, didapatkan nilai χ2 untuk p = 0,975 dengan dk = 64 adalah 83,3. Sedangkan nilai χ2 untuk p = 0,025 dengan dk = 64 adalah 40,5. Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% adalah (푛 − 1)푠2 < 휎 2 < χ1 2 2 (1+훾) (푛 − 1)푠2 χ1 2 (1−훾) 2 (65 − 1)9,8632 83,3 < 휎 2 < (65 − 1)9,8632 40,5 (64)97,278 83,3 < 휎 2 < (64)97,278 40,5 74,73 < 휎 2 < 153,723 8,6 < 휎 < 12,3 Jadi dengan koefisien kepercayaan 95% didapatkan nilai taksiran standar deviasi ퟖ, ퟔ < 흈 < ퟏퟐ, ퟑ B. Estimasi standar deviasi dengan koefisien kepercayaan 99%. 푠 = 9,863 푛 = 65 훾 = 99% = 0,99 푑푘 = 푛 − 1 푑푘 = 65 − 1 풅풌 = ퟔퟒ 푝 = 1 2 (1 + 훾) 푝 = 1 2 (1 + 0,99) 풑 = ퟎ, ퟗퟗퟓ 푝 = 1 2 (1 − 훾) 푝 = 1 2 (1 − 0,99) 풑 = ퟎ, ퟎퟎퟓ Selanjutnya dari Daftar Chi-kuadrat yang dikutip dari buku Metode Statistika yang ditulis oleh Sudjana, didapatkan nilai χ2 untuk p = 0,995 dengan dk = 64 adalah 92,0. Sedangkan nilai χ2 untuk p = 0,005 dengan dk = 64 adalah 35,5. Taksiran rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 99% adalah
  • 5.
    (푛 − 1)푠2 χ1 2 < 휎 2 < 2 (1+훾) (푛 − 1)푠2 χ1 2 (1−훾) 2 (65 − 1)9,8632 92,0 < 휎 2 < (65 − 1)9,8632 35,5 (64)97,27 92,0 < 휎 2 < (64)97,27 35,5 67,672 < 휎 2 < 175,36 8,226 < 휎 < 13,24 Jadi dengan koefisien kepercayaan 99% didapatkan nilai taksiran standar deviasi ퟖ, ퟐퟐퟔ < 흈 < ퟏퟑ, ퟐퟒ 3. mengestimasi proporsi Dari data populasi nilai siswa-siswi yang kami ambil dari SMK NEGERI 5 SURABAYA dengan n = 65 nilai. Akan mengestimasi proporsi nilai 75 kebawah dari populasi nilai siswa SMK NEGERI 5 SURABAYA. Tabel distribusi frekuensi nilai ujian Tabel Distribusi Frekuensi Nilai Ujian Tabulasi Frekuensi 61 – 65 66 – 70 71 – 75 76 – 80 81 – 85 86 – 90 91 – 95 II IIII IIII IIII IIII IIII IIII II IIII IIII I IIII IIII IIII IIII I 2 5 19 7 11 20 1 Jumlah 65 1. taraf kekeliruan 5% P= 푥 푛 = 26 65 = 0,4 = 40% q= 1 – p = 1- 0,6 = 0,6 = 60%
  • 6.
    푍1 2 푦= 푍1 2 (0,95) = 푍0,475 = 1,96 Diperoleh dari tabel z Sudjana. p - 푧1 2 훾 √ 푝푞 푛 < π < p + 푧1 2 푝푞 푛 훾 √ = 0,4 – (1,96)√(0,4) 푥(0,6) 65 < 휋 < 0,4 + 1,96√(0,4) 푥(0,6) 65 = 0,4 – 0,0072 < 휋 < 0,4 + 0,0072 = 0,3928 < 휋 < 0,4072 = 39,28% < 휋 < 40,72% 2. taraf kekeliruan 1% P= 푥 푛 = 26 65 = 0,4 = 40% q= 1 – p = 1- 0,6 = 0,6 = 60% 푍1 2 푦 = 푍1 2 (0,99) = 푍0,495 = 2,58 Diperoleh dari tabel z Sudjana. p - 푧1 2 푝푞 푛 훾 √ < π < p + 푧1 2 훾 √ 푝푞 푛 = 0,4 – (2,58)√(0,4) 푥(0,6) 65 < 휋 < 0,4 + (2,58)√(0,4)푥(0,6) 65 = 0,4 – 0,0095 < 휋 < 0,4 + 0,0095 = 0,3905 < 휋 < 0,4095 = 39,05% < 휋 < 40,95%
  • 7.
    4. Lampiran denganSPSS 17 Mengestimasi rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 95% Explore Case Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent nilai_sis wa 65 100.0% 0 .0% 65 100.0% Descriptives Statisti c Std. Error nilai_sis wa Mean 79.461 5 .93235 95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 77.599 0 Upper Bound 81.324 1 5% Trimmed Mean 79.636 8 Median 79.000 0 Variance 56.502 Std. Deviation 7.5168 1 Minimum 64.00 Maximum 93.00 Range 29.00 Interquartile Range 11.00 Skewness -.206 .297 Kurtosis -1.028 .586
  • 8.
    nilai_siswa Stem-and-Leaf Plot Frequency Stem & Leaf 2.00 6 . 44 5.00 6 . 88888 8.00 7 . 11111111 18.00 7 . 55555555559999999 11.00 8 . 22222222222 20.00 8 . 66666666999999999999 1.00 9 . 3 a. Mengestimasi rata-rata (μ) dengan koefisien kepercayaan 99% ExploreCase Processing Summary Cases Valid Missing Total N Percent N Percent N Percent nilai_sisw a 65 100.0% 0 .0% 65 100.0% Descriptives Statisti c Std. Error nilai_sis wa Mean 79.461 5 .93235 99% Confidence Interval for Mean Lower Bound 76.986 3 Upper Bound 81.936 8 5% Trimmed Mean 79.636 8 Median 79.000 0 Variance 56.502 Std. Deviation 7.5168 1 Minimum 64.00 Maximum 93.00 Range 29.00 Interquartile Range 11.00 Skewness -.206 .297 Kurtosis -1.028 .586
  • 9.
    nilai_siswa Stem-and-Leaf Plot Frequency Stem & Leaf 2.00 6 . 44 5.00 6 . 88888 8.00 7 . 11111111 18.00 7 . 555555555559999999 11.00 8 . 22222222222 20.00 8 . 66666666999999999999 1.00 9 . 3 Stem width: 10.00 Each leaf: 1 case(s) D. KESIMPULAN Dari perhitungan yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut. 1. Mengestimasi rata-rata (μ) a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran rata-rata ퟕퟕ, ퟓퟔퟐ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟔퟎퟑ b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran rata-rata ퟕퟔ, ퟗퟐퟑퟓ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟗퟗퟓ
  • 10.
    2. Mengestimasi standardeviasi (σ) a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran standar deviasi ퟖ, ퟔ < 흈 < ퟏퟐ, ퟑ. b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran standar deviasi ퟖ, ퟐퟐퟔ < 흈 < ퟏퟑ, ퟐퟒ . 3. Proporsi (π) a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh taksiran proporsi 39,28% < 휋 < 40,72% b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh taksiran proporsi. 39,05% < 휋 < 40,95% 4. Mengestimasi rata-rata (μ) menggunakan program SPSS 17. a. Dengan koefisien kepercayaan 95% diperoleh interval taksiran nilai taksiran rata-rata . ퟕퟕ, ퟓퟗퟗퟎ < 흁 < ퟖퟏ, ퟑퟐퟒퟏ b. Dengan koefisien kepercayaan 99% diperoleh interval taksiran nilai taksiran rata-rata . ퟕퟔ, ퟗퟖퟔퟑ < 흁 < ퟖퟏ, ퟗퟑퟔퟖ
  • 11.
    E. SUMBER REFRENSI  Sudjana. 1992. Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.