SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM
MASA KHULAFA AR-RASYIDIN
DISUSUN OLEH :
1. MIFTAHUDDIN
(2013002009)
2. WAHYU PANGESTI
(2013002013)
STIE MUHAMMADIYAH PEKALONGAN
2015
1
PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM
MASA KHULAFAURRASYIDIN
2
ABU BAKAR ASH -SHIDIQ
ALI BIN ABI THOLIB
UMAR BIN KHATTAB
UTSMAN BIN AFFAN
BACK
A. Abu Bakar Ash-Shiddiq (11-13 H/632-634 M)
 Biografi Abu Bakar Ash – Shidiq
Nama lengkapnya ‘Abdullah bin ‘Utsman bin Amir bin Mar bin
Ka’ab bin Sa’ad bin Tamim bin Murrah bin Ka’ab bin Luay Al-
Taimy Al-Quraisy adalah nama sahabat nabi yang lebih
masyhur dengan sebutan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Gelar Ash-
Shiddiq ini didapatnya dari Rasul karena sifat kejujurannya
dalam mengatakan hal yang benar. Lahir di Makkah, Dua
setengah tahun setelah tahun gajah (50,5 tahun SH). Abu
Bakar adalah keturunan seorang bangsawan yang di masa
mudanya sangat masyhur karena kebaikan budinya. Sahabat
yang sangat baik hati sekaligus sebagai bapak mertua
Rasulullah, sangat besar jiwa kemanusiannya.
3BACK
Setelah Rasulullah wafat sahabat Abu Bakar
diangkat menjadi khalifah, tepatnya pada bulan
Rabi’ul Awal tahun ke-11 Hijriyah. Diangkatnya Abu
Bakar menjadi khalifah adalah hasil musyawarah
para sahabat. Pada masa ke-khalifahannya Abu
Bakar sangat bertanggung jawab dalam memegang
amanah negara dan sangat bijaksana dalam
memutuskan segala sesuatu. Dan juga mempunyai
kelihaian dalam mengembangkan ajaran Islam.
Pada saat Rasulullah wafat, perkembangan Islam
masih terbatas pada Jazirah Arab saja. Namun,
setelah Abu Bakar memegang kekuasaan
melanjutkan perjuangan beliau, daerah
pengembangan Islam menjadi sangat luas sekali.
4BACK
 Kebijakan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Abu Bakar Ash –
Shiddiq
Selama masa khalifahnya Abu Bakar ash-Shidiqh menerapkan
beberapa kebijakan umum, antara lain sebagai berikut:
 Melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang tidak mau
membayar zakat.
 Abu Bakar terkenal dengan keakuratan dan ketelitian dalam
mengola dan menghitung zakat.
 Mengembangkan baitul maal dan mengangkat penanggung jawab
baitul maal.
 Menerapkan konsep balance budget policy pada baitul maal.
 Secara individu abu bakar adalah seorang praktisi akad-akad
perdagangan.
Abu Bakar meninggal pada 13 H/13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63
tahun, dan kekhalifahannya berlangsung selama 2 tahun, 3 bulan, 11
hari.
5BACK
B. Umar bin Khattab (13-23 H/634-644 M)
 Biografi Umar bin Khattab
Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu
Bakar Ash-Shiddiq. Nama lengkapnya Umar bin Khattab bin
Nufail bin Abdul Uzza Al-Quraisy, biasa dipanggil Abu Hafsh
(anak singa) dan digelari Al-Faruq (pemisah antara yang hak
dan bathil). Ia lahir di Makkah tahun 40 SH dan memiliki garis
keturunan dengan Rasulullah pada generasi ke-delapan. Umar
adalah seorang yang cerdas, petarung yang tangguh, pandai
menulis dan membaca, dan ia selalu diutus untuk mewakili
sukunya, dan menjadi kebanggaan kaum Quraisy. Umar masuk
islam pada usia 27 tahun.
6BACK
 Kebijakan Ekonomi dan Fiskal pada Masa
Pemerintahan Umar bin Khattab
1. Pendirian Lembaga Baitul Mal
Dalam catatan sejarah, pembangunan institusi
administratif Baitul Mal dilatarbelakangi oleh
kedatangan Abu Hurairah yang ketika itu menjabat
sebagai Gubernur Bahrain dengan membawa harta
hasil pengumpulan pajak al-kharaj sebesar 500.000
dirham yaitu pada tahun 16 H.
Oleh karena jumlah tersebut sangat besar, Khalifah
Umar mengambil inisiatif memanggil dan mengajak
bermusyawarah para sahabat terkemuka tentang
penggunaan dana Baitul Mal tersebut.
7BACK
Setelah melalui diskusi yang cukup panjang, Khalifah Umar
memutuskan untuk tidak mendistribusikan harta Baitul Mal, tetapi
disimpan sebagai cadangan, baik untuk keperluan darurat,
pembayaran gaji para tentara maupun berbagai kebutuhan umat
lainnya.
Untuk mendistribusikan harta Baitul Mal, Khalifah Umar ibn Al-Khattab
mendirikan beberapa departemen yang dianggap perlu, seperti :
a) Departemen Pelayanan Militer; mendistribusikan dana bantuan
kepada orang-orang yang terlibat dalam peperangan.
b) Departemen Kehakiman dan Eksekutif; Bertanggung jawab atas
pembayaran gaji para hakim dan pejabat eksekutif.
c) Departemen Pendidikan dan Pengembangan Islam;
mendistribusikan bantuan dana bagi penyebar dan pengembang
ajaran Islam beserta keluarganya, seperti guru dan juru dakwah.
d) Departemen Jaminan Sosial; untuk mendistribusikan dana
bantuan kepada seluruh fakir miskin dan orang-orang yang
menderita.
8BACK
2. Kepemilikan Tanah
Selama pemerintahan Khalifah Umar, wilayah kekuasaan Islam semakin
luas seiring dengan banyaknya daerah-daerah yang berhasil
ditaklukkan, baik melalui peperangan maupun secara damai.
Mayoritas sumber pemasukan pajak al-kharaj berasal dari daerah-
daerah bekas kerajaan Romawi dan Sasanid (Persia) dan hal ini
membutuhkan suatu sistem administrasi yang terperinci untuk
penaksiran, pengumpulan, dan pendistribusian pendapatan yang
diperoleh dari pajak tanah-tanah tersebut.
3. Zakat
Pada masa Umar, Gubernur Thaif melaporkan bahwa pemilik sarang
lebah tidak membayar ushr, tetapi menginginkan sarang-sarang lebah
tersebut dilindungi secara resmi. Umar mengatakan bahwa bila mereka
mau membayar ushr sarang lebah mereka akan dilindungi. Namun, jika
menolak, mereka tidak akan memperoleh perlindungan. Zakat yang
ditetapkan adalah seperduapuluh untuk madu yang pertama dan
sepersepuluh untuk madu jenis kedua.
9BACK
4. Ushr
Ada perbedaan versi menurut tingkat ukuran ushr yang ditetapkan Umar. Tingkat
ukuran yang paling digunakan adalah 2,5% untuk pedagang muslim, 5% untuk kafir
dzimmi dan 10% untuk kafir harbi dengan asumsi harga barang melebihi 200 dirham.
5. Sedekah dari Non Muslim
Tidak ada ahli kitab yang membayar sedekah atas ternaknya kecuali orang Kristen;
Bani Taghlib yang keseluruhan kekayaannya terdiri dari hewan ternak. Mereka
membayar dua kali lipat dari yang dibayar kaum Muslimin. Bani Taghlib merupakan
suku Arab Kristen yang gigih dalam peperangan. Umar mengenakan jizyah kepada
mereka, tetapi mereka terlalu gengsi sehingga menolak membayar jizyah dan malah
membayar sedekah.
6. Koin
Pada masa nabi dan sepanjang masa pemerintahan al-Khulafa ar-Rasyidun, koin mata
uang asing dengan berbagai bobot telah dikenal di Jazirah Arab, seperti dinar, sebuah
koin emas, dan dirham sebuah koin perak. Bobot dinar adalah sama dengan satu
mitstyal atau sama dengan dua puluh qirat atau seratus grains of barley. Oleh karena
ltu, rasio antara satu dirham dan satu mitsqal adalah tujuh per sepuluh
10BACK
7. Klasifikasi dan Alokasi Pendapatan Negara
a. Pendapatan zakat dan ushr
b. Pendapatan khums dan sedekah
c. Pendapatan kharaj, fai,jizyah, 'ushr (pajak perdagangan), dan sewa
tanah.
d. Pendapatan lain-lain
8. Pengeluaran
Di antara alokasi pengeluaran dari harta Baitul Mal tersebut, dana
pensiun merupakan pengeluaran negara yang paling penting. Prioritas
berikutnya adalah dana pertahanan negara dan dana pembangunan.
Umar meninggal pada waktu shubuh dalam usia 63 tahun, saat shalat
shubuh bersama kaum muslimin ia ditusuk dari belakang dengan pisau
beracun oleh Abu Lulu Fairus Al-farsisi. Masa kekhalifahannya
berlangsung selama 10 tahun, 6 bulan , 5 hari.
11BACK
C. Ustman bin Affan (23-35 H/644-656 M)
 Biografi Utsman bin Affan
Nama lengkap ‘Utsman bin ‘Affan bin Abi al-As bin Umayah bin Umawy
Al-Quraisy, dipanggil Abu Abdullah dan bergelar “Dzul Nurain” , karena
menikahi dua putri Rasulullah SAW; Ruqaiyah dan Ummu Kulsum.
Utsman lahir di Makkah pada 574 Masehi dari golongan Bani
Umayyah. Nama ibu beliau adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau
masuk Islam atas ajakan Abu Bakar dan termasuk golongan
Assabiqunal Awwalun (golongan yang pertama-tama masuk Islam).
Rasulullah SAW sendiri menggambarkan Utsman bin Affan sebagai
pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin.
Ia memiliki garis keturunan dengan Rasulullah pada generasi ke-lima.
12BACK
 Kebijakan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Utsman bin Affan
Pada masa pemerintahannya yang berlangsung selama 12 tahun, Khalifah Utsman ibn
Affan berhasil melakukan ekspansi ke wilayah Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan
bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan. la juga berhasil
menumpas pemberontakan di daerah Khurasan dan Iskandariah
Pada enam tahun pertama masa pemerintahannya, Khalifah Utsman ibn Affan
melakukan penataan baru, meliputi :
Pembangunan Perairan
Pembentukan organisasi kepolisian untuk menjaga keamanan perdagangan
Pembangunan Gedung Pengadilan untuk penegakkan hukum
Kebijakan pembagian lahan luas milik raja persia kepada individu dan hasilnya
mengalami peningkatan dibanding pada masa khalifah umar, yaitu dari 9 jt dirham
menjadi 50 jt dirham.
Utsman meninggal dunia karena terbunuh oleh para utusan dari kuffah, bashrah dan
mesir karena menginginkan Utsman memecat para gubernurnya yg notabennya
adalah kerabat sendiri
Wafat dalam usia 82 tahun yaitu pada bulan dzulhijjah 35 H/17 Juni 656 M.
kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari.
13BACK
D. Ali bin Abi Thalib (35-40 H/656-661 M)
 Biografi Ali bin Abi Tholib
Nama lengkap beliau adalah Ali bin Abi Thalib bin Abdil Muththalib
bin Abdi Manaf bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab
bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-
Nadhar bin Kinanah. Lahir pada tahun gajah ke-13. Beliau
keponakan sekaligus menantu Rasulullah SAW dari puteri Rasul
Fathimah az-Zahra’. Ibu beliau bernama Fathimah binti Asad bin
Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay, ibunya digelari Wanita Bani
Hasyim pertama yang melahirkan seorang putera Bani Hasyim.
Beliau memiliki beberapa orang saudara laki-laki; Thalib, Aqiel dan
Ja’far. Mereka semua lebih tua dari beliau, masing-masing terpaut
sepuluh tahun. Beliau memiliki dua orang saudara perempuan;
Ummu Hani’ dan Jumanah. Keduanya adalah puteri Fathimah binti
Asad, ia telah masuk Islam dan turut berhijrah. Ayah beliau
bernama Abu Thalib.
14BACK
 Kebijakan Ekonomi pada Masa Pemerintahan Ali bin Abi Tholib
Masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang hanya berlangsung
selama enam tahun selalu diwarnai dengan ketidakstabilan kehidupan
politik. Ia harus menghadapi pemberontakan Thalhah, Zubair ibn Al-
Awwam, dan Aisyah yang menuntut kematian Utsman ibn Affan.
Sekalipun demikian, Khalifah Ali ibn Abi Thalib tetap berusaha untuk
melaksanakan berbagai kebijakan yang dapat mendorong peningkatan
kesejahteraan umat Islam.
Pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib, prinsip utama dari
pemerataan distribusi uang rakyat telah diperkenalkan. Sistem
distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari
kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu,
semua penghitungan diselesaikan dan pada hari Sabtu dimulai
penghitungan baru. Cara ini mungkin solusi yang terbaik dari sudut
pandang hukum dan kondisi negara yang sedang berada dalam masa-
masa transisi. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan bagi para
pengikutnya di Iraq.
15BACK
Khalifah Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan,
administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya.
Konsep ini dijelaskan dalam suratnya yang terkenal yang ditujukan
kepada Malik Ashter bin Harits.
Kebijakan yang dilakukan khalifah Ali selama kurang lebih enam tahun
kepemimpinannya, meliputi:
a. Pendistribusian sekuruh pendapatan yang ada pada baitul mal
berbeda dengan umar yang menyisihkan cadangan
b. Pengeluaran angkutan laut dihilangkan
c. Adanya kebijakan pengetatan anggaran
d. Pencetakan mata uang sendiri atas nama pemerintah Islam, di
mana sebelumnya kekhalifahan Islam menggunakan uang dinar
dari Romawi dan Persia.
Pemerintahan Ali berakhir dengan terbunuhnya beliau di tangan Ibnu
Muljam dari kelompok Khawarij, Beliau wafat dalam usia 63 tahun
setelah memerintah selama 5 tahun, 3 bulan.
16BACK
17BACK
Wassalaaaaam. . . .

Sejarah pemikiran ekonomi islam masa khulafa ar rasyidin

  • 1.
    SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMIISLAM MASA KHULAFA AR-RASYIDIN DISUSUN OLEH : 1. MIFTAHUDDIN (2013002009) 2. WAHYU PANGESTI (2013002013) STIE MUHAMMADIYAH PEKALONGAN 2015 1
  • 2.
    PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM MASAKHULAFAURRASYIDIN 2 ABU BAKAR ASH -SHIDIQ ALI BIN ABI THOLIB UMAR BIN KHATTAB UTSMAN BIN AFFAN BACK
  • 3.
    A. Abu BakarAsh-Shiddiq (11-13 H/632-634 M)  Biografi Abu Bakar Ash – Shidiq Nama lengkapnya ‘Abdullah bin ‘Utsman bin Amir bin Mar bin Ka’ab bin Sa’ad bin Tamim bin Murrah bin Ka’ab bin Luay Al- Taimy Al-Quraisy adalah nama sahabat nabi yang lebih masyhur dengan sebutan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Gelar Ash- Shiddiq ini didapatnya dari Rasul karena sifat kejujurannya dalam mengatakan hal yang benar. Lahir di Makkah, Dua setengah tahun setelah tahun gajah (50,5 tahun SH). Abu Bakar adalah keturunan seorang bangsawan yang di masa mudanya sangat masyhur karena kebaikan budinya. Sahabat yang sangat baik hati sekaligus sebagai bapak mertua Rasulullah, sangat besar jiwa kemanusiannya. 3BACK
  • 4.
    Setelah Rasulullah wafatsahabat Abu Bakar diangkat menjadi khalifah, tepatnya pada bulan Rabi’ul Awal tahun ke-11 Hijriyah. Diangkatnya Abu Bakar menjadi khalifah adalah hasil musyawarah para sahabat. Pada masa ke-khalifahannya Abu Bakar sangat bertanggung jawab dalam memegang amanah negara dan sangat bijaksana dalam memutuskan segala sesuatu. Dan juga mempunyai kelihaian dalam mengembangkan ajaran Islam. Pada saat Rasulullah wafat, perkembangan Islam masih terbatas pada Jazirah Arab saja. Namun, setelah Abu Bakar memegang kekuasaan melanjutkan perjuangan beliau, daerah pengembangan Islam menjadi sangat luas sekali. 4BACK
  • 5.
     Kebijakan Ekonomipada Masa Pemerintahan Abu Bakar Ash – Shiddiq Selama masa khalifahnya Abu Bakar ash-Shidiqh menerapkan beberapa kebijakan umum, antara lain sebagai berikut:  Melakukan penegakan hukum terhadap pihak yang tidak mau membayar zakat.  Abu Bakar terkenal dengan keakuratan dan ketelitian dalam mengola dan menghitung zakat.  Mengembangkan baitul maal dan mengangkat penanggung jawab baitul maal.  Menerapkan konsep balance budget policy pada baitul maal.  Secara individu abu bakar adalah seorang praktisi akad-akad perdagangan. Abu Bakar meninggal pada 13 H/13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun, dan kekhalifahannya berlangsung selama 2 tahun, 3 bulan, 11 hari. 5BACK
  • 6.
    B. Umar binKhattab (13-23 H/634-644 M)  Biografi Umar bin Khattab Umar bin Khattab merupakan khalifah kedua setelah Abu Bakar Ash-Shiddiq. Nama lengkapnya Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza Al-Quraisy, biasa dipanggil Abu Hafsh (anak singa) dan digelari Al-Faruq (pemisah antara yang hak dan bathil). Ia lahir di Makkah tahun 40 SH dan memiliki garis keturunan dengan Rasulullah pada generasi ke-delapan. Umar adalah seorang yang cerdas, petarung yang tangguh, pandai menulis dan membaca, dan ia selalu diutus untuk mewakili sukunya, dan menjadi kebanggaan kaum Quraisy. Umar masuk islam pada usia 27 tahun. 6BACK
  • 7.
     Kebijakan Ekonomidan Fiskal pada Masa Pemerintahan Umar bin Khattab 1. Pendirian Lembaga Baitul Mal Dalam catatan sejarah, pembangunan institusi administratif Baitul Mal dilatarbelakangi oleh kedatangan Abu Hurairah yang ketika itu menjabat sebagai Gubernur Bahrain dengan membawa harta hasil pengumpulan pajak al-kharaj sebesar 500.000 dirham yaitu pada tahun 16 H. Oleh karena jumlah tersebut sangat besar, Khalifah Umar mengambil inisiatif memanggil dan mengajak bermusyawarah para sahabat terkemuka tentang penggunaan dana Baitul Mal tersebut. 7BACK
  • 8.
    Setelah melalui diskusiyang cukup panjang, Khalifah Umar memutuskan untuk tidak mendistribusikan harta Baitul Mal, tetapi disimpan sebagai cadangan, baik untuk keperluan darurat, pembayaran gaji para tentara maupun berbagai kebutuhan umat lainnya. Untuk mendistribusikan harta Baitul Mal, Khalifah Umar ibn Al-Khattab mendirikan beberapa departemen yang dianggap perlu, seperti : a) Departemen Pelayanan Militer; mendistribusikan dana bantuan kepada orang-orang yang terlibat dalam peperangan. b) Departemen Kehakiman dan Eksekutif; Bertanggung jawab atas pembayaran gaji para hakim dan pejabat eksekutif. c) Departemen Pendidikan dan Pengembangan Islam; mendistribusikan bantuan dana bagi penyebar dan pengembang ajaran Islam beserta keluarganya, seperti guru dan juru dakwah. d) Departemen Jaminan Sosial; untuk mendistribusikan dana bantuan kepada seluruh fakir miskin dan orang-orang yang menderita. 8BACK
  • 9.
    2. Kepemilikan Tanah Selamapemerintahan Khalifah Umar, wilayah kekuasaan Islam semakin luas seiring dengan banyaknya daerah-daerah yang berhasil ditaklukkan, baik melalui peperangan maupun secara damai. Mayoritas sumber pemasukan pajak al-kharaj berasal dari daerah- daerah bekas kerajaan Romawi dan Sasanid (Persia) dan hal ini membutuhkan suatu sistem administrasi yang terperinci untuk penaksiran, pengumpulan, dan pendistribusian pendapatan yang diperoleh dari pajak tanah-tanah tersebut. 3. Zakat Pada masa Umar, Gubernur Thaif melaporkan bahwa pemilik sarang lebah tidak membayar ushr, tetapi menginginkan sarang-sarang lebah tersebut dilindungi secara resmi. Umar mengatakan bahwa bila mereka mau membayar ushr sarang lebah mereka akan dilindungi. Namun, jika menolak, mereka tidak akan memperoleh perlindungan. Zakat yang ditetapkan adalah seperduapuluh untuk madu yang pertama dan sepersepuluh untuk madu jenis kedua. 9BACK
  • 10.
    4. Ushr Ada perbedaanversi menurut tingkat ukuran ushr yang ditetapkan Umar. Tingkat ukuran yang paling digunakan adalah 2,5% untuk pedagang muslim, 5% untuk kafir dzimmi dan 10% untuk kafir harbi dengan asumsi harga barang melebihi 200 dirham. 5. Sedekah dari Non Muslim Tidak ada ahli kitab yang membayar sedekah atas ternaknya kecuali orang Kristen; Bani Taghlib yang keseluruhan kekayaannya terdiri dari hewan ternak. Mereka membayar dua kali lipat dari yang dibayar kaum Muslimin. Bani Taghlib merupakan suku Arab Kristen yang gigih dalam peperangan. Umar mengenakan jizyah kepada mereka, tetapi mereka terlalu gengsi sehingga menolak membayar jizyah dan malah membayar sedekah. 6. Koin Pada masa nabi dan sepanjang masa pemerintahan al-Khulafa ar-Rasyidun, koin mata uang asing dengan berbagai bobot telah dikenal di Jazirah Arab, seperti dinar, sebuah koin emas, dan dirham sebuah koin perak. Bobot dinar adalah sama dengan satu mitstyal atau sama dengan dua puluh qirat atau seratus grains of barley. Oleh karena ltu, rasio antara satu dirham dan satu mitsqal adalah tujuh per sepuluh 10BACK
  • 11.
    7. Klasifikasi danAlokasi Pendapatan Negara a. Pendapatan zakat dan ushr b. Pendapatan khums dan sedekah c. Pendapatan kharaj, fai,jizyah, 'ushr (pajak perdagangan), dan sewa tanah. d. Pendapatan lain-lain 8. Pengeluaran Di antara alokasi pengeluaran dari harta Baitul Mal tersebut, dana pensiun merupakan pengeluaran negara yang paling penting. Prioritas berikutnya adalah dana pertahanan negara dan dana pembangunan. Umar meninggal pada waktu shubuh dalam usia 63 tahun, saat shalat shubuh bersama kaum muslimin ia ditusuk dari belakang dengan pisau beracun oleh Abu Lulu Fairus Al-farsisi. Masa kekhalifahannya berlangsung selama 10 tahun, 6 bulan , 5 hari. 11BACK
  • 12.
    C. Ustman binAffan (23-35 H/644-656 M)  Biografi Utsman bin Affan Nama lengkap ‘Utsman bin ‘Affan bin Abi al-As bin Umayah bin Umawy Al-Quraisy, dipanggil Abu Abdullah dan bergelar “Dzul Nurain” , karena menikahi dua putri Rasulullah SAW; Ruqaiyah dan Ummu Kulsum. Utsman lahir di Makkah pada 574 Masehi dari golongan Bani Umayyah. Nama ibu beliau adalah Arwa binti Kuriz bin Rabiah. Beliau masuk Islam atas ajakan Abu Bakar dan termasuk golongan Assabiqunal Awwalun (golongan yang pertama-tama masuk Islam). Rasulullah SAW sendiri menggambarkan Utsman bin Affan sebagai pribadi yang paling jujur dan rendah hati diantara kaum muslimin. Ia memiliki garis keturunan dengan Rasulullah pada generasi ke-lima. 12BACK
  • 13.
     Kebijakan Ekonomipada Masa Pemerintahan Utsman bin Affan Pada masa pemerintahannya yang berlangsung selama 12 tahun, Khalifah Utsman ibn Affan berhasil melakukan ekspansi ke wilayah Armenia, Tunisia, Cyprus, Rhodes, dan bagian yang tersisa dari Persia, Transoxania, dan Tabaristan. la juga berhasil menumpas pemberontakan di daerah Khurasan dan Iskandariah Pada enam tahun pertama masa pemerintahannya, Khalifah Utsman ibn Affan melakukan penataan baru, meliputi : Pembangunan Perairan Pembentukan organisasi kepolisian untuk menjaga keamanan perdagangan Pembangunan Gedung Pengadilan untuk penegakkan hukum Kebijakan pembagian lahan luas milik raja persia kepada individu dan hasilnya mengalami peningkatan dibanding pada masa khalifah umar, yaitu dari 9 jt dirham menjadi 50 jt dirham. Utsman meninggal dunia karena terbunuh oleh para utusan dari kuffah, bashrah dan mesir karena menginginkan Utsman memecat para gubernurnya yg notabennya adalah kerabat sendiri Wafat dalam usia 82 tahun yaitu pada bulan dzulhijjah 35 H/17 Juni 656 M. kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. 13BACK
  • 14.
    D. Ali binAbi Thalib (35-40 H/656-661 M)  Biografi Ali bin Abi Tholib Nama lengkap beliau adalah Ali bin Abi Thalib bin Abdil Muththalib bin Abdi Manaf bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an- Nadhar bin Kinanah. Lahir pada tahun gajah ke-13. Beliau keponakan sekaligus menantu Rasulullah SAW dari puteri Rasul Fathimah az-Zahra’. Ibu beliau bernama Fathimah binti Asad bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay, ibunya digelari Wanita Bani Hasyim pertama yang melahirkan seorang putera Bani Hasyim. Beliau memiliki beberapa orang saudara laki-laki; Thalib, Aqiel dan Ja’far. Mereka semua lebih tua dari beliau, masing-masing terpaut sepuluh tahun. Beliau memiliki dua orang saudara perempuan; Ummu Hani’ dan Jumanah. Keduanya adalah puteri Fathimah binti Asad, ia telah masuk Islam dan turut berhijrah. Ayah beliau bernama Abu Thalib. 14BACK
  • 15.
     Kebijakan Ekonomipada Masa Pemerintahan Ali bin Abi Tholib Masa pemerintahan Khalifah Ali bin Abi Thalib yang hanya berlangsung selama enam tahun selalu diwarnai dengan ketidakstabilan kehidupan politik. Ia harus menghadapi pemberontakan Thalhah, Zubair ibn Al- Awwam, dan Aisyah yang menuntut kematian Utsman ibn Affan. Sekalipun demikian, Khalifah Ali ibn Abi Thalib tetap berusaha untuk melaksanakan berbagai kebijakan yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan umat Islam. Pada masa pemerintahan Ali bin Abi Thalib, prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat telah diperkenalkan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu, semua penghitungan diselesaikan dan pada hari Sabtu dimulai penghitungan baru. Cara ini mungkin solusi yang terbaik dari sudut pandang hukum dan kondisi negara yang sedang berada dalam masa- masa transisi. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan bagi para pengikutnya di Iraq. 15BACK
  • 16.
    Khalifah Ali memilikikonsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Konsep ini dijelaskan dalam suratnya yang terkenal yang ditujukan kepada Malik Ashter bin Harits. Kebijakan yang dilakukan khalifah Ali selama kurang lebih enam tahun kepemimpinannya, meliputi: a. Pendistribusian sekuruh pendapatan yang ada pada baitul mal berbeda dengan umar yang menyisihkan cadangan b. Pengeluaran angkutan laut dihilangkan c. Adanya kebijakan pengetatan anggaran d. Pencetakan mata uang sendiri atas nama pemerintah Islam, di mana sebelumnya kekhalifahan Islam menggunakan uang dinar dari Romawi dan Persia. Pemerintahan Ali berakhir dengan terbunuhnya beliau di tangan Ibnu Muljam dari kelompok Khawarij, Beliau wafat dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun, 3 bulan. 16BACK
  • 17.