“Konsep Dasar dan Tujuan Mempelajari
Pancasila”
Kelompok 1 :
1.Kurnia Nurmazita
2.Miftahuddin
3.Nurul Aini
4.Wahyu Pangesti
S1 Ekonomi Islam
Konsep Mempelajari Pancasila
A. Sejarah Lahirnya Pancasila
Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan
Majapahit dimana nilai-nilai yang terkandung didalam
Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan kemasyarakatan
maupun kenegaraan meskipun sila-silanya belum dirumuskan
secara konkrit. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman
Majapahit sebagaimana tertulis dalam buku NegaraKertagama
karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu
Tantular. Dalam buku Sutasoma karangan Mpu Tantular, istilah
Pancasila mempunyai arti berbatu sendi yang lima,
pelaksanaan kesusilaan yang lima. Istilah Pancasila sendiri
berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila
berarti dasar atau asas.
B. Arti dan Makna Garuda Pancasila sebagai
Lambang Negara
 Burung Garuda Pancasila dalam cerita kuno tentang para dewa
adalah kendaraan Dewa Wishnu yang besar dan kuat.
 Warna Burung Garuda adalah kuning emas yang
menggambarkan sifat agung dan jaya.
 Garuda adalah seekor burung gagah dengan paruh, sayap, ekor,
dan cakar yang menggambarkan kekuatan dan tenaga
pembangunan
 Jumlah bulu burung garuda pancasila memiliki melambangkan
hari kemerdekaan Indonesia , 17 Agustus 1945
 Bulu masing-masing sayap berjumlah 17 helai
 Bulu Ekor berjumlah 8 helai
 Bulu Leher berjumlah 45 helai
 gambar pancasila
 Di bagian dada burung garuda terdapat perisai yang dalam
kebudayaan serta peradaban bangsa Indonesia merupakan
senjata untuk berjuang, bertahan, dan berlindung untuk meraih
tujuan. Perisai Garuda bergambar lima simbol yang memiliki
arti masing-masing:
 Bintang, sila ke-1 Pancasila, melambangkan Ketuhanan yang
Maha Esa
 Rantai Baja, sila ke-2, melambangkan Kemanusiaan yang adil
dan beradab
 Pohon beringin, sila ke-3, melambangkan Persatuan Indonesia
 Kepala banteng, sila ke-4, melambangkan kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan
perwakilan
 Padi dan kapas, sila ke-5, melambangkan Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia
C. Definisi Pancasila
 Pancasila merupakan ideologi dasar bagi negara
Indonesia yang berasal dari ajaran budha dalam kitab
tripitaka dua kata: panca yang berarti lima dan syila
yang berarti dasar. Jadi secara leksikal Pancasia
bermakna lima aturan tingkah laku yang penting.
 Pengertian Pancasila menurut Ir.Soekarno, Pancasila
adalah jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun
sekian lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan
barat. Dengan demikian,
Pancasila tidak hanya falsafah bangsa tetapi lebih luas
lagi yakni falsafah bangsa Indonesia.
1.Filsafat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa
Indonesia
2.Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
3.Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa
Indonesia
Tujuan mempelajari Pancasila
1. Tujuan Nasional Bangsa Indonesia
 Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia
 Memajukan kesejahteraan umum
 Mencerdaskan kehidupan bangsa
 Melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan
kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
2. Tujuan Pendidikan Nasional
 Pasal 2 :
Pendidikan nasional berdasarkan pancasila dan undang –
undang dasar 1945
 Pasal 3 :
Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak serta peradaban
bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya
potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman
dan bertakwa kepada Tuhan Yang maha Esa, berakhlak
mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri, dan menjadi
warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
3. Visi dan Misi Mata Kuliah Pengembangan
Kepribadian
Pada hakekatnya pendidikan adalah upaya sadar
dari suatu masyarakat dan pemerintah dari suatu
Negara. Tujuannya adalah menjamin kelangsungan
hidup dan kehidupan generasi penerusnya selaku
warga masyarakat bangsa dan Negara,
agar berguna dan bermakna serta mampu
mengantisipasi masa depan mereka yang senantiasa
berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika
budaya, bangsa, Negara dan hubungan
internasionalnya.
Kondisi Pancasila pada Zaman
Sekarang
Menurut Agus, berbagai persoalan yang muncul di
masyarakat, mulai dari korupsi, nepotisme, kolusi
serta anarkisme yang begitu marak, semua itu berbasis
kepada kurangnya bagaimana mengamalkan Pancasila
itu sendiri.“Tidak heran bila saat ini kondisi bangsa
kita sudah kritis diambang dekadensi penurunan nilai
budaya,” kata Agus, disela diskusi pembasisan
Pancasila, yang diselenggarakan Forum Silaturahmi
Layar (Forsil), di Kampung Babakan, Kelurahan
Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten
Tangerang, Minggu (27/5/2012).
Sikap yang Sesuai dengan
Pancasila
1). Contoh sikap yang sesuai dengan sila pertama
Sila pertama pancasila berbunyi : Ketuhanan yang Maha
Esa. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai
umat beragama pada Tuhannya.
Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
 Percaya dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai
ajaran agama yang dianut masing-masing
 Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang dianut
masing-masing
 Saling menghormati antarumat beragama
 Tidak memaksakan suatu agama pada orang lain
2.) Contoh sikap yang sesuai dengan sila kedua
Sila kedua pancasila berbunyi : Kemanusiaan yang adil dan
beradab.
Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai manusia
yang pada hakikatnya semuanya sama didunia ini.
Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
 Tidak membeda bedakan manusia berdasarkan suku,
agama, warna kulit, tingkat ekonomi,maupun tingkat
pendidikan
 Menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh Tuhan
 Membela kebenaran dan keadilan
 Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang
sama
 Tidak melakukan diskriminatif
3.) Contoh sikap yang sesuai dengan sila ketiga.
Sila ketiga pancasila berbunyi : Persatuan Indonesia. Sila
ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai warga
Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri ini.
Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
 Cinta pada tanah air dan bangsa
 Menjaga nama baik bangsa dan Negara
 Tidak membangga banggakan bangsa lain dan
merendahkan bangsa sendiri
 Ikut serta dalam ketertiban dunia
 Menjunjung tinggi persatuan bangsa
 Mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas
kepentingan pribadi dan golongan
4.) Contoh sikap yang sesuai sila keempat
Sila keempat pancasila berbunyi : Kerakyatan yang
dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan
dalampermusyawaratan perwakilan. Sila ini berhubungan
dengan perilaku kita untuk selalu bermusyawarah dalam
menyelesaikan masalah.
Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
 Selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai
mufakat dalam menyelesaikan masalah
 Tidak memaksakan kehendak pada orang lain
 Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan
Negara
 Menghormati hasil musyawarah
 Ikut serta dalam pemilihan umum
5.) Contoh sikap yang sesuai sila kelima
Sila kelima pancasila berbunyi : Keadilan sosial bagi
seluruh rakyat Indonesia. Sila ini berhubungan
dengan perilaku kita dalam bersikap adil pada semua
orang.
Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:
 Berusaha menolong orang lain sesuai kemampuan
 Menghargai hasil karya orang lain
 Tidak mengintimidasi orang dengan hak milik kita
 Menjunjung tinggi nilai kekeluargaan
 Menghormati hak dan kewajiban orang lain
Kesimpulan
Pendidikan pancasila yang menjadi sumber dan pedoman
bangsa mengantarkan mahasiswa dapat mengembangkan
kepribadiannya serta dapat membantu mewujudkan nilai-
nilai dasar pancasila dan kesadaran berbangsa dan
bernegara. Pendidikan pancasila juga bertujuan untuk
menguasai kemampuan berfikir, bersikap rasional dan
dinamis serta berpandangan luas sebagai manusia
intelektual.
Sekian dan Terimakasih

Pendidikan Pancasila (Miftah'll Everafter)

  • 1.
    “Konsep Dasar danTujuan Mempelajari Pancasila” Kelompok 1 : 1.Kurnia Nurmazita 2.Miftahuddin 3.Nurul Aini 4.Wahyu Pangesti S1 Ekonomi Islam
  • 2.
    Konsep Mempelajari Pancasila A.Sejarah Lahirnya Pancasila Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Sriwijaya dan Majapahit dimana nilai-nilai yang terkandung didalam Pancasila sudah diterapkan dalam kehidupan kemasyarakatan maupun kenegaraan meskipun sila-silanya belum dirumuskan secara konkrit. Istilah Pancasila telah dikenal sejak zaman Majapahit sebagaimana tertulis dalam buku NegaraKertagama karangan Mpu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Mpu Tantular. Dalam buku Sutasoma karangan Mpu Tantular, istilah Pancasila mempunyai arti berbatu sendi yang lima, pelaksanaan kesusilaan yang lima. Istilah Pancasila sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu Panca berarti lima dan Sila berarti dasar atau asas.
  • 3.
    B. Arti danMakna Garuda Pancasila sebagai Lambang Negara  Burung Garuda Pancasila dalam cerita kuno tentang para dewa adalah kendaraan Dewa Wishnu yang besar dan kuat.  Warna Burung Garuda adalah kuning emas yang menggambarkan sifat agung dan jaya.  Garuda adalah seekor burung gagah dengan paruh, sayap, ekor, dan cakar yang menggambarkan kekuatan dan tenaga pembangunan  Jumlah bulu burung garuda pancasila memiliki melambangkan hari kemerdekaan Indonesia , 17 Agustus 1945  Bulu masing-masing sayap berjumlah 17 helai  Bulu Ekor berjumlah 8 helai  Bulu Leher berjumlah 45 helai  gambar pancasila
  • 4.
     Di bagiandada burung garuda terdapat perisai yang dalam kebudayaan serta peradaban bangsa Indonesia merupakan senjata untuk berjuang, bertahan, dan berlindung untuk meraih tujuan. Perisai Garuda bergambar lima simbol yang memiliki arti masing-masing:  Bintang, sila ke-1 Pancasila, melambangkan Ketuhanan yang Maha Esa  Rantai Baja, sila ke-2, melambangkan Kemanusiaan yang adil dan beradab  Pohon beringin, sila ke-3, melambangkan Persatuan Indonesia  Kepala banteng, sila ke-4, melambangkan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan  Padi dan kapas, sila ke-5, melambangkan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
  • 5.
    C. Definisi Pancasila Pancasila merupakan ideologi dasar bagi negara Indonesia yang berasal dari ajaran budha dalam kitab tripitaka dua kata: panca yang berarti lima dan syila yang berarti dasar. Jadi secara leksikal Pancasia bermakna lima aturan tingkah laku yang penting.  Pengertian Pancasila menurut Ir.Soekarno, Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia yang turun-temurun sekian lamanya terpendam bisu oleh kebudayaan barat. Dengan demikian,
  • 6.
    Pancasila tidak hanyafalsafah bangsa tetapi lebih luas lagi yakni falsafah bangsa Indonesia. 1.Filsafat Pancasila Sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia 2.Pancasila Sebagai Dasar Negara Republik Indonesia 3.Pancasila Sebagai Jiwa Dan Kepribadian Bangsa Indonesia
  • 7.
    Tujuan mempelajari Pancasila 1.Tujuan Nasional Bangsa Indonesia  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia  Memajukan kesejahteraan umum  Mencerdaskan kehidupan bangsa  Melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
  • 8.
    2. Tujuan PendidikanNasional  Pasal 2 : Pendidikan nasional berdasarkan pancasila dan undang – undang dasar 1945  Pasal 3 : Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
  • 9.
    3. Visi danMisi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pada hakekatnya pendidikan adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah dari suatu Negara. Tujuannya adalah menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerusnya selaku warga masyarakat bangsa dan Negara, agar berguna dan bermakna serta mampu mengantisipasi masa depan mereka yang senantiasa berubah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya, bangsa, Negara dan hubungan internasionalnya.
  • 10.
    Kondisi Pancasila padaZaman Sekarang Menurut Agus, berbagai persoalan yang muncul di masyarakat, mulai dari korupsi, nepotisme, kolusi serta anarkisme yang begitu marak, semua itu berbasis kepada kurangnya bagaimana mengamalkan Pancasila itu sendiri.“Tidak heran bila saat ini kondisi bangsa kita sudah kritis diambang dekadensi penurunan nilai budaya,” kata Agus, disela diskusi pembasisan Pancasila, yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Layar (Forsil), di Kampung Babakan, Kelurahan Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (27/5/2012).
  • 11.
    Sikap yang Sesuaidengan Pancasila 1). Contoh sikap yang sesuai dengan sila pertama Sila pertama pancasila berbunyi : Ketuhanan yang Maha Esa. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai umat beragama pada Tuhannya. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:  Percaya dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing  Menjalankan perintah agama sesuai ajaran yang dianut masing-masing  Saling menghormati antarumat beragama  Tidak memaksakan suatu agama pada orang lain
  • 12.
    2.) Contoh sikapyang sesuai dengan sila kedua Sila kedua pancasila berbunyi : Kemanusiaan yang adil dan beradab. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai manusia yang pada hakikatnya semuanya sama didunia ini. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:  Tidak membeda bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi,maupun tingkat pendidikan  Menyadari bahwa kita diciptakan sama oleh Tuhan  Membela kebenaran dan keadilan  Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama  Tidak melakukan diskriminatif
  • 13.
    3.) Contoh sikapyang sesuai dengan sila ketiga. Sila ketiga pancasila berbunyi : Persatuan Indonesia. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita sebagai warga Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri ini. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:  Cinta pada tanah air dan bangsa  Menjaga nama baik bangsa dan Negara  Tidak membangga banggakan bangsa lain dan merendahkan bangsa sendiri  Ikut serta dalam ketertiban dunia  Menjunjung tinggi persatuan bangsa  Mengutamakan kepentingan bangsa dan Negara di atas kepentingan pribadi dan golongan
  • 14.
    4.) Contoh sikapyang sesuai sila keempat Sila keempat pancasila berbunyi : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalampermusyawaratan perwakilan. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita untuk selalu bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:  Selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan masalah  Tidak memaksakan kehendak pada orang lain  Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan Negara  Menghormati hasil musyawarah  Ikut serta dalam pemilihan umum
  • 15.
    5.) Contoh sikapyang sesuai sila kelima Sila kelima pancasila berbunyi : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita dalam bersikap adil pada semua orang. Contoh sikap yang mencerminkan sila tersebut:  Berusaha menolong orang lain sesuai kemampuan  Menghargai hasil karya orang lain  Tidak mengintimidasi orang dengan hak milik kita  Menjunjung tinggi nilai kekeluargaan  Menghormati hak dan kewajiban orang lain
  • 16.
    Kesimpulan Pendidikan pancasila yangmenjadi sumber dan pedoman bangsa mengantarkan mahasiswa dapat mengembangkan kepribadiannya serta dapat membantu mewujudkan nilai- nilai dasar pancasila dan kesadaran berbangsa dan bernegara. Pendidikan pancasila juga bertujuan untuk menguasai kemampuan berfikir, bersikap rasional dan dinamis serta berpandangan luas sebagai manusia intelektual.
  • 17.