“Konsep Uang Dalam
Ekonomi Islam”
Oleh:
Lailanahdiya (14130088/PIPS-A)
Dosen Pengampu: Drs. Moh. Yunus, M.Si
Pengertian Uang
 alat tukar atau transaksi dan pengukur nilai barang dan
jasa untuk memperlancar transaksi perekonomian.
Men. Fiqih Islam
Menurut KBBI
 Uang adalah alat penukar atau standar pengukur nilai yang
dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas,
perak, atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar
tertentu.
nuqud atau tsaman: semua hal yang digunakan dan
disepakati oleh masyarakat dalam melakukan transaksi /
media pertukaran, baik Dinar emas, Dirham perak, maupun
Fulus tembaga.
Sejarah Uang
 Pada masa Nabi Muhammad SAW. masyarakat Arab tidak memiliki
mata uang sendiri. Tapi mengunakan dinar emas Hercules kerajaan
Byzantium dan dirham perak dinasti Sasanid Iraq dan beberapa
mata uang bangsa Himyar Yaman.
 Masa umar bin Khatab dan Usman mata uang dicetak dengan
mencantumkan tempat pencetakan disertai penulisan kalimat
bismillah, barakallah, bismillah rabi, Allah dan Muhammad. Tradisi
tsb dilanjutkan oleh Ali bin Abi Thalib.
 Masa Abdul Malik bin Marwan, beliau berinisiatif mencetak mata
uang dinar dan dirham dengan model Islam yang khas.
Bentuk Uang
Men. Ekis Men. Konvensional
Motif Memegang Uang
 Transaction motive ‘motif
untuk bertransaksi’; *
 Precautionary motive ‘motif
untuk berjaga-jaga**
 Transaction motive ‘motif
untuk bertransaksi’;
 Precautionary motive ‘motif
untuk berjaga-jaga
 Speculatif motive ‘motif
untuk berspekulasi’.
 * Memenuhi kebutuhan sehari-hari
 ** Mengantisipasi adanya kebutuhan mendadak
seperti sakit, kecelakaan dll.
Fungsi Permintaan Uang (Md)
 Mdt: Motif transaksi
 Mdp: Motif berjaga-jaga
 Y: pendapatan nasional
 M1: Permintaan uang
𝑀𝑑𝑡 = 𝑓 (𝑌) M1= Mdt + Mdp
M1= f (Y)
Fungsi Penawaran Uang (Ms)
 Ms: Money Suply
 K: uang kartal
 D: uang giral
 T: Quasy money
𝑀𝑠 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑠𝑒𝑚𝑝𝑖𝑡
𝑀𝑠 = 𝐾 + 𝐷 + 𝑇𝑀𝑠 = 𝐾 + 𝐷
𝑀𝑠 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑙𝑢𝑎𝑠
Fungsi Peredaran Uang
 M: Money in circulation
 V: Velocity of money
 P: Price
 T: Transaction of goods
 O: Real Output
 Y: Pendapatan nasional
𝑀 ∗ 𝑉 = 𝑃 ∗ 𝑇
𝑀 ∗ 𝑉 = 𝑃 ∗ 𝑂
𝑀 ∗ 𝑉 = Y
𝑀 =
𝑃 ∗ 𝑂
𝑉
𝑀 =
1
𝑉
𝑃 ∗ 𝑂 𝑗𝑖𝑘𝑎
1
𝑉
= k
𝑀 = 𝑘𝑃 ∗ 𝑂
𝑀 = 𝑘𝑌
 Fenomena ini berkaitan dg pengaruh penggunaan uang dalam
kegiatan ekonomi.
Penggunaan Uang Men. Islam
Diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban terlebih
dahulu, seperti untuk infaq keluarga (hajad
asasiyah), zakat, dan nazar yang jatuh waktu.
Diharamkan dalam hal ditimbun, digunakan untuk
tipu daya, judi, riba, monopoli, bermegah-
megahan, dan sebagainya.
Uang (Public Goods)
 Uang dalam perspektif ekis merupakan barang publik dimana
kebijakan dan pemanfaatanya harus kembali kepada
kepentingan masyarakat luas.
Daftar Pustaka
 Ascarya. 2006. Akad dan Produk Bank Syari’ah. Jakarta:
Bank Indonesia.
 Imron N. Husein. 2007. Dinar Emas dan Dirham Perak:
Islam dan Uang Masa Depan.
 Imammudin Yuliadi. 2008. Ekonomi Moneter. Jakarta: PT.
Indeks
Pertanyaan Diskusi
 Apa perbedaan peredaran uang dalam ekis dan
konvensional? Nofi()
 Bagaimana yang dimaksud dengan menimbun uang yang
dilarang islam? Anggun ()
 Jelaskan kembali fungsi uang dalam islam? Fali ()
 Kelebihan mata uang dirham dan bagaimana cara menjaga
kestabilan nilai mata uang? Imam W. ()

Konsep uang dalam ekonomi islam

  • 1.
    “Konsep Uang Dalam EkonomiIslam” Oleh: Lailanahdiya (14130088/PIPS-A) Dosen Pengampu: Drs. Moh. Yunus, M.Si
  • 2.
    Pengertian Uang  alattukar atau transaksi dan pengukur nilai barang dan jasa untuk memperlancar transaksi perekonomian. Men. Fiqih Islam Menurut KBBI  Uang adalah alat penukar atau standar pengukur nilai yang dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara berupa kertas, emas, perak, atau logam lain yang dicetak dengan bentuk dan gambar tertentu. nuqud atau tsaman: semua hal yang digunakan dan disepakati oleh masyarakat dalam melakukan transaksi / media pertukaran, baik Dinar emas, Dirham perak, maupun Fulus tembaga.
  • 3.
    Sejarah Uang  Padamasa Nabi Muhammad SAW. masyarakat Arab tidak memiliki mata uang sendiri. Tapi mengunakan dinar emas Hercules kerajaan Byzantium dan dirham perak dinasti Sasanid Iraq dan beberapa mata uang bangsa Himyar Yaman.  Masa umar bin Khatab dan Usman mata uang dicetak dengan mencantumkan tempat pencetakan disertai penulisan kalimat bismillah, barakallah, bismillah rabi, Allah dan Muhammad. Tradisi tsb dilanjutkan oleh Ali bin Abi Thalib.  Masa Abdul Malik bin Marwan, beliau berinisiatif mencetak mata uang dinar dan dirham dengan model Islam yang khas.
  • 4.
  • 5.
    Men. Ekis Men.Konvensional Motif Memegang Uang  Transaction motive ‘motif untuk bertransaksi’; *  Precautionary motive ‘motif untuk berjaga-jaga**  Transaction motive ‘motif untuk bertransaksi’;  Precautionary motive ‘motif untuk berjaga-jaga  Speculatif motive ‘motif untuk berspekulasi’.  * Memenuhi kebutuhan sehari-hari  ** Mengantisipasi adanya kebutuhan mendadak seperti sakit, kecelakaan dll.
  • 6.
    Fungsi Permintaan Uang(Md)  Mdt: Motif transaksi  Mdp: Motif berjaga-jaga  Y: pendapatan nasional  M1: Permintaan uang 𝑀𝑑𝑡 = 𝑓 (𝑌) M1= Mdt + Mdp M1= f (Y)
  • 7.
    Fungsi Penawaran Uang(Ms)  Ms: Money Suply  K: uang kartal  D: uang giral  T: Quasy money 𝑀𝑠 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑠𝑒𝑚𝑝𝑖𝑡 𝑀𝑠 = 𝐾 + 𝐷 + 𝑇𝑀𝑠 = 𝐾 + 𝐷 𝑀𝑠 𝑑𝑎𝑙𝑎𝑚 𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑙𝑢𝑎𝑠
  • 8.
    Fungsi Peredaran Uang M: Money in circulation  V: Velocity of money  P: Price  T: Transaction of goods  O: Real Output  Y: Pendapatan nasional 𝑀 ∗ 𝑉 = 𝑃 ∗ 𝑇 𝑀 ∗ 𝑉 = 𝑃 ∗ 𝑂 𝑀 ∗ 𝑉 = Y 𝑀 = 𝑃 ∗ 𝑂 𝑉 𝑀 = 1 𝑉 𝑃 ∗ 𝑂 𝑗𝑖𝑘𝑎 1 𝑉 = k 𝑀 = 𝑘𝑃 ∗ 𝑂 𝑀 = 𝑘𝑌  Fenomena ini berkaitan dg pengaruh penggunaan uang dalam kegiatan ekonomi.
  • 9.
    Penggunaan Uang Men.Islam Diprioritaskan untuk memenuhi kewajiban terlebih dahulu, seperti untuk infaq keluarga (hajad asasiyah), zakat, dan nazar yang jatuh waktu. Diharamkan dalam hal ditimbun, digunakan untuk tipu daya, judi, riba, monopoli, bermegah- megahan, dan sebagainya.
  • 10.
    Uang (Public Goods) Uang dalam perspektif ekis merupakan barang publik dimana kebijakan dan pemanfaatanya harus kembali kepada kepentingan masyarakat luas.
  • 11.
    Daftar Pustaka  Ascarya.2006. Akad dan Produk Bank Syari’ah. Jakarta: Bank Indonesia.  Imron N. Husein. 2007. Dinar Emas dan Dirham Perak: Islam dan Uang Masa Depan.  Imammudin Yuliadi. 2008. Ekonomi Moneter. Jakarta: PT. Indeks
  • 12.
    Pertanyaan Diskusi  Apaperbedaan peredaran uang dalam ekis dan konvensional? Nofi()  Bagaimana yang dimaksud dengan menimbun uang yang dilarang islam? Anggun ()  Jelaskan kembali fungsi uang dalam islam? Fali ()  Kelebihan mata uang dirham dan bagaimana cara menjaga kestabilan nilai mata uang? Imam W. ()