Kompetensi
Apersepsi
MEDIA PEMBELAJARAN
Untuk SMP Kelas VII
Materi
Contoh Soal
Materi
Games . . .
Kompetensi dan indikator
Standar Kompetensi
Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan pengunaannya dalam
pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar
Mengidentifikasi sifat – sifat bangun ruang dan menggambar jaring – jaring bangun
ruang sederhana
Indikator
• Memberikan contoh bilangan bulat
• Menentukan letak bilangan bulat pada garis blangan
• Melakukan operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat.
• Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat
JUDUL MATERI
PENGERTIAN BILANGAN BULAT
OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT
KELIPATAN DAN FAKTOR
PENGGUNAAN OPERASI HITUNG BILANGAN
BULAT UNTUK MEYELESAIKAN MASALAH
Bilangan bulat terdiri atas himpunan bilangan
bulat negatif {…, -3, -2, -1}, nol {0}, dan
himpunan bilangan bulat positif {1, 2, 3, ….}
Garis bilangan himpunan bilangan bulat digambarkan seperti
berikut.
Bilangan 0
(nol)
Bilangan +
(Positif)
Bilangan -
(Negatif)
Letak Bilangan Bulat pada Garis Bilangan
Menu
Utama
https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/lkpdbilbul/halaman-muka
A. Penjumlahan
B. Pengurangan
C. Perkalian
D. Pembagian
E. Akar kuadrat dan akar pangkat tiga
Apa yang akan kamu
pelajari?
+
Mengoperasikan bilangan
bulat
Sifat-sifat operasi pada
bilangan bulat
 Kuadrat, pangkat tiga, akar
kuadrat, dan akar pangkat
tiga n bulat
Menu
Utama
Penjumlahan pada bilangan
bulat dapat diselesaikan
dengan menggunakan garis
bilangan.
Contoh 3
Hitunglah penjumlahan –3
dan –4:
Penyelesaian
- 3
- 4
-3 + (-4) =
-7
Menu
Utama
2. Penjumlahan tanpa garis bilangan
Perhatikan:
3 + (-3) = 0
-2 + 2 = 0
a + (-a) = 0
Dengan memperhatikan konsep
a + (-a) = 0, selesaikan soal-soal berikut!
Menu
Utama
2. Penjumlahan tanpa garis bilangan
Contoh 1
Hitunglah tanpa
menggunakan garis bilangan
a. 2 + (-7)
Penyelesaian
a. 2 + (-7) = …
Jawab
2 + (-7) = 2 + (-2) + (-5)
0
2 + (-7) = -5
Menu
Utama
3. Sifat-sifat Penjumlahan pada bilangan bulat
1. Sifat tertutup
Perhatikan contoh di bawah ini:
a. 2 + 9 = 11  2 dan 9 adalah bilangan bulat.
Hasil penjumlahannya 11, juga bilangan bulat.
Untuk setiap bilangan bulat a dan b, jika a + b = c,
maka c juga bilangan bulat.
Menu
Utama
3. Sifat-sifat Penjumlahan pada bilangan bulat
2. Sifat komutatif (pertukaran)
Perhatikan beberapa contoh berikut:
a. 5 + 7 = 12
7 + 5 = 12
Jadi, 5 + 7 = 7 + 5
Untuk setiap bilangan bulat a dan b,, selalu berlaku
a + b = b + a.
Menu
Utama
3. Sifat-sifat Penjumlahan pada bilangan bulat
3. Sifat asosiatif (pengelompokan) terhadap penjumlahan
bilangan bulat
Perhatikan contoh-contoh berikut ini:
(–5 + 7) + 8 = 2 + 8 = 10
–5 + (7 + 8) = –5 + 15 = 10
Jadi, (–5 + 7) + 8 = –5 + (7 + 8)
Untuk setiap bilangan bulat a , b dan c, selalu
berlaku (a + b) + c = a + (b + c)
Menu
Utama
3. Sifat-sifat Penjumlahan pada bilangan bulat
4. Unsur identitas penjumlahan
Perhatikan contoh-contoh berikut:
a. 2 + 0 = 2 c. –10 + 0 = –10
b. 5 + 0 = 5 d. 0 + 2 = 2
Untuk setiap bilangan bulat a selalu berlaku
a + 0 = 0 + a = a
Menu
Utama
3. Sifat-sifat Penjumlahan pada bilangan bulat
5. Invers/lawan
Setiap bilangan bulat mempunyai invers atau lawan. Lawan dari
suatu bulangan bulat adalah bilangan bulat lain yang letaknya
pada garis bilangan berjarak sama dari titik nol, tetapi arahnya
berlawanan dengan bilangan bulat semula.
Contoh:
Lawan dari 5 adalah - 5
+5
- 5
Menu
Utama
B. Pengurangan
Pengurangan dinyatakan sebagai
penjumlahan dengan
lawan bilangan pengurang
Bandingkan hasil penjumlah-
an dan pengurangan berikut:
1) 4 – 3
2) 4 + (–3)
3) –5 – (–2)
4) –5 + 2
Penyelesaian
2) 4 + (– 3)
4
-3
4 + (– 3) =
1
Ternyata:
4 – 3 = 4 + (-3)
Menu
Utama
1. Menghitung hasil perkalian bilangan bulat dan sifatnya
Perhatikan uraian berikut.
2 x 4 = 4 + 4 = 8
2 x 3 = 3 + 3 = 6
2 x 2 = 2 + 2 = 4
2 x 1 = 1 + 1 = 2
2 x 0 = 0 + 0 = 0
- 1
- 1
- 1
- 1
Keterangan:
2 x 1 = 2
- 2
- 2
- 2
- 2
Positif x Positif = Positif
Kesimpulan:
(+) x (+) = (+)
C. Perkalian
Menu
Utama
1. Menghitung hasil perkalian bilangan bulat
Perhatikan uraian berikut.
2 x (-1) = (-1) + (-1) = - 2
2 x (-2) = (-2) + (-2) = -4
2 x (-3) = (-3) + (-3) = -6
2 x (-4) = (-4) + -4) = -8
- 1
- 1
- 1
- 2
- 2
- 2
Keterangan:
2 x (-4) = -8
Positif Negatif Negatif
Kesimpulan:
( + ) x ( - ) = ( - )
x =
C. Perkalian
Menu
Utama
1. Menghitung hasil perkalian bilangan bulat
Perhatikan uraian berikut.
–2 x (-1)= – (2 x (-1)) = – [(-1) + (-1)] = 2
–2 x (-2) = –(2 x (-2))= – [(-2) + (-2) ]= 4
–2 x (-3) = – (2 x (-3))= –[(-3) + (-3)] = 6
–2 x (-4)= – (2 x (-4)) = –[(-4) + (-4)] = 8
-1
-1
-1
+ 2
+ 2
+ 2
Keterangan:
- 2 x -(3) = 6
Negatif x Negatif = Positif
Kesimpulan:
( - ) x ( - ) = ( + )
C. Perkalian
Menu
Utama
1. Menghitung hasil perkalian bilangan bulat
Perhatikan uraian berikut.
–2 x 4 = – (2 x 4) = – (4 + 4) = –8
–2 x 3 = – (2 x 3) = – (3 + 3) = –6
–2 x 2 = – (2 x 2) = – (2 + 2) = –4
–2 x 1 = – (2 x 1) = – (1 + 1) = –2
–2 x 0 = – (2 x 0) = – (0 + 0) = 0
-1
-1
-1
-1
+ 2
+ 2
+ 2
+ 2
Keterangan:
- 2 x 3 = -6
Negatif x Positif = negatif
Kesimpulan:
( - ) x ( + ) = ( - )
C. Perkalian
Menu
Utama
2. Sifat perkalian bilangan bulat
a. Bersifat tertutup
Contoh
(-3) x 2 = -6
3 , 2 da n 6 adalah bilangan bulat
Kesimpulan:
Bila a dan b bilangan
bulat, maka a x b
adalah bilangan bulat
C. Perkalian
Menu
Utama
2. Sifat perkalian bilangan bulat
b. Bersifat Komutatif
Contoh
(-4) x 5 = -20
5 x (-4) = -20
Kesimpulan:
Bila a dan b bilangan
bulat, maka
a x b = b x a
(-4) x 5 = 5 x (4)
-4 -4
5 5
C. Perkalian
Menu
Utama
2. Sifat perkalian bilangan bulat
c. Unsur identitas/Netral
Contoh
1 x 2 = 2
(-2) x 1 = -2
Kesimpulan:
Bila a bilangan bulat,
maka a x 1 = a
C. Perkalian
Menu
Utama
2. Sifat perkalian bilangan bulat
e. Sifat asosiatif
Contoh
(2 x (-3)) x (-1) = (-6) x (-1) = 6….. (i)
2 x ((-3) x (-1)) = 2 x 3 = 6….(ii)
Dari (i) dan (ii) diperoleh:
(2 x (-3)) x (-1) = 2 x ((-3) x (-1))
Kesimpulan:
Bila a, b dan c bilangan
bulat, maka
(a x b) x c = a x (b x c )
( ) ( )
C. Perkalian
Menu
Utama
Kesimpulan:
2. Sifat perkalian bilangan bulat
f. Sifat distributif terhadap
penjumlahan
-1 … -4 6 …
2 2
a x (b + c) = (a x b) + (a x c)
Bila a, b dan c bilangan
bulat, maka
a x (b + c) = (a x b)+ (a x c )
C. Perkalian
Menu
Utama
Kesimpulan:
2. Sifat perkalian bilangan bulat
g. Sifat distributif terhadap
pengurangan
-10 -10
a x (b - c) = (a x b) - (a x c)
Bila a, b dan c bilangan
bulat, maka
a x (b - c) = (a x b) - (a x c )
C. Perkalian
Menu
Utama
1. Pembagian sebagai operasi kebalikan dari perkalian
Perhatikan uraian berikut.
3 X 4 = 4 + 4 + 4 = 12
Di lain pihak, 12 : 3 = 4 atau
dapat ditulis :
3 x 4 = 12  12 : 3 = 4
Dengan demikian pembagian
merupakan operasi kebalikan
(invers) dari perkalian
Kesimpulan:
Bila a, b dan c bilangan
bulat, maka
a : b = c  b x c = a
D. Pembagian
Menu
Utama
2. Perhitungan pembagian bilangan bulat
Contoh:
1. 30 : 5 = 6 sebab 5 x 6 = 30
2. 16 : (–4) = –4 sebab –4 x(–4) = 16
3. –10 : 5 = –2 sebab 5 x (–2) = –10
4. –8 : (–2) = 4 sebab –2 x 4 = –8
Kesimpulan:
( + ) : ( + ) = ( + )
( + ) : ( - ) = ( - )
( - ) : ( + ) = ( - )
( - ) : ( - ) = ( + )
D. Pembagian
Menu
Utama
3. Pembagian Bilangan Bulat dengan Nol (0).
Misalkan 5 : 0 = p  0 x p = 5
Tidak ada satu pun pengganti p
pada bilangan bulat yang
memenuhi 0 x p = 5
Kesimpulan:
Untuk setiap bilangan
bulat a,
a : 0 tidak terdefinisi
D. Pembagian
Menu
Utama
4. Pembagian Bilangan Bulat oleh Nol (0)
Untuk pembagian 0 : 3 = n,
adakah pengganti n yang
memenuhi?
Perhatikan uraian berikut:
0 : 3 = n  3 x n = 0
Pengganti n yang memenuhi
3 x n = 0, adalah 0.
Kesimpulan:
Untuk setiap bilangan
bulat a, berlaku 0 : a = 0
D. Pembagian
Menu
Utama
1. Arti pangkat
Perhatikan perkalian berikut
5 x 5 = 25, maka bilangan 25
dinamakan kuadrat dari 5.
Jadi 52 = 5 x 5 = 25.
5 x 5 x 5 x 5 = 5
Kesimpulan:
Perpangkatan suatu
bilangan merupakan
perkalian berulang dari
bilangan tersebut
4
4
E. Kuadrat dan akar Kuadrat
Menu
Utama
Perhatikan contoh berikut:
E. Kuadrat dan akar Kuadrat
Menu
Utama
F. Pangkat tiga dan akar pangkat tiga
Menu
Utama
1. Kelipatan Persekutuan Terkecil
(KPK) dari Dua Bilangan atau Lebih
Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari p dan q, dengan p, q
anggota himpunan bilangan asli adalah bilangan terkecil anggota
himupunan bilangan asli yang habis dibagi oleh p dan q.
2. Faktor Suatu Bilangan dan Faktor
Persekutuan Terbesar (FPB)
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua bilangan adalah
bilangan asli terbesar yang merupakan faktor persekutuan kedua
bilangan tersebut.
Menu
Utama
1.Tulislah bilangan bulat
mulai -5 sampai dengan 4.
2. Tulislah bilangan bulat
genap antara -6 dan 11.
3. Bilangan berapakah yang
letaknya di sebelah kanan
0
dan jaraknya sama dengan
jarak dari 0 ke -4?
Bilangan bulat dari -5
sampai 4 adalah -5, -4, -3,
-2, -1, 0, 1, 2, 3, 4.
Bilangan yang terletak di
sebelah kanan 0 dan jarak
nya sama dengan jarak 0
ke - 4 adalah + 4.
Bilangan bulat genap
antara -6 dan 11 adalah
-4, -2, 0, 2, 4, 6, 8, 10
Contoh
Penyelesaian
GAMES
1. Suhu sebongkah es mula-mula 5o C. Dua jam
kemudian suhunya turun 7o C. Suhu es
itu sekarang adalah …
A
B
C
D
-12 oC
-2 oC
2 oC
-12oC
Menu
Utama
JAWABAN ANDA
SALAH
COBA LAGI !!!!!!!
GAMES
2. Nilai dari -3 x (15 + (-52)) = …
A
B
C
D
97
-111
111
- 201
GAMES
3. Nilai dari 34 = …
A
B
C
D
12
34
27
81
JAWABAN ANDA
SALAH
COBA LAGI !!!!!!!
ppt-bilangan-bulat-smp-kelas 7.pptx
ppt-bilangan-bulat-smp-kelas 7.pptx
ppt-bilangan-bulat-smp-kelas 7.pptx
ppt-bilangan-bulat-smp-kelas 7.pptx

ppt-bilangan-bulat-smp-kelas 7.pptx

  • 1.
    Kompetensi Apersepsi MEDIA PEMBELAJARAN Untuk SMPKelas VII Materi Contoh Soal Materi Games . . .
  • 2.
    Kompetensi dan indikator StandarKompetensi Memahami sifat-sifat operasi hitung bilangan dan pengunaannya dalam pemecahan masalah. Kompetensi Dasar Mengidentifikasi sifat – sifat bangun ruang dan menggambar jaring – jaring bangun ruang sederhana Indikator • Memberikan contoh bilangan bulat • Menentukan letak bilangan bulat pada garis blangan • Melakukan operasi tambah, kurang, kali dan bagi pada bilangan bulat. • Menghitung kuadrat dan pangkat tiga bilangan bulat
  • 3.
    JUDUL MATERI PENGERTIAN BILANGANBULAT OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELIPATAN DAN FAKTOR PENGGUNAAN OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT UNTUK MEYELESAIKAN MASALAH
  • 4.
    Bilangan bulat terdiriatas himpunan bilangan bulat negatif {…, -3, -2, -1}, nol {0}, dan himpunan bilangan bulat positif {1, 2, 3, ….}
  • 5.
    Garis bilangan himpunanbilangan bulat digambarkan seperti berikut. Bilangan 0 (nol) Bilangan + (Positif) Bilangan - (Negatif) Letak Bilangan Bulat pada Garis Bilangan Menu Utama https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/lkpdbilbul/halaman-muka
  • 6.
    A. Penjumlahan B. Pengurangan C.Perkalian D. Pembagian E. Akar kuadrat dan akar pangkat tiga Apa yang akan kamu pelajari? + Mengoperasikan bilangan bulat Sifat-sifat operasi pada bilangan bulat  Kuadrat, pangkat tiga, akar kuadrat, dan akar pangkat tiga n bulat Menu Utama
  • 7.
    Penjumlahan pada bilangan bulatdapat diselesaikan dengan menggunakan garis bilangan. Contoh 3 Hitunglah penjumlahan –3 dan –4: Penyelesaian - 3 - 4 -3 + (-4) = -7 Menu Utama
  • 8.
    2. Penjumlahan tanpagaris bilangan Perhatikan: 3 + (-3) = 0 -2 + 2 = 0 a + (-a) = 0 Dengan memperhatikan konsep a + (-a) = 0, selesaikan soal-soal berikut! Menu Utama
  • 9.
    2. Penjumlahan tanpagaris bilangan Contoh 1 Hitunglah tanpa menggunakan garis bilangan a. 2 + (-7) Penyelesaian a. 2 + (-7) = … Jawab 2 + (-7) = 2 + (-2) + (-5) 0 2 + (-7) = -5 Menu Utama
  • 10.
    3. Sifat-sifat Penjumlahanpada bilangan bulat 1. Sifat tertutup Perhatikan contoh di bawah ini: a. 2 + 9 = 11  2 dan 9 adalah bilangan bulat. Hasil penjumlahannya 11, juga bilangan bulat. Untuk setiap bilangan bulat a dan b, jika a + b = c, maka c juga bilangan bulat. Menu Utama
  • 11.
    3. Sifat-sifat Penjumlahanpada bilangan bulat 2. Sifat komutatif (pertukaran) Perhatikan beberapa contoh berikut: a. 5 + 7 = 12 7 + 5 = 12 Jadi, 5 + 7 = 7 + 5 Untuk setiap bilangan bulat a dan b,, selalu berlaku a + b = b + a. Menu Utama
  • 12.
    3. Sifat-sifat Penjumlahanpada bilangan bulat 3. Sifat asosiatif (pengelompokan) terhadap penjumlahan bilangan bulat Perhatikan contoh-contoh berikut ini: (–5 + 7) + 8 = 2 + 8 = 10 –5 + (7 + 8) = –5 + 15 = 10 Jadi, (–5 + 7) + 8 = –5 + (7 + 8) Untuk setiap bilangan bulat a , b dan c, selalu berlaku (a + b) + c = a + (b + c) Menu Utama
  • 13.
    3. Sifat-sifat Penjumlahanpada bilangan bulat 4. Unsur identitas penjumlahan Perhatikan contoh-contoh berikut: a. 2 + 0 = 2 c. –10 + 0 = –10 b. 5 + 0 = 5 d. 0 + 2 = 2 Untuk setiap bilangan bulat a selalu berlaku a + 0 = 0 + a = a Menu Utama
  • 14.
    3. Sifat-sifat Penjumlahanpada bilangan bulat 5. Invers/lawan Setiap bilangan bulat mempunyai invers atau lawan. Lawan dari suatu bulangan bulat adalah bilangan bulat lain yang letaknya pada garis bilangan berjarak sama dari titik nol, tetapi arahnya berlawanan dengan bilangan bulat semula. Contoh: Lawan dari 5 adalah - 5 +5 - 5 Menu Utama
  • 15.
    B. Pengurangan Pengurangan dinyatakansebagai penjumlahan dengan lawan bilangan pengurang Bandingkan hasil penjumlah- an dan pengurangan berikut: 1) 4 – 3 2) 4 + (–3) 3) –5 – (–2) 4) –5 + 2 Penyelesaian 2) 4 + (– 3) 4 -3 4 + (– 3) = 1 Ternyata: 4 – 3 = 4 + (-3) Menu Utama
  • 16.
    1. Menghitung hasilperkalian bilangan bulat dan sifatnya Perhatikan uraian berikut. 2 x 4 = 4 + 4 = 8 2 x 3 = 3 + 3 = 6 2 x 2 = 2 + 2 = 4 2 x 1 = 1 + 1 = 2 2 x 0 = 0 + 0 = 0 - 1 - 1 - 1 - 1 Keterangan: 2 x 1 = 2 - 2 - 2 - 2 - 2 Positif x Positif = Positif Kesimpulan: (+) x (+) = (+) C. Perkalian Menu Utama
  • 17.
    1. Menghitung hasilperkalian bilangan bulat Perhatikan uraian berikut. 2 x (-1) = (-1) + (-1) = - 2 2 x (-2) = (-2) + (-2) = -4 2 x (-3) = (-3) + (-3) = -6 2 x (-4) = (-4) + -4) = -8 - 1 - 1 - 1 - 2 - 2 - 2 Keterangan: 2 x (-4) = -8 Positif Negatif Negatif Kesimpulan: ( + ) x ( - ) = ( - ) x = C. Perkalian Menu Utama
  • 18.
    1. Menghitung hasilperkalian bilangan bulat Perhatikan uraian berikut. –2 x (-1)= – (2 x (-1)) = – [(-1) + (-1)] = 2 –2 x (-2) = –(2 x (-2))= – [(-2) + (-2) ]= 4 –2 x (-3) = – (2 x (-3))= –[(-3) + (-3)] = 6 –2 x (-4)= – (2 x (-4)) = –[(-4) + (-4)] = 8 -1 -1 -1 + 2 + 2 + 2 Keterangan: - 2 x -(3) = 6 Negatif x Negatif = Positif Kesimpulan: ( - ) x ( - ) = ( + ) C. Perkalian Menu Utama
  • 19.
    1. Menghitung hasilperkalian bilangan bulat Perhatikan uraian berikut. –2 x 4 = – (2 x 4) = – (4 + 4) = –8 –2 x 3 = – (2 x 3) = – (3 + 3) = –6 –2 x 2 = – (2 x 2) = – (2 + 2) = –4 –2 x 1 = – (2 x 1) = – (1 + 1) = –2 –2 x 0 = – (2 x 0) = – (0 + 0) = 0 -1 -1 -1 -1 + 2 + 2 + 2 + 2 Keterangan: - 2 x 3 = -6 Negatif x Positif = negatif Kesimpulan: ( - ) x ( + ) = ( - ) C. Perkalian Menu Utama
  • 20.
    2. Sifat perkalianbilangan bulat a. Bersifat tertutup Contoh (-3) x 2 = -6 3 , 2 da n 6 adalah bilangan bulat Kesimpulan: Bila a dan b bilangan bulat, maka a x b adalah bilangan bulat C. Perkalian Menu Utama
  • 21.
    2. Sifat perkalianbilangan bulat b. Bersifat Komutatif Contoh (-4) x 5 = -20 5 x (-4) = -20 Kesimpulan: Bila a dan b bilangan bulat, maka a x b = b x a (-4) x 5 = 5 x (4) -4 -4 5 5 C. Perkalian Menu Utama
  • 22.
    2. Sifat perkalianbilangan bulat c. Unsur identitas/Netral Contoh 1 x 2 = 2 (-2) x 1 = -2 Kesimpulan: Bila a bilangan bulat, maka a x 1 = a C. Perkalian Menu Utama
  • 23.
    2. Sifat perkalianbilangan bulat e. Sifat asosiatif Contoh (2 x (-3)) x (-1) = (-6) x (-1) = 6….. (i) 2 x ((-3) x (-1)) = 2 x 3 = 6….(ii) Dari (i) dan (ii) diperoleh: (2 x (-3)) x (-1) = 2 x ((-3) x (-1)) Kesimpulan: Bila a, b dan c bilangan bulat, maka (a x b) x c = a x (b x c ) ( ) ( ) C. Perkalian Menu Utama
  • 24.
    Kesimpulan: 2. Sifat perkalianbilangan bulat f. Sifat distributif terhadap penjumlahan -1 … -4 6 … 2 2 a x (b + c) = (a x b) + (a x c) Bila a, b dan c bilangan bulat, maka a x (b + c) = (a x b)+ (a x c ) C. Perkalian Menu Utama
  • 25.
    Kesimpulan: 2. Sifat perkalianbilangan bulat g. Sifat distributif terhadap pengurangan -10 -10 a x (b - c) = (a x b) - (a x c) Bila a, b dan c bilangan bulat, maka a x (b - c) = (a x b) - (a x c ) C. Perkalian Menu Utama
  • 26.
    1. Pembagian sebagaioperasi kebalikan dari perkalian Perhatikan uraian berikut. 3 X 4 = 4 + 4 + 4 = 12 Di lain pihak, 12 : 3 = 4 atau dapat ditulis : 3 x 4 = 12  12 : 3 = 4 Dengan demikian pembagian merupakan operasi kebalikan (invers) dari perkalian Kesimpulan: Bila a, b dan c bilangan bulat, maka a : b = c  b x c = a D. Pembagian Menu Utama
  • 27.
    2. Perhitungan pembagianbilangan bulat Contoh: 1. 30 : 5 = 6 sebab 5 x 6 = 30 2. 16 : (–4) = –4 sebab –4 x(–4) = 16 3. –10 : 5 = –2 sebab 5 x (–2) = –10 4. –8 : (–2) = 4 sebab –2 x 4 = –8 Kesimpulan: ( + ) : ( + ) = ( + ) ( + ) : ( - ) = ( - ) ( - ) : ( + ) = ( - ) ( - ) : ( - ) = ( + ) D. Pembagian Menu Utama
  • 28.
    3. Pembagian BilanganBulat dengan Nol (0). Misalkan 5 : 0 = p  0 x p = 5 Tidak ada satu pun pengganti p pada bilangan bulat yang memenuhi 0 x p = 5 Kesimpulan: Untuk setiap bilangan bulat a, a : 0 tidak terdefinisi D. Pembagian Menu Utama
  • 29.
    4. Pembagian BilanganBulat oleh Nol (0) Untuk pembagian 0 : 3 = n, adakah pengganti n yang memenuhi? Perhatikan uraian berikut: 0 : 3 = n  3 x n = 0 Pengganti n yang memenuhi 3 x n = 0, adalah 0. Kesimpulan: Untuk setiap bilangan bulat a, berlaku 0 : a = 0 D. Pembagian Menu Utama
  • 30.
    1. Arti pangkat Perhatikanperkalian berikut 5 x 5 = 25, maka bilangan 25 dinamakan kuadrat dari 5. Jadi 52 = 5 x 5 = 25. 5 x 5 x 5 x 5 = 5 Kesimpulan: Perpangkatan suatu bilangan merupakan perkalian berulang dari bilangan tersebut 4 4 E. Kuadrat dan akar Kuadrat Menu Utama
  • 31.
    Perhatikan contoh berikut: E.Kuadrat dan akar Kuadrat Menu Utama
  • 32.
    F. Pangkat tigadan akar pangkat tiga Menu Utama
  • 33.
    1. Kelipatan PersekutuanTerkecil (KPK) dari Dua Bilangan atau Lebih Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari p dan q, dengan p, q anggota himpunan bilangan asli adalah bilangan terkecil anggota himupunan bilangan asli yang habis dibagi oleh p dan q. 2. Faktor Suatu Bilangan dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari dua bilangan adalah bilangan asli terbesar yang merupakan faktor persekutuan kedua bilangan tersebut. Menu Utama
  • 34.
    1.Tulislah bilangan bulat mulai-5 sampai dengan 4. 2. Tulislah bilangan bulat genap antara -6 dan 11. 3. Bilangan berapakah yang letaknya di sebelah kanan 0 dan jaraknya sama dengan jarak dari 0 ke -4? Bilangan bulat dari -5 sampai 4 adalah -5, -4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4. Bilangan yang terletak di sebelah kanan 0 dan jarak nya sama dengan jarak 0 ke - 4 adalah + 4. Bilangan bulat genap antara -6 dan 11 adalah -4, -2, 0, 2, 4, 6, 8, 10
  • 35.
  • 36.
    GAMES 1. Suhu sebongkahes mula-mula 5o C. Dua jam kemudian suhunya turun 7o C. Suhu es itu sekarang adalah … A B C D -12 oC -2 oC 2 oC -12oC Menu Utama
  • 38.
  • 39.
    GAMES 2. Nilai dari-3 x (15 + (-52)) = … A B C D 97 -111 111 - 201
  • 42.
    GAMES 3. Nilai dari34 = … A B C D 12 34 27 81
  • 43.