Dokumen tersebut membahas pengendalian sosial sebagai upaya masyarakat untuk menyesuaikan individu kepada norma sosial melalui lembaga formal seperti pendidikan, hukum, dan agama, serta lembaga informal seperti keluarga dan tokoh masyarakat menggunakan cara persuasif, koersif, imbalan, hukuman, sosialisasi, dan tekanan sosial.