MODEL PEMBELAJARAN PENANAMAN NILAI-
NILAI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA
(Studi Eksperimen di Jurusan Tadris Matematika)
Oleh :
Widodo Winarso
Latar Belakang Masalah
• Keterlaksanaan kurikulum Jurusan Tadris Matematika Berbasis
KKNI yang belum memberikan wadah pengembangan
pendidikan karakter mahasiswa.
• Peroses pembelajaran diperguruan tinggi masih bertumpu pada
aspek peningkatan pengetahuan mahasiswa.
• Capaian pembelajaran pada aspek sikap/nilai masih bersifat
administratif tanpa didorong pada keterlaksanaan penanaman
nilai-nilai pendidikan dikehidupan sehari-hari.
• Model pembelajaran yang diterapkan masih berorientasi pada
pembelajaran konvensional misalnya diskusi, ceramah, tanya
jawab dan penugasan.
Diperlukan inovasi dalam model pembelajaran bagi
mahasiswa meliputi; kegiatan perencanaan, pelaksanaan
dan evaluasi yang berorientasi pada kontek nasionalisme
bangsa (nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara)
Rumusan Masalah
• Seberapa besar respon mahasiswa terhadap penerapan
model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan
Ki Hadjar Dewantara di Jurusan Tadris Matematika?
• Bagaimana sikap belajar mahasiswa dari penanaman
nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara di Jurusan
Tadris Matematika?
• Apakah terdapat pengaruh antara penerepan model
pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki
Hadjar Dewantara terhadap sikap belajar mahasiswa di
Jurusan Tadris Matematika ?
• Seberapa besar efektiftas hasil belajar mahasiswa
melalui penerapan model pembelajaran penanaman
nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara di Jurusan
Tadris Matematika?
Kerangka Teori
konsep
pendidikan
taman siswa
• Budi pekerti
• Pikiran
• Tubuh anak
fatwa
pendidi
kan
•Tetep, antep dan
mantep
•ngandel, kandel,
kendel dan bandel
•Neng, ning, nung dan
nang
asas
pendidika
n
(pancadar
ma)
• Kodrat alam
• kemerdekaan
• kebudayaan
• kebangsaan
• kemanusian
Metode
• ngemong
• momomg
• among
Semboyang
• Ing ngarso sung
tulodho
• ing madya
mangun karsa
• tut wuri
handayani
Nilai-nilai
pendididkan
ki hadjar dewantara
Nilai-nilai Pendidikan Ki Hadjar
Dewantara
Kedelapan belas sikap/nilai karakter
diantaranya; religius, jujur, toleran, disiplin,
kerja keras, kerja cerdas, kreatif, mandiri,
demokratis, rasa ingin tahu, semangat
kebangsaan,cinta tanah air, menghargai
prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai,
Senang membaca, peduli sosial,peduli
lingkungan, dan tanggung jawab (Ki Hadjar
Dewantara, 1977).
Model Pembelajaran
Pembelajaran dan setting pembelajaran melalui
memadukan antara unsur2 pembelajaran Jioyce
dan Weil (1971) (1) Sintaks (Syntax) 2) Prinsip
Reaksi (Principles of Reaction) 3) Sistem Sosial
(The Social System) 4) Sistem Pendukung
(Support System) 5) Dampak Instruksional
(Instructional Effect) dan Dampak Pengiring
(Nurturant Effects)) dengan menerapkan nilai-
nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara.
Aplikasi Model
Pembelajaran
Penanaman Nilai-Nilai
Pendidikan Ki Hadjar
Dewantara
Metodelogi Penelitian
• Desain Penelitian
Eksperimen kuasi (quasi
experimental design)
Two-Group post Test-only desain
• Populasi & sampel
penelitian
Mahasiswa Jurusan Tadris
Matematika
Nonprobability sampling yang
digunakan oleh peneliti yakni
teknik sampling purposive
• Teknik & Intrumen
Penelitian
Tes, Angket dan Observasi
• Teknik Analisis
Data
Statistik Deskriptif
Uji Regresi Sederhana, Uji t
(Independent Samples T-Test)
Hasil Penelitian
Tabel
Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean
Std.
Deviation Variance
Respon terhadap Model
Pembelajaran
39 21 48 69 60.03 4.608 21.236
Valid N (listwise) 39
18.5
19
19.5
20
20.5
21
Penananman nilai
melalui Tri Pusat
Pendidikan Ki
Hadjar Dewantara
Pembinaan
kebudayaan nasional
Penanaman asas-
asas pendidikan Ki
Hadjar Dewantara
Penanaman sistem
Pendidikan Ki
Hadjar Dewantara
Penanaman Corak
dan Cara Pendidikan
Ki Hadjar
Dewantara
presentase(%)
Sikap Belajarnilai2 karakter
Tabel
Descriptive Statistics
N Range Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance
Sikap Belajar 39 19 53 72 64.41 4.387 19.248
Valid N (listwise) 39
4.8
5
5.2
5.4
5.6
5.8
6
Tabel
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t Sig.B Std. Error Beta
1 (Constant) 36.961 8.972 1.950 .000
Model Pembelajaran
Penanaman nilai-
nilai pendidikan Ki
Hadjar Dewantara
.291 .149 .305 4.120 .049
a. Dependent Variable: Sikap Belajar
Pengaruh penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan
Ki Hadjar Dewantara terhadap sikap belajar di Jurusan Tadris Matematika.
Pada taraf signifikasi α = 5 % atau 0, 05 di dapat nilai ttabel untuk dk = 37
(dk = 39 – 2 ) diperoleh 2.032 dengan thitung = 4.120. ini berarti bahwa
thitung > ttabel sehingga memang terdapat pengaruh penerapan model
pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara
terhadap sikap belajar di Jurusan Tadris Matematika. Dengan besar korelasi
59,3 % terhadap variabelitasnya. Sedangkan sisanya 40,7% harus dijelaskan
oleh faktor-faktor penyebab lainya yang berasal dari luar model regresi
tersebut
Hasil yang diperoleh dari nilai F = 0.000 atau F < 0,005 maka nilai
Equal variances not assumed = 1.693 dengan taraf sig. = 0.095.
Sehingga probailitas 0.095 > 0,05,. Hal tersebut memberikan
pemaknaan bahwa penerapan model pembelajaran penanaman nilai-
nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara efektif bagi mahasiswa Jurusan
Tadris Matematika untuk di terapkan dalam kegiatan pembelajaran.
Tabel
Independent Samples Test
Levene's Test
for Equality of
Variances t-test for Equality of Means
F Sig. t df
Sig. (2-
tailed)
Mean
Difference
Std. Error
Difference
95% Confidence
Interval of the
Difference
Lower Upper
Hasil Belajar Equal variances
assumed
.000 .988 1.687 70 .096 3.974 2.355 -.724 8.672
Equal variances
not assumed
1.693 68.858 .095 3.974 2.347 -.709 8.657
• Model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara
memiliki maksud dan tujuan yang bagus, serta tetap relevan hingga saat ini, di
tengah degradasi moral yang melanda bangsa ini. Di tengah orang-orang pintar yang
menggunakan kepintarannya untuk kepentingan pribadi dan kelompok, di tengah
orang-orang yang mementingkan material dari pada moral, penerapan model
pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara perlu
diterapkan dalam usaha penanaman moral gerasi muda saat ini.
• Penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar
Dewantara memberikan pandangan terhadap para pendidik ataupun masyarakat
luas, bahwa
• Memerdekaan lahiriah dan batiniah (sehingga menjadi pribadi yang memiliki
otonomi intelektual, otonomi eksistensial, otonomi sosial).
• Membangun kesadaran peserta didik bahwa dirinya adalah bagian integral dari alam
semesta.
• Membentuk perasaan peserta didik untuk mencintai ketertiban dan kedamaian.
• Membentuk sikap tanggungjawab dalam diri peserta didik agar setia dan
bertanggungjawab dalam memelihara nilai-nilai dan bentuk-bentuk kebudayaan
nasional.
• Membangun rasa nasionalisme dalam diri peserta didik sehingga ia merasa satu
dengan bangsanya dan cinta akan bangsanya.
• Membangun rasa persaudaraan dalam diri peserta didik yang berskala planeter
(lintas batas) sehingga melalui keluhuran akal budi dan kebeningan nuraninya
tumbuh perasaan cinta kasih terhadap sesama manusia.
Masukan/Perbaikan Penilai
• Pertanyaan penelitian di sajikan lebih
mendalam”bagaimana”
• Di tambahkan pertanyaan tentang “bagaimana
tujuan model pembelajaran penanaman nilai-nilai
Ki Hadjar Dewantara”
• Rumus dalam Metode penelitian dihilangkan
• Judul di rubah menjadi “Internalisasi Nilai-nilai
Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam
pembelajaran di perguruan tinggi ”
• Hipotesis penelitian dirubah redaksinya “menjadi
hipotesis pengaruh”

MODEL PEMBELAJARAN PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA(Studi Eksperimen di Jurusan Tadris Matematika)

  • 1.
    MODEL PEMBELAJARAN PENANAMANNILAI- NILAI PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA (Studi Eksperimen di Jurusan Tadris Matematika) Oleh : Widodo Winarso
  • 2.
    Latar Belakang Masalah •Keterlaksanaan kurikulum Jurusan Tadris Matematika Berbasis KKNI yang belum memberikan wadah pengembangan pendidikan karakter mahasiswa. • Peroses pembelajaran diperguruan tinggi masih bertumpu pada aspek peningkatan pengetahuan mahasiswa. • Capaian pembelajaran pada aspek sikap/nilai masih bersifat administratif tanpa didorong pada keterlaksanaan penanaman nilai-nilai pendidikan dikehidupan sehari-hari. • Model pembelajaran yang diterapkan masih berorientasi pada pembelajaran konvensional misalnya diskusi, ceramah, tanya jawab dan penugasan. Diperlukan inovasi dalam model pembelajaran bagi mahasiswa meliputi; kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang berorientasi pada kontek nasionalisme bangsa (nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara)
  • 3.
    Rumusan Masalah • Seberapabesar respon mahasiswa terhadap penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara di Jurusan Tadris Matematika? • Bagaimana sikap belajar mahasiswa dari penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara di Jurusan Tadris Matematika? • Apakah terdapat pengaruh antara penerepan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara terhadap sikap belajar mahasiswa di Jurusan Tadris Matematika ? • Seberapa besar efektiftas hasil belajar mahasiswa melalui penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara di Jurusan Tadris Matematika?
  • 4.
    Kerangka Teori konsep pendidikan taman siswa •Budi pekerti • Pikiran • Tubuh anak fatwa pendidi kan •Tetep, antep dan mantep •ngandel, kandel, kendel dan bandel •Neng, ning, nung dan nang asas pendidika n (pancadar ma) • Kodrat alam • kemerdekaan • kebudayaan • kebangsaan • kemanusian Metode • ngemong • momomg • among Semboyang • Ing ngarso sung tulodho • ing madya mangun karsa • tut wuri handayani Nilai-nilai pendididkan ki hadjar dewantara
  • 5.
    Nilai-nilai Pendidikan KiHadjar Dewantara Kedelapan belas sikap/nilai karakter diantaranya; religius, jujur, toleran, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan,cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, Senang membaca, peduli sosial,peduli lingkungan, dan tanggung jawab (Ki Hadjar Dewantara, 1977).
  • 6.
    Model Pembelajaran Pembelajaran dansetting pembelajaran melalui memadukan antara unsur2 pembelajaran Jioyce dan Weil (1971) (1) Sintaks (Syntax) 2) Prinsip Reaksi (Principles of Reaction) 3) Sistem Sosial (The Social System) 4) Sistem Pendukung (Support System) 5) Dampak Instruksional (Instructional Effect) dan Dampak Pengiring (Nurturant Effects)) dengan menerapkan nilai- nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara.
  • 7.
  • 8.
    Metodelogi Penelitian • DesainPenelitian Eksperimen kuasi (quasi experimental design) Two-Group post Test-only desain • Populasi & sampel penelitian Mahasiswa Jurusan Tadris Matematika Nonprobability sampling yang digunakan oleh peneliti yakni teknik sampling purposive • Teknik & Intrumen Penelitian Tes, Angket dan Observasi • Teknik Analisis Data Statistik Deskriptif Uji Regresi Sederhana, Uji t (Independent Samples T-Test)
  • 9.
    Hasil Penelitian Tabel Descriptive Statistics NRange Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance Respon terhadap Model Pembelajaran 39 21 48 69 60.03 4.608 21.236 Valid N (listwise) 39 18.5 19 19.5 20 20.5 21 Penananman nilai melalui Tri Pusat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Pembinaan kebudayaan nasional Penanaman asas- asas pendidikan Ki Hadjar Dewantara Penanaman sistem Pendidikan Ki Hadjar Dewantara Penanaman Corak dan Cara Pendidikan Ki Hadjar Dewantara presentase(%)
  • 10.
    Sikap Belajarnilai2 karakter Tabel DescriptiveStatistics N Range Minimum Maximum Mean Std. Deviation Variance Sikap Belajar 39 19 53 72 64.41 4.387 19.248 Valid N (listwise) 39 4.8 5 5.2 5.4 5.6 5.8 6
  • 11.
    Tabel Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig.BStd. Error Beta 1 (Constant) 36.961 8.972 1.950 .000 Model Pembelajaran Penanaman nilai- nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara .291 .149 .305 4.120 .049 a. Dependent Variable: Sikap Belajar Pengaruh penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara terhadap sikap belajar di Jurusan Tadris Matematika. Pada taraf signifikasi α = 5 % atau 0, 05 di dapat nilai ttabel untuk dk = 37 (dk = 39 – 2 ) diperoleh 2.032 dengan thitung = 4.120. ini berarti bahwa thitung > ttabel sehingga memang terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara terhadap sikap belajar di Jurusan Tadris Matematika. Dengan besar korelasi 59,3 % terhadap variabelitasnya. Sedangkan sisanya 40,7% harus dijelaskan oleh faktor-faktor penyebab lainya yang berasal dari luar model regresi tersebut
  • 12.
    Hasil yang diperolehdari nilai F = 0.000 atau F < 0,005 maka nilai Equal variances not assumed = 1.693 dengan taraf sig. = 0.095. Sehingga probailitas 0.095 > 0,05,. Hal tersebut memberikan pemaknaan bahwa penerapan model pembelajaran penanaman nilai- nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara efektif bagi mahasiswa Jurusan Tadris Matematika untuk di terapkan dalam kegiatan pembelajaran. Tabel Independent Samples Test Levene's Test for Equality of Variances t-test for Equality of Means F Sig. t df Sig. (2- tailed) Mean Difference Std. Error Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Hasil Belajar Equal variances assumed .000 .988 1.687 70 .096 3.974 2.355 -.724 8.672 Equal variances not assumed 1.693 68.858 .095 3.974 2.347 -.709 8.657
  • 13.
    • Model pembelajaranpenanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara memiliki maksud dan tujuan yang bagus, serta tetap relevan hingga saat ini, di tengah degradasi moral yang melanda bangsa ini. Di tengah orang-orang pintar yang menggunakan kepintarannya untuk kepentingan pribadi dan kelompok, di tengah orang-orang yang mementingkan material dari pada moral, penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara perlu diterapkan dalam usaha penanaman moral gerasi muda saat ini. • Penerapan model pembelajaran penanaman nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara memberikan pandangan terhadap para pendidik ataupun masyarakat luas, bahwa • Memerdekaan lahiriah dan batiniah (sehingga menjadi pribadi yang memiliki otonomi intelektual, otonomi eksistensial, otonomi sosial). • Membangun kesadaran peserta didik bahwa dirinya adalah bagian integral dari alam semesta. • Membentuk perasaan peserta didik untuk mencintai ketertiban dan kedamaian. • Membentuk sikap tanggungjawab dalam diri peserta didik agar setia dan bertanggungjawab dalam memelihara nilai-nilai dan bentuk-bentuk kebudayaan nasional. • Membangun rasa nasionalisme dalam diri peserta didik sehingga ia merasa satu dengan bangsanya dan cinta akan bangsanya. • Membangun rasa persaudaraan dalam diri peserta didik yang berskala planeter (lintas batas) sehingga melalui keluhuran akal budi dan kebeningan nuraninya tumbuh perasaan cinta kasih terhadap sesama manusia.
  • 14.
    Masukan/Perbaikan Penilai • Pertanyaanpenelitian di sajikan lebih mendalam”bagaimana” • Di tambahkan pertanyaan tentang “bagaimana tujuan model pembelajaran penanaman nilai-nilai Ki Hadjar Dewantara” • Rumus dalam Metode penelitian dihilangkan • Judul di rubah menjadi “Internalisasi Nilai-nilai Pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam pembelajaran di perguruan tinggi ” • Hipotesis penelitian dirubah redaksinya “menjadi hipotesis pengaruh”