Pertemuan ke - 7
model pembelajaran kontektual--belajar
yang paling bermakna adalah dengan cara
melakukan-mengalami dan
mengkomunikasikan –
7 Komponen dalam pembelajaran kontektual
1. Contructivisem (membangun/membentuk)
2. Questioning (bertanya)
3. Inquiri (menyelidiki, menemukan)
4. Learning community (masyarakat belajar)
5. Modeling (pemodelan)
6. Reflection (reflection, umpan balik)
7. Authentic Assement
Model Pemb. pemecahan masalah--konsep
pengembilan keputusan dalam pembelajaran
matematika (sifatnya;logika, realita, rasional,
dan pragmatis).
Dasar-dasar dari pengambilan keputusan;
 Intuisi
 Pengalaman
 Fakta
 Wewenang
 Rasional
Proses pengambilan keputusan :
1. Identifikasi masalah
2. Pengumpulan dan penganalisis data
3. Pembuatan alternatif-alternatif kebijakan
4. Pemilahan salah satu alternatif terbaik
5. Pelaksanaan keputusan
6. Pemantauan dan pengevaluasian hasil
pelaksanaan
Model pemb. Kontruktivsme--perpaduan
antara perkembangan kognitif dengan sosial-
-
Hakikat sosiokultural—”pembelajaran terjadi
apabila anak bekerja atau belajar memahami
tugas2 yg belum dipelajari, namun kemepuan
siswa berada dalam zone of proximal
developmen”
Model Pembelajaran Scaffolding –
memeberikan sejumlah besar bantuan kepada
seseorang anak selama tahap2 awal
pembelajaran kemudian anak tersebut
mengambil alih tanggung jawab yg semakin
besar segera setelah ia dapat melakukannya.
Model pemb. Quantum learning-- seperangkat
metode dan falasafat belajar yang menekankan
pada “suggestology /sugestopedia”
Hal yang dapat dilakukan untuk memberikan
sugesti positif;
Mendudukan murid secara nyaman, memasang
music latar di dalam kelas, meningkatkan
partisipasi individu, menggunakan poster2 untuk
memberikan kesan besar sambil menonjolkan
informasi dan menyediakan guru2 terlatih baik
dalam seni pengajaran sugestif
teori belajar
teori belajar

teori belajar

  • 1.
  • 2.
    model pembelajaran kontektual--belajar yangpaling bermakna adalah dengan cara melakukan-mengalami dan mengkomunikasikan – 7 Komponen dalam pembelajaran kontektual 1. Contructivisem (membangun/membentuk) 2. Questioning (bertanya) 3. Inquiri (menyelidiki, menemukan) 4. Learning community (masyarakat belajar) 5. Modeling (pemodelan) 6. Reflection (reflection, umpan balik) 7. Authentic Assement
  • 4.
    Model Pemb. pemecahanmasalah--konsep pengembilan keputusan dalam pembelajaran matematika (sifatnya;logika, realita, rasional, dan pragmatis). Dasar-dasar dari pengambilan keputusan;  Intuisi  Pengalaman  Fakta  Wewenang  Rasional
  • 5.
    Proses pengambilan keputusan: 1. Identifikasi masalah 2. Pengumpulan dan penganalisis data 3. Pembuatan alternatif-alternatif kebijakan 4. Pemilahan salah satu alternatif terbaik 5. Pelaksanaan keputusan 6. Pemantauan dan pengevaluasian hasil pelaksanaan
  • 6.
    Model pemb. Kontruktivsme--perpaduan antaraperkembangan kognitif dengan sosial- -
  • 7.
    Hakikat sosiokultural—”pembelajaran terjadi apabilaanak bekerja atau belajar memahami tugas2 yg belum dipelajari, namun kemepuan siswa berada dalam zone of proximal developmen” Model Pembelajaran Scaffolding – memeberikan sejumlah besar bantuan kepada seseorang anak selama tahap2 awal pembelajaran kemudian anak tersebut mengambil alih tanggung jawab yg semakin besar segera setelah ia dapat melakukannya.
  • 11.
    Model pemb. Quantumlearning-- seperangkat metode dan falasafat belajar yang menekankan pada “suggestology /sugestopedia” Hal yang dapat dilakukan untuk memberikan sugesti positif; Mendudukan murid secara nyaman, memasang music latar di dalam kelas, meningkatkan partisipasi individu, menggunakan poster2 untuk memberikan kesan besar sambil menonjolkan informasi dan menyediakan guru2 terlatih baik dalam seni pengajaran sugestif