PERENCANAAN TAMBANG (MINE PLAN)
PERENCANAAN TAMBANG dapat diartikan sebagai kegiatan berikut : 
 Penentuan tujuan dan sasaran kegiatan yang ingin dicapai. 
 Proses persiapan secara sistematik mengenai kegiatan yang akan dilakukan. 
 Cara mencapai tujuan dan sasaran dengan menggunakan sumber dan 
kemampuan yang tersedia secara berdaya guna dan berdaya hasil. 
 Pembahasan dari persoalan, kemungkinan dan kesempatan yang dapat terjadi 
yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan. 
 Penentuan dari tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan 
berdasarkan analisa tujuan dan kesempatan.
FUNGSI PERENCANAAN TAMBANG tergantung dari jenis perencanaan yang 
digunakan dan sasaran yang dituju, tetapi secara umum fungsi perencanaan 
dapat dikatakan antara lain sebagai berikut : 
 Pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan dalam 
pencapaian tujuan. 
 Perkiraan terhadap masalah pelaksanaan, kemampuan, harapan, hambatan 
dan kegagalannya mungkin terjadi. 
 Usaha untuk mengurangi ketidakpastian. 
 Kesempatan untuk memilih kemungkinan terbaik. 
 Penyusunan urutan kepentingan tujuan. 
 Alat pengukur atau dasar ukuran dalam pengawasan dan penilaian. 
 Cara penggunaan dan penempatan sumber secara berdaya guna dan berdaya 
hasil.
TUJUAN DARI PEKERJAAN PERENCANAAN TAMBANG adalah membuat suatu 
rencana produksi tambang untuk sebuah cebakan bijih yang akan : 
 Menghasilkan tonase bijih pada tingkat produksi yang telah ditentukan 
dengan biaya yang semurah mungkin. 
 Menghasilkan aliran kas (cash flow) yang akan memaksimalkan beberapa 
kriteria ekonomik seperti rate of return atau net present value. 
MASALAH PERENCANAAN TAMBANG merupakan masalah yang kompleks 
karena merupakan problem geometrik tiga dimensi yang selalu berubah dengan 
waktu. Geometri tambang bukan satu-satunya parameter yang berubah dengan 
waktu.Parameter-parameter ekonomi penting yang lain pun sering merupakan 
fungsi waktu pula.
RUANG LINGKUP PERENCANAAN TAMBANG 
 PENENTUAN BATAS DARI PIT 
 PERANCANGAN PUSHBACK 
 PENJADWALAN PRODUKSI 
 PERENCANAAN TAMBANG BERDASARKAN URUTAN WAKTU 
 PEMILIHAN ALAT 
 PERHITUNGAN ONGKOS-ONGKOS OPERASI DAN KAPITAL
CHECKLIST DATA AWAL YANG HARUS DIKUMPULKAN 
 Topografi 
 Kondisi Iklim : curah hujan, kelembaban 
 Air : ketersediaan, kualitas, kuantitas, sumber 
 Struktur Geologi : patahan, perlipatan, dalam & luar daerah tambang, 
kemungkinan gempa, dampak pada slope 
 Air Tambang : kuantitas, metode penirisan, 
 Permukaan : vegetasi, biaya land clearing, metode. Jenis Bahan Galian yang 
ditambang : bijih, batubara, emas 
 Lokasi : disposal, top soil, rom, stock pile, pelabuhan, sarana dan prasarana 
penunjang penambangan 
 Akses : jalan, desa/kota terdekat. Power : ketersedian PLN atau listrik sendiri 
(genset) 
 Kepemilikan lahan, kebijakan pemerintah dan regulasi, kondisi ekonomi
Mine plan

Mine plan

  • 1.
  • 2.
    PERENCANAAN TAMBANG dapatdiartikan sebagai kegiatan berikut :  Penentuan tujuan dan sasaran kegiatan yang ingin dicapai.  Proses persiapan secara sistematik mengenai kegiatan yang akan dilakukan.  Cara mencapai tujuan dan sasaran dengan menggunakan sumber dan kemampuan yang tersedia secara berdaya guna dan berdaya hasil.  Pembahasan dari persoalan, kemungkinan dan kesempatan yang dapat terjadi yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan.  Penentuan dari tindakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan berdasarkan analisa tujuan dan kesempatan.
  • 3.
    FUNGSI PERENCANAAN TAMBANGtergantung dari jenis perencanaan yang digunakan dan sasaran yang dituju, tetapi secara umum fungsi perencanaan dapat dikatakan antara lain sebagai berikut :  Pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan dalam pencapaian tujuan.  Perkiraan terhadap masalah pelaksanaan, kemampuan, harapan, hambatan dan kegagalannya mungkin terjadi.  Usaha untuk mengurangi ketidakpastian.  Kesempatan untuk memilih kemungkinan terbaik.  Penyusunan urutan kepentingan tujuan.  Alat pengukur atau dasar ukuran dalam pengawasan dan penilaian.  Cara penggunaan dan penempatan sumber secara berdaya guna dan berdaya hasil.
  • 4.
    TUJUAN DARI PEKERJAANPERENCANAAN TAMBANG adalah membuat suatu rencana produksi tambang untuk sebuah cebakan bijih yang akan :  Menghasilkan tonase bijih pada tingkat produksi yang telah ditentukan dengan biaya yang semurah mungkin.  Menghasilkan aliran kas (cash flow) yang akan memaksimalkan beberapa kriteria ekonomik seperti rate of return atau net present value. MASALAH PERENCANAAN TAMBANG merupakan masalah yang kompleks karena merupakan problem geometrik tiga dimensi yang selalu berubah dengan waktu. Geometri tambang bukan satu-satunya parameter yang berubah dengan waktu.Parameter-parameter ekonomi penting yang lain pun sering merupakan fungsi waktu pula.
  • 5.
    RUANG LINGKUP PERENCANAANTAMBANG  PENENTUAN BATAS DARI PIT  PERANCANGAN PUSHBACK  PENJADWALAN PRODUKSI  PERENCANAAN TAMBANG BERDASARKAN URUTAN WAKTU  PEMILIHAN ALAT  PERHITUNGAN ONGKOS-ONGKOS OPERASI DAN KAPITAL
  • 6.
    CHECKLIST DATA AWALYANG HARUS DIKUMPULKAN  Topografi  Kondisi Iklim : curah hujan, kelembaban  Air : ketersediaan, kualitas, kuantitas, sumber  Struktur Geologi : patahan, perlipatan, dalam & luar daerah tambang, kemungkinan gempa, dampak pada slope  Air Tambang : kuantitas, metode penirisan,  Permukaan : vegetasi, biaya land clearing, metode. Jenis Bahan Galian yang ditambang : bijih, batubara, emas  Lokasi : disposal, top soil, rom, stock pile, pelabuhan, sarana dan prasarana penunjang penambangan  Akses : jalan, desa/kota terdekat. Power : ketersedian PLN atau listrik sendiri (genset)  Kepemilikan lahan, kebijakan pemerintah dan regulasi, kondisi ekonomi