LOGARITMA 
Oleh : Hidayati Rusnedy 
SMA NEGERI 1 BANGKINANG KOTA
1. Pengertian Logaritma 
Plog a = m artinya a = pm 
Keterangan: 
p disebut bilangan pokok 
a disebut bilangan logaritma atau numerus 
dengan a > 0 
m disebut hasil logaritma atau eksponen dari 
basis
Logaritma dengan basis 10 
Pada bentuk plog a = m, maka: 10log a = m 
cukup ditulis log a = m. 
Basis 10 pada logaritma tidak perlu dituliskan. 
Contoh: 
10log 3  dituliskan log 3 
10log 5  dituliskan log 5
Sifat-sifat Logaritma 
1. plog (a x b) = plog a + plog b 
2. plog (a : b) = plog a - plog b 
3. plog (a)n = n x plog a 
m 
n am = plog (a) n 
4. plog 
= m plog a 
n
Contoh 
1. Jika 2log x = 3 
Tentukan nilai x = …. 
Jawab: 
2log x = 3  x = 23 
x = 8. 
2. Jika 2log x = 3 
Tentukan nilai x = …. 
Jawab: 
2log x = 3  x = 23 
x = 8.
3. Nilai dari 2log (8 x 16) = … 
Jawab: 
= 2log 8 + 2log 16 
= 2log 23 + 2log 24 
= 3 + 4 
= 7 
4. Nilai dari 3log (81 : 27) = … 
Jawab: 
= 3log 81 - 3log 27 
= 3log 34 - 3log 33 
= 4 - 3 
= 1
5. Nilai dari 2log 84 = …. 
Jawab: 
= 2log 84 
= 4 x 2log 23 
= 4 x 3 
= 12 
6. Nilai dari 2log 84 = …. 
Jawab: 
= 2log 84  
= 2 x 2log 23 
= 2 x 3 
= 6 
= 4 2log 8 
2
Menentukan Logaritma Suatu Bilangan 
Kita bisa menggunakan Tabel Logaritma atau 
Kalkulator. 
Walaupun kedua alat tersebut hanya 
memberikan nlai logaritma untuk untuk 
bentuk berbass 10, kita selalu dapat 
mengubah bentuk logartma berbasis 
berapapun kebentuk logartma berbasis 10.
Contoh : 
Ubahlah logaritma dibawah ini menjadi bentuk 
logaritma berbasis 10 ! 
log 6 
1 
log 6 
log 2 
log 2 
  
log 5 
log 4 
2. log 5 
2 
log 
1 
3. log 6 
log 3 
1. log 2 
4 
2 
3 
 
 
Hasil logaritma suatu bilangan merupakan 
blangan yang terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian bulat 
(KARAKTERISTIK) dan bagian desimal (MANTISA). 
Pada tabel logaritma hanya bagian desimalnya 
saja sedangkan karakteristiknya tidak tertulis dan kita 
tentukan sendiri. 
Untuk itu kita harus merubah ke bentuk baku 
misal 
P= a dengan a dan n bilanganbulat n 10 , 1 10 
P a x 
10 
P a x 
log  
log( 10 ) 
P a 
log  log  
log10 
P a n 
n 
n 
n 
  
 
log log 
mantisa 
karakteristik
Contoh : 
1.log 2680 log(2,68 10 ) 
3 
 
  
log 2,68 log10 
  
0,4281 3 
3,4281 
  
2.log 0,00309  
log 3,09 10 
  
log 3,09 log10 
   
0,4900 ( 3) 
2,5100 
3 
3 
3 
  
 
 
 x 
x
Menentukan Antilogaritma suatu bilangan 
Misalkan log x=y maka 
x=antilog y 
y 10 
10 
2,95 
2 
10 . log 0,95 
100.(8,913) 
891,3 
 
 
 
 
anti 
Jadi,antilog y = 
x 
Contoh: 
1. Log x=0.123 maka x = antilog 0,123 
x = 1,327 
2. Log x= 2,95 maka x = antilog 2,95
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2
Kelas x bab 2

Kelas x bab 2

  • 1.
    LOGARITMA Oleh :Hidayati Rusnedy SMA NEGERI 1 BANGKINANG KOTA
  • 2.
    1. Pengertian Logaritma Plog a = m artinya a = pm Keterangan: p disebut bilangan pokok a disebut bilangan logaritma atau numerus dengan a > 0 m disebut hasil logaritma atau eksponen dari basis
  • 3.
    Logaritma dengan basis10 Pada bentuk plog a = m, maka: 10log a = m cukup ditulis log a = m. Basis 10 pada logaritma tidak perlu dituliskan. Contoh: 10log 3  dituliskan log 3 10log 5  dituliskan log 5
  • 4.
    Sifat-sifat Logaritma 1.plog (a x b) = plog a + plog b 2. plog (a : b) = plog a - plog b 3. plog (a)n = n x plog a m n am = plog (a) n 4. plog = m plog a n
  • 5.
    Contoh 1. Jika2log x = 3 Tentukan nilai x = …. Jawab: 2log x = 3  x = 23 x = 8. 2. Jika 2log x = 3 Tentukan nilai x = …. Jawab: 2log x = 3  x = 23 x = 8.
  • 6.
    3. Nilai dari2log (8 x 16) = … Jawab: = 2log 8 + 2log 16 = 2log 23 + 2log 24 = 3 + 4 = 7 4. Nilai dari 3log (81 : 27) = … Jawab: = 3log 81 - 3log 27 = 3log 34 - 3log 33 = 4 - 3 = 1
  • 7.
    5. Nilai dari2log 84 = …. Jawab: = 2log 84 = 4 x 2log 23 = 4 x 3 = 12 6. Nilai dari 2log 84 = …. Jawab: = 2log 84  = 2 x 2log 23 = 2 x 3 = 6 = 4 2log 8 2
  • 8.
    Menentukan Logaritma SuatuBilangan Kita bisa menggunakan Tabel Logaritma atau Kalkulator. Walaupun kedua alat tersebut hanya memberikan nlai logaritma untuk untuk bentuk berbass 10, kita selalu dapat mengubah bentuk logartma berbasis berapapun kebentuk logartma berbasis 10.
  • 9.
    Contoh : Ubahlahlogaritma dibawah ini menjadi bentuk logaritma berbasis 10 ! log 6 1 log 6 log 2 log 2   log 5 log 4 2. log 5 2 log 1 3. log 6 log 3 1. log 2 4 2 3   
  • 10.
    Hasil logaritma suatubilangan merupakan blangan yang terdiri dari 2 bagian, yaitu bagian bulat (KARAKTERISTIK) dan bagian desimal (MANTISA). Pada tabel logaritma hanya bagian desimalnya saja sedangkan karakteristiknya tidak tertulis dan kita tentukan sendiri. Untuk itu kita harus merubah ke bentuk baku misal P= a dengan a dan n bilanganbulat n 10 , 1 10 
  • 11.
    P a x 10 P a x log  log( 10 ) P a log  log  log10 P a n n n n    log log mantisa karakteristik
  • 12.
    Contoh : 1.log2680 log(2,68 10 ) 3    log 2,68 log10   0,4281 3 3,4281   2.log 0,00309  log 3,09 10   log 3,09 log10    0,4900 ( 3) 2,5100 3 3 3      x x
  • 13.
    Menentukan Antilogaritma suatubilangan Misalkan log x=y maka x=antilog y y 10 10 2,95 2 10 . log 0,95 100.(8,913) 891,3     anti Jadi,antilog y = x Contoh: 1. Log x=0.123 maka x = antilog 0,123 x = 1,327 2. Log x= 2,95 maka x = antilog 2,95