Hidrosefalus dapat terjadi sebagai komplikasi infeksi meningitis tuberkulosa akibat penumpukan cairan serebrospinal di ventrikel otak. Gejala klinisnya bervariasi namun seringkali meliputi nyeri kepala dan gangguan neurologis. Diagnosa didukung hasil pemeriksaan gambar seperti CT scan dan MRI serta pemeriksaan cairan serebrospinal. Pengobatan meliputi obat anti tuberkulosis, diuretik, dan operasi shunt