Fungsi Kalimat
Subjek
 CIRI SUBJEK
1. Jawaban apa atau siapa kepada prdikat
contoh
Ani bermain di rumah.
Siapa yang bermain di rumah?
Ani. Maka, Ani adalah subjek.
2. Berupa nomina atau frase nomina
contoh
Hewan berkembang biak.
Subjek kalimat di atas adalah hewan. Hewan merupakan nomina
3. Biasanya disertai kata itu,ini,dan yang (sebagai pembatas antara subjek dan predikat)
Contoh : Anak itu membawa bukuku
Predikat
 CIRI PREDIKAT
1. Jawaban mengapa dan bagaimana
contoh
Nabiilah baik-baik.
Bagaimana Nabiilah?
Baik-baik merupakan jawaban atas pertanyaan Bagaimana Nabiilah.
2. Dapat berupa kata adalah, ialah , atau merupakan
contoh
Dia adalah wartawan.
3. Dapat diingkarkan (dengan kata tidak)
contoh
Ani tidak makan di kantin.
4. Dapat disertai kata-kata aspek ( telah, sudah, akan, dan sedang)
contoh
Ani sedang membaca koran di taman.
5. Dapat Disertai Kata-kata Aspek atau Modalitas
Kata-kata aspek seperti telah, sudah, sedang, belum, dan akan. Modalitas,
kata-kata yang menyatakan sikap pembicara (subjek), seperti ingin, hendak, dan
mau.
Objek
 Ciri Objek:
1. Kategori katanya berupa nomina atau nominal.
Contoh: Ayah membaca koran. (nomina)
2. Berada langsung di belakang verba transitif aktif tanpa preposisi.
Contoh: Zidane menyundul bola. (aktif transitif)
3. Dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.
Contoh : Wasit meniup peluit.
Peluit ditiup wasit.
4. Dapat diganti dengan -nya.
Contoh: Adik menyantap makanan.
Adik menyantapnya.
5. Langsung di Belakang Predikat
Objek hanya memiliki tempat di belakang predikat, tidak pernah mendahului predikat.
Pelengkap
 PELENGKAP
1. Tidak dapat menjadi subjek akibat pemasifan kalimat
2. Berada di langsung di belakang predikat jika tidak ada objek
dan pelengkap masih dapat disisipi unsur lain, yaitu objek.
contoh
Negara Republik Indonesia berdasarkan pancasila. (langsung di belakang predikat)
Mereka membelikan ayahnya sepeda baru. (tidak langsung di belakang predikat)
3. Predikatnya berawalan ber-, ter-, dan kata dasar
contoh
Amir berbadan tegap.
4. Selain nomina, pelengkap bisa diisi oleh verba atau adjektiva.
Contoh: a. Adik bermain bola. (nomina)
b. Kamu suka berenang. (verba)
c. Bajunya berwarna hijau. (adjektiva)
5. Tidak dapat diganti dengan -nya, kecuali didahului oleh preposisi.
Contoh: Negara ini berlandaskan hukum.
Perbedaan Objek dan Pelengkap
No. Objek Pelengkap
1. Objek diperlukan setelah kata kerja yang
berawalan me (N)-,
Pelengkap umumnya diperkirakan setelah kata kerja
yang berawalan ber, ter- atau kata dasar.
2. Objek dapat dijadikan subjek dalam kalimat
pasif
Pelengkap tidak dapat dijadikan subjek dalam kalimat
pasif
3. Objek berupa kata atau frase benda Pelengkap dapat berupa kata/frase benda, kerja atau
sifat.
4. Objek tidak bisa didahului preposisi, Pelengkap bisa didahului preposisi
5. Contoh kalimat berobjek:
a. Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini
b. Saya pasti akan memaafkan dia
c. Farida sedang membaca majalah
Contoh kalimat berpelengkap:
a. Rumah koruptor itu berjumlah dua puluh buah.
b. Dia berpendapat bahwa ekonomi negara akan
membaik.
c. Nasi telah menjadi bubur.
Keterangan
 KETERANGAN
1. Jawaban pertanyaan kapan dan di mana
contoh
Kemarin, dia tidak mengerjakan PR.
2. Tidak terikat oleh posisi (dapat berpindah-pindah)
contoh
Dia tidak mandi kemarin.
Kemarin, dia tidak mandi.

Fungsi Kalimat

  • 1.
  • 2.
    Subjek  CIRI SUBJEK 1.Jawaban apa atau siapa kepada prdikat contoh Ani bermain di rumah. Siapa yang bermain di rumah? Ani. Maka, Ani adalah subjek. 2. Berupa nomina atau frase nomina contoh Hewan berkembang biak. Subjek kalimat di atas adalah hewan. Hewan merupakan nomina 3. Biasanya disertai kata itu,ini,dan yang (sebagai pembatas antara subjek dan predikat) Contoh : Anak itu membawa bukuku
  • 3.
    Predikat  CIRI PREDIKAT 1.Jawaban mengapa dan bagaimana contoh Nabiilah baik-baik. Bagaimana Nabiilah? Baik-baik merupakan jawaban atas pertanyaan Bagaimana Nabiilah. 2. Dapat berupa kata adalah, ialah , atau merupakan contoh Dia adalah wartawan. 3. Dapat diingkarkan (dengan kata tidak) contoh Ani tidak makan di kantin. 4. Dapat disertai kata-kata aspek ( telah, sudah, akan, dan sedang) contoh Ani sedang membaca koran di taman. 5. Dapat Disertai Kata-kata Aspek atau Modalitas Kata-kata aspek seperti telah, sudah, sedang, belum, dan akan. Modalitas, kata-kata yang menyatakan sikap pembicara (subjek), seperti ingin, hendak, dan mau.
  • 4.
    Objek  Ciri Objek: 1.Kategori katanya berupa nomina atau nominal. Contoh: Ayah membaca koran. (nomina) 2. Berada langsung di belakang verba transitif aktif tanpa preposisi. Contoh: Zidane menyundul bola. (aktif transitif) 3. Dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Contoh : Wasit meniup peluit. Peluit ditiup wasit. 4. Dapat diganti dengan -nya. Contoh: Adik menyantap makanan. Adik menyantapnya. 5. Langsung di Belakang Predikat Objek hanya memiliki tempat di belakang predikat, tidak pernah mendahului predikat.
  • 5.
    Pelengkap  PELENGKAP 1. Tidakdapat menjadi subjek akibat pemasifan kalimat 2. Berada di langsung di belakang predikat jika tidak ada objek dan pelengkap masih dapat disisipi unsur lain, yaitu objek. contoh Negara Republik Indonesia berdasarkan pancasila. (langsung di belakang predikat) Mereka membelikan ayahnya sepeda baru. (tidak langsung di belakang predikat) 3. Predikatnya berawalan ber-, ter-, dan kata dasar contoh Amir berbadan tegap. 4. Selain nomina, pelengkap bisa diisi oleh verba atau adjektiva. Contoh: a. Adik bermain bola. (nomina) b. Kamu suka berenang. (verba) c. Bajunya berwarna hijau. (adjektiva) 5. Tidak dapat diganti dengan -nya, kecuali didahului oleh preposisi. Contoh: Negara ini berlandaskan hukum.
  • 6.
    Perbedaan Objek danPelengkap No. Objek Pelengkap 1. Objek diperlukan setelah kata kerja yang berawalan me (N)-, Pelengkap umumnya diperkirakan setelah kata kerja yang berawalan ber, ter- atau kata dasar. 2. Objek dapat dijadikan subjek dalam kalimat pasif Pelengkap tidak dapat dijadikan subjek dalam kalimat pasif 3. Objek berupa kata atau frase benda Pelengkap dapat berupa kata/frase benda, kerja atau sifat. 4. Objek tidak bisa didahului preposisi, Pelengkap bisa didahului preposisi 5. Contoh kalimat berobjek: a. Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini b. Saya pasti akan memaafkan dia c. Farida sedang membaca majalah Contoh kalimat berpelengkap: a. Rumah koruptor itu berjumlah dua puluh buah. b. Dia berpendapat bahwa ekonomi negara akan membaik. c. Nasi telah menjadi bubur.
  • 7.
    Keterangan  KETERANGAN 1. Jawabanpertanyaan kapan dan di mana contoh Kemarin, dia tidak mengerjakan PR. 2. Tidak terikat oleh posisi (dapat berpindah-pindah) contoh Dia tidak mandi kemarin. Kemarin, dia tidak mandi.