   HENDRI (H211 09 011)
   AIDA (H211 09 012)
   NETHA SHELLA SABONO (H211 09 013)
   NUR HARMILA SARI (H211 09 015)
   DJUNNAIDIN (H211 09 016)
   ARIFAH SARAHAN (H211 09 101)
Ekspansi multipole merupakan rangkaian
matematik yang mewakili fungsi yang
tergantung pada sudut.
y                     V(P) = ….. ?
                  P   Jika r’ >> r
                      Titik observasi sangat
                      jauh dari lokasi distribusi
    r’     r          muatan.

0                          x

    potensial yang dihasilkan tampak seperti
    yang diberikan oleh muatan titik dengan
    muatan total Q
                         1 Q
                  V(P) =
                       4       0
                                   r
Bagaimana jika muatan total Q = 0 ?
Tentu V    0
Persoalan bagaimana V menjadi nol ?
Tinjau dipole muatan.




            Gambar muatan dipole
1                q           q
V(p)
                4           0
                                 r           r


                            2                                                           2
                                                                      S             S
                                                     =
2           2       S                                    r
                                                             2
                                                                 1       Cos
        r                        rS Cos                                                    2
                        2                                             r             4r


Untuk r >> s suku ketiga dapat diabaikan
                                                     1
    1               1                S
                            1           Cos         2

                    r                r


Uraian binomial
                                                                          1     1               S
    1           1                        S                                                          Cos
                            1               Cos                                            r
                                                                                                2

                    r                2r
dengan demikian diperoleh pendekatan dari
potensial di titik P, yaitu
     V(P) = 1 q .S Cos 2
           4   0   r


Jadi potensial oleh suatu dipole pada jarak yang
jauh besarnya berbanding lurus dengan 1 .  2
                                       r
Tinjau distribusi muatan sembarang :
                   P Potensial di titik P dapat
                     dinyatakan sebagai
                     berikut
      r'    r                             1                 1
                     V( p )                                         .dt
  0                               4           0

                        2         2               ' 2               '
                              r               r             2 r r Cos

                                                            2
                                                        '                   '

                            =         2             r               r
                                  r       1                     2               Cos
                                                    r                   r
Atau                                 dimana
                                                                     '       '
                                                                 r       r
                     r 1                                                         2 Cos
                                                                 r       r

 Selama P terletak jauh dari distribusi muatan,
             1 sehingga                      dapat                       dilakukan                              ekspansi
 binomial sebagai berikut:
                                     =   1           1           3                 5
                                 1
     1       1                                                           2                   2
                 1               2           1                                                       ....
             r                           r           2           8               16
 atau dinyatakan dalam r, , dan r’
                                                             2                           2                  3              2
                     '       '                           '           '
 1           1   r       r                       3 r             r                               5    r'        r'
         1                       2 Cos                                   2 Cos                                       Cos       ...
 r           2   r       r                       8   r           r                           16       r         r



 Koefisien dari deret di atas adalah Polinomial
 Legendre.
Polinomial Legendre, yaitu
                         ~            n
         1       1               r'
                                          Pn ( Cos        )
                 r   n 0         r

                                      ~

 Jadi Vp
                             1                 1               n
                                               n 1
                                                        r'         Pn Cos           dt
                         4       0 n 0     r
 atau secara eksplisit
         1           1                      1                               1            2   3         2   1
Vp                               d             2
                                                     r ' Cos         d          3
                                                                                    r'           Cos           d   ...
     4       0
                     r                     r                                r                2             2
Uraian kutub ganda potensial V dalam deret
          1
pangkat   r
              .
 Suku pertama (n = 0)
                                1
  suku monopole V ~
                                r
 Suku kedua (n =1)
                    1
  suku dipole V ~       2
                    r
 Suku ketiga (n = 2)
                                    1
  suku quadrupole V ~                   3
                                    r
 Suku keempat (n = 3)
                            1
  suku oktopole V ~             4
                            r
Hasil   integrasi      suku               pertama   dalam
penjabaran menghasilkan muatan pertama
terhadap potensial dapat dituliskan :

                                  1       Q
               V mono ( P )
                              4       0
                                          r
Bila muatan total sama dengan nol, maka
kontribusi pada medan di titik yang jauh
paling menonjol berasal dari suku kedua
yang dikenal sebagai suku dipole, yaitu
                           1       1
         V dip ( P )                   2
                                           r ' Cos   dt
                       4       0   r
Suku kuadrupole sebanding dengan                                       1
                                                                           3
                                                                               .
                                                                       r
Dalam penjabaran multipole kontribusi suku
ini diberikan oleh :
                        1           1               2   3         1
     V Kuad ( P )               .       3
                                            (r' )           Cos       dt
                    4       0       r                   2         2
   Jika muatan total (Q                0)
    Potensial didominasi oleh suku monopole
    (untuk r yang besar).
                                                1       Q
                                        =
                       1       1
    V mono ( P )                   dt
                   4       0
                               r            4       0
                                                        r
   Jika muatan total Q = 0
    Potensial didominasi oleh suku dipole (jika
    momen dipole ).
                       1               1
    V dip ( P )                            2
                                                       r ' Cos     dt
                   4           0       r
          : sudut antara r ' dan r                                      r ' Cos        ˆ
                                                                                       r .r '
                           1                   1
     V dip ( P )                       .           ˆ
                                                   r . r ' . dt
                       4                   r
                                               2       
                                   0

    atau dapat ditulis
                                      ˆ
                                   P .r
      V dip ( P )                                  2
                                                                 dimana P         r'      dt
                           4               0
                                               r

Momen dipole P ditentukan oleh ukuran,
bentuk dan kerapatan dari distribusi muatan.
                     
   - Muatan volume : P                    r'   dt

   - Muatan permukaan : P                       r ' .d A
                             ~
   - Muatan titik :   P               q i ri
                          n       1
Dipole   Dipole fisis
         Dipole murni
q
                                     
     -q                              P   q r'          qr '
              S                                                                
r'                                        q( r'             r ')            q .s
                      +q

          r'
                                     S : Vektor dari (-) ke (+)

Untuk Dipole Fisis :                     subtitusi P                        qs
                  1       q s Cos                                              ˆ
Vdip =                           2
                                         ke     V ( dip ) ( P )
                                                                            P. r
                                                                                    2
          4           0      r                                          4     0
                                                                                r
                                                                 ˆ
                                                            q s .r                 1        q s Cos
                                         V dip ( P )                    2                          2
                                                        4         0
                                                                    r         4         0
                                                                                               r
Tentukan aproksimasi paling sederhana yang
berlaku untuk potensial ditempat yang jauh
dari 0.       -q
                                       Q tot               2q        2q         3q   q    0
                   3q
              d             P     ( 3 qd            ˆ
                                               qd ) k               ( 2 qd           2q       d )ˆ
                                                                                                 j
          d            d
                                   Y
                                                    ˆ
                                               2 qd k
 -                         -2q
 2q                d

                   q       Jadi   V
                                           1          ˆ
                                                   P .r
                                                       2
                                                                ; P .r
                                                                     ˆ           P Cos
                                       4           r
     ;
                                               0
 X
                                                           1        2 qd Cos
                                               V                            2
                                                       4        0
                                                                        r
Ekspansi multipole

Ekspansi multipole

  • 2.
    HENDRI (H211 09 011)  AIDA (H211 09 012)  NETHA SHELLA SABONO (H211 09 013)  NUR HARMILA SARI (H211 09 015)  DJUNNAIDIN (H211 09 016)  ARIFAH SARAHAN (H211 09 101)
  • 4.
    Ekspansi multipole merupakanrangkaian matematik yang mewakili fungsi yang tergantung pada sudut.
  • 5.
    y V(P) = ….. ? P Jika r’ >> r Titik observasi sangat jauh dari lokasi distribusi r’ r muatan. 0 x potensial yang dihasilkan tampak seperti yang diberikan oleh muatan titik dengan muatan total Q 1 Q V(P) = 4 0 r
  • 6.
    Bagaimana jika muatantotal Q = 0 ? Tentu V 0 Persoalan bagaimana V menjadi nol ? Tinjau dipole muatan. Gambar muatan dipole
  • 7.
    1 q q V(p) 4 0 r r 2 2 S S = 2 2 S r 2 1 Cos r  rS Cos 2 2 r 4r Untuk r >> s suku ketiga dapat diabaikan 1 1 1 S 1 Cos 2 r r Uraian binomial 1 1 S 1 1 S Cos 1 Cos r 2 r 2r
  • 8.
    dengan demikian diperolehpendekatan dari potensial di titik P, yaitu V(P) = 1 q .S Cos 2 4 0 r Jadi potensial oleh suatu dipole pada jarak yang jauh besarnya berbanding lurus dengan 1 . 2 r
  • 9.
    Tinjau distribusi muatansembarang : P Potensial di titik P dapat dinyatakan sebagai berikut r' r 1 1 V( p ) .dt 0 4 0 2 2 ' 2 ' r r 2 r r Cos 2 ' ' = 2 r r r 1 2 Cos r r
  • 10.
    Atau dimana ' ' r r r 1 2 Cos r r Selama P terletak jauh dari distribusi muatan, 1 sehingga dapat dilakukan ekspansi binomial sebagai berikut: = 1 1 3 5 1 1 1 2 2 1 2 1 .... r r 2 8 16 atau dinyatakan dalam r, , dan r’ 2 2 3 2 ' ' ' ' 1 1 r r 3 r r 5 r' r' 1 2 Cos 2 Cos Cos ... r 2 r r 8 r r 16 r r Koefisien dari deret di atas adalah Polinomial Legendre.
  • 11.
    Polinomial Legendre, yaitu ~ n 1 1 r' Pn ( Cos ) r n 0 r ~ Jadi Vp 1 1 n n 1 r' Pn Cos dt 4 0 n 0 r atau secara eksplisit 1 1 1 1 2 3 2 1 Vp d 2 r ' Cos d 3 r' Cos d ... 4 0 r r r 2 2
  • 12.
    Uraian kutub gandapotensial V dalam deret 1 pangkat r .  Suku pertama (n = 0) 1 suku monopole V ~ r  Suku kedua (n =1) 1 suku dipole V ~ 2 r  Suku ketiga (n = 2) 1 suku quadrupole V ~ 3 r  Suku keempat (n = 3) 1 suku oktopole V ~ 4 r
  • 13.
    Hasil integrasi suku pertama dalam penjabaran menghasilkan muatan pertama terhadap potensial dapat dituliskan : 1 Q V mono ( P ) 4 0 r
  • 14.
    Bila muatan totalsama dengan nol, maka kontribusi pada medan di titik yang jauh paling menonjol berasal dari suku kedua yang dikenal sebagai suku dipole, yaitu 1 1 V dip ( P ) 2 r ' Cos dt 4 0 r
  • 15.
    Suku kuadrupole sebandingdengan 1 3 . r Dalam penjabaran multipole kontribusi suku ini diberikan oleh : 1 1 2 3 1 V Kuad ( P ) . 3 (r' ) Cos dt 4 0 r 2 2
  • 16.
    Jika muatan total (Q 0) Potensial didominasi oleh suku monopole (untuk r yang besar). 1 Q = 1 1 V mono ( P ) dt 4 0 r 4 0 r
  • 17.
    Jika muatan total Q = 0 Potensial didominasi oleh suku dipole (jika momen dipole ). 1 1 V dip ( P ) 2 r ' Cos dt 4 0 r : sudut antara r ' dan r r ' Cos ˆ r .r ' 1 1 V dip ( P ) . ˆ r . r ' . dt 4 r 2  0 atau dapat ditulis ˆ P .r V dip ( P ) 2 dimana P r' dt 4 0 r
  • 18.
     Momen dipole Pditentukan oleh ukuran, bentuk dan kerapatan dari distribusi muatan.  - Muatan volume : P r' dt - Muatan permukaan : P r ' .d A  ~ - Muatan titik : P q i ri n 1
  • 19.
    Dipole Dipole fisis Dipole murni
  • 20.
    q  -q P q r' qr ' S  r' q( r' r ') q .s +q r' S : Vektor dari (-) ke (+) Untuk Dipole Fisis : subtitusi P qs 1 q s Cos ˆ Vdip = 2 ke V ( dip ) ( P ) P. r 2 4 0 r 4 0 r ˆ q s .r 1 q s Cos V dip ( P ) 2 2 4 0 r 4 0 r
  • 21.
    Tentukan aproksimasi palingsederhana yang berlaku untuk potensial ditempat yang jauh dari 0. -q Q tot 2q 2q 3q q 0 3q d P ( 3 qd ˆ qd ) k ( 2 qd 2q d )ˆ j d d Y ˆ 2 qd k - -2q 2q d q Jadi V 1 ˆ P .r 2 ; P .r ˆ P Cos 4 r ; 0 X 1 2 qd Cos V 2 4 0 r