Analisis Konsep Sistem Informasi Akuntansi pada PT
Bank Central Asia Tbk
Raihan Abid Rahman1
, Hasan2
, Nadila Puspa3
, Cikal Tri Andinie4
(rraihan568@gmail.com1
, asankahasan47@gmail.com2
, puspanadila9@gmail.com3
, cikaltriand@gmail.com4
)
Universitas Mercu Buana, Jakarta1
, Universitas Mercu Buana, Jakarta2
,
Universitas Mercu Buana, Jakarta3
, Universitas Mercu Buana, Jakarta4
,
Program Studi Akuntansi
Fakultas Ekonomi Bisnis
2021
Abstrak
Sistem Informasi Akuntansi didefinisikan sebagai sebuah sistem yang mengumpulkan,
mencatat, menyimpan dan mengolah data, sehingga menghasilkan informasi yang berguna
dalam membuat keputusan. Persaingan bisnis dalam kemajuan tekonologi yang begitu
kompetitif membutuhkan sistem informasi yang memberikan kemudahan penggunaan,
penguasaan pekerjaan, dan peningkatan daya saing untuk menuntut perusahaan untuk
menjalankan usahanya lebih efektif. Sistem informasi pada perbankan bertujuan untuk
memberikan kenyamanan, kemudahan dan kepuasan terhadap konsumen atau nasabahnya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sistem informasi bank pada PT. Bank
Central Asia Tbk (BCA). Sistem Informasi Akuntansi pada bidang perbankan
diimplementasikan dan dilaksanakan pada jaringan intra-kantor untuk melayani pelanggan.
Teknik pembahasan yang digunakan adalah dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan mencari berbagai sumber dari jurnal, e-book, dan internet. Dalam
adanya proses sistem informasi yang terdapat di bank akan memudahkan masyarakat dalam
proses bertransaksi, akurasi data lebih akurat, penghematan biaya dan waktu, serta efisiensi
dalam melakukan suatu bisnis.
Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Kemajuan Teknologi, Perbankan.
Abstract
Accounting Information System is defined as a system that collects, records, stores and
processes data, so as to produce information that is useful in making decisions. Business
competition in technological advancements that are so competitive requires information
systems that provide ease of use, mastery of work, and increased competitiveness to demand
companies to run their businesses more effectively. The information system in banking aims to
provide comfort, convenience and satisfaction to consumers or customers. The purpose of this
study was to find out about the bank information system at PT. Bank Central Asia Tbk (BCA).
The Accounting Information System in the banking sector is implemented and implemented on
the intra-office network to serve customers. The discussion technique used is descriptive
method. Data collection techniques were carried out by looking for various sources from
journals, e-books, and the internet. The existence of an information system process at the bank
will facilitate the public in the transaction process, more accurate data accuracy, cost and time
savings, and efficiency in doing a business.
Keywords: Accounting Information System, Technological Advancement, Banking.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Sistem akuntansi sangat berperan dalam suatu perusahaan karena akuntansi
dapat memberikan informasi yang diperlukan manajemen. Disamping itu dapat
memberikan bantuan dalam menyajikan suatu pertanggung jawaban keuangan bagi
pihak – pihak yang berkepentingan dalam perusahaan, melalui laporan keuangan antara
lainnya neraca dan perhitungan laba rugi. Informasi dari suatu perusahaan, terutama
Informasi keuangan dibutuhkan oleh berbagai macam pihak yang berkepentingan.
Pihak-pihak diluar perusahaan, seperti kreditur, calon investor, kantor pajak, dan lain-
lain ini telah diakui secara luas sebagai faktor penting untuk pelaksanaan bisnis sistem
informasi. Sistem pengolah transaksi keuangan hampir selalu dimiliki oleh suatu
perusahaan, organisasi, instansi pemerintah karena di dalam suatu perusahaan atau
organisasi, transaksi selalu terjadi dan setiap transaksi yang terjadi harus dicatat.
Periode tahun 1992 sampai dengan 1996, BCA mulai membenahi sistem dan
infrastrukturnya, mengedukasi masyarakat tentang layanan ATM, dan terutama
meyakinkan pihak intern. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sistem
pengendalian intern atas transaksi penerimaan dan pengeluaran kas ATM PT Bank
Central Asia, Tbk. Dari hasil pengamatan, sistem pengendalian intern terhadap proses
transaksi kas ATM PT Bank Central Asia, Tbk sudah diterapkan sesuai dengan
ketentuan yang ada dan sudah memadai karena melakukan pengendalian umum dan
pengendalian aplikasi di setiap kantor cabang yang diawasi secara langsung oleh kantor
pusat dan terhubung langsung atau tersentralisasi ke server pusat.
Pada PT. Bank Central Asia Tbk sistem penerimaan dan pengeluaran kas
mengalami kesulitan dan kesalahan dalam sistem penyetoran iuran serta adanya
kesalahan pada prosedur dalam mengumpulkan bukti pengelolaan kas, sehingga saya
berminat mengadakan penelitian pada perusahaan ini. Untuk mendapatkan informasi
yang akurat hendaknya diterapkan sistem komputerisasi dalam memperoleh data dan
penilaian yang tepat mengenai penerimaan dan pengeluaran kas. Berdasarkan hal
tersebut diatas, penulis perlu menguji keefektifan sistem informasi akuntansi pada
penerimaan dan pengeluaran kas dalam perusahaan ini.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan pada latar belakang masalah diatas, maka penulis mencoba
merumuskan masalah dalam penelitian yaitu bagaimana penerapan sistem pengolah
transaksi keuangan pada PT. Bank Central Asia Tbk.
1.3 Tujuan
Tujuan ini adalah untuk mengetahui sistem pengolah transaksi keuangan pada
PT. Bank Central Asia Tbk.
BAB II
LITERATUR TEORI
1. Sistem Informasi Akuntansi pada Perbankan
Sistem informasi bank adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan
pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer,
telekomunikasi dan sarana elektronis lainnya. Penggunaan sistem informasi bank
adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan
pelayanan kepada masyarakat. Penerapan sistem informasi tersebut dilakukan juga
terhadap jaringan yang digunakan untuk mendukung sistem atau aplikasi teknologi
informasi. Umumnya jaringan yang digunakan adalah sebagai berikut:
A. Internet
Merupakan jaringan media informasi global untuk umum dan berkecepatan
tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modern.
B. Extranet
Jaringan komunikasi yang dibangun dari satu perusahaan ke perusahaan ke
perusahaan lainnya untuk saling bertukar informasi, bertransaksi dari dan ke
supplier, pelanggan dan pelaku bisnisnya.
C. World Wide Web (WWW)
Entitas paling cepat tumbuh dalam fasilitas internet, yang menyediakan fasilitas
dan kemudahan dalam membuka atau mengirim informasi melalui saluran/links
“hypertext”. Dengan entitas ini memudahkan setiap komputer yang terhubung ke
web secara tepat mendapat akses informasi umum, walaupun jumlah informasinya
banyak atau dari tempat yang jauh.
D. Perkembangan Sistem Informasi Perbankan
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknolgi, berdampak pula
pada dunia transaksi perbankan. Saat ini perbankan sudah mulai menggunakan
sistem informasi berbasis komputer. Hal ini dilakukan dengan tujuan
mempermudah transaksi dengan para nasabah.
Awalnya transaksi bisa dilakukan dengan cara melayani nasabah bertemu secara
langsung ataupun nasabah datang kecabang-cabang. Namun sekarang sudah lebih
mudah, sebab bank mulai menggunakan sistem informasi berbasis komputer,
bahkan sudah bisa mengakses melalui internet baik dengan mobile atau sms sudah
banyak diterapkan oleh bank-bank yang ada. Dalam dunia perbankan,
perkembangan sistem informasi membuat para perusahaan mengubah strategi
bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi
produk dan jasa seperti: adanya transaksi berupa transfer uang via mobile maupun
via teller, adanya ATM pengambilan uang secara cash 24 jam, penggunaan database
di bank-bank, sinkronisasi data- data pada kantor cabang dengan kantor pusat.
2. Peranan Sistem Informasi dalam Keuangan Perbankan
Sistem informasi bank adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan
pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer,
telekomunikasi dan sarana elektronis lainnya. Penggunaan sistem informasi bank
adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan
pelayanan kepada masyarakat. Sistem Informasi ini merupakan sebuah susunan yang
terdiri dari beberapa komponen seperti orang, aktifitas, data, perangkat keras, perangkat
lunak, dan jaringan yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan
meningkatkan operasi sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan
informasi untuk pemecah masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer.
Seiring dengan perkembangan usaha yang dijalankan oleh PT. Bank Central
Asia Tbk menuntut sistem informasi yang meningkat pola peranan sistem pencatatan
laporan keuangan sesuai dengan ketentuan untuk menjalankan operasi sangatlah
penting. Didalam menyajikan semua laporan – laporan keuangan pada PT. Bank
Central Asia Tbk masih menggunakan sistem cash basic yaitu pencatatan laporan
keuangan yang disajikan hanya terdapat mengenai pencatatan. Pemrosesan transaksi
mencakup beragam aktivitas organisasi harus diperhatikan untuk mendukung aktivitas
sehari – hari. Perluasan dan perbedaan arus transaksi dalam organisasi itu unik, tetapi
banyak organisasi memiliki sistem aplikasi.
Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang
tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah
memanfaatkan layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern yang hanya ada
di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang
masih terpusat dikota besar saja. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam
ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh infrastruktur saat
ini. Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan
seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses
dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi
informasi online.Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia
akan sangat membantu pengembangan industri sektor keuangan ini, seperti perluasan
cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi
antara sesama lembaga keuangan. Institusi perbankan dan keuangan telah dipengaruhi
dengan kuat oleh pengembangan produk dalam teknologi informasi, bahkan mereka
tidak dapat beroperasi lagi tanpa adanya teknologi informasi tersebut. Sektor ini
memerlukan pengembangan produk dalam teknologi informasi untuk memberikan jasa-
jasa mereka kepada pelanggan mereka.
Dalam istilah sistem informasi akuntansi meliputi beragam aktivitas yang
berkaitan dengan pemrosesan siklus – siklus transaksi perusahaan. Meskipun tidak ada
organisasi yang identik, tetapi sebagian besar mengalami jenis kejadian ekonomi yang
serupa. Kejadian ini menghasilkan transaksi – transaksi yang dikelompokan menjadi
beberapa siklus aktivitas bisnis yang umum yakni:
1. Siklus pendapatan, kejadian – kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian
barang dan jasa ke identik - identik lain dan mengumpulkan pembayaran –
pembayaran yang berkaitan.
2. Siklus pengeluaran, kejadian – kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang
dan jasa dari entitas – entitas lain dan perlunasan kewajiban yang berkaitan.
3. Siklus produksi, kejadian - kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumber
daya menjadi barang dan jasa.
4. Siklus keuangan, kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana
– dana modal, termasuk kas.
Di dalam persaingan yang sangat ketat, untuk menjaga loyalitas nasabah bank
harus mempunyai ide atau inovasi terbaru agar bisa menjaga kualitas dan pelayanan
bank. Karena kepuasan nasabah juga menjadi salah satu tujuan bank supaya bank
tersebut mempunyai nilai pandang yang bagus dimata masyarakat luas. Agar itu semua
bisa tercapai, bank harus mempunyai teknologi sistem informasi yang canggih dan
mengikuti perkembangan zaman. Hampir seluruh perbankan Indonesia sekarang ini
telah memberikan pelayanan secara online dalam bertransaksi. Semakin berkembang
dan kompleksnya fasilitas yang diterapkan perbankan untuk memudahkan pelayanan,
itu berarti semakin beragam teknologi yang dimiliki suatu bank. Tidak dapat
dipungkiri, dalam setiap bidang termasuk perbankan penerapan teknologi bertujuan
selain untuk memudahkan operasional intern perusahaan, juga bertujuan untuk semakin
memudahkan pelayanan terhadap customers.
BAB III
PEMBAHASAN
Bank Central Asia atau BCA merupakan sebuah bank terbesar di Indonesia, yang
melayani seluruh nasabahnya dengan segala kelebihan yang diberikan. Hingga kini kualitas
produk dan layanan BCA terus ditingkatkan agar nasabah bisa lebih mudah menggunakannya.
Berbagai produk dan layanan telah disediakan oleh pihak bank yang sudah dirancang khusus
untuk memenuhi kebutuhan para nasabah secara optimal. Berikut ini adalah beberapa produk
dari BCA:
a. Produk Simpanan
Produk Simpanan merupakan salah satu produk pertama BCA, banyak pilihan produk
simpanan yang memberikan kemudahan serta kenyamanan yang sesuai dengan
kebutuhan transaksi nasabah, diantaranya: Tahapan, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi,
Tapres, TabunganKu, Giro, Deposito Berjangka, dan BCA Dollar
b. Kartu Kredit
alat pembayaran berupa kartu yang dalam transaksi keuangan, biaya pembayaran akan
dipenuhi terlebih dahulu oleh bank seperti BCA Card, BCA MasterCard, dan BCA Visa
c. Fasilitas Kredit
Fasilitas ini adalah salah satu kemudahan yang diberikan oleh BCA kepada nasabahnya,
banyak manfaat dan fasilitas kredit yang ditawarkan beserta kemudahan dan
keuntungan, seperti Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Kendaraan Bermotor, Kredit
Modal Kerja.
d. Layanan Transaksi Perbankan
Berbagai fasilitas layanan yang digunakan sebagai pendukung dalam bertransaksi,
dengan menawarkan sistem yang aman, mudah dan cepat. Layanan ini seperti Auto
Debit, Safe Deposit Box, Transfer, Remittance, Bank Notes, Collection dan Clearing,
Traveller’s Cheque, BCA Virtual Account
e. Layanan Cash Management
Kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi yang disediakan oleh pihak
perbankan dalam serangkaian layanan pembayaran terbaik di BCA. Contohnya berupa
Payable Management/Disbursement, Receivable Management/Collection.
f. Fasilitas Ekspor/Impor
Berbagai fasilitas dalam melayani transaksi ekspor dan impor yang ditawarkan di BCA
seperti Letter of Credit (L/C), Negotiation, Bankers Acceptance, dll.
g. Fasilitas Valuta Asing
Memberikan perlindungan kepada nasabah yang sedang melakukan transaksi
internasional tanpa harus takut akan resiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar
diantaranya: Spot, Forward, dan Swap.
Banyaknya layanan perbankan elektronik yang disediakan BCA dalam mempermudah para
nasabah saat melakukan transaksi perbankan secara cepat, mudah, dan aman seperti:
a. ATM BCA
Untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dan untuk
menghindari antrian panjang, sekarang terdapat beberapa jenis ATM BCA diantaranya:
ATM BCA Multifungsi, ATM BCA Tarik Tunai, ATM BCA Non-Tunai, dan ATM
BCA Setoran Tunai/Cash Deposit Machine.
(Gambar: Beberapa orang sedang melakukan transaksi di ATM BCA)
b. Debit BCA
BCA menawarkn suatu bentuk kenyamanan dan kemudahan hidup bagi nasabah
Tabungan Tahapan BCA, Tapres, dan giro rupiah perorangan. Selain berfungsi sebagai
kartu ATM BCA, kartu Paspor BCA dapat digunakan sebagai kartu debit untuk
transaksi pembayaran pada saat berbelanja tanpa harus menggunakan uang tunai di
puluhan ribu merchant yang bertanda Debit BCA di seluruh Indonesia.
(Gambar: Contoh kartu debit BCA)
c. Tunai BCA
Sambil belanja sekalian tarik tunai lewat kartu paspor BCA, BCA menawarkan suatu
bentuk kenyamanan dan kemudahan hidup bagi nasabah tabungan (Tahapan BCA,
Tapres) dan giro rupiah perorangan.
(Gambar: Transaksi setor/ tarik tunai tanpa kartu)
#Cara setor tunai tanpa kartu
1. Buka menu “Cardless” di BCA mobile, pilih “Setor” dan pilih rekening yang dituju.
2. Input PIN mBCA, dan dapatkan 6 digit kode transaksi
3. Cari ATM Setoran Tunai BCA terdekat, pilih “Transaksi Tanpa Kartu”
4. Masukan no HP BCA mobilemu dan 6 digit kode transaksi
5. Setor uangnya di ATM, pastikan jumlah yang tertera sesuai, selesai!
#Cara tarik tunai tanpa kartu
1. Buka menu “Cardless” di BCA mobile, pilih “Tarik”
2. Pilih rekening sumber dana, nominal yang akan ditarik. Input PIN mBCA dan
dapatkan 6 digit kode transaksi
3. Cari ATM Tunai BCA terdekat, pilih “Transaksi Tanpa Kartu”
4. Masukan no HP BCA mobilemu dan 6 digit kode transaksi
5. Tarik uangnya dari ATM, selesai!
d. Flazz BCA
Merupakan alat pembayaran multifungsi tercepat pertama di Indonesia untuk
kenyamanan bertransaksi. Menggunakan teknologi chip dan RFID (Radio Frequency
Identification), kartu Flazz pantas untuk disebut sebagai kartu prabayar multifungsi
dengan teknologi terkini, otorisasi transaksi pembayaran di chip di kartu Flazz itu
sendiri.
(Gambar: Fasilitas Flazz BCA bisa untuk pembayaran transportasi)
e. BCA By Phone
Produk perbankan elektronik yang disediakan membantu nasabah untuk dapat
menerima layanan informasi perbankan dan melakukan transaksi finansial non tunai
melalui pesawat telepon (touch tone atau handphone).
(Gambar: Operator sedang melakukan layanan informasi untuk nasabah via telpon)
f. Mobile BCA
Layanan ini nasabah serasa memiliki ATM BCA dalam genggaman tangan (kecuali
untuk penarikan tunai). Berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan nasabah melalui
ponselnya, seperti semudah bertransaksi di ATM BCA.
(Gambar: Layanan transaksi BCA di smartphone)
g. SMS BCA
SMS BCA adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung oleh
nasabah melalui telepon seluler atau handphone dengan menggunakan media SMS
(Short Message Services).
(Gambar: Layanan SMS untuk transaksi di BCA)
BAB IV
KESIMPULAN
Peranan yang penting sebagai keberhasilan karena sebagai sistem penunjang operasi
dan sebagai sistem penunjang manajemen. Keuntungan dan kenyamanan bertransaksi melalui
m-BCA, merupakan layanan perbankan yang mudah, praktis, aman dan user friendly. Mudah,
nasabah dapat bertransaksi dengan menu yang ada, dan tidak perlu memiliki keterampilan
khusus untuk menggunakannya. Praktis, nasabah dapat langsung bertransaksi perbankan
melaui ponsel kapan saja dan dimana saja. Aman, m-BCA dilengkapi dengan sistem proteksi
yang maksimal. Selain menggunakan PIN yang dipilih sendiri dan nomor ponsel yang nasabah
daftrakan, setiap transaksi yang dilakukan juga akan di encrypt (diacak) untuk menjamin
keamanan transaksi nasabah. User friendly, menu m-BCA dirancang sedemikian rupa sehingga
mudah diguakan oleh siapa saja. Nasabah perlu memilih jenis transaksi dari menu yang sudah
tersedia, sehingga tidak perlu mengingat/menghafal kode transaksi yang ingin dilakukan.
Nyaman, melaui m-BCA nasabah seperti memiliki TM BCA pribadi dalam genggaman tangan
nasabah, karena berbagai transaksi yang dapat dilakukan di ATM BCA dapat dilakukan melalui
m-BCA (kecuali penarikan tunai).
DAFTAR PUSTAKA
Putra, Y. M., (2021). Definisi Konsep Sistem Informasi Akuntansi. Modul Kuliah Sistem
Informasi Akuntansi Jakarta : FEB-Universitas Mercu Buana.
Choiriah, S., & Sudibyo, Y.A. (2020). Competitive Advantage, Organizational Culture and
Sustainable Leadership on the success of Management Accounting Information System
Implementation.
Fuadah, H., & Setiyawati, H. (2020). The EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF
TRANSPARENCY AND ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM ON THE
QUALITY OF FINANCIAL REPORTS. IJO-International Journal of Business
Management, 3(11), 01-12.
Hanifah, S., Sarpingah, S., & Putra, Y. M. (2020). The Effect of Level of Education,
Accounting Knowledge, and Utilization Of Information Technology Toward Quality
The Quality of MSME’s Financial Reports. In The 1st
Annual Conference Economics,
Business, And Social Sciences (ACEBISS) 2019 (Vol. 1, No. 3).
Iskandar, D. (2015). Analysis of Factors affecting the success of the application of accounting
information system. International Journal of scientific & Technology research, 4(2),
155-162.
Susanto, A. (2018, June). The Influence of information Technology on the Quality of
Accounting Information System. In Proceedings of the 2018 2nd
High Performance
Computing and Cluster Technologies Conference (pp. 109-115).
Putra, Y. M. (2019). Analysis of Factor Affecting the Interest of SMEs Using Accounting
Applications. Journal of Economics and Business, 2(3), 818-826.
Abdul Kadir, 2003, Pengenalan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta.
G. Murdick Robert, dan E. Ross Joel, 1986, Sistem InformasiUtuk Manajemen Modern, Edisi
ke-3, Erlangga, Jakarta.
Hadiwijaya, Wirasasmita R, 2000, Manajemen Dana Bank, Pioner Jaya, Bandung. Husein M,
Wibowo, 2002, Sistem Informasi Manajemen, AMP YKPN, Yogyakarta.
M. Scott, 2004, Prinsip-prinsp Sistem Informasi Manajemen, Rajagrafindo Persada, Jakarta.
UU No.10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan
Raymond McLeod Jr, dan George P. Schell, 2004, Sistem InformasiManajemen, Edisi ke-8,
PT. Indeks, Jakarta.
Raymond McLeod Jr, dan George P. Schell, 2007, Sistem Informasi Manajemen, Edisi ke-9,
PT. Indeks, Jakarta.
Safitri, R. N., & Marlius, D. (2017). Penerapan E-Banking Dalam Meningkatkan Jasa Dan
Layanan Perbankan Di PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Padang.
https://doi.org/10.31227/osf.io/gkv8t
Siagian, Sondang P, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Bumi Aksara, Jakarta. Sutarman,
2012, Pengantar Teknologi Informasi, Bumi Aksara, Jakarta
Susanto, R. (2018). Mekanisme Pelaksanaan Jasa Transfer Dalam Negeri Pada
https://doi.org/10.31227/osf.io/8uzs3
Zulkifli Amsyah, 2005, Manajemen Sistem Informasi, PT. GramediaPustaka Utama, Jakarta.

Artikel Ilmiah Analisis Konsep Sistem Informasi Akuntansi pada PT Bank Central Asia Tbk

  • 1.
    Analisis Konsep SistemInformasi Akuntansi pada PT Bank Central Asia Tbk Raihan Abid Rahman1 , Hasan2 , Nadila Puspa3 , Cikal Tri Andinie4 (rraihan568@gmail.com1 , asankahasan47@gmail.com2 , puspanadila9@gmail.com3 , cikaltriand@gmail.com4 ) Universitas Mercu Buana, Jakarta1 , Universitas Mercu Buana, Jakarta2 , Universitas Mercu Buana, Jakarta3 , Universitas Mercu Buana, Jakarta4 , Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Bisnis 2021
  • 2.
    Abstrak Sistem Informasi Akuntansididefinisikan sebagai sebuah sistem yang mengumpulkan, mencatat, menyimpan dan mengolah data, sehingga menghasilkan informasi yang berguna dalam membuat keputusan. Persaingan bisnis dalam kemajuan tekonologi yang begitu kompetitif membutuhkan sistem informasi yang memberikan kemudahan penggunaan, penguasaan pekerjaan, dan peningkatan daya saing untuk menuntut perusahaan untuk menjalankan usahanya lebih efektif. Sistem informasi pada perbankan bertujuan untuk memberikan kenyamanan, kemudahan dan kepuasan terhadap konsumen atau nasabahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang sistem informasi bank pada PT. Bank Central Asia Tbk (BCA). Sistem Informasi Akuntansi pada bidang perbankan diimplementasikan dan dilaksanakan pada jaringan intra-kantor untuk melayani pelanggan. Teknik pembahasan yang digunakan adalah dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mencari berbagai sumber dari jurnal, e-book, dan internet. Dalam adanya proses sistem informasi yang terdapat di bank akan memudahkan masyarakat dalam proses bertransaksi, akurasi data lebih akurat, penghematan biaya dan waktu, serta efisiensi dalam melakukan suatu bisnis. Kata kunci: Sistem Informasi Akuntansi, Kemajuan Teknologi, Perbankan. Abstract Accounting Information System is defined as a system that collects, records, stores and processes data, so as to produce information that is useful in making decisions. Business competition in technological advancements that are so competitive requires information systems that provide ease of use, mastery of work, and increased competitiveness to demand companies to run their businesses more effectively. The information system in banking aims to provide comfort, convenience and satisfaction to consumers or customers. The purpose of this study was to find out about the bank information system at PT. Bank Central Asia Tbk (BCA). The Accounting Information System in the banking sector is implemented and implemented on the intra-office network to serve customers. The discussion technique used is descriptive method. Data collection techniques were carried out by looking for various sources from journals, e-books, and the internet. The existence of an information system process at the bank will facilitate the public in the transaction process, more accurate data accuracy, cost and time savings, and efficiency in doing a business. Keywords: Accounting Information System, Technological Advancement, Banking.
  • 3.
    BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Sistem akuntansi sangat berperan dalam suatu perusahaan karena akuntansi dapat memberikan informasi yang diperlukan manajemen. Disamping itu dapat memberikan bantuan dalam menyajikan suatu pertanggung jawaban keuangan bagi pihak – pihak yang berkepentingan dalam perusahaan, melalui laporan keuangan antara lainnya neraca dan perhitungan laba rugi. Informasi dari suatu perusahaan, terutama Informasi keuangan dibutuhkan oleh berbagai macam pihak yang berkepentingan. Pihak-pihak diluar perusahaan, seperti kreditur, calon investor, kantor pajak, dan lain- lain ini telah diakui secara luas sebagai faktor penting untuk pelaksanaan bisnis sistem informasi. Sistem pengolah transaksi keuangan hampir selalu dimiliki oleh suatu perusahaan, organisasi, instansi pemerintah karena di dalam suatu perusahaan atau organisasi, transaksi selalu terjadi dan setiap transaksi yang terjadi harus dicatat. Periode tahun 1992 sampai dengan 1996, BCA mulai membenahi sistem dan infrastrukturnya, mengedukasi masyarakat tentang layanan ATM, dan terutama meyakinkan pihak intern. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sistem pengendalian intern atas transaksi penerimaan dan pengeluaran kas ATM PT Bank Central Asia, Tbk. Dari hasil pengamatan, sistem pengendalian intern terhadap proses transaksi kas ATM PT Bank Central Asia, Tbk sudah diterapkan sesuai dengan ketentuan yang ada dan sudah memadai karena melakukan pengendalian umum dan pengendalian aplikasi di setiap kantor cabang yang diawasi secara langsung oleh kantor pusat dan terhubung langsung atau tersentralisasi ke server pusat. Pada PT. Bank Central Asia Tbk sistem penerimaan dan pengeluaran kas mengalami kesulitan dan kesalahan dalam sistem penyetoran iuran serta adanya kesalahan pada prosedur dalam mengumpulkan bukti pengelolaan kas, sehingga saya berminat mengadakan penelitian pada perusahaan ini. Untuk mendapatkan informasi yang akurat hendaknya diterapkan sistem komputerisasi dalam memperoleh data dan penilaian yang tepat mengenai penerimaan dan pengeluaran kas. Berdasarkan hal tersebut diatas, penulis perlu menguji keefektifan sistem informasi akuntansi pada penerimaan dan pengeluaran kas dalam perusahaan ini.
  • 4.
    1.2 Rumusan Masalah Berdasarkanpada latar belakang masalah diatas, maka penulis mencoba merumuskan masalah dalam penelitian yaitu bagaimana penerapan sistem pengolah transaksi keuangan pada PT. Bank Central Asia Tbk. 1.3 Tujuan Tujuan ini adalah untuk mengetahui sistem pengolah transaksi keuangan pada PT. Bank Central Asia Tbk.
  • 5.
    BAB II LITERATUR TEORI 1.Sistem Informasi Akuntansi pada Perbankan Sistem informasi bank adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer, telekomunikasi dan sarana elektronis lainnya. Penggunaan sistem informasi bank adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Penerapan sistem informasi tersebut dilakukan juga terhadap jaringan yang digunakan untuk mendukung sistem atau aplikasi teknologi informasi. Umumnya jaringan yang digunakan adalah sebagai berikut: A. Internet Merupakan jaringan media informasi global untuk umum dan berkecepatan tinggi, yang menghubungkan setiap PC dengan PC lain melalui modern. B. Extranet Jaringan komunikasi yang dibangun dari satu perusahaan ke perusahaan ke perusahaan lainnya untuk saling bertukar informasi, bertransaksi dari dan ke supplier, pelanggan dan pelaku bisnisnya. C. World Wide Web (WWW) Entitas paling cepat tumbuh dalam fasilitas internet, yang menyediakan fasilitas dan kemudahan dalam membuka atau mengirim informasi melalui saluran/links “hypertext”. Dengan entitas ini memudahkan setiap komputer yang terhubung ke web secara tepat mendapat akses informasi umum, walaupun jumlah informasinya banyak atau dari tempat yang jauh. D. Perkembangan Sistem Informasi Perbankan Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknolgi, berdampak pula pada dunia transaksi perbankan. Saat ini perbankan sudah mulai menggunakan sistem informasi berbasis komputer. Hal ini dilakukan dengan tujuan mempermudah transaksi dengan para nasabah. Awalnya transaksi bisa dilakukan dengan cara melayani nasabah bertemu secara langsung ataupun nasabah datang kecabang-cabang. Namun sekarang sudah lebih mudah, sebab bank mulai menggunakan sistem informasi berbasis komputer, bahkan sudah bisa mengakses melalui internet baik dengan mobile atau sms sudah banyak diterapkan oleh bank-bank yang ada. Dalam dunia perbankan,
  • 6.
    perkembangan sistem informasimembuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti: adanya transaksi berupa transfer uang via mobile maupun via teller, adanya ATM pengambilan uang secara cash 24 jam, penggunaan database di bank-bank, sinkronisasi data- data pada kantor cabang dengan kantor pusat. 2. Peranan Sistem Informasi dalam Keuangan Perbankan Sistem informasi bank adalah suatu sistem pengolahan data keuangan dan pelayanan jasa perbankan secara elektronis dengan menggunakan sarana komputer, telekomunikasi dan sarana elektronis lainnya. Penggunaan sistem informasi bank adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Sistem Informasi ini merupakan sebuah susunan yang terdiri dari beberapa komponen seperti orang, aktifitas, data, perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan yang terintegrasi yang berfungsi untuk mendukung dan meningkatkan operasi sehari-hari sebuah bisnis, juga menyediakan kebutuhan informasi untuk pemecah masalah dan pengambilan keputusan oleh manajer. Seiring dengan perkembangan usaha yang dijalankan oleh PT. Bank Central Asia Tbk menuntut sistem informasi yang meningkat pola peranan sistem pencatatan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan untuk menjalankan operasi sangatlah penting. Didalam menyajikan semua laporan – laporan keuangan pada PT. Bank Central Asia Tbk masih menggunakan sistem cash basic yaitu pencatatan laporan keuangan yang disajikan hanya terdapat mengenai pencatatan. Pemrosesan transaksi mencakup beragam aktivitas organisasi harus diperhatikan untuk mendukung aktivitas sehari – hari. Perluasan dan perbedaan arus transaksi dalam organisasi itu unik, tetapi banyak organisasi memiliki sistem aplikasi. Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern. Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat dikota besar saja. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh infrastruktur saat ini. Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online.Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia
  • 7.
    akan sangat membantupengembangan industri sektor keuangan ini, seperti perluasan cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara sesama lembaga keuangan. Institusi perbankan dan keuangan telah dipengaruhi dengan kuat oleh pengembangan produk dalam teknologi informasi, bahkan mereka tidak dapat beroperasi lagi tanpa adanya teknologi informasi tersebut. Sektor ini memerlukan pengembangan produk dalam teknologi informasi untuk memberikan jasa- jasa mereka kepada pelanggan mereka. Dalam istilah sistem informasi akuntansi meliputi beragam aktivitas yang berkaitan dengan pemrosesan siklus – siklus transaksi perusahaan. Meskipun tidak ada organisasi yang identik, tetapi sebagian besar mengalami jenis kejadian ekonomi yang serupa. Kejadian ini menghasilkan transaksi – transaksi yang dikelompokan menjadi beberapa siklus aktivitas bisnis yang umum yakni: 1. Siklus pendapatan, kejadian – kejadian yang berkaitan dengan pendistribusian barang dan jasa ke identik - identik lain dan mengumpulkan pembayaran – pembayaran yang berkaitan. 2. Siklus pengeluaran, kejadian – kejadian yang berkaitan dengan perolehan barang dan jasa dari entitas – entitas lain dan perlunasan kewajiban yang berkaitan. 3. Siklus produksi, kejadian - kejadian yang berkaitan dengan pengubahan sumber daya menjadi barang dan jasa. 4. Siklus keuangan, kejadian yang berkaitan dengan perolehan dan manajemen dana – dana modal, termasuk kas. Di dalam persaingan yang sangat ketat, untuk menjaga loyalitas nasabah bank harus mempunyai ide atau inovasi terbaru agar bisa menjaga kualitas dan pelayanan bank. Karena kepuasan nasabah juga menjadi salah satu tujuan bank supaya bank tersebut mempunyai nilai pandang yang bagus dimata masyarakat luas. Agar itu semua bisa tercapai, bank harus mempunyai teknologi sistem informasi yang canggih dan mengikuti perkembangan zaman. Hampir seluruh perbankan Indonesia sekarang ini telah memberikan pelayanan secara online dalam bertransaksi. Semakin berkembang dan kompleksnya fasilitas yang diterapkan perbankan untuk memudahkan pelayanan, itu berarti semakin beragam teknologi yang dimiliki suatu bank. Tidak dapat dipungkiri, dalam setiap bidang termasuk perbankan penerapan teknologi bertujuan selain untuk memudahkan operasional intern perusahaan, juga bertujuan untuk semakin memudahkan pelayanan terhadap customers.
  • 8.
    BAB III PEMBAHASAN Bank CentralAsia atau BCA merupakan sebuah bank terbesar di Indonesia, yang melayani seluruh nasabahnya dengan segala kelebihan yang diberikan. Hingga kini kualitas produk dan layanan BCA terus ditingkatkan agar nasabah bisa lebih mudah menggunakannya. Berbagai produk dan layanan telah disediakan oleh pihak bank yang sudah dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para nasabah secara optimal. Berikut ini adalah beberapa produk dari BCA: a. Produk Simpanan Produk Simpanan merupakan salah satu produk pertama BCA, banyak pilihan produk simpanan yang memberikan kemudahan serta kenyamanan yang sesuai dengan kebutuhan transaksi nasabah, diantaranya: Tahapan, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, Tapres, TabunganKu, Giro, Deposito Berjangka, dan BCA Dollar b. Kartu Kredit alat pembayaran berupa kartu yang dalam transaksi keuangan, biaya pembayaran akan dipenuhi terlebih dahulu oleh bank seperti BCA Card, BCA MasterCard, dan BCA Visa c. Fasilitas Kredit Fasilitas ini adalah salah satu kemudahan yang diberikan oleh BCA kepada nasabahnya, banyak manfaat dan fasilitas kredit yang ditawarkan beserta kemudahan dan keuntungan, seperti Kredit Pemilikan Rumah, Kredit Kendaraan Bermotor, Kredit Modal Kerja. d. Layanan Transaksi Perbankan Berbagai fasilitas layanan yang digunakan sebagai pendukung dalam bertransaksi, dengan menawarkan sistem yang aman, mudah dan cepat. Layanan ini seperti Auto Debit, Safe Deposit Box, Transfer, Remittance, Bank Notes, Collection dan Clearing, Traveller’s Cheque, BCA Virtual Account e. Layanan Cash Management Kemudahan dan kenyamanan dalam bertransaksi yang disediakan oleh pihak perbankan dalam serangkaian layanan pembayaran terbaik di BCA. Contohnya berupa Payable Management/Disbursement, Receivable Management/Collection.
  • 9.
    f. Fasilitas Ekspor/Impor Berbagaifasilitas dalam melayani transaksi ekspor dan impor yang ditawarkan di BCA seperti Letter of Credit (L/C), Negotiation, Bankers Acceptance, dll. g. Fasilitas Valuta Asing Memberikan perlindungan kepada nasabah yang sedang melakukan transaksi internasional tanpa harus takut akan resiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar diantaranya: Spot, Forward, dan Swap. Banyaknya layanan perbankan elektronik yang disediakan BCA dalam mempermudah para nasabah saat melakukan transaksi perbankan secara cepat, mudah, dan aman seperti: a. ATM BCA Untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan dan untuk menghindari antrian panjang, sekarang terdapat beberapa jenis ATM BCA diantaranya: ATM BCA Multifungsi, ATM BCA Tarik Tunai, ATM BCA Non-Tunai, dan ATM BCA Setoran Tunai/Cash Deposit Machine. (Gambar: Beberapa orang sedang melakukan transaksi di ATM BCA) b. Debit BCA BCA menawarkn suatu bentuk kenyamanan dan kemudahan hidup bagi nasabah Tabungan Tahapan BCA, Tapres, dan giro rupiah perorangan. Selain berfungsi sebagai kartu ATM BCA, kartu Paspor BCA dapat digunakan sebagai kartu debit untuk transaksi pembayaran pada saat berbelanja tanpa harus menggunakan uang tunai di puluhan ribu merchant yang bertanda Debit BCA di seluruh Indonesia.
  • 10.
    (Gambar: Contoh kartudebit BCA) c. Tunai BCA Sambil belanja sekalian tarik tunai lewat kartu paspor BCA, BCA menawarkan suatu bentuk kenyamanan dan kemudahan hidup bagi nasabah tabungan (Tahapan BCA, Tapres) dan giro rupiah perorangan. (Gambar: Transaksi setor/ tarik tunai tanpa kartu) #Cara setor tunai tanpa kartu 1. Buka menu “Cardless” di BCA mobile, pilih “Setor” dan pilih rekening yang dituju. 2. Input PIN mBCA, dan dapatkan 6 digit kode transaksi 3. Cari ATM Setoran Tunai BCA terdekat, pilih “Transaksi Tanpa Kartu” 4. Masukan no HP BCA mobilemu dan 6 digit kode transaksi 5. Setor uangnya di ATM, pastikan jumlah yang tertera sesuai, selesai! #Cara tarik tunai tanpa kartu 1. Buka menu “Cardless” di BCA mobile, pilih “Tarik” 2. Pilih rekening sumber dana, nominal yang akan ditarik. Input PIN mBCA dan dapatkan 6 digit kode transaksi 3. Cari ATM Tunai BCA terdekat, pilih “Transaksi Tanpa Kartu” 4. Masukan no HP BCA mobilemu dan 6 digit kode transaksi 5. Tarik uangnya dari ATM, selesai!
  • 11.
    d. Flazz BCA Merupakanalat pembayaran multifungsi tercepat pertama di Indonesia untuk kenyamanan bertransaksi. Menggunakan teknologi chip dan RFID (Radio Frequency Identification), kartu Flazz pantas untuk disebut sebagai kartu prabayar multifungsi dengan teknologi terkini, otorisasi transaksi pembayaran di chip di kartu Flazz itu sendiri. (Gambar: Fasilitas Flazz BCA bisa untuk pembayaran transportasi) e. BCA By Phone Produk perbankan elektronik yang disediakan membantu nasabah untuk dapat menerima layanan informasi perbankan dan melakukan transaksi finansial non tunai melalui pesawat telepon (touch tone atau handphone). (Gambar: Operator sedang melakukan layanan informasi untuk nasabah via telpon) f. Mobile BCA Layanan ini nasabah serasa memiliki ATM BCA dalam genggaman tangan (kecuali untuk penarikan tunai). Berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan nasabah melalui ponselnya, seperti semudah bertransaksi di ATM BCA.
  • 12.
    (Gambar: Layanan transaksiBCA di smartphone) g. SMS BCA SMS BCA adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung oleh nasabah melalui telepon seluler atau handphone dengan menggunakan media SMS (Short Message Services). (Gambar: Layanan SMS untuk transaksi di BCA)
  • 13.
    BAB IV KESIMPULAN Peranan yangpenting sebagai keberhasilan karena sebagai sistem penunjang operasi dan sebagai sistem penunjang manajemen. Keuntungan dan kenyamanan bertransaksi melalui m-BCA, merupakan layanan perbankan yang mudah, praktis, aman dan user friendly. Mudah, nasabah dapat bertransaksi dengan menu yang ada, dan tidak perlu memiliki keterampilan khusus untuk menggunakannya. Praktis, nasabah dapat langsung bertransaksi perbankan melaui ponsel kapan saja dan dimana saja. Aman, m-BCA dilengkapi dengan sistem proteksi yang maksimal. Selain menggunakan PIN yang dipilih sendiri dan nomor ponsel yang nasabah daftrakan, setiap transaksi yang dilakukan juga akan di encrypt (diacak) untuk menjamin keamanan transaksi nasabah. User friendly, menu m-BCA dirancang sedemikian rupa sehingga mudah diguakan oleh siapa saja. Nasabah perlu memilih jenis transaksi dari menu yang sudah tersedia, sehingga tidak perlu mengingat/menghafal kode transaksi yang ingin dilakukan. Nyaman, melaui m-BCA nasabah seperti memiliki TM BCA pribadi dalam genggaman tangan nasabah, karena berbagai transaksi yang dapat dilakukan di ATM BCA dapat dilakukan melalui m-BCA (kecuali penarikan tunai).
  • 14.
    DAFTAR PUSTAKA Putra, Y.M., (2021). Definisi Konsep Sistem Informasi Akuntansi. Modul Kuliah Sistem Informasi Akuntansi Jakarta : FEB-Universitas Mercu Buana. Choiriah, S., & Sudibyo, Y.A. (2020). Competitive Advantage, Organizational Culture and Sustainable Leadership on the success of Management Accounting Information System Implementation. Fuadah, H., & Setiyawati, H. (2020). The EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF TRANSPARENCY AND ACCOUNTING INFORMATION SYSTEM ON THE QUALITY OF FINANCIAL REPORTS. IJO-International Journal of Business Management, 3(11), 01-12. Hanifah, S., Sarpingah, S., & Putra, Y. M. (2020). The Effect of Level of Education, Accounting Knowledge, and Utilization Of Information Technology Toward Quality The Quality of MSME’s Financial Reports. In The 1st Annual Conference Economics, Business, And Social Sciences (ACEBISS) 2019 (Vol. 1, No. 3). Iskandar, D. (2015). Analysis of Factors affecting the success of the application of accounting information system. International Journal of scientific & Technology research, 4(2), 155-162. Susanto, A. (2018, June). The Influence of information Technology on the Quality of Accounting Information System. In Proceedings of the 2018 2nd High Performance Computing and Cluster Technologies Conference (pp. 109-115). Putra, Y. M. (2019). Analysis of Factor Affecting the Interest of SMEs Using Accounting Applications. Journal of Economics and Business, 2(3), 818-826. Abdul Kadir, 2003, Pengenalan Sistem Informasi, Andi, Yogyakarta. G. Murdick Robert, dan E. Ross Joel, 1986, Sistem InformasiUtuk Manajemen Modern, Edisi ke-3, Erlangga, Jakarta. Hadiwijaya, Wirasasmita R, 2000, Manajemen Dana Bank, Pioner Jaya, Bandung. Husein M, Wibowo, 2002, Sistem Informasi Manajemen, AMP YKPN, Yogyakarta. M. Scott, 2004, Prinsip-prinsp Sistem Informasi Manajemen, Rajagrafindo Persada, Jakarta. UU No.10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan Raymond McLeod Jr, dan George P. Schell, 2004, Sistem InformasiManajemen, Edisi ke-8, PT. Indeks, Jakarta.
  • 15.
    Raymond McLeod Jr,dan George P. Schell, 2007, Sistem Informasi Manajemen, Edisi ke-9, PT. Indeks, Jakarta. Safitri, R. N., & Marlius, D. (2017). Penerapan E-Banking Dalam Meningkatkan Jasa Dan Layanan Perbankan Di PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Padang. https://doi.org/10.31227/osf.io/gkv8t Siagian, Sondang P, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Bumi Aksara, Jakarta. Sutarman, 2012, Pengantar Teknologi Informasi, Bumi Aksara, Jakarta Susanto, R. (2018). Mekanisme Pelaksanaan Jasa Transfer Dalam Negeri Pada https://doi.org/10.31227/osf.io/8uzs3 Zulkifli Amsyah, 2005, Manajemen Sistem Informasi, PT. GramediaPustaka Utama, Jakarta.