Logika Matematika
Pertemuan ke - 4
Ekuivalen Logis
 Pada tautologi dan juga kontradiksi, dapat dipastikan
bahwa jika dua buah ekspresi logika adalah tautologi,
maka kedua ekspresi logika tersebut Ekivalen secara
logis, demikian juga jika keduanya kontradiksi.
 Persoalannya ada pada contingent, karena memiliki
semua nilai T dan F. Tetapi jika urutan T dan F atau
sebaliknya pada tabel tetap pada urutan yang sama,
maka tetap disebut Ekivalen secara Logika
Contoh 1
(1). Dewi sangat cantik dan peramah.
(2). Dewi Peramah dan sangat cantik.
Penyelesaian
 Dalam Bentuk Ekspresi Logika
A = Dewi sangat cantik.
B = Dewi Peramah.
 Maka Ekspresi Logika tersebut adalah:
AB
BA


).2(
).1(
 Jika dikatakan kedua buah Ekspresi Logika tersebut
Ekivalen secara logis, maka dapat ditulis:
 Ekivalensi logis dari kedua ekspresi logika tersebut
dapat dibuktikan dengan Tabel Kebenaran berikut ini:
ABBA 
A B
T T T T
T F F F
F T F F
F F F F
BA AB
Contoh 2
(1). Badru tidak pandai, atau dia tidak jujur.
(2). Adalah tidak benar Jika Badru pandai dan jujur.
Penyelesaian
 Dalam Bentuk Ekspresi Logika
A = Badru pandai.
B = Badru Jujur.
 Maka Ekspresi Logika tersebut adalah:
)().2(
).1(
BA
BA


 Jika dikatakan kedua buah Ekspresi Logika tersebut
Ekivalen secara logis, maka dapat ditulis:
 Ekivalensi logis dari kedua ekspresi logika tersebut
dapat dibuktikan dengan Tabel Kebenaran berikut ini:
)()( BABA 
A B
T T F F T F F
T F F T F T T
F T T F F T T
F F T T F T T
A B BA BA  )( BA
Komutatif
 Jadi
 Demikian juga dengan V, maka
 Demikian juga dengan V, maka
 Akan tetapi , perangkai tidak
memiliki sipat komutatif .
)()( ABBA 
)()( ABBA 
)()( ABBA 
)(Implikasi
 Pembuktian dengan menggunakan tabel kebenaran:
A B
T T T T
T F F T
F T T F
F F T T
BA AB 
Asosiatif
 Penempatan tanda kurung biasa pada suatu ekspresi
logika memegang peranan penting, karena tanda
kurung berarti meminta proses dikerjakan terlebih
dahulu pada tanda kurung terdalam.
 Contoh :
))(())(( CBAdanCBA 
 Maka Tabel kebenarannya adalah sebagai berikut:
 Jadi :
A B C
T T T T T T T
T T F T F F F
T F T F F F F
T F F F F F F
F T T F F T F
F
F
T
F
F
T
F
F
F
F
F
F
F
F
F F F F F F F
BA CBA  )( CB  )( CBA 
))(())(( CBACBA 
 Akan tetapi jika perangkainya berbeda pada satu
ekspresi logika, akan menghasilkan nilai kebenaran
yang berbeda.
 Contoh. 3
))(())(( CBAdanCBA 
A B C
T T T T T T T
T T F T T T T
T F T F T T T
T F F F F F F
F T T F T T F
F T F F F T F
F F T F T T F
F F F F F F F
))(())(( CBAdanCBA 
BA CBA  )( CB )( CBA 
Penghapusan tanda kurung
 Contoh:
 Contoh:
CABA
CABA


)(
)()(
CBAA
CBAA
CABA



))((
)(
)(
Contoh.4
(1). Jika Badru tidak sekolah, maka Badru tidak akan
pandai.
(2). Jika Badru pandai, maka Badru pasti sekolah
Penyelesaian
 Dalam Bentuk Ekspresi Logika
A = Badru sekolah.
B = Badru Pandai.
 Maka Ekspresi Logika tersebut adalah:
AB
BA


).2(
).1(
 Pembuktian Ekuivalensi dengan Tabel Kebenaran
berikut ini:
 Jadi, terbukti bahwa:
)()( ABBA 
A B
T T F F T T
T F F T T T
F T T F F F
F F T T T T
A B AB BA 
Contoh.5
(1).
(2).
BA 
)()( ABBA 
 Pembuktian Ekuivalensi dengan Tabel Kebenaran
berikut ini:
 Jadi, terbukti bahwa:
)()()( ABBABA 
A B
T T T T T T
T F F F T F
F T F T F F
F F T T T T
BA  BA )()( ABBA AB
 Dalam Tautologi, Nilai kebenaran dapat diganti
seperti berikut:
True (T) = 1
False (F) = 0
Tabel kebenaran :
A 1 0
T T F T F
F T F F F
1A 0A
Tugas
 Buktikan bahwa ekspresi-ekpresi logika berikut ini
ekuivalen dengan menggunakan tabel kebenaran:
1)))(())().((7(
0)(().6(
)().5(
)()().4(
)()).(3(
1)().2(
)()().1(







ACBACBA
BBA
BABA
CBACBA
CBACBA
BAA
ABBABA

4 ekuivalen logis

  • 1.
  • 2.
    Ekuivalen Logis  Padatautologi dan juga kontradiksi, dapat dipastikan bahwa jika dua buah ekspresi logika adalah tautologi, maka kedua ekspresi logika tersebut Ekivalen secara logis, demikian juga jika keduanya kontradiksi.  Persoalannya ada pada contingent, karena memiliki semua nilai T dan F. Tetapi jika urutan T dan F atau sebaliknya pada tabel tetap pada urutan yang sama, maka tetap disebut Ekivalen secara Logika
  • 3.
    Contoh 1 (1). Dewisangat cantik dan peramah. (2). Dewi Peramah dan sangat cantik.
  • 4.
    Penyelesaian  Dalam BentukEkspresi Logika A = Dewi sangat cantik. B = Dewi Peramah.  Maka Ekspresi Logika tersebut adalah: AB BA   ).2( ).1(
  • 5.
     Jika dikatakankedua buah Ekspresi Logika tersebut Ekivalen secara logis, maka dapat ditulis:  Ekivalensi logis dari kedua ekspresi logika tersebut dapat dibuktikan dengan Tabel Kebenaran berikut ini: ABBA  A B T T T T T F F F F T F F F F F F BA AB
  • 6.
    Contoh 2 (1). Badrutidak pandai, atau dia tidak jujur. (2). Adalah tidak benar Jika Badru pandai dan jujur.
  • 7.
    Penyelesaian  Dalam BentukEkspresi Logika A = Badru pandai. B = Badru Jujur.  Maka Ekspresi Logika tersebut adalah: )().2( ).1( BA BA  
  • 8.
     Jika dikatakankedua buah Ekspresi Logika tersebut Ekivalen secara logis, maka dapat ditulis:  Ekivalensi logis dari kedua ekspresi logika tersebut dapat dibuktikan dengan Tabel Kebenaran berikut ini: )()( BABA  A B T T F F T F F T F F T F T T F T T F F T T F F T T F T T A B BA BA  )( BA
  • 9.
    Komutatif  Jadi  Demikianjuga dengan V, maka  Demikian juga dengan V, maka  Akan tetapi , perangkai tidak memiliki sipat komutatif . )()( ABBA  )()( ABBA  )()( ABBA  )(Implikasi
  • 10.
     Pembuktian denganmenggunakan tabel kebenaran: A B T T T T T F F T F T T F F F T T BA AB 
  • 11.
    Asosiatif  Penempatan tandakurung biasa pada suatu ekspresi logika memegang peranan penting, karena tanda kurung berarti meminta proses dikerjakan terlebih dahulu pada tanda kurung terdalam.  Contoh : ))(())(( CBAdanCBA 
  • 12.
     Maka Tabelkebenarannya adalah sebagai berikut:  Jadi : A B C T T T T T T T T T F T F F F T F T F F F F T F F F F F F F T T F F T F F F T F F T F F F F F F F F F F F F F F F BA CBA  )( CB  )( CBA  ))(())(( CBACBA 
  • 13.
     Akan tetapijika perangkainya berbeda pada satu ekspresi logika, akan menghasilkan nilai kebenaran yang berbeda.  Contoh. 3 ))(())(( CBAdanCBA 
  • 14.
    A B C TT T T T T T T T F T T T T T F T F T T T T F F F F F F F T T F T T F F T F F F T F F F T F T T F F F F F F F F ))(())(( CBAdanCBA  BA CBA  )( CB )( CBA 
  • 15.
    Penghapusan tanda kurung Contoh:  Contoh: CABA CABA   )( )()( CBAA CBAA CABA    ))(( )( )(
  • 16.
    Contoh.4 (1). Jika Badrutidak sekolah, maka Badru tidak akan pandai. (2). Jika Badru pandai, maka Badru pasti sekolah
  • 17.
    Penyelesaian  Dalam BentukEkspresi Logika A = Badru sekolah. B = Badru Pandai.  Maka Ekspresi Logika tersebut adalah: AB BA   ).2( ).1(
  • 18.
     Pembuktian Ekuivalensidengan Tabel Kebenaran berikut ini:  Jadi, terbukti bahwa: )()( ABBA  A B T T F F T T T F F T T T F T T F F F F F T T T T A B AB BA 
  • 19.
  • 20.
     Pembuktian Ekuivalensidengan Tabel Kebenaran berikut ini:  Jadi, terbukti bahwa: )()()( ABBABA  A B T T T T T T T F F F T F F T F T F F F F T T T T BA  BA )()( ABBA AB
  • 21.
     Dalam Tautologi,Nilai kebenaran dapat diganti seperti berikut: True (T) = 1 False (F) = 0 Tabel kebenaran : A 1 0 T T F T F F T F F F 1A 0A
  • 22.
    Tugas  Buktikan bahwaekspresi-ekpresi logika berikut ini ekuivalen dengan menggunakan tabel kebenaran: 1)))(())().((7( 0)(().6( )().5( )()().4( )()).(3( 1)().2( )()().1(        ACBACBA BBA BABA CBACBA CBACBA BAA ABBABA