Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Laporan on the job learning (OJL) 2014 by Kusmiadi, SP

16,071 views

Published on

Smoga bermanfaat

Published in: Education
  • Be the first to comment

Laporan on the job learning (OJL) 2014 by Kusmiadi, SP

  1. 1. BIODATA PESERTA CAKEP Nama : KUSMIADI, SP TTL : Palangka Raya, 8-12-1976 Pendidikan Terakhir : S-1 Pertanian Masa Kerja : 11 th, 6 bulan Unit Kerja : SMK NEGERI 4 SAMPIT Alamat Rumah : Jln. H.M. Arsyad Km. 0,5 Sampit Lokasi OJL : 1. SMKN Negeri 4 Sampit 2. SMKN Negeri 2 Sampit
  2. 2. BAB I A.Latar Belakang - Kepala sekolah adalah guru yang diserahi tugas tambahan untuk memimpin dan mengelola sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. - Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah menetapkan 5 (lima) dimensi kompetensi yaitu: (1) kepribadian, (2) manajerial, (3) kewirausahaan, (4) supervisi, dan (5) sosial. - OJL dilaksanakan mulai tanggal 13 Oktober sampai dengan 29 Nopevember 2014 selama 200 JP pada SMK Negeri 4 Sampit (150 JP) dan SMK Negeri 2 Sampit (50 JP).
  3. 3. B. Tujuan Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi tujuan laporan OJL ini adalah untuk mengetahui dapat meningkatkan: • Kompetensi manajerial pada SMK Negeri 4 Sampit dan SMK Negeri 2 Sampit. • Kompetensi supervise melalui pelaksanaan supervisi guru yunior pada SMK Negeri 4 Sampit. • Kompetensi Calon Kepala Sekolah Melalui Dimensi Sosial di SMK Negeri 2 Sampit.
  4. 4. C. Hasil yang Diharapkan Hasil yang diharapkan dalam penyusunan laporan berdasarkan OJL sebagai berikut. • Memahami kondisi ideal, kondisi nyata, kesenjangan, dan memberikan solusi terhadap pengkajian manajerial SMK Negeri 4 Sampit dan SMK Negeri 2 Sampit. • Memahami teknik supervisi melalui pelaksanaan supervisi guru yunior pada SMK Negeri 4 Sampit. • Mendalami dan mengimplementasikan kegiatan sosial melalui pelaksanaan dimensi sosial di SMK Negeri 4 Sampit.
  5. 5. BAB II KONDISI NYATA TEMPAT MAGANG SMK Negeri 4 Sampit 1. Berdiri tahun 1979 2. Lokasi di Tengah Kota Sampit 3. Memiliki 1 Program keahlian 4. Proses Standar ISO 5. Akreditasi “A” 6. Jumlah guru 21 orang 7. Jumlah siswa 184 orang SMK Negeri 2 Sampit 1. Berdiri tahun 2000 2. Lokasi di pinggir Kota Sampit (6 Km) 3. Memiliki 4 Program keahlian 4. Standar ISO 5. Akreditasi “A” 6. Jumlah guru 61 orang 7. Jumlah siswa 929 siswa
  6. 6. BAB III RENCANA TINDAK KEPEMIMPINAN A. Meningkatkan Kompetensi Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) dalam Mengelola Administrasi Kepegawaian melalui Peran Kepala Sekolah Sebagai Manajer SIKLUS KOMPETENSI Awal Tindakan Peningkatan 1 58 67 9 % 2 67 95 28%
  7. 7. B. OBSERVASI PEMBELAJARAN TERHADAP GURU YUNIOR Guru yang diobservasi : Nama : Yuliani, SPd Tahun Mengajar : 2011. Tanggal : 2 Nopember 2014 (siklus 1) 4 Nopember 2014 (siklus 2) Mata Pelajaran : Matematika Kompetensi Kompetensi (Siklus 1) Kompetensi (Siklus 1) Peningkatan Hasil Observasi 75, 83 % 86,67 % 10,87 %
  8. 8. C. PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN 1.SILABUS 2.RPP 3.INSTRUMEN PENILAIAN 4.BAHAN AJAR
  9. 9. D. Pengkajian Aspek Managerial 1. Kajian RKJM/RKAS 2. Kajian Pengelolaan Keuangan Sekolah 3. Kajian Pengelolaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan 4. Kajian Pengelolaan Tenaga Administrasi Sekolah 5. Kajian Pengelolaan Sarana Prasarana Sekolah 6. Kajian Pengelolaan Kurikulum 7. Kajian Pengelolaan Peserta Didik 8. Kajian TIK dalam Pembelajaran 9. Kajian Monitoring dan Evaluasi
  10. 10. E. Upaya Peningkatan Kompetensi Sosial di Sekolah Magang SMK Negeri 2 Sampit berkerja sama dengan pihak lain baik perorangan maupun institusi untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah. SMK Negeri 2 mempersiapkan UKS untuk mengikuti Lomba UKS tingkat nasional, hal ini didukung oleh kerja sama dengan pihak puskesmas Pasir Putih dalam pengelolaan UKS.
  11. 11. BAB IV. PENUTUP A. Kesimpulan 1. Dari pelaksanaan RTK di SMK Negeri 4 Sampit memperlihatkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran dapat dicapai melalui optimalisasi Tenaga Administrasi Sekolah (TAS) 2. Berdasarkan hasil kajian tidak ada perbedaan berarti antara kedua sekolah dalam arti kedua sekolah telah melaksanakan beberapa aspek manajerial sesuai dengan pedoman yang ada dan menghasilkan keluaran yang relatif sama 3. Hasil dari Supervisi akademik menghasilkan proses pembelajaran siswa aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan. 4. Kompetesi sosial dengan cara kerjasama dengan pihak lain perlu terus dikembangkan dalam rangka mendukung berbagai kegiatan pendidikan di sekolah
  12. 12. B. Saran-saran • Lebih melakukan kajian-kajian tentang 8 SNP dan regulasi-regulasi lain yang mengiringinya. • Lebih perhatian lagi pada pentingnya pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan dengan cara kepala sekolah selalu meningkatkan motivasi dan bimbingan pada guru dalam meningkatkan kompetensinya melalui optimalisasi supervisi akademik.
  13. 13. Foto-Foto Pelaksanaan Magang Aktifitas di Tempat OJL
  14. 14. Penyambutan Siswa Datang
  15. 15. Di Depan Nama Sekolah
  16. 16. Pembimbingan TAS
  17. 17. TERIMA KASIH

×