SlideShare a Scribd company logo

Bab 1 struktur atom dan tabel periodik

A
A

Bab 1 struktur atom dan tabel periodik

1 of 38
Download to read offline
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

STRUKTUR ATOM DAN
TABEL PERIODIK UNSUR
Bab I

1

Struktur Atom dan Tabel
Periodik Unsur
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

Peta Konsep
Eksperimen yang Menunjukkan
Adanya Elektron, Proton, Inti
Atom, dan Neutron

Spektrum
Garis
sebagai dasar

menghasilkan

Teori Atom
Bohr
Massa atom Relatif/
Massa Molekul Relatif

dapat menentukan

Distribusi
Elektron
sebagai dasar

Tabel Periodik
Unsur
pengelompokan

Sifat Keperiodikan Unsur

untuk memperkirakan

Sifat Logam/Nonlogam, Jari-Jari Atom/Ion,
Kerapatan Massa, Kekerasan, Titik Leleh,
Titik Didih, Energi Ionisasi, Afinitas Elektron,
Elektronegativitas, Kereaktifan
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

A. Struktur Atom
Teori atom Dalton (1804):
1. Suatu zat tersusun dari suatu partikel sangat kecil yang tidak
dapat dibagi lagi, yaitu atom.
2. Atom dari suatu unsur yang sama adalah identik dan memiliki
berat, ukuran, serta bentuk yang sama, tetapi berbeda dari
atom-atom unsur lain.
3. Atom suatu unsur bersifat permanen dan tidak dapat teruraikan.
4. Suatu senyawa terbentuk dari penggabungan dua atau lebih
atom unsur.
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

1. Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Elektron
Sinar katode keluar dari katode (elektrode negatif) menuju ke
anode (elektrode positif).
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

Sifat-sifat sinar katode, antara lain sebagai berikut.
1. Bergerak lurus dari katode menuju anode.
2. Sinar katode merupakan partikel yang bermuatan.
3. Sinar katode merupakan partikel yang bermuatan negatif.
4. Partikel katode tidak bergantung pada bahan katode maupun
gas yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam
semua atom terdapat partikel yang bermuatan negatif. Oleh
Thomson, partikel ini disebut elektron.
5. Muatan elektron = 1,6 x 10–19 coulomb, sedangkan massanya
= 9,107 x 10–28 g.
Bab 1

Bab 2

Bab 3

Bab 4

Bab 5

Bab 6

Bab 7

Berdasarkan penemuan elektron, J.J. Thomson (1904)
mengemukakan teori atomnya sebagai berikut.
Atom merupakan suatu bola pejal yang bermuatan positif. Di
tempat-tempat tertentu terdapat elektron yang bermuatan negatif.
Jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif.

Recommended

Fisika kelompok 3 model atom Rutherford
Fisika kelompok 3 model atom RutherfordFisika kelompok 3 model atom Rutherford
Fisika kelompok 3 model atom RutherfordAmalia Lia
 
Kimia pertemuan ke 5 struktur atom polielektron
Kimia pertemuan ke 5 struktur atom polielektronKimia pertemuan ke 5 struktur atom polielektron
Kimia pertemuan ke 5 struktur atom polielektronAziz_Kurniawan
 
Model atom rutherford XII IPA 2
Model atom rutherford XII IPA 2Model atom rutherford XII IPA 2
Model atom rutherford XII IPA 2Amalia Lia
 
Sifat unsur transisi periode ke empat
Sifat unsur transisi periode ke empatSifat unsur transisi periode ke empat
Sifat unsur transisi periode ke empatWina Fajriatin
 

More Related Content

What's hot

Perkembangan teori atom
Perkembangan teori atomPerkembangan teori atom
Perkembangan teori atomdienAfs
 
Powerpoint unsur-unsur periode ketiga
Powerpoint unsur-unsur periode ketigaPowerpoint unsur-unsur periode ketiga
Powerpoint unsur-unsur periode ketigalutfi aldiansyah
 
Laporan Praktikum Sifat Koligatif Larutan
Laporan Praktikum Sifat Koligatif LarutanLaporan Praktikum Sifat Koligatif Larutan
Laporan Praktikum Sifat Koligatif LarutanErnalia Rosita
 
Laporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
Laporan Eksperimen Tetes Minyak MillikanLaporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
Laporan Eksperimen Tetes Minyak MillikanMutiara_Khairunnisa
 
Atom, molekul, dan spektrum atom
Atom, molekul, dan spektrum atomAtom, molekul, dan spektrum atom
Atom, molekul, dan spektrum atomaditya rakhmawan
 
Materi sejarah dan struktur atom ppt
Materi sejarah dan struktur  atom pptMateri sejarah dan struktur  atom ppt
Materi sejarah dan struktur atom pptMimi Yeni
 
Teori Atom JJ THOMSON
Teori Atom JJ THOMSONTeori Atom JJ THOMSON
Teori Atom JJ THOMSONMahesa Bae
 
Bab ii atom hidrogen
Bab ii atom hidrogenBab ii atom hidrogen
Bab ii atom hidrogenDwi Karyani
 
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014Ridlo Wibowo
 
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degenerate
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degeneratePert 13 teori perturbasi bebas waktu degenerate
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degeneratejayamartha
 
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYA
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYAKIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYA
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYAchrestoezra
 
Kimia Inti dan RadioKimia
Kimia Inti dan RadioKimiaKimia Inti dan RadioKimia
Kimia Inti dan RadioKimiayunita97544748
 
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentzKelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentzMuhammad Ridlo
 
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologi
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologiKemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologi
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologiAys Valentina
 

What's hot (20)

Perkembangan teori atom
Perkembangan teori atomPerkembangan teori atom
Perkembangan teori atom
 
Powerpoint unsur-unsur periode ketiga
Powerpoint unsur-unsur periode ketigaPowerpoint unsur-unsur periode ketiga
Powerpoint unsur-unsur periode ketiga
 
Laporan Praktikum Sifat Koligatif Larutan
Laporan Praktikum Sifat Koligatif LarutanLaporan Praktikum Sifat Koligatif Larutan
Laporan Praktikum Sifat Koligatif Larutan
 
Laporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
Laporan Eksperimen Tetes Minyak MillikanLaporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
Laporan Eksperimen Tetes Minyak Millikan
 
Atom, molekul, dan spektrum atom
Atom, molekul, dan spektrum atomAtom, molekul, dan spektrum atom
Atom, molekul, dan spektrum atom
 
Materi sejarah dan struktur atom ppt
Materi sejarah dan struktur  atom pptMateri sejarah dan struktur  atom ppt
Materi sejarah dan struktur atom ppt
 
Teori Atom JJ THOMSON
Teori Atom JJ THOMSONTeori Atom JJ THOMSON
Teori Atom JJ THOMSON
 
Bab ii atom hidrogen
Bab ii atom hidrogenBab ii atom hidrogen
Bab ii atom hidrogen
 
Rangkuman ipa kimia smp
Rangkuman ipa kimia smpRangkuman ipa kimia smp
Rangkuman ipa kimia smp
 
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014
Solusi Soal Olimpiade Astronomi Tingkat Provinsi 2014
 
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degenerate
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degeneratePert 13 teori perturbasi bebas waktu degenerate
Pert 13 teori perturbasi bebas waktu degenerate
 
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYA
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYAKIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYA
KIMIA KONFIGURASI ELEKTRON DAN SEMACAMNYA
 
Kimia Inti dan RadioKimia
Kimia Inti dan RadioKimiaKimia Inti dan RadioKimia
Kimia Inti dan RadioKimia
 
Kimia unsur, Halogen
Kimia unsur, HalogenKimia unsur, Halogen
Kimia unsur, Halogen
 
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentzKelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
Kelompok 2 ggl induksi elektromagnetik dan gaya lorentz
 
Penemuan elektron
Penemuan elektronPenemuan elektron
Penemuan elektron
 
Ion dan kovalen
Ion dan kovalenIon dan kovalen
Ion dan kovalen
 
Fisika inti dan radioaktif
Fisika inti dan radioaktifFisika inti dan radioaktif
Fisika inti dan radioaktif
 
Zn 13 4
Zn 13 4Zn 13 4
Zn 13 4
 
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologi
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologiKemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologi
Kemagnetan dan pemanfaatanya dalam produk teknologi
 

Similar to Bab 1 struktur atom dan tabel periodik

Similar to Bab 1 struktur atom dan tabel periodik (20)

Ilmu bahan dasar
Ilmu bahan dasarIlmu bahan dasar
Ilmu bahan dasar
 
Struktur atom
Struktur atomStruktur atom
Struktur atom
 
Struktur atom dan sistem periodik
Struktur atom dan sistem periodikStruktur atom dan sistem periodik
Struktur atom dan sistem periodik
 
Struktur atom
Struktur atomStruktur atom
Struktur atom
 
Ppt 2 struktur atom
Ppt  2 struktur atomPpt  2 struktur atom
Ppt 2 struktur atom
 
Struktur atom
Struktur atomStruktur atom
Struktur atom
 
1.atomic sructure
1.atomic sructure1.atomic sructure
1.atomic sructure
 
Bab 1 atom, ion dan molekul
Bab 1 atom, ion dan molekulBab 1 atom, ion dan molekul
Bab 1 atom, ion dan molekul
 
Konsep Struktur Atom dan Sistem
Konsep Struktur Atom dan SistemKonsep Struktur Atom dan Sistem
Konsep Struktur Atom dan Sistem
 
Tugas tik
Tugas tikTugas tik
Tugas tik
 
kimia-teori atom
kimia-teori atomkimia-teori atom
kimia-teori atom
 
Struktur atom
Struktur atomStruktur atom
Struktur atom
 
Stuktur atom kelas x
Stuktur atom kelas xStuktur atom kelas x
Stuktur atom kelas x
 
Partikel dasar atom
Partikel dasar atomPartikel dasar atom
Partikel dasar atom
 
Partikel Dasar Atom
Partikel Dasar AtomPartikel Dasar Atom
Partikel Dasar Atom
 
Bab2 struktur atom
Bab2 struktur atom Bab2 struktur atom
Bab2 struktur atom
 
Struktur atom-dan-spu1
Struktur atom-dan-spu1Struktur atom-dan-spu1
Struktur atom-dan-spu1
 
BAB 8 MOLEKUL.pptx
BAB 8 MOLEKUL.pptxBAB 8 MOLEKUL.pptx
BAB 8 MOLEKUL.pptx
 
Bab 1 struktur atom
Bab 1 struktur atomBab 1 struktur atom
Bab 1 struktur atom
 
PPT Perkembangan Model ATom P-1(1).ppt
PPT Perkembangan Model ATom P-1(1).pptPPT Perkembangan Model ATom P-1(1).ppt
PPT Perkembangan Model ATom P-1(1).ppt
 

Recently uploaded

PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaAdrianLopez621575
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...Kanaidi ken
 
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptx
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptxMAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptx
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptxmisselyK
 
"Web Development - Inovasi Digital 2024"
"Web Development - Inovasi Digital 2024""Web Development - Inovasi Digital 2024"
"Web Development - Inovasi Digital 2024"Herry Prasetyo
 
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfPPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfAGUSWACHID4
 
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdf
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdfAksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdf
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdfIlmaHamalaNurFaiza
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Guruku
 
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasi
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasitugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasi
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasikharismaanjas
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfDelaNavarin1
 
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaMedia Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaHYwg
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Guruku
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...Penerbit Manggu
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfKangMargino
 
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxKegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxRaimundus Prasetyawan
 
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxLampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxAhmadHadiMashuri1
 
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaT3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaMegaPawitra
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mieRidaEsniwatyShejabat
 
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docxPowerBank12
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Abdiera
 
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxNiPutuYuliartini1
 

Recently uploaded (20)

PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
 
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptx
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptxMAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptx
MAteri 5 Fase D IPS Aktivitas Kehidupan Masyarakat Islam.pptx
 
"Web Development - Inovasi Digital 2024"
"Web Development - Inovasi Digital 2024""Web Development - Inovasi Digital 2024"
"Web Development - Inovasi Digital 2024"
 
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdfPPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
PPT - Ruang Kolaborasi 3.2 Angkatan 9 - Sesi 1.pdf
 
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdf
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdfAksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdf
Aksi Nyata Topik 3 Perencanaan Pembelajaran SMASMKPAKET C.pdf
 
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase FModul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
Modul Ajar Kelas 11 Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F
 
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasi
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasitugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasi
tugas pemahaman tentang peserta didik T1 Ruang kolaborasi
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
 
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi KitaMedia Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
Media Infografis IPAS Mari Berkenalan Dengan Bumi Kita
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase FModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
 
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdfTeks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
Teks Terjemahan Website Desa Wisata Melung.pdf
 
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptxKegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
Kegiatan Asosiasi Guru Penulis PGRI.pptx
 
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docxLampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
Lampiran 7_ Lembar Rencana Pengembangan Diri (1).docx
 
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia IndonesiaT3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
T3-5-a Demonstrasi Kontekstual - Kontekstualisasi Manusia Indonesia
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
 
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx
*LAPORAN_PENELITIAN BIOTEKNOLOGI DONAT.docx
 
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 8 Fase D Bab 5 Jati Diri Bangsa Dan Bud...
 
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptxppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
ppt_materi bioteknologi kelas 9 smpk.pptx
 

Bab 1 struktur atom dan tabel periodik

  • 1. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 STRUKTUR ATOM DAN TABEL PERIODIK UNSUR Bab I 1 Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur
  • 2. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Peta Konsep Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Elektron, Proton, Inti Atom, dan Neutron Spektrum Garis sebagai dasar menghasilkan Teori Atom Bohr Massa atom Relatif/ Massa Molekul Relatif dapat menentukan Distribusi Elektron sebagai dasar Tabel Periodik Unsur pengelompokan Sifat Keperiodikan Unsur untuk memperkirakan Sifat Logam/Nonlogam, Jari-Jari Atom/Ion, Kerapatan Massa, Kekerasan, Titik Leleh, Titik Didih, Energi Ionisasi, Afinitas Elektron, Elektronegativitas, Kereaktifan
  • 3. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 A. Struktur Atom Teori atom Dalton (1804): 1. Suatu zat tersusun dari suatu partikel sangat kecil yang tidak dapat dibagi lagi, yaitu atom. 2. Atom dari suatu unsur yang sama adalah identik dan memiliki berat, ukuran, serta bentuk yang sama, tetapi berbeda dari atom-atom unsur lain. 3. Atom suatu unsur bersifat permanen dan tidak dapat teruraikan. 4. Suatu senyawa terbentuk dari penggabungan dua atau lebih atom unsur.
  • 4. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 1. Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Elektron Sinar katode keluar dari katode (elektrode negatif) menuju ke anode (elektrode positif).
  • 5. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Sifat-sifat sinar katode, antara lain sebagai berikut. 1. Bergerak lurus dari katode menuju anode. 2. Sinar katode merupakan partikel yang bermuatan. 3. Sinar katode merupakan partikel yang bermuatan negatif. 4. Partikel katode tidak bergantung pada bahan katode maupun gas yang digunakan. Hal ini menunjukkan bahwa dalam semua atom terdapat partikel yang bermuatan negatif. Oleh Thomson, partikel ini disebut elektron. 5. Muatan elektron = 1,6 x 10–19 coulomb, sedangkan massanya = 9,107 x 10–28 g.
  • 6. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Berdasarkan penemuan elektron, J.J. Thomson (1904) mengemukakan teori atomnya sebagai berikut. Atom merupakan suatu bola pejal yang bermuatan positif. Di tempat-tempat tertentu terdapat elektron yang bermuatan negatif. Jumlah muatan positif sama dengan jumlah muatan negatif.
  • 7. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 2. Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Proton Jika pada percobaan sinar katode digunakan katode yang berlubang dan dinding belakangnya dilapisi dengan ZnS, pada dinding belakang tersebut akan terjadi perpendaran. Hal ini mengindikasikan bahwa ada partikel dari anode yang menumbuk lapisan ZnS yang berada di belakang lempeng katode. Sinar yang dihasilkan tersebut berupa partikel positif yang juga disebut sinar terusan atau sinar kanal.
  • 8. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7  Sinar positif bergantung pada jenis gas yang digunakan.  Untuk gas hidrogen (gas yang paling ringan), sinar positif tersebut massanya = 1.837 x massa 1 elektron atau 1,6729 x 10–24 g (1,00758 satuan massa atom).  Atom hidrogen merupakan atom yang paling ringan, dianggap bahwa ion hidrogen adalah suatu partikel dasar yang mengandung muatan positif. Partikel tersebut disebut proton.  Muatan proton sama dengan muatan elektron, tetapi tandanya berlawanan.  Banyaknya proton dalam suatu atom khas bagi suatu atom, misalnya atom karbon mempunyai jumlah proton 6, oksigen 8, dan natrium 11.
  • 9. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 3. Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Inti Atom Ernest Rutherford (1909) melakukan eksperimen dengan menembakkan partikel alfa (α) pada suatu lempeng logam yang tipis. Hasil eksperimennya menunjukkan bahwa sebagian besar partikel alfa diteruskan dan hanya sebagian kecil yang dihamburkan dan dipantulkan.
  • 10. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Adanya partikel alfa yang dihamburkan menunjukkan bahwa seluruh muatan positif dan hampir seluruh massa atom terkonsentrasi pada pusat atom yang disebut inti atom. Sebagian besar partikel alfa diteruskan dan hanya sebagian kecil yang dihamburkan. Hal itu mengindikasikan bahwa sebagian besar bagian atom merupakan tempat yang kosong. Teori atom Rutherford Atom terdiri atas inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif. Hampir seluruh massa atom terpusat pada inti. Elektron mengelilingi inti atom dalam orbit tertentu pada jarak yang relatif besar dari inti. Karena atom bersifat netral, jumlah elektron di dalam atom sama dengan jumlah muatan inti atom.
  • 11. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 4. Eksperimen yang Menunjukkan Adanya Neutron Pada tahun 1932, Chadwick menembakkan partikel alfa pada lempeng berilium. Ternyata, dihasilkan partikel netral yang kemudian disebut sebagai neutron. Diperkirakan bahwa inti atom tersusun dari proton dan neutron. Jumlah neutron tidak merupakan sifat khas dari suatu unsur. Bagan eksperimen Chadwick
  • 12. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 B. Nomor Atom dan Nomor Massa  Nomor atom menyatakan jumlah proton yang terdapat dalam inti atom.  Nomor atom juga menyatakan jumlah elektron yang terdapat dalam atom (untuk atom netral).  Nomor massa menyatakan jumlah proton dan neutron yang terdapat dalam inti atom. X = lambang unsur Z = nomor atom A = jumlah proton = jumlah elektron X ( untuk atom netral ) Z A = nomor massa = jumlah proton (p) + neutron (n)
  • 13. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Contoh: Hitunglah jumlah proton, elektron, dan neutron untuk 16 23 A. 8 O B. 11Na Jawab: A. B. 16 8 23 11 O : nomor atom O = 8, jumlah proton = jumlah elektron = 8, dan nomor massa O = 16 p + n = 16 8 + n = 16 n = jumlah neutron = 16 – 8 = 8 Na : nomor atom Na = 11, jumlah proton = jumlah elektron = 11, dan nomor massa Na = 23 p + n = 23 11 + n = 23 n = jumlah neutron = 23 – 11 = 12
  • 14. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Isotop, Isobar, dan Isoton Isotop adalah suatu unsur yang mempunyai nomor atom sama, tetapi nomor massanya berbeda. Dengan kata lain, isotop adalah suatu unsur yang jumlah protonnya sama, tetapi jumlah neutronnya berbeda. Contohnya adalah 16 8 O dengan 17 8 O Isobar adalah unsur-unsur yang nomor massanya sama, tetapi nomor atomnya berbeda. Contohnya adalah 14 7 N dengan 14 6 C Isoton adalah unsur-unsur yang berbeda, tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama. Contohnya adalah 23 11 Na dengan 24 12 Mg
  • 15. Bab 1 Bab 3 Bab 2 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Contoh: Isotop Cl terdiri atas dan 25% 37 17 35 17 Cl dan 37 17 Cl . Jika terdapat 75% Cl, berapa massa rata-rata atom Cl? Jawab: Massa rata-rata Cl = (75% x 35) + (25% x 37) = 26,25 + 9,25 = 35,5 35 17 Cl Bab 7
  • 16. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 C. Teori Atom Niels Bohr Niels Bohr mengemukakan teori atomnya yang bertitik tolak pada anggapan berikut. 1. Elektron-elektron dalam mengelilingi inti atom berada pada tingkat energi atau lintasan tertentu yang disebut kulit atom. Tingkat energi yang paling rendah adalah tingkat energi yang paling dekat dengan inti atom dan disebut tingkat energi pertama atau kulit K. Tingkat energi berikutnya berada lebih luar lagi atau disebut kulit L, M, N, O, dan seterusnya. 2. Selama elektron bergerak dalam lintasannya, elektron tidak memancarkan energinya dalam bentuk radiasi. 3. Elektron dapat pindah dari tingkat energi (lintasan) yang rendah (dekat dengan inti atom) ke tingkat energi (lintasan) yang lebih tinggi (lebih jauh dari inti) jika menyerap energi.
  • 17. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 4. Sebaliknya, elektron dapat melepaskan energi jika pindah dari tingkat energi yang tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah Banyaknya elektron maksimum yang ada di setiap kulit atom dirumuskan = 2n2 , n = nomor kulit atom (nilai n = 1, 2, 3, 4, ...).
  • 18. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Hubungan Distribusi Elektron dengan Sifat-Sifat Unsur Sifat suatu unsur bergantung pada distribusi elektronnya.  Unsur-unsur yang elektron valensinya kecil (≤ 3) bersifat logam (umumnya keras, dapat ditempa, dapat menghantarkan panas dan listrik, serta mudah membentuk ion positif).  Unsur-unsur yang elektron valensinya besar (≥ 4) bersifat nonlogam (umumnya lunak, tidak dapat ditempa, tidak dapat menghantarkan arus listrik dan panas, serta mudah membentuk ion negatif).
  • 19. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 D. Massa Atom Relatif (Ar) dan Massa Molekul Relatif (Mr) 1. Massa Atom Relatif (Ar) Massa atom relatif suatu unsur X (Ar X) adalah perbandingan 1 massa rata-rata satu atom unsur tersebut dengan 12 x massa satu atom 12C. Ar X = massa 1 atom X 1 massa 1 atom 12 12 C
  • 20. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Contoh: Tentukan massa atom relatif unsur: A. N; B. Na. (Diketahui massa rata-rata 1 atom N = 14,0067 sma dan massa rata-rata 1 atom Na = 22,99 sma.) Jawab: A. Ar N = = massa 1 atom N 1 massa 1 atom 12 14,0067 sma 1 sma = 14,0067 12 C massa 1 atom Na B. Ar Na = 1 massa 1 atom 12 C 12 = 22,99 sma 1 sma = 22,99
  • 21. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 2. Massa Molekul Relatif (Mr) Massa molekul relatif (Mr) suatu molekul Y adalah perbandingan 1 antara massa satu molekul Y dengan 12 × massa satu atom 12C. Mr Y = massa 1 molekul Y 1 massa 1 atom 12 C 12 Massa 1 molekul Y = jumlah massa dari atom-atom penyusun molekul Y. Massa rumus relatif (Mr) menyatakan jumlah massa atom yang tercantum dalam rumus kimia suatu zat.
  • 22. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Contoh: Tentukan massa molekul relatif molekul-molekul (massa atom relatif unsur-unsur lihat pada tabel periodik unsur dan gunakan bilangan bulat): A. Al2(SO4)3; B. Na2CO3.10H2O. Jawab: A. Al2(SO4)3 terdiri atas 2 atom Al, 3 atom S, dan (3 × 4) atom O. Mr Al2(SO4)3 = 2.Ar Al + 3.Ar S + 12.Ar O = 2(27) + 3(32) + 12(16) = 342 B. Na2CO3.10H2O terdiri atas 2 atom Na, 1 atom C, (3 + 10) atom O, dan (2 × 10) atom H. Mr Na2CO3.10H2O = 2.Ar Na + 1.Ar C + 13.Ar O + 20.Ar H = 2(23) + 1(12) + 13(16) + 20(1) = 286
  • 23. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 E. Tabel Periodik Unsur 1. Hukum Triade dari Dobereiner Tiap-tiap tiga unsur yang mempunyai persamaan sifat disusun dalam satu kelompok yang disebut triade. Ternyata, massa atom unsur yang di tengah mendekati setengah jumlah massa atom unsur pertama dan ketiga. Setengah Jumlah Massa Atom pertama dan ketiga Triade Massa atom Ca Sr Ba 40 87 137 ( 40 + 137 ) = 88,5 Cl Br I 35 80 127 ( 40 + 137 ) = 80 2 2
  • 24. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 2. Hukum Oktaf dari John Newlands  John Newlands (1863) menyusun unsur-unsur menurut naiknya massa atom.  Dalam susunan unsur tersebut, unsur kedelapan mempunyai sifat yang sama dengan unsur pertama, unsur kesembilan sama dengan unsur kedua, dan seterusnya seperti oktaf dalam musik.  Beberapa unsur selanjutnya tidak menunjukkan kesamaan sifat seperti yang diharapkan. Meskipun demikian, teori ini merupakan pembuka jalan bagi penggolongan unsur.
  • 25. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 3. Tabel Periodik Unsur Mendeleyev dan Lothar Meyer  Dmitri Ivanovich Mendeleyev (1869) menyelidiki hubungan massa atom dengan sifat-sifat kimia.  Bersamaan dengan itu, Lothar Meyer (1870) menyelidiki hubungan massa atom dengan sifat-sifat fisika.  Keduanya menghasilkan suatu daftar yang hampir sama. Karena alasan-alasan Mendeleyev lebih kuat dan lebih dapat dikembangkan, daftar tersebut lebih dikenal sebagai susunan berkala Mendeleyev.
  • 26. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Pokok-pokok susunan unsur Mendeleyev: 1. Atom-atom disusun menurut naiknya massa atom dengan mengutamakan sifat-sifatnya. Setelah tercapai sejumlah unsur, sifatnya berulang kembali (sifat-sifat unsur merupakan fungsi berkala dari massa atom). 2. Mendeleyev meramalkan adanya unsur-unsur dan sifat-sifatnya yang belum diketahui pada saat itu. 3. Dalam susunan berkala Mendeleyev, unsur dibagi menjadi 8 deret vertikal yang dinamakan golongan dan diusahakan agar unsur-unsur dalam masing-masing golongan mempunyai sifat-sifat yang sama. 4. Tempat-tempat yang kosong diramalkan Mendeleyev akan ditempati oleh unsur-unsur yang nantinya ditemukan.
  • 27. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 4. Tabel Periodik Bentuk Panjang  Tabel berkala unsur yang baru disusun berdasarkan nomor atom.  Sifat-sifat unsur merupakan fungsi berkala dari nomor atomnya.  Tabel berkala unsur ini menghasilkan baris yang disebut periode dan kolom yang disebut golongan.  Dalam satu golongan, unsur-unsur mempunyai kemiripan sifat.
  • 28. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 a. Periode dan Golongan 1) Periode  Periode adalah baris dengan nomor atom yang urut dari kiri ke kanan.  Periode juga menyatakan banyaknya kulit atom yang terisi elektron.  Dalam tabel periodik unsur, terdapat tujuh periode. 2) Golongan  Golongan merupakan kolom yang berisi unsur-unsur yang mempunyai kemiripan sifat.  Ada dua golongan pokok, yaitu golongan A (golongan utama) dan golongan B (golongan transisi).  Pada golongan A, nomor golongan menunjukkan banyaknya elektron pada kulit terluar (elektron valensi) yang sama.
  • 29. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 b. Menentukan Letak Periode dan Golongan Utama (A) Suatu Unsur dalam Tabel Periodik Unsur Untuk menentukan letak periode dan golongan utama (A) suatu unsur dalam tabel periodik unsur, kita dapat menggunakan pedoman sebagai berikut. 1. Menentukan distribusi elektron, yaitu susunan elektron pada setiap kulit atom. 2. Menghitung banyaknya kulit atom yang terisi elektron. Jumlah kulit atom yang terisi elektron menyatakan nomor periode atom tersebut. 3. Menghitung banyaknya elektron yang menempati kulit atom terluar. Jumlah elektron pada kulit terluar (elektron valensi) menunjukkan nomor golongannya.
  • 30. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 Contoh: Tentukan letak periode dan golongan unsur nitrogen (N) dengan nomor atom 7 dalam tabel periodik unsur serta tentukan elektron valensinya. Jawab: Langkah ke-1, menentukan distribusi elektron N, yaitu K = 2; L = 5. Langkah ke-2, menghitung banyaknya kulit atom yang terisi elektron. Banyaknya kulit atom N yang terisi elektron = 2, yaitu kulit K (berisi 2 elektron) dan kulit L (berisi 5 elektron). Berarti, unsur N terletak pada periode ke-2. Langkah ke-3, menghitung banyaknya elektron yang menempati kulit atom terluar (elektron valensi). Jumlah elektron yang menempati kulit terluar (elektron valensi) N = 5 (pada kulit L). Jadi, N terletak pada golongan VA.
  • 31. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 F. Sifat Periodisitas Unsur 1. Sifat Logam dan Nonlogam  Dalam tabel periodik unsur, sifat nonlogam bertambah dari kiri ke kanan.  Sebaliknya, dari kanan ke kiri sifat logamnya makin bertambah.  Unsur yang dapat bersifat logam dan nonlogam disebut unsur semilogam atau metaloid. 2. Jari-Jari Atom  Jari-jari atom adalah jarak dari pusat inti sampai lintasan elektron paling luar.  Dalam satu golongan, dari atas ke bawah jari-jari atom makin besar.  Dalam satu periode, dari kiri ke kanan jari-jari atom makin kecil.
  • 32. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 3. Rapat Jenis  Dalam satu golongan pada tabel periodik unsur, secara umum rapat jenis unsur-unsur dari atas ke bawah makin besar.  Dalam satu periode, dari kiri ke kanan rapat jenis unsur bertambah besar. 4. Kekerasan Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, energi kohesi makin kecil yang berarti dari atas ke bawah kekerasan logam makin kecil (makin lunak). 5. Titik Leleh dan Titik Didih  Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, unsur-unsur logam titik leleh dan titik didihnya makin tinggi.  Dalam satu golongan, titik leleh dan titik didih tidak teratur karena dipengaruhi oleh perbedaan struktur logam.
  • 33. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 6. Energi Ionisasi (EI)  Energi ionisasi adalah energi minimum yang diperlukan oleh suatu atom dalam bentuk gas untuk melepaskan elektron yang terikat paling lemah.  Secara umum dalam satu periode, dari kiri ke kanan energi ionisasinya bertambah.  Dalam satu golongan (misalnya golongan IA) energi ionisasi unsur dari atas ke bawah makin kecil.
  • 34. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 7. Afinitas Elektron  Afinitas elektron adalah banyaknya energi yang dilepaskan jika suatu atom dalam bentuk gas menerima satu elektron.  Dalam satu periode, dari kiri ke kanan harga afinitas elektron unsur-unsur makin besar.  Dalam satu golongan, dari bawah ke atas harga afinitas elektron unsur-unsur makin besar.
  • 35. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 8. Elektronegativitas  Elektronegativitas adalah kecenderungan atom dalam molekul yang stabil untuk menarik elektron.  Dalam satu periode, dari kiri ke kanan nilai skala elektronegativitas unsur makin besar. Hal itu disebabkan dari kiri ke kanan muatan inti bertambah, sedangkan jari-jari atom mengecil.  Dalam satu golongan, dari bawah ke atas nilai skala elektronegativitas makin besar sebab dari bawah ke atas jarijari atom makin kecil.
  • 36. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7 9. Kereaktifan Untuk membandingkan kereaktifan unsur-unsur, perlu dikelompokkan antara logam dan nonlogam. Logam dibandingkan dengan logam, sedangkan nonlogam dibandingkan dengan nonlogam.  Dalam tabel periodik unsur, kereaktifan logam bertambah dari kanan ke kiri dan dari atas ke bawah sesuai dengan mengecilnya harga energi ionisasi.  Dalam tabel periodik unsur, kereaktifan nonlogam bertambah dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas sesuai dengan membesarnya harga elektronegativitas.
  • 37. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 AUDI CIPTA BAKTI 06 X-MIA 4 Bab 7
  • 38. Bab 1 Bab 2 Bab 3 Bab 4 Bab 5 Bab 6 Bab 7