SlideShare a Scribd company logo

Kingdom protista

W
W

Kingdom protista memiliki anggota yang sifatnya masih sederhana dan memiliki ciri umum yaitu eukariotik (memiliki membran inti sel), uniseluler/ multiseluler, ukurannya bersifat mikroskopis/ makroskopis, dan memiliki klasifikasi yaitu protista mirip hewan (protozoa), protista mirip tumbuhan (alga), dan protista mirip jamur.

Kingdom protista

1 of 56
Download to read offline
KINGDOMKINGDOM
PROTISTAPROTISTA
KELAS X FARMASI
SMK/ SMA BIOLOGI
Kompetensi Dasar
3.5 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk
menggolongkan protista berdasarkan
ciri-ciri umum kelas dan perannya dalam
kehidupan melalui pengamatan secara
teliti dan sistematis
4.5 Merencanakan dan melaksanan
pengamatan tentang ciri-ciri dan peran
protista dalam kehidupan dan
menyajikan hasil pengamatan dalam
bentuk model/charta/gambar
Ciri Umum Kingdom
Karakteristik Protista
• Eukariotik ( memiliki membran inti sel )
• Tubuh
– Uniseluler : Protozoa, Alga
– Multiseluler (belum terdiferensiasi) : Alga
• Ukuran
– Mikroskopis : Protozoa, Alga, Prostist mirip jamur
– Makroskopis : Alga
• Klasifikasi
– Protista mirip hewan (Protozoa)
– Protista mirip tumbuhan (Alga)
– Protista mirip jamur
• Bersel satu ( uniseluler / monoseluler ) atau bersel banyak
( multiseluler ) yang masih belum terdiferensiasi
• Sel termasuk tipe eukariotik ( memiliki membran inti sel )
• Ada yang dapat membuat makanan sendiri ( autotrof , terutama
fotoautotrof ) maupun tak dapat membuat makanan sendiri
( heterotrof, baik ada yang sebagai parasit , maupun ada juga yang
sebagai saprofit )
• Umumnya ditemukan di tempat yang lembab dan lingkungan berair.
Beberapa di antaranya hidup diperairan air tawar maupun air laut.
• Berkembang biak ( pada umumnya ) secara aseksual ( vegetatif )
dengan cara pembelahan sel, fragmentasi ( pada yang hidup
berkoloni ). Dan secara seksual ( generatif ) dengan cara konjugasi,
peleburan gamet sederhana.
1. Protista Seperti Tumbuhan / Algae
2. Protista Seperti Hewan / Protozoa
3. Protista Seperti Jamur
Diklasifikasikan berdasarkan kemiripannya dengan kingdom yang lebih
tinggi, menjadi 3 kelompok :
Protista Seperti Tumbuhan Protista Seperti Hewan
Protista Seperti Jamur
Klasifikasi Kingdom Protista

Recommended

More Related Content

What's hot

What's hot (20)

Amphibia (Binatang Amphibi)
Amphibia (Binatang Amphibi)Amphibia (Binatang Amphibi)
Amphibia (Binatang Amphibi)
 
Sel eukariotik dan prokariotik
Sel eukariotik dan prokariotikSel eukariotik dan prokariotik
Sel eukariotik dan prokariotik
 
Biologi Sel kelas XI
Biologi Sel kelas XIBiologi Sel kelas XI
Biologi Sel kelas XI
 
Ppt biologi peredaran darah
Ppt biologi   peredaran darahPpt biologi   peredaran darah
Ppt biologi peredaran darah
 
PPT Interaktif Invertebrata
PPT Interaktif InvertebrataPPT Interaktif Invertebrata
PPT Interaktif Invertebrata
 
Kelompok 3 hewan
Kelompok 3 hewanKelompok 3 hewan
Kelompok 3 hewan
 
PPT INVERTEBRATA
PPT INVERTEBRATAPPT INVERTEBRATA
PPT INVERTEBRATA
 
Cephalopoda
CephalopodaCephalopoda
Cephalopoda
 
Rpp protista untuk ppl mahasiswa
Rpp protista untuk ppl mahasiswaRpp protista untuk ppl mahasiswa
Rpp protista untuk ppl mahasiswa
 
Bab 10 sistem reproduksi
Bab 10 sistem reproduksiBab 10 sistem reproduksi
Bab 10 sistem reproduksi
 
Power Point Protozoa
Power Point ProtozoaPower Point Protozoa
Power Point Protozoa
 
Bryophyta
Bryophyta Bryophyta
Bryophyta
 
Praktikum amfibi
Praktikum amfibiPraktikum amfibi
Praktikum amfibi
 
Ppt platyhelminthes
Ppt platyhelminthesPpt platyhelminthes
Ppt platyhelminthes
 
Bab 3 Sistem Gerak
Bab 3  Sistem  GerakBab 3  Sistem  Gerak
Bab 3 Sistem Gerak
 
Materi 2 klasifikasi
Materi 2 klasifikasiMateri 2 klasifikasi
Materi 2 klasifikasi
 
Cnidaria Dan Ctenophora (Ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi dan contoh, r...
Cnidaria Dan Ctenophora (Ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi dan contoh, r...Cnidaria Dan Ctenophora (Ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi dan contoh, r...
Cnidaria Dan Ctenophora (Ciri-ciri, struktur tubuh, klasifikasi dan contoh, r...
 
PPT Embriologi Tumbuhan - Bryophyta
PPT Embriologi Tumbuhan - BryophytaPPT Embriologi Tumbuhan - Bryophyta
PPT Embriologi Tumbuhan - Bryophyta
 
PISCES PPT
PISCES PPTPISCES PPT
PISCES PPT
 
Praktikum bio protista
Praktikum bio protistaPraktikum bio protista
Praktikum bio protista
 

Viewers also liked

Biology - Chlorphyta
Biology - ChlorphytaBiology - Chlorphyta
Biology - ChlorphytaAdam Hars
 
Makalah Evolusi Molekuler
Makalah Evolusi MolekulerMakalah Evolusi Molekuler
Makalah Evolusi MolekulerReni Patimah
 
Presentasi biologi chlorophyta (2)
Presentasi biologi   chlorophyta (2)Presentasi biologi   chlorophyta (2)
Presentasi biologi chlorophyta (2)Maulana Sakti
 
Bakteri Bacillus Anthracis
Bakteri Bacillus AnthracisBakteri Bacillus Anthracis
Bakteri Bacillus Anthracismarnitukan
 
Nematoda parasit usus 2
Nematoda parasit usus 2Nematoda parasit usus 2
Nematoda parasit usus 2Iqbal Agung
 
Tugas ppt zoin
Tugas ppt zoinTugas ppt zoin
Tugas ppt zoinRizka Desi
 
Chrysophyta diatomeas
Chrysophyta diatomeasChrysophyta diatomeas
Chrysophyta diatomeasJose Ruper
 
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)anharmasbro
 
Protista (protozoa,alga,jamur protista)
Protista (protozoa,alga,jamur protista)Protista (protozoa,alga,jamur protista)
Protista (protozoa,alga,jamur protista)andiniregik
 
Algas Rojas: RHODOPHYTA
Algas Rojas: RHODOPHYTAAlgas Rojas: RHODOPHYTA
Algas Rojas: RHODOPHYTAmayrasuola
 
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi Biologi
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi BiologiTeori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi Biologi
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi BiologiMuhammad Amal
 

Viewers also liked (20)

Biology - Chlorphyta
Biology - ChlorphytaBiology - Chlorphyta
Biology - Chlorphyta
 
Chlorophyta
ChlorophytaChlorophyta
Chlorophyta
 
Chlorophyta
ChlorophytaChlorophyta
Chlorophyta
 
CHLOROPHYTA
CHLOROPHYTACHLOROPHYTA
CHLOROPHYTA
 
ALGA
ALGAALGA
ALGA
 
Makalah Evolusi Molekuler
Makalah Evolusi MolekulerMakalah Evolusi Molekuler
Makalah Evolusi Molekuler
 
Biologi
BiologiBiologi
Biologi
 
Presentasi biologi chlorophyta (2)
Presentasi biologi   chlorophyta (2)Presentasi biologi   chlorophyta (2)
Presentasi biologi chlorophyta (2)
 
Bakteri Bacillus Anthracis
Bakteri Bacillus AnthracisBakteri Bacillus Anthracis
Bakteri Bacillus Anthracis
 
Nematoda parasit usus 2
Nematoda parasit usus 2Nematoda parasit usus 2
Nematoda parasit usus 2
 
Tugas ppt zoin
Tugas ppt zoinTugas ppt zoin
Tugas ppt zoin
 
Chrysophyta diatomeas
Chrysophyta diatomeasChrysophyta diatomeas
Chrysophyta diatomeas
 
Chlorophyta
ChlorophytaChlorophyta
Chlorophyta
 
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)
Protista mirip jamur (by Josafat Anhar dan team)
 
Rhodophyta
RhodophytaRhodophyta
Rhodophyta
 
Protista (protozoa,alga,jamur protista)
Protista (protozoa,alga,jamur protista)Protista (protozoa,alga,jamur protista)
Protista (protozoa,alga,jamur protista)
 
Algas Rojas: RHODOPHYTA
Algas Rojas: RHODOPHYTAAlgas Rojas: RHODOPHYTA
Algas Rojas: RHODOPHYTA
 
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi Biologi
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi BiologiTeori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi Biologi
Teori Abiogenesis Modern (Evolusi Kimia) dan Evolusi Biologi
 
Peran protista
Peran protistaPeran protista
Peran protista
 
Rhodophyta
RhodophytaRhodophyta
Rhodophyta
 

Similar to Kingdom protista (20)

Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
Protista, bab 5 K13 tahap belajar, "by : kelompok 5"
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
Protista Mirip Tumbuhan( Alga )Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
Protista Mirip Tumbuhan( Alga )
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protista SMA Negeri 6 Samarinda
Protista SMA Negeri 6 SamarindaProtista SMA Negeri 6 Samarinda
Protista SMA Negeri 6 Samarinda
 
Biologi Protista
Biologi ProtistaBiologi Protista
Biologi Protista
 
Protista
Protista Protista
Protista
 
Algae ( ganggang )
Algae ( ganggang )Algae ( ganggang )
Algae ( ganggang )
 
Tujuan,dasar teori,dapus 1
Tujuan,dasar teori,dapus 1Tujuan,dasar teori,dapus 1
Tujuan,dasar teori,dapus 1
 
Biologi Protista
Biologi ProtistaBiologi Protista
Biologi Protista
 
PROTISTA.pdf
PROTISTA.pdfPROTISTA.pdf
PROTISTA.pdf
 
Bab 4 protista
Bab 4 protista Bab 4 protista
Bab 4 protista
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protists mirip tumbuhan
Protists mirip tumbuhanProtists mirip tumbuhan
Protists mirip tumbuhan
 
5. protista
5. protista5. protista
5. protista
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protista
ProtistaProtista
Protista
 
Protista.pdf
Protista.pdfProtista.pdf
Protista.pdf
 
protista.pptx
protista.pptxprotista.pptx
protista.pptx
 
Tumbuhan air materi alga
Tumbuhan air materi algaTumbuhan air materi alga
Tumbuhan air materi alga
 

More from Wulung Gono

Transpor membran sel
Transpor membran selTranspor membran sel
Transpor membran selWulung Gono
 
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMK
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMKMateri Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMK
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMKWulung Gono
 
Infeksi Varicella Zoster dan Rubella
Infeksi Varicella Zoster dan RubellaInfeksi Varicella Zoster dan Rubella
Infeksi Varicella Zoster dan RubellaWulung Gono
 
Perdarahan, Trombosis, dan DIC
Perdarahan, Trombosis, dan DICPerdarahan, Trombosis, dan DIC
Perdarahan, Trombosis, dan DICWulung Gono
 
Pengelolaan Limbah
Pengelolaan LimbahPengelolaan Limbah
Pengelolaan LimbahWulung Gono
 
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)Wulung Gono
 
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)Wulung Gono
 
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)Wulung Gono
 
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...Wulung Gono
 
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman Obat
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman ObatBahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman Obat
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman ObatWulung Gono
 
Pembuatan Simplisia dari tanaman obat
Pembuatan Simplisia dari tanaman obatPembuatan Simplisia dari tanaman obat
Pembuatan Simplisia dari tanaman obatWulung Gono
 
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)Wulung Gono
 
Sistem Gerak pada Manusia
Sistem Gerak pada ManusiaSistem Gerak pada Manusia
Sistem Gerak pada ManusiaWulung Gono
 
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)Wulung Gono
 
Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi Makhluk HidupKlasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi Makhluk HidupWulung Gono
 

More from Wulung Gono (20)

Transpor membran sel
Transpor membran selTranspor membran sel
Transpor membran sel
 
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMK
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMKMateri Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMK
Materi Enzim dan Metabolisme Kelas XII SMA & SMK
 
Infeksi Varicella Zoster dan Rubella
Infeksi Varicella Zoster dan RubellaInfeksi Varicella Zoster dan Rubella
Infeksi Varicella Zoster dan Rubella
 
Perdarahan, Trombosis, dan DIC
Perdarahan, Trombosis, dan DICPerdarahan, Trombosis, dan DIC
Perdarahan, Trombosis, dan DIC
 
Pengelolaan Limbah
Pengelolaan LimbahPengelolaan Limbah
Pengelolaan Limbah
 
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)
Indikator Polusi (Polusi Udara, Polusi Air, Polusi Tanah)
 
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)
Struktur & Jaringan Pada Tumbuhan (Jaringan Meristem)
 
Bencana Alam
Bencana Alam Bencana Alam
Bencana Alam
 
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)
POLUSI (Polusi Air, Polusi Udara, Polusi Tanah)
 
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...
Tabel Istilah dan Pengertian yang Ada Hubungannya dengan Kegunaan Simplisia d...
 
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman Obat
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman ObatBahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman Obat
Bahan Ajar/ Modul Pembuatan Simplisia dari Tanaman Obat
 
Pembuatan Simplisia dari tanaman obat
Pembuatan Simplisia dari tanaman obatPembuatan Simplisia dari tanaman obat
Pembuatan Simplisia dari tanaman obat
 
Cell (Sel)
Cell (Sel)Cell (Sel)
Cell (Sel)
 
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)
Sistem sirkulasi (sistem peredaran darah manusia)
 
Sistem Gerak pada Manusia
Sistem Gerak pada ManusiaSistem Gerak pada Manusia
Sistem Gerak pada Manusia
 
Virus
VirusVirus
Virus
 
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)
Divisi Pteridophyta (Tumbuhan Paku-Pakuan)
 
Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi Makhluk HidupKlasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi Makhluk Hidup
 
Kingdom plantae
Kingdom plantaeKingdom plantae
Kingdom plantae
 
Kingdom fungi
Kingdom fungiKingdom fungi
Kingdom fungi
 

Recently uploaded

SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfSERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfDOWENSAPETUASIMARMAT
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxSMK NEGERI 1 BANGKINANG
 
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptx
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptxPentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptx
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptxNursyahirsyahmiSyahi
 
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdfMembumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf2310631160058
 
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Guruku
 
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxTugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxlaodesupriono1
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfDelaNavarin1
 
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Guruku
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfimamasyari24
 
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)CahyadiWahyono
 
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdf
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdfSERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdf
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdfSITIWASIATUNNIKMAH
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...Penerbit Manggu
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mieRidaEsniwatyShejabat
 
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2 MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2  MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2  MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2 MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...Kanaidi ken
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...Kanaidi ken
 
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdf
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdfModul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdf
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdfModul Guruku
 
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNContoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNwatihirma7
 
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024RhomemyTze
 
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdf
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdfPETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdf
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdfSITIWASIATUNNIKMAH
 
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaAdrianLopez621575
 

Recently uploaded (20)

SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdfSERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
SERTIFIKAT KOMUNITAS BELAJAR FIX UPLOAD.pdf
 
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docxFORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
FORMULIR A KETERATURAN SUASANA KELAS.docx
 
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptx
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptxPentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptx
Pentaksiran Praktikal (Project) Cg Afifah (1) KUMPULAN.pptx
 
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdfMembumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf
Membumikan islam di indonesia agar islam dirasakan sebagai kebutuhan hidup.pdf
 
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
Modul Ajar Matematika Kelas 11 Fase F - [modulguruku.com]
 
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptxTugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
Tugas Demonstrasi Kontekstual Modul 3.1.pptx
 
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdfModul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
Modul ajar ekosistem untuk SMA by Dela Navarin.pdf
 
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Biologi Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdfRUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
RUBRIK OBSERVASI KINERJA GURU. dalam proses kegiatan belajar mengajarpdf
 
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
Refleksi dengan model W3 ( What, So What dan Now What)
 
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdf
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdfSERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdf
SERTIFIKAT PELATIHAN GURU DDGWE JATENG.pdf
 
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
English for Geography A Digital Academic Learning Materials for The Students ...
 
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan miepengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
pengertian nasi dan mie serta hidangan dari nasi dan mie
 
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2 MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2  MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2  MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...
RENCANA (di Bali_22-23 Feb'2024) & Link2 MATERI Workshop _"Prinsip & Penerap...
 
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
RENCANA + Link-Link MATERI Inhouse Training "Teknik Perhitungan & Verifikasi ...
 
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdf
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdfModul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdf
Modul Ajar Kelas 11 PAI Budi Pekerti Fase F.pdf
 
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPNContoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
Contoh Sertifikat Komunitas Belajar SMPN
 
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS  1/2024
Mesyuarat Unit Induk Hal Ehwal Murid SKS 1/2024
 
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdf
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdfPETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdf
PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS )BANPEM ROKEU 2024.pdf
 
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimanaPKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
PKM-dlm-Pembelajaran.ppt dan yang lain sebagaimana
 

Kingdom protista

  • 2. Kompetensi Dasar 3.5 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan protista berdasarkan ciri-ciri umum kelas dan perannya dalam kehidupan melalui pengamatan secara teliti dan sistematis 4.5 Merencanakan dan melaksanan pengamatan tentang ciri-ciri dan peran protista dalam kehidupan dan menyajikan hasil pengamatan dalam bentuk model/charta/gambar
  • 4. Karakteristik Protista • Eukariotik ( memiliki membran inti sel ) • Tubuh – Uniseluler : Protozoa, Alga – Multiseluler (belum terdiferensiasi) : Alga • Ukuran – Mikroskopis : Protozoa, Alga, Prostist mirip jamur – Makroskopis : Alga • Klasifikasi – Protista mirip hewan (Protozoa) – Protista mirip tumbuhan (Alga) – Protista mirip jamur
  • 5. • Bersel satu ( uniseluler / monoseluler ) atau bersel banyak ( multiseluler ) yang masih belum terdiferensiasi • Sel termasuk tipe eukariotik ( memiliki membran inti sel ) • Ada yang dapat membuat makanan sendiri ( autotrof , terutama fotoautotrof ) maupun tak dapat membuat makanan sendiri ( heterotrof, baik ada yang sebagai parasit , maupun ada juga yang sebagai saprofit ) • Umumnya ditemukan di tempat yang lembab dan lingkungan berair. Beberapa di antaranya hidup diperairan air tawar maupun air laut. • Berkembang biak ( pada umumnya ) secara aseksual ( vegetatif ) dengan cara pembelahan sel, fragmentasi ( pada yang hidup berkoloni ). Dan secara seksual ( generatif ) dengan cara konjugasi, peleburan gamet sederhana.
  • 6. 1. Protista Seperti Tumbuhan / Algae 2. Protista Seperti Hewan / Protozoa 3. Protista Seperti Jamur Diklasifikasikan berdasarkan kemiripannya dengan kingdom yang lebih tinggi, menjadi 3 kelompok : Protista Seperti Tumbuhan Protista Seperti Hewan Protista Seperti Jamur Klasifikasi Kingdom Protista
  • 8. Protista seperti tumbuhan Disebut juga Algae / Ganggang • Ada yang uniseluler atau multiseluler • Tubuh algae multiseluler disebut talus (Tidak memiliki akar, batang & daun sejati) • Memiliki klorofil → fotosintesis • Memiliki pigmen tambahan • Reproduksi dilakukan dapat dilakukan secara seksual (konjugasi, anisogami, isogami) atau aseksual. • Hidup di perairan (tawar maupun asin) hidup melayang-layang (neustonik) dan ada yang di dasar air (bentik)
  • 9. Klasifikasi Alga • Alga diklasifikasikan berdasarkan pigmen dominan yang dikandungnya. • Pigmen yang terdapat pada alga adalah klorofil, karoten, fikoeritrin, fukosantin, dan fikosianin. • Alga diklasifikasikan menjadi tujuh divisio, yakni 1. Euglenophyta (Euglena) 2. Dinoflagellata (Alga api) 3. Chlorophyta (Alga hijau) 4. Chrysophyta (Alga keemasan) 5. Bacillariophyta (Diatom) 6. Phaeophyta (Alga cokelat) 7. Rhodophyta (Alga merah)
  • 10. Euglenophyta (Euglenoid) • Phylum Euglenophyta memiliki anggota sekitar 800 spesies. • Dapat melakukan fotosintesis → kloroplas (klorofil a, b, dan karoten) • Makanan cadangan hasil fotosintesis disimpan dalam bentuk polisakarida yang disebut paramilon. • Habitat: air tawar, seperti kolam atau danau • Tubuh: – Memiliki flagel yang berfungsi sebagai alat gerak di air. – Bintik mata berfungsi sebagai penerima cahaya dan memungkinkan Euglena bergerak menuju intensitas cahaya lebih tinggi sehingga meningkatkan fotosintesis. – Euglena tidak memiliki dinding sel, namun memiliki pembungkus tubuh yang kuat dan lentur terbuat dari protein di atas membran plasmanya, disebut pelikel. – Vakuola kontraktil berfungsi sebagai pompa yang mengeluarkan kelebihan air pada tubuh • Contoh: Euglena viridis
  • 11. Dinoflagellata • Organisme uniselular, namun terdapat beberapa yang membentuk koloni. • Phylum Dinoflagellata memiliki anggota sekitar 1.100 spesies. • Setiap spesies Dinoflagellata memiliki bentuk tubuh berbeda-beda yang terbuat dari dinding internal selulosa. • Pergerakan dua flagela pada tubuhnya menghasilkan gerakan berputar sehingga organisme ini disebut Dinoflagellata. Dalam bahasa Yunani, dinos artinya berputar. • Dinoflagellata umumnya hidup di laut. • Ledakan populasi Dinoflagellata menyebabkan gelombang merah (red tide). Populasi ini berwarna merah kecokelatan. • Dinoflagellata dibedakan karena memiliki permukaan tubuh dari lempengan selulosa dan dua flagela.
  • 12. Chlorophyta (Alga hijau) • Kelompok algae yang memiliki anggota paling banyak. • Memiliki pigmen dominan klorofil a dan b. • Bentuk dari kloroplasnya bermacam-macam. – berbentuk mangkok contohnya Chlorella; – berbentuk spiral contohnya Spirogyra; dan – berbentuk bintang contohnya Ygnema. • Habitat: Umumnya ditemukan pada perairan tawar, walaupun ada yang di laut. • Dapat juga hidup pada batuan, tumbuhan, ataupun tanah lembab.
  • 13. a) Chlorella a) Chlorella adalah alga hijau uniselular yang memiliki bentuk bulat seperti bola. b) Kloroplasnya berbentuk mangkuk. c) Habitat hidupnya terdapat di perairan tawar, laut serta tempat- tempat yang basah. d) Chlorella berkembang biak secara aseksual melalui pembelahan diri. e) Peranan: Chlorella dapat dijadikan sumber makanan baru. b) Spirogyra a) Spirogyra memiliki habitat di perairan tawar. b) Spirogyra memiliki bentuk kloroplas menyerupai pita dan berukuran besar. c) Reproduksi: aseksual: fragmentasi seksual: konjugasi ALGAE
  • 15. c) Ulva • Ulva sering disebut selada laut karena morfologinya yang mirip selada. • Ulva hidup di lautan dan sebagian hidup di air payau. • Ulva menempel pada dasar perairan. Tubuh talusnya berbentuk lembaran tipis melebar dan lebarnya dapat mencapai satu meter. • Perkembangbiakan Ulva dapat dilakukan secara aseksual maupun seksual. • Aseksual: – dengan membentuk zoospora yang memiliki flagela empat buah. • Seksual: – telur ulva yang haploid akan menghasilkan gamet jantan dan gamet betina, berflagela dua yang berbentuk sama (isogamet). Gamet jantan tersebut akan membuahi gamet betina yang nantinya akan terbentuk zigot
  • 17. Chrysophyta (Alga keemasan) • Phylum ini memiliki jumlah sekitar 850 spesies. • Pigmen: warna kuning keemasan. Pigmen yang dominan pada alga ini adalah pigmen karoten. Selain pigmen tersebut, Chrysophyta memiliki pigmen lain di dalam tubuhnya, yaitu klorofil dan fukosantin. • Habitat : perairan tawar dan laut. • Tubuh: uniselular dan ada pula yang multiselular. • Perkembangbiakan Chrysophyta yang uniselular dan multiselular terjadi secara aseksual dan seksual. • Reproduksi aseksual pada Chrysophyta multiseluler dilakukan dengan spora dan pada Chrysophyta uniseluler dilakukan dengan pembelahan biner dan pembentukan spora. • Reproduksi seksual dilakukan dengan peleburan gamet. Makanan cadangan alga ini berupa laminarin. Alga keemasan yang uniseluler merupakan komponen fitoplankton. • Contoh anggota Chrysophyta adalah Vaucheria, Synura, dan Mischococcus
  • 19. Bacillariophyta (Diatom) • Phylum ini memiliki anggota yang paling banyak, yaitu sekitar 10.000 spesies. • Diatom termasuk alga uniselular dan merupakan penyusun fitoplankton, baik di perairan tawar maupun di lautan. • Bentuk Diatom sangat khas dengan dinding tubuhnya yang terdiri atas kotak (hipoteka) dan tutup (epiteka). • Dinding selnya mengandung pektin dan silikat. • Apabila mati, cangkangnya akan bertumpuk membentuk tanah diatom. Tanah ini bernilai ekonomis tinggi karena dapat digunakan sebagai bahan penggosok, penyuling gasolin, bahan pembuatan jalan, sampai bahan dinamit. • Perkembangbiakan Diatom dapat dilakukan secara aseksual maupun seksual. – Secara aseksual, Diatom akan membelah diri dengan cara melepaskan kotak dari tutupnya. Baik tutup maupun kotak tersebut akan membentuk kotak di bagian dalamnya. Dengan kata lain, baik tutup maupun kotak akan menjadi tutup. Keadaan demikian akan berlangsung terus-menerus sampai ukurannya minimum.
  • 21. Phaeophyta (Alga Cokelat) • Phylum Phaeophyta adalah alga yang memiliki anggota cukup banyak, yaitu sekitar 1.500 spesies. • Hampir semua anggotanya adalah multiseluler dan sebagian besar habitatnya di laut. • Hanya beberapa jenis saja yang hidup di perairan tawar. • Pigmen yang paling dominan pada Phaeophyta adalah fukosantin atau warna cokelat. • Struktur tubuh Phaeophyta mirip dengan tumbuhan tinggi karena terdapat struktur yang menyerupai akar, batang, dan daun. • Perkembangbiakan Phaeophyta dapat terjadi secara aseksual dan seksual. – Secara aseksual, Phaeophyta berkembang biak dengan membentuk zoospora. – Untuk perkembangbiakan secara seksualnya, Phaeophyta menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. Contoh dari alga cokelat adalah Sargassum, Vucus, dan Turbinaria.
  • 22. • Beberapa jenis alga coklat seperti Macrocystis, banyak mengandung bahan algin pada dinding selnya. • Bahan algin ini mempunyai nilai ekonomis untuk bahan pembuat stabiliser dan emulsifier pada cat, tekstil, kertas, bahan makanan, dan bahan lain.
  • 25. Rhodophyta (Alga Merah) • Rhodophyta atau alga merah merupakan phylum yang memiliki pigmen dominan fikoeritrin atau merah. • Phylum ini memiliki anggota yang banyak, yaitu sekitar 4.000 spesies. • Rhodophyta habitatnya sebagian besar di laut. • Akan tetapi, ada pula yang hidup di perairan tawar. • Perkembangbiakan Rhodophyta terjadi secara aseksual dan seksual. Secara aseksual, Rhodophyta membentuk tetraspora yang akan menjadi gamet membentuk gamet jantan dan gamet betina. Adapun secara seksual, yaitu dengan jantan dan gamet betina. Gamet jantannya tidak memiliki flagela dan disebut spermatium. Adapun gamet betinanya berflagela, dan disebut karpogonium. • Contoh spesies dari phylum Rhodophyta adalah Corallina, Eucheuma (utk pembuatan agar-agar), dan Gelidium
  • 27. Filum Warna Dominan dan Pigmen Fotosintesis Cadangan Makanan Penyusun Dinding Sel Habitat Euglenophyta Hijau (klorofil a, b, karoten, xantofil) Paramilum Tanpa dinding sel; Protein submembran Umumnya di air tawar Pyrrophyta (Dinoflagellata) Cokelat (klorofil a, klorofil c, karoten, xantofil) Pati (amilum) Selulosa Submembran Di laut dan di air tawar Chrysophyta Keemasan (klorofil a, klorofil c, karoten) Leukosin dan laminarin Silika Di laut dan di air tawar Bacillariophyta Kecokelatan (klorofil a, klorofil c, karoten, xantofil) Leukosin Silika hidrat dalam matriks organik Di air tawar dan airlaut
  • 28. Filum Warna Dominan dan Pigmen Fotosintesis Cadangan Makanan Penyusun Dinding Sel Habitat Rhodophyta Kemerahan (klorofil a, karoten, klorofil d pada beberapa spesies) Pati Matrik selulosa dengan polisakarida lain. Kebanyakan di laut dan sebagian di air tawar Phaeophyta Kecokelatan (klorofil a, klorofil c, karoten, xantofil) Laminarin Matrik selulosa dengan polisakarida lain Hampir semua di airtawar Chlorophyta Hijau (klorofil a, klorofil b, karoten) Pati tumbuhan Selulosa Kebanyakan di airtawar, namun sebagian di laut
  • 30. Protista mirip Hewan • Eukariot, Uniseluler • Heterotrof • Umumnya memiliki alat gerak. • Hidup pada air, atau tubuh hewan. Di sebut juga Protozoa. Ciri Umum Protozoa. Diklasifikasikan berdasarkan alat gerak yang dimilikinya, menjadi 4 kelompok : 1. Ciliata 2. Rhizopoda 3. Flagelata 4. Sporozoa
  • 31. Protista Mirip Hewan (Protozoa) Ciri-ciri Protozoa 1. Unisel, ukuran tubuh 3 – 1000 µ m. 2. Heterotrof. 3. Mikroskopis. 4. Punya alat gerak bervariasi : flagellum, cilia, pseudopodia. 5. Struktur tubuh : membrane sel, sitoplasma, mitokondria, robosom, lisosom, nucleus, vakuola berdenyut (kontraktil), vakuola makanan, kloroplas (hanya dimiliki oleh Flagelata). 6. Membrane sel → pelindung, pengatur pertukaran makanan & gas. 7. Vakuola makanan → vakuola yg berfungsi mencerna makanan. 8. Vakuola kontraktil → vakuola yg berfungsi mengeluarkan sisa makanan berbentuk cair, dan mengatur kadar air sel. 9. Inti sel → mengatur aktivitas sel. 10.Hidup dengan memangsa bakteri, protista lain maupun sampah organisme. 11.Soliter atau berkoloni. 12.Sebagian besar habitatnya di air tawar atau laut yang kaya dengan zat organic. 13.Reproduksi asexual : pembelahan biner. 14.Reproduksi sexual : penyatuan 2 gamet yg berbeda, atau dengan konjugasi (penyatuan 2 inti sel vegetatif) 15.Menghasilkan kista yg diselubungi kapsul polisakarida → jika lingkungan tidak menguntungkan.
  • 32. Klasifikasi Protista berdasarkan alat geraknya 1. Rhizopoda (Sarcodina), rhizoid = akar, podos = kaki. Jadi semua Protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopoda (kaki semu) digolongkan ke dalam filum Rhizopoda, misalnya Amoeba 2. Ciliata (Ciliophora / Infusoria), cilia = rambut getar. Jadi semua Protozoa yg bergerak dengan menggunakan bulu getar yg tumbuh di permukaan membran selnya digolongkan filum Ciliata, misalnya Paramecium 3. Flagellata (Mastigophora), flagela = cambuk. Jadi semua Protozoa yg bergerak dgn menggunakan cambuk digolongkan filum Flagellata, misalnya Euglena viridis 4. Sporozoa (Apicomplexa), spora = alat reproduksi yang dapat tumbuh menjadi individu baru. Jadi semua Protozoa yg tdk memiliki alat gerak khusus dan berkembang biak dgn spora digolongkan filum Sporozoa, misalnya Plasmodium.
  • 33. Rhizopoda (Sarcodina) Ciri-ciri 1. Bergerak dgn penjuluran sitoplasma (pseudopodia/ kaki semu) 2. Fungsi pseudopodia : alat gerak & memangsa makanan. 3. Yg punya cangkang (Globigerina), tanpa cangkang (Amoeba proteus). 4. Cangkang terdiri dari silica atau CaCO3. 5. Reproduksi asexual : pembelahan biner. 6. Membentuk kista saat lingkungan tidak menguntungkan → Amoeba. 7. Habitat : tanah lembab, lingkungan berair. 8. Heterotrof. 9. Pemangsa ganggang unisel, bakteri, atau protozoa lain. Cth : Amoeba proteus (hidup soliter di tanah), Difflugia (di air tawar), Globigerina (di laut), Entamoeba gingivalis & Entamoeba histolytica (parasit pd manusia)
  • 34. Ciliata (Ciliophora) Ciri-ciri 1. Bergerak menggunakan silia. 2. Fungsi silia : pergerakan, alat bantu makan, penerima rangsang 3. Habitat : air tawar & laut 4. Punya 2 inti makronukleus & mikronukleus. 5. Makronukleus → pertumbuhan & perkembangbiakan. 6. Mikronukleus → berfungsi saat konjugasi. 7. Hidup bersimbiosis & parasit. 8. Reproduksi asexual : pembelahan biner transversal. 9. Reproduksi sexual : konjugasi. Cth : Paramecium caudatum, Stentor, Didinium, Vorticella.
  • 37. Flagellata (Mastigophora) Ciri- ciri 1. Tubuh dilindungi pelikel, sehingga punya bentuk tetap 2. Terdiri dari zooflagellata dan fitoflagellata 3. Alat gerak : flagellum. 4. Ada 2 flagellum 5. Soliter atau berkoloni 6. Reproduksi asexual : pembelahan biner transversal. 7. Habitat : lingkungan berair, air tawar, laut.
  • 38. Flagellata terbagi menjadi 2 ordo yaitu Fitoflagellata dan Zooflagellata
  • 39. Flagellata (Mastigophora) Ciri-ciri umum : 1. Membentuk spora. 2. Tidak punya alat gerak. 3. Unisel. 4. Parasit pada hewan & manusia 5. Reproduksi sexual & asexual diserta pergiliran keturunan.
  • 41. Daur Hidup Plasmodium sp Pada Tubuh Nyamuk Makro Gamet (Sel Gamet Jantan) Mikro Gamet (Sel Gamet Betina) Fertilisasi Zigot Oosit Sporozoit Pada Tubuh Manusia Merozoit Sporozoit DiSelHati Sel Darah Merah Menyerang Gametosit Dan Menghasilkan Makro Gamet Mikro Gamet
  • 42. Plasmodium mengalami dua fase dalam siklus hidupnya, yaitu fase sporogoni dan fase skizogoni, yang masing-masing terjadi pada dua organisme yang berbeda. Fase sporogoni adalah fase di mana Plasmodium berkembang biak membentuk spora di tubuh nyamuk Anopheles betina. Fase skizogoni yang merupakan fase pembentukan gamet yang terjadi di tubuh manusia.
  • 43. Menguntungkan  Mengontrol jumlah bakteri di alam karena predator bakteri  Merupakan sumber makanan bagi hewan air  Foraminifera/Globigerina, cangkangnya sebagai petunjuk adanya minyak bumi, gas alam dan mineral  Radiolaria, kerangkanya yang mengendap di dasar laut dapat digunakan sebagai bahan penggosok Peranan Protozoa
  • 44.  Enthamoeba histolyca, Enthamoeba disentriae, penyebab disentri  Trypanasoma brucei, penyakit tidur di Afrika  Leishmania, penyebab penyakit lesmaniasis yang menyerang pembuluh darah  Trichomonas vaginalis, penyebab penyakit keputihan  Balantidium coli, penyebab diare  Plasmodium sp, penyebab malaria Merugikan
  • 46. Ciri Umum Protista Seperti Jamur • Heterotrof saprofit atau parasit • Menghasilkan spora yang motil • Menghasilkan spora • Terdiri dari – JAMUR AIR (OOMYCOTA) – JAMUR LENDIR (MYXOMYCOTA) • Jamur parasit (hidup di air  pengurai bersel 1) • Jamur predator (mirip amoeba dan berlendir)
  • 47. 1. Oomycota / Jamur Air • Heterotrof saprofit atau parasit • Menghasilkan spora yang motil
  • 48. Jamur Air (Oomycota) - Ada 580 tipe yg merupakan pengurai - Hidup bebas sebagai saprofit (pengurai) - Tapi ada juga yang parasit co: Saprolegnia hidup di badan ikan dan membentuk selaput - Beberapa patogen pada buah anggur berupa jamur putih (Plasmopora viticola), busuk layu pada kentang dan tomat (Phytophthora infestans) - Reproduksi -Asex = Membentuk spora -Sex = Penyatuan gamet jantan dan betina
  • 50. Contoh dari jamur air Saprolegnia parasitica Phytophthora infestans
  • 51. 2. Myxomycota /Jamur Lendir • Heterotrof saprofit • Menghasilkan spora yang motil • Memiliki 2 fase kehidupan, yaitu : • A. Vegetatif • B. Generatif
  • 52. Jamur Lendir -Hidup bebas dan bentuknya seperti amoeba -Merupakan predator fagosit yg menelan -bakteri, -hama, -spora dan -komponen organik lain -Disebut lendir karena jika kelaparan maka akan bergabung dan mengeluarkan lendir agar bisa bergerak pindah ke lingkungan yang nyaman/menguntungkan. -Co: Dictyostelium discoideum (disebut juga dengan social amoeba)
  • 56. Peranan Protista Bagi Kehidupan Physarium yang digunakan untuk mengendalikan hama belalang Saprolegnia parasitica yang hidup saprofit pada bangkai hewan air Phytophtora infestans (parasit pada kentang) P.nicotinae (parasit pada tembakau), dan P.palmifera (parasit pada kelapa).