Dokumen tersebut membahas tentang ekosistem pesisir dan biota laut, termasuk hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang, satwa laut seperti mamalia laut, ikan, penyu, dan aturan perlindungan CITES.
CITES singkatan dariConvention on International
Endengered Species of Wild Fauna and Flora
Perjanjian negara-negara dalam mengatur perdagangan
flora fauna yang terancam punah di dunia. Indonesia
ikut dalam perjanjian tersebut sehingga harus mengikuti
ketentuan yang dikeluarkan oleh CITES.
15.
Tumbuhan dan Satwadilindungi undang-
undang No.5 tahun 1990 tentang konservasi
sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya terdapat dalam
pasal 20(2) adalah tumbuhan atau satwa yang dalam bahaya
kepunahan, dan yang populasinya sedikit.
Artinya tumbuhan dan satwa tersebut tidak boleh dimiliki,
dipelihara, dan diperdagangkan, baik :
• Dalam kondisi hidup atau mati
• Dalam kondisi utuh atau bagian tubuhnya, misalnya telur
atau sarang
• Dalam kondisi sudah menjadi barang lain, misalnya
perhiasan.
16.
Tabel Status perdaganganbiota CITES
Dilindungi Apendiks 1 Apendiks 2 Status
(UU no. 5/ 90) CITES CITES Perdagangan
Ya Tidak Tidak Tidak boleh
Ya Tidak Ya Tidak boleh
Tidak Ya Tidak Tidak boleh
Tidak Tidak Ya Boleh dengan
syarat
#2 Assalamualaikumwr. Wb,Good day everyone, my name is Safran Yusri from TERANGI or Indonesia Coral Reef FoundationTERANGI is an NGO focusing on coral reefs resource managementIf you want more information, you can visit our website at www.terangi.or.idToday I’d like to present you a resume of our work entitled “Blending in and solve things out: Participatory approach forSeribu Islands”