NEXT
Mengatasi Masalah
Belajar
Sukses Kuliah
Pascasarjana
Metode Pendidikan
Metode Pendidikan
Hati
Mengatasi Masalah Belajar
 Masalah belajar internal mahasiswa, seperti: malas, bosan,
dan masalah pribadi.
 Masalah belajar eksternal mahasiswa, yaitu: pribadi dosen,
metode mangajar, tumpukan tugas, fasilitas belajar, dan
beban belajar/kuliah.
Cara Mengatasi Masalah Belajar :
 Menggunakan metode mengajar variatif.
 Pembelajaran aktif mahasiswa sebagai subjek belajar.
 Adanya fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan
belajar.
 Lembaga memiliki pemimpin yang mengidentifikasi masalah
dan memecahkannya segera dengan menggerakkan sumber
daya yang dimiliki.
Sukses Kuliah Pascasarjana
Kuliah pascasarjana merupakan ujian mental dan emosional
mahasiswa selain ujian kepintaran otak.
Faktor Mahasiswa:
 Mahasiswa harus fokus
Fokus dalam menulis karya ilmiah.
 Mahasiswa harus siap miskin
Mahasiswa yang memilih fokus belajar dan menulis karya
ilmiahnya tidak memiliki pekerjaan lainnya.
 Mahasiswa harus kerja keras
Mahasiswa harus melewati beberapa proses,seperti
melewati bimbingan dosen yang jumlahnya bisa variatif.
Dalam proses ini mahasiswa harus memiliki daya tahan
emosi yang kuat.
Metode Pendidikan
Metode pendidikan adalah cara yang digunakan
pendidik untuk menyampaikan materi pelajaran,
keterampilan, atau sikap tertentu agar pembelajaran
berjalan berlangsung efektif dan tujuannya tercapai dengan
baik.
Menurut Sa’id (1995:119), pemilihan metode
mengajar harus memperhatikan hal ini:
1. Tujuan pembelajaran
Jika tujuannya agar siswa memperoleh pengetahuan dan
informasi, maka metode yang tepat yaitu ceramah dan
diskusi.
2. Kebutuhan dan usia siswa
Perlu mengemukakan pendapat siswa saat penggunaan
metode ceramah, berdebat saat diskusi, atau percobaan
saat praktik.
NEXT
Beberapa Metode Pendidikan Islam:
1. Metode Perumpamaan (Amtsal)
2. Metode Kisah
3. Metode Targhib-Tarhib
4. Metode Dialog (Hiwar)
5. Metode Teladan (Uswah Hasanah)
6. Metode Latihan dan Praktik (Tajribah)
7. Metode Nasihat
Cara menyampaikan ilmu dan pendidikan sangat
bervariasi. Karenanya, pendidik harus menguasai metode
pendidikan dan tidak putus asa dalam mendidik.
Pemilihan metode yang tepat menentukan
keberhasilan pendidikan. Karenanya, pendidik harus sering
berlatih dan praktik, disamping menguasai metodologi
pengajaran secara teoritis.
Metode Pendidikan Hati
Pendidikan hati adalah upaya menjaga kefitrahan hati dan
membersihkannya dari penyakit hati, agar manusia memiliki
iman yang kuat dan akhlak yang baik.
Tujuan Pendidikan Hati :
 Mampu menjaga fitrahnya. Fitrah manusia hanya untuk
mencintai dan menyembah Allah serta mencintai kebenaran
dan membenci keburukan.
 Membuat hati yang kotor menjadi bersihdan hati yang
keras menjadi lembut,serta hati yang lemah menjadi kukuh.
Hati yang bersih akan melahirkan akhlak yang baik.
NEXT
Metode Pendidikan Hati :
1. Memahami Al-qur’an
Diisyaratkan dalam firman Allah: “Maka apakah
merekatidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka
terkunci?” [QS.Muhammad (47):24]
Menurut Hamka(1993:6716), hati yang telah tertutup
dan tekunci sukar untuk membukanya. Selama hati itu tidak
diperkenalkan dengan isi Al-Qur’an, kunci-kunci itu tidak
akan terbuka, malah akan tertutup terus.
Ibnu Tamiyah, 3 hal positif Al-Qur’an dalam kehidupan
manusia:
• Menjaga ilmu dan amal
• Mengambil makna Al-Qur’an secara menyeluruh
• Membandingkan Al-Qur’an dengan Sunnah
NEXT
2. Memikirkan Alam
Isyarat Al-Qur’an yang menunjukkan metode ini,
diantaranya: “Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang
yang mempunyai akal atau yang menggunakan
pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.”
“Memikirkan alam merupakan ibadah,
sebagaimana menuntut ilmu itu ibadah,” tulis Nu’man
Abdurrazak al-Sammarai (1983:18)
Manusia yang cerdas adalah manusia yang
penglihatan, pendengaran, pendekatan, dan hatinya
mampu mengkap pesan-pesan di balik alam ini.
NEXT
3. Zikir
Zikir dapat dilakukan dimana dan kapan saja,
sebagaimana firman Allah: “ Hai orang-orang yang
beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama)
Allah,zikir yang sebanyak-banyaknya.”
Orang yang selalu berzikir kepada Allah
menandakan imannya kuat. Orang ini akan hidup
bahagia,terhindar dari kesempitan hidup.
Zikir mampu menjadi penyelamat manusia
dari rayuan setan, karena mereka mampu
menolak bisikan setan dan ingat pada Allah.
NEXT
Proses Belajar Mengajar

Proses Belajar Mengajar

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Mengatasi Masalah Belajar Masalah belajar internal mahasiswa, seperti: malas, bosan, dan masalah pribadi.  Masalah belajar eksternal mahasiswa, yaitu: pribadi dosen, metode mangajar, tumpukan tugas, fasilitas belajar, dan beban belajar/kuliah. Cara Mengatasi Masalah Belajar :  Menggunakan metode mengajar variatif.  Pembelajaran aktif mahasiswa sebagai subjek belajar.  Adanya fasilitas yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar.  Lembaga memiliki pemimpin yang mengidentifikasi masalah dan memecahkannya segera dengan menggerakkan sumber daya yang dimiliki.
  • 4.
    Sukses Kuliah Pascasarjana Kuliahpascasarjana merupakan ujian mental dan emosional mahasiswa selain ujian kepintaran otak. Faktor Mahasiswa:  Mahasiswa harus fokus Fokus dalam menulis karya ilmiah.  Mahasiswa harus siap miskin Mahasiswa yang memilih fokus belajar dan menulis karya ilmiahnya tidak memiliki pekerjaan lainnya.  Mahasiswa harus kerja keras Mahasiswa harus melewati beberapa proses,seperti melewati bimbingan dosen yang jumlahnya bisa variatif. Dalam proses ini mahasiswa harus memiliki daya tahan emosi yang kuat.
  • 5.
    Metode Pendidikan Metode pendidikanadalah cara yang digunakan pendidik untuk menyampaikan materi pelajaran, keterampilan, atau sikap tertentu agar pembelajaran berjalan berlangsung efektif dan tujuannya tercapai dengan baik. Menurut Sa’id (1995:119), pemilihan metode mengajar harus memperhatikan hal ini: 1. Tujuan pembelajaran Jika tujuannya agar siswa memperoleh pengetahuan dan informasi, maka metode yang tepat yaitu ceramah dan diskusi. 2. Kebutuhan dan usia siswa Perlu mengemukakan pendapat siswa saat penggunaan metode ceramah, berdebat saat diskusi, atau percobaan saat praktik. NEXT
  • 6.
    Beberapa Metode PendidikanIslam: 1. Metode Perumpamaan (Amtsal) 2. Metode Kisah 3. Metode Targhib-Tarhib 4. Metode Dialog (Hiwar) 5. Metode Teladan (Uswah Hasanah) 6. Metode Latihan dan Praktik (Tajribah) 7. Metode Nasihat Cara menyampaikan ilmu dan pendidikan sangat bervariasi. Karenanya, pendidik harus menguasai metode pendidikan dan tidak putus asa dalam mendidik. Pemilihan metode yang tepat menentukan keberhasilan pendidikan. Karenanya, pendidik harus sering berlatih dan praktik, disamping menguasai metodologi pengajaran secara teoritis.
  • 7.
    Metode Pendidikan Hati Pendidikanhati adalah upaya menjaga kefitrahan hati dan membersihkannya dari penyakit hati, agar manusia memiliki iman yang kuat dan akhlak yang baik. Tujuan Pendidikan Hati :  Mampu menjaga fitrahnya. Fitrah manusia hanya untuk mencintai dan menyembah Allah serta mencintai kebenaran dan membenci keburukan.  Membuat hati yang kotor menjadi bersihdan hati yang keras menjadi lembut,serta hati yang lemah menjadi kukuh. Hati yang bersih akan melahirkan akhlak yang baik. NEXT
  • 8.
    Metode Pendidikan Hati: 1. Memahami Al-qur’an Diisyaratkan dalam firman Allah: “Maka apakah merekatidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci?” [QS.Muhammad (47):24] Menurut Hamka(1993:6716), hati yang telah tertutup dan tekunci sukar untuk membukanya. Selama hati itu tidak diperkenalkan dengan isi Al-Qur’an, kunci-kunci itu tidak akan terbuka, malah akan tertutup terus. Ibnu Tamiyah, 3 hal positif Al-Qur’an dalam kehidupan manusia: • Menjaga ilmu dan amal • Mengambil makna Al-Qur’an secara menyeluruh • Membandingkan Al-Qur’an dengan Sunnah NEXT
  • 9.
    2. Memikirkan Alam IsyaratAl-Qur’an yang menunjukkan metode ini, diantaranya: “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.” “Memikirkan alam merupakan ibadah, sebagaimana menuntut ilmu itu ibadah,” tulis Nu’man Abdurrazak al-Sammarai (1983:18) Manusia yang cerdas adalah manusia yang penglihatan, pendengaran, pendekatan, dan hatinya mampu mengkap pesan-pesan di balik alam ini. NEXT
  • 10.
    3. Zikir Zikir dapatdilakukan dimana dan kapan saja, sebagaimana firman Allah: “ Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,zikir yang sebanyak-banyaknya.” Orang yang selalu berzikir kepada Allah menandakan imannya kuat. Orang ini akan hidup bahagia,terhindar dari kesempitan hidup. Zikir mampu menjadi penyelamat manusia dari rayuan setan, karena mereka mampu menolak bisikan setan dan ingat pada Allah. NEXT