Sumber: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
www.depkes.go.id
Dr.M.Fadli Hartanu
Puskesmas Sungai Baung
Apakah leher rahim?
 Leher rahim : bagian rahim yang terdapat pada
puncak vagina (liang sanggama) yang hanya
dapat dilihat dengan alat (spekulum)
Apakah itu kanker leher rahim?
 penyakit tumor ganas di leher rahim yang dapat
menyebar (metastasis) ke organ-organ yang lain
dan menyebabkan kematian
Kanker Leher Rahim
Penyebab
dan bagaimana terjadinya kanker leher rahim
Bagian rahim yang terdapat pada puncak vagina
(liang senggama) yag hanya dapat dilihat dengan
alat (spekulum)
Apa itu mulut rahim
(Serviks)?
Penyakit tumor ganas di leher rahim yang dapat
menyebar ke organ-organ yang lain dan
menyebebkan kematian.
Apa itu Kanker Serviks?
Seberapa bahaya?
Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi lebih
dari 15.000 kasus kanker serviks, 8000
kematian
Tiap 1 jam, 1 wanita Indonesia
“meninggal” karena Kanker Serviks
Usia penderita antara 30-60 tahun,
terbanyak antara 45-50 tahun
Penyebabnya Apa?
Bagaimana terjadinya kanker leher rahim?
-Ditularkan melalui hubungan seksual
-Penderita yang terinfeksi virus HPV tidak
selalu merasakan gejala.
Apa penyebab kanker leher
rahim?
-Human Papilloma Virus
(HPV) tipe 16 dan 18
Apa saja faktor risikonya?
•Tidak ada gejala
•Sama seperti keputihan
biasa, tapi lebih berbau
dan intensitas lebih
banyak
STADIUM AWAL
Apa saja Gejala kanker
serviks?
Berdarah (bukan ketika
haid)
Keputihan menjadi lebih
banyak
Nyeri pinggang/ pinggul
saat bersenggama
STADIUM LANJUTAN DAN STADIUM
AKHIR
Bagaimana cara mendeteksi dini
Kanker Rahim?
Pap Smear
Inspeksi Visual Asam Asetat
(IVA)
Pap Smear
Normal
Lesi
Prakanker
Inspeksi Visual Asam
Asetat(IVA)
IVA Positif
Apa artinya IVA positif?
IVA Positif  KELAINAN PRA-KANKER,
kalau keadaan ini tidak diobati akan
menjadi KANKER.
Apa yang harus saya lakukan jika IVA positif?
Segera konsultasikan pada dokter ahli
kandungan
Lakukan tes Pap Smear
Saya Takut dok lakukan Tes
IVA..
100% Aman
Tanpa Rasa
Sakit
Bagaimana mencegah
kanker leher rahim?
Apakah ada cara lain untuk mencegah
Kanker Serviks?
Tentu saja Ada,
Yaitu dengan
“Vaksinasi”
Bagus
tidak
Hasilnya??
Ya,Efektif
sampai 90% Mahal
tidak
Biayanya?
Masih agak
Sedikit Mahal
Apa penyebab kanker leher rahim?
 Virus: HPV (Human Papiloma Virus)
Bagaimana terjadinya kanker leher rahim?
 ditularkan melalui hubungan seksual
 Penderita yang terinfeksi virus HPV tidak
merasakan gejala
 Dalam beberapa tahun akan terjadi kelainan pada
leher rahim yang disebut LESI PRA KANKER.
 Lesi pra kanker bila tidak ditemukan dan diobati
dapat berubah menjadi kanker leher rahim
Berganti-ganti
Pasangan seksual
Usia hub sex <20 tahun
merokok
Sistem imun
Ibu & saudara perempuan
Riwayat papsmear (+)
Penyakit menular
seksual
Faktor Risiko :
terkena kanker leher rahim
Papsmear IVA
Pencegahan
TES IVA
Untuk siapa?
30 – 50 tahun
Dimana ?
Bidan/dokter
Puskesmas Rumah Sakit
Kapan dilakukan?
• Setiap saat
• Minimal 5 tahun sekali
Tindak lanjut
Tindak lanjut
 Bila IVA negatip  pemeriksaan IVA ulang 5 tahun
kemudian.
 Bila IVA positip dan telah mendapatkan pengobatan
krioterapi
 Kontrol pasca tindakan 2 minggu
 Pemeriksa ulang IVA 3 bulan
 VAKSINASI : perlindungan terhadap infeksi HPV
Payudara & Strukturnya
KANKER PAYUDARA
Apakah itu kanker payudara?
• penyakit tumor ganas di seluruh
jaringan payudara kecuali jaringan kulit
payudara yang dapat menyebar
(metastasis) ke organ-organ yang lain
dan menyebabkan kematian
• Usia lebih dari 40 tahun
• Haid pertama kurang dari usia 12 tahun
• Berhenti haid (menopause) pada usia lebih
dari 50 tahun
• Tidak menyusui
• Tidak mempunyai anak
• Kehamilan pertama pada usia lebih dari 35
tahun
• Riwayat tumor jinak sebelumnya
• Riwayat keluarga
FAKTOR RISIKO
RIWAYAT KELUARGA
• Adanya riwayat kanker payudara pada
keluarga yang berusia dibawah 40 tahun
• Adanya riwayat kanker pada kedua buah
payudara pada keluarga
• Banyaknya keluarga yang menderita kanker
payudara
• Adanya riwayat pada keluarga yang
menderita kanker indung telur, usus dan
payudara
RIWAYAT KELUARGA
• Adanya riwayat kanker payudara pada
keluarga yang berusia dibawah 40 tahun
• Adanya riwayat kanker pada kedua buah
payudara pada keluarga
• Banyaknya keluarga yang menderita kanker
payudara
• Adanya riwayat pada keluarga yang
menderita kanker indung telur, usus dan
payudara
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA
SADARI
PEMERIKSAAN KLINIS
PAYUDARA
ULTRASONOGRAFI MAMOGRAFI
DETEKSI DINI KANKER
PAYUDARA
• SADARI (pemerikSAan payuDAra
sendiRI)
• Pemeriksaan klinis Payudara yang
dilakukan oleh tenaga kesehatan yang
terlatih (Bidan/perawat/dokter)
• Pemeriksaan dengan alat ultrasonografi
atau mamografi
Kuadran atas dalam
Kuadran atas luar
Kuadran bawah luar
Kuadran bawah dalam
PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARA OLEH
TENAGA KESEHATAN
1. INSPEKSI (DILIHAT – DIAMATI)
2. PALPASI (PERABAAN)
1. Pemeriksaan klinis oleh tenaga kesehatan
dimulai dengan inspeksi atau pengamatan.
• Pengamatan dilakukan untuk melihat apakah
ada ada perbedaan antara payudara kiri dan
kanan, adanya benjolan, perubahan kulit dan
lain-lain.
2. Dilanjutkan Palpasi atau perabaan payudara
dilakukan untuk mencari kemungkinan
adanya benjolan yang belum tampak.
• Apabila ditemukan benjolan, harus diperiksa
apakah ada kemungkinan keganasan dll
PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARA OLEH
PETUGAS KESEHATAN TERLATIH
PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARA OLEH
TENAGA KESEHATAN
3. PEMERIKSAAN KELENJAR GETAH BENING
PEMERIKSAAN KELENJAR GETAH BENING
• Setelah pemeriksaan payudara juga
akan dilakukan pemeriksaan kelenjar
getah bening di daerah sekitar tulang
belikat dan sekitar ketiak.
PEMERIKSAAN LANJUTAN
ULTRASONOGRAFI MAMOGRAFI
PEMERIKSAAN LANJUTAN
• Deteksi dini lebih lanjut dapat dilakukan
dengan pemeriksaan:
– Ultrasonografi (USG)
• Dianjurkan terutama bagi perempuan usia
kurang dari 35 tahun
– Mamografi
• Dianjurkan terutama bagi perempuan usia lebih
dari 35 tahun
HASIL PEMERIKSAAN
• Normal
• Benigna (jinak)
• Dicurigai benigna
periksa ulang 6 bln
kemudian
• Dicurigai kanker
biopsi di RS
TERIMAKASIH
MOHON MAAF ATAS SEGALA
KEKURANGAN

ppt Kanker Serviks - edited.pptx

  • 1.
    Sumber: Kementrian KesehatanRepublik Indonesia www.depkes.go.id Dr.M.Fadli Hartanu Puskesmas Sungai Baung
  • 2.
    Apakah leher rahim? Leher rahim : bagian rahim yang terdapat pada puncak vagina (liang sanggama) yang hanya dapat dilihat dengan alat (spekulum) Apakah itu kanker leher rahim?  penyakit tumor ganas di leher rahim yang dapat menyebar (metastasis) ke organ-organ yang lain dan menyebabkan kematian
  • 3.
  • 6.
  • 7.
    Bagian rahim yangterdapat pada puncak vagina (liang senggama) yag hanya dapat dilihat dengan alat (spekulum) Apa itu mulut rahim (Serviks)?
  • 8.
    Penyakit tumor ganasdi leher rahim yang dapat menyebar ke organ-organ yang lain dan menyebebkan kematian. Apa itu Kanker Serviks?
  • 9.
    Seberapa bahaya? Di Indonesia,setiap tahun terdeteksi lebih dari 15.000 kasus kanker serviks, 8000 kematian Tiap 1 jam, 1 wanita Indonesia “meninggal” karena Kanker Serviks Usia penderita antara 30-60 tahun, terbanyak antara 45-50 tahun
  • 10.
    Penyebabnya Apa? Bagaimana terjadinyakanker leher rahim? -Ditularkan melalui hubungan seksual -Penderita yang terinfeksi virus HPV tidak selalu merasakan gejala. Apa penyebab kanker leher rahim? -Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18
  • 11.
    Apa saja faktorrisikonya?
  • 12.
    •Tidak ada gejala •Samaseperti keputihan biasa, tapi lebih berbau dan intensitas lebih banyak STADIUM AWAL Apa saja Gejala kanker serviks?
  • 13.
    Berdarah (bukan ketika haid) Keputihanmenjadi lebih banyak Nyeri pinggang/ pinggul saat bersenggama STADIUM LANJUTAN DAN STADIUM AKHIR
  • 14.
    Bagaimana cara mendeteksidini Kanker Rahim? Pap Smear Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA)
  • 15.
  • 17.
  • 18.
    IVA Positif Apa artinyaIVA positif? IVA Positif  KELAINAN PRA-KANKER, kalau keadaan ini tidak diobati akan menjadi KANKER. Apa yang harus saya lakukan jika IVA positif? Segera konsultasikan pada dokter ahli kandungan Lakukan tes Pap Smear
  • 19.
    Saya Takut doklakukan Tes IVA.. 100% Aman Tanpa Rasa Sakit
  • 20.
  • 21.
    Apakah ada caralain untuk mencegah Kanker Serviks? Tentu saja Ada, Yaitu dengan “Vaksinasi” Bagus tidak Hasilnya?? Ya,Efektif sampai 90% Mahal tidak Biayanya? Masih agak Sedikit Mahal
  • 22.
    Apa penyebab kankerleher rahim?  Virus: HPV (Human Papiloma Virus) Bagaimana terjadinya kanker leher rahim?  ditularkan melalui hubungan seksual  Penderita yang terinfeksi virus HPV tidak merasakan gejala  Dalam beberapa tahun akan terjadi kelainan pada leher rahim yang disebut LESI PRA KANKER.  Lesi pra kanker bila tidak ditemukan dan diobati dapat berubah menjadi kanker leher rahim
  • 23.
    Berganti-ganti Pasangan seksual Usia hubsex <20 tahun merokok Sistem imun Ibu & saudara perempuan Riwayat papsmear (+) Penyakit menular seksual Faktor Risiko : terkena kanker leher rahim
  • 30.
  • 31.
    TES IVA Untuk siapa? 30– 50 tahun Dimana ? Bidan/dokter Puskesmas Rumah Sakit Kapan dilakukan? • Setiap saat • Minimal 5 tahun sekali
  • 32.
  • 33.
    Tindak lanjut  BilaIVA negatip  pemeriksaan IVA ulang 5 tahun kemudian.  Bila IVA positip dan telah mendapatkan pengobatan krioterapi  Kontrol pasca tindakan 2 minggu  Pemeriksa ulang IVA 3 bulan  VAKSINASI : perlindungan terhadap infeksi HPV
  • 35.
  • 36.
  • 37.
    Apakah itu kankerpayudara? • penyakit tumor ganas di seluruh jaringan payudara kecuali jaringan kulit payudara yang dapat menyebar (metastasis) ke organ-organ yang lain dan menyebabkan kematian
  • 38.
    • Usia lebihdari 40 tahun • Haid pertama kurang dari usia 12 tahun • Berhenti haid (menopause) pada usia lebih dari 50 tahun • Tidak menyusui • Tidak mempunyai anak • Kehamilan pertama pada usia lebih dari 35 tahun • Riwayat tumor jinak sebelumnya • Riwayat keluarga FAKTOR RISIKO
  • 39.
    RIWAYAT KELUARGA • Adanyariwayat kanker payudara pada keluarga yang berusia dibawah 40 tahun • Adanya riwayat kanker pada kedua buah payudara pada keluarga • Banyaknya keluarga yang menderita kanker payudara • Adanya riwayat pada keluarga yang menderita kanker indung telur, usus dan payudara
  • 40.
    RIWAYAT KELUARGA • Adanyariwayat kanker payudara pada keluarga yang berusia dibawah 40 tahun • Adanya riwayat kanker pada kedua buah payudara pada keluarga • Banyaknya keluarga yang menderita kanker payudara • Adanya riwayat pada keluarga yang menderita kanker indung telur, usus dan payudara
  • 41.
    DETEKSI DINI KANKERPAYUDARA SADARI PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARA ULTRASONOGRAFI MAMOGRAFI
  • 42.
    DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA •SADARI (pemerikSAan payuDAra sendiRI) • Pemeriksaan klinis Payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih (Bidan/perawat/dokter) • Pemeriksaan dengan alat ultrasonografi atau mamografi
  • 43.
    Kuadran atas dalam Kuadranatas luar Kuadran bawah luar Kuadran bawah dalam
  • 45.
    PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARAOLEH TENAGA KESEHATAN 1. INSPEKSI (DILIHAT – DIAMATI) 2. PALPASI (PERABAAN)
  • 46.
    1. Pemeriksaan klinisoleh tenaga kesehatan dimulai dengan inspeksi atau pengamatan. • Pengamatan dilakukan untuk melihat apakah ada ada perbedaan antara payudara kiri dan kanan, adanya benjolan, perubahan kulit dan lain-lain. 2. Dilanjutkan Palpasi atau perabaan payudara dilakukan untuk mencari kemungkinan adanya benjolan yang belum tampak. • Apabila ditemukan benjolan, harus diperiksa apakah ada kemungkinan keganasan dll PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARA OLEH PETUGAS KESEHATAN TERLATIH
  • 47.
    PEMERIKSAAN KLINIS PAYUDARAOLEH TENAGA KESEHATAN 3. PEMERIKSAAN KELENJAR GETAH BENING
  • 48.
    PEMERIKSAAN KELENJAR GETAHBENING • Setelah pemeriksaan payudara juga akan dilakukan pemeriksaan kelenjar getah bening di daerah sekitar tulang belikat dan sekitar ketiak.
  • 49.
  • 50.
    PEMERIKSAAN LANJUTAN • Deteksidini lebih lanjut dapat dilakukan dengan pemeriksaan: – Ultrasonografi (USG) • Dianjurkan terutama bagi perempuan usia kurang dari 35 tahun – Mamografi • Dianjurkan terutama bagi perempuan usia lebih dari 35 tahun
  • 51.
    HASIL PEMERIKSAAN • Normal •Benigna (jinak) • Dicurigai benigna periksa ulang 6 bln kemudian • Dicurigai kanker biopsi di RS
  • 52.
    TERIMAKASIH MOHON MAAF ATASSEGALA KEKURANGAN