Pengembangan 
KUrikulum 
Jumat, 17 Oktober 2014 
Created by: r!2n
POKOK MASALAHNYA ADALAH 
ADANYA PERUBAHAN :
KONDISI GLOBAL : 
PERSAINGAN 
PERSYARATAN KERJA 
PERUBAHAN ORIENTASI 
PERUBAHAN 
KOMPETENSI 
LULUSAN 
PERUBAHAN 
KURIKULUM 
PERUBAHAN 
PEMBELAJARAN 
PERUBAHAN 
PARADIGMA 
PENGETAHUAN, 
BELAJAR DAN 
MENGAJAR
 SERANGKAIAN 
MATA PELAJARAN 
 SILABUS 
 PROGRAM 
KEGIATAN 
PEMBELAJARAN 
(RPP) 
 PROSES EVALUASI 
( ASSESSMENT ) 
 PENCIPTAAN PROSES 
PEMBELAJARAN 
 SUASANA 
PEMBELAJARAN 
DOKUMEN 
( CURRICULUM PLAN ) 
KEGIATAN NYATA 
( ACTUAL CURRICULUM )
Siklus Kurikulum 
5 
Perencanaan 
Penilaian 
Pengembangan 
Implementasi 
Policy
1. Merumuskan tujuan yang hendak dicapai. 
2. Mengorganisasikan bahan belajar untuk mencapai 
tujuan. 
3. Memilih cara untuk memudahkan terjadinya 
belajar. 
4. Menetapkan cara untuk menilai keberhasilan 
belajar. 
6 
Curriculum Engineering
Hubungan antara Kurikulum dan 
Pembelajaran 
7 
Rancangan 
dan 
pengaturan 
belajar-mengajar 
Pelaksanaan 
belajar-mengajar 
dan 
penilaian hasil 
belajar 
(dua sisi koin uang logam)
Pembelajaran sebagai sistem 
Sistem: kesatuan komponen yang terarah 
pada pencapaian tujuan 
Sistem pembelajaran 
8 
Tujuan 
Isi/materi 
pembelajaran 
Proses pembelajaran 
Evaluasi
KOMPONEN-KOMPONEN 
MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF 
9 
TINDAK 
LANJUT 
PENGELOLAAN 
KELAS 
STRATEGI 
PEMBELAJARAN 
MEDIA DAN 
SUMBER 
EVALUASI 
TUJUAN 
PEMBELAJARAN 
MODEL 
PEMBELAJARAN 
EFEKTIF
Konstelasi Pengembangan Kurikulum 
Kebutuhan Anak Aspirasi Masyarakat Ilmu Pengetahuan 
Filosofis Psikologis 
Tujuan Pendidikan 
KURIKULUM 
10 
Sosiologis
1. Latar Belakang Pengembangan 
Kurikulum 
2. Komponen pengembangan kurikulum 
3. Prinsip-Prinsip Pengembangan 
Kurikulum 
4. Dampak Perubahan Kurikulum
Latar Belakang Pengembangan 
Kurikulum 
1. Pengembangan kurikulum ( curriculum 
development) 
2. Perbaikan kurikulum ( curriculum improvement) 
3. Perencanaan kurikulum ( curriculum planning) 
4. Penerapan kurikulum ( curriculum implementation) 
5. Evaluasi kurikulum ( curriculum evaluation)
Antara pengembangan dan 
perbaikan 
 Pengembangan kurikulum dan perbaikan kurikulum 
merupakan istilah yang mirip tetapi tidak sama . 
 Pengembangan kurikulum merupakan istilah yang 
lebih komprehensif, di dalamnya termasuk 
perencanaan, penerapan, dan evaluasi dan 
berimplikasi pada perubahan dan perbaikan. 
 Sedangkan perbaikan kurikulum sering bersinonim 
dengan pengembangan kurikulum, walaupun 
beberapa kasus perubahan dipandang sebagai hasil 
dari pengembangan.
Perencanaan kurikulum 
( curriculum planning) 
 Fase pre-epiminer dari pengembangan kurikulum 
 Perencanaan merupakan fase dari berpikir atau fase 
mendesain
Penerapan kurikulum ( curriculum 
implementation) 
 Adalah kegiatan menterjemahkan rencana ke dalam suatu 
kegiatan atau dalam bentuk tindakan nyata 
 Pada saat tahap perencanaan kurikulum, terjadi pemilihan pola 
tertentu organisasi kurikulum atau reorganisasi. 
 Pola-pola tersebut diletakkan dalam tahap penerapan 
kurikulum. Cara-cara penyampaian pengalaman belajar, 
misalnya penggunaan tim pengajaran, diambil dari konteks 
perencanaan dan dibuat operasional. 
 Penerapan kurikulum juga mentermahkan rencana menjadi 
tindakan dalam kelas, juga aturan pergantian guru dari pekerja 
kurikulum menjadi instruktur
Evaluasi kurikulum ( curriculum 
evaluation) 
 Merupakan fase terakhir dalam pengembangan 
kurikulum di mana hasilnya diases dan keberhasilan 
pebelajar dan program ditentukan. 
 Fase ini akan dibahas lebih rinci pada langkah-langkah 
pengembangan kurikulum.
Komponen pengembangan 
kurikulum 
1. Tujuan kurikulum (yg mngacu pada tujuan 
pendidikan nasional) 
2. Materi Kurikulum (Isi) 
isi kurikulum merupakan bahan kajian dan pelajaran 
untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan 
pendidikan yang bersangkutan dalam upaya pencapaian 
tujuan pendidikan nasional 
3. Organisasi Kurikulum 
4. Evaluasi Kurikulum
Prinsip-Prinsip Pengembangan 
Kurikulum 
1. Prinsip Relevansi (kesesualan) 
Pengembangan kurikulum yang meliputi tujuan, isi dan sistem 
penyampaiannya harus relevant dengan kebutuhan dan sesuai 
dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat, tingkat 
perkembangan dan kebutuhan sisiwa. serta serasi dengan 
perkembangan iptek. 
2. Prinsip Kontinuitas (berkesinambungan) 
Kurikulum disusun secara berkesinambungan, artinya baglan, 
aspek, materi, bahan kajian, disusun secara berurutan. tidak 
terlepas-lepas, melainkan satu sama lain memiliki hubungan 
fungsional yang bermakna, sesuai dengan jenjang pendidikan, 
struktur dan tingkat perkembangan siswa. Dengan prinsip mi 
tampak jelas alur dan keterkaitan di dalam kurikulum tersebut 
sehingga mempermudah guru dan siswa dalam melaksanakan 
proses pembelajaran.
Prinsip-Prinsip Pengembangan 
Kurikulum 
3 Prinsip Fleksibelitas (keluwesan) 
 Kurikulum yang luwes mudah disesuaikan, diubah dilengkapi 
atau dikurangi berdasarkan tuntutan dan keadaan 
ekosistem dan kemampuan setempat, jadi tidak statis atau 
kaku. 
 Misalnya dalam suatu kurikulum disediakan program 
pendidikan keterampilan industri dan pertanian. 
Pelaksanaannya di kota, tapi karena ketidaktersediaan 
lahan, maka yang dilaksanakan adalah program pendidikan 
keterampilan industri. Sebaliknya pelaksanaannya di desa 
ditekankan pada program pendidikan keterampilan 
pertanian. Dalam hal ini lingkungan sekitar, keadaan 
masyarakat dan ketersediaan tenaga dan peralatan menjadi 
faktor pertimbangan dalam rangka pelaksanaan kurikulum.
Dampak Perubahan Kurikulum 
1. Tenaga kependidikan 
2. Isi dan struktur mata 
pelajaran 
3. Proses belajar mengajar 
4. Sarana dan prasarana 
pendidikan 
5. Sistem Evaluasi

Pengembangan Kurikulum

  • 1.
    Pengembangan KUrikulum Jumat,17 Oktober 2014 Created by: r!2n
  • 2.
    POKOK MASALAHNYA ADALAH ADANYA PERUBAHAN :
  • 3.
    KONDISI GLOBAL : PERSAINGAN PERSYARATAN KERJA PERUBAHAN ORIENTASI PERUBAHAN KOMPETENSI LULUSAN PERUBAHAN KURIKULUM PERUBAHAN PEMBELAJARAN PERUBAHAN PARADIGMA PENGETAHUAN, BELAJAR DAN MENGAJAR
  • 4.
     SERANGKAIAN MATAPELAJARAN  SILABUS  PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN (RPP)  PROSES EVALUASI ( ASSESSMENT )  PENCIPTAAN PROSES PEMBELAJARAN  SUASANA PEMBELAJARAN DOKUMEN ( CURRICULUM PLAN ) KEGIATAN NYATA ( ACTUAL CURRICULUM )
  • 5.
    Siklus Kurikulum 5 Perencanaan Penilaian Pengembangan Implementasi Policy
  • 6.
    1. Merumuskan tujuanyang hendak dicapai. 2. Mengorganisasikan bahan belajar untuk mencapai tujuan. 3. Memilih cara untuk memudahkan terjadinya belajar. 4. Menetapkan cara untuk menilai keberhasilan belajar. 6 Curriculum Engineering
  • 7.
    Hubungan antara Kurikulumdan Pembelajaran 7 Rancangan dan pengaturan belajar-mengajar Pelaksanaan belajar-mengajar dan penilaian hasil belajar (dua sisi koin uang logam)
  • 8.
    Pembelajaran sebagai sistem Sistem: kesatuan komponen yang terarah pada pencapaian tujuan Sistem pembelajaran 8 Tujuan Isi/materi pembelajaran Proses pembelajaran Evaluasi
  • 9.
    KOMPONEN-KOMPONEN MODEL PEMBELAJARANEFEKTIF 9 TINDAK LANJUT PENGELOLAAN KELAS STRATEGI PEMBELAJARAN MEDIA DAN SUMBER EVALUASI TUJUAN PEMBELAJARAN MODEL PEMBELAJARAN EFEKTIF
  • 10.
    Konstelasi Pengembangan Kurikulum Kebutuhan Anak Aspirasi Masyarakat Ilmu Pengetahuan Filosofis Psikologis Tujuan Pendidikan KURIKULUM 10 Sosiologis
  • 11.
    1. Latar BelakangPengembangan Kurikulum 2. Komponen pengembangan kurikulum 3. Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum 4. Dampak Perubahan Kurikulum
  • 12.
    Latar Belakang Pengembangan Kurikulum 1. Pengembangan kurikulum ( curriculum development) 2. Perbaikan kurikulum ( curriculum improvement) 3. Perencanaan kurikulum ( curriculum planning) 4. Penerapan kurikulum ( curriculum implementation) 5. Evaluasi kurikulum ( curriculum evaluation)
  • 13.
    Antara pengembangan dan perbaikan  Pengembangan kurikulum dan perbaikan kurikulum merupakan istilah yang mirip tetapi tidak sama .  Pengembangan kurikulum merupakan istilah yang lebih komprehensif, di dalamnya termasuk perencanaan, penerapan, dan evaluasi dan berimplikasi pada perubahan dan perbaikan.  Sedangkan perbaikan kurikulum sering bersinonim dengan pengembangan kurikulum, walaupun beberapa kasus perubahan dipandang sebagai hasil dari pengembangan.
  • 14.
    Perencanaan kurikulum (curriculum planning)  Fase pre-epiminer dari pengembangan kurikulum  Perencanaan merupakan fase dari berpikir atau fase mendesain
  • 15.
    Penerapan kurikulum (curriculum implementation)  Adalah kegiatan menterjemahkan rencana ke dalam suatu kegiatan atau dalam bentuk tindakan nyata  Pada saat tahap perencanaan kurikulum, terjadi pemilihan pola tertentu organisasi kurikulum atau reorganisasi.  Pola-pola tersebut diletakkan dalam tahap penerapan kurikulum. Cara-cara penyampaian pengalaman belajar, misalnya penggunaan tim pengajaran, diambil dari konteks perencanaan dan dibuat operasional.  Penerapan kurikulum juga mentermahkan rencana menjadi tindakan dalam kelas, juga aturan pergantian guru dari pekerja kurikulum menjadi instruktur
  • 16.
    Evaluasi kurikulum (curriculum evaluation)  Merupakan fase terakhir dalam pengembangan kurikulum di mana hasilnya diases dan keberhasilan pebelajar dan program ditentukan.  Fase ini akan dibahas lebih rinci pada langkah-langkah pengembangan kurikulum.
  • 17.
    Komponen pengembangan kurikulum 1. Tujuan kurikulum (yg mngacu pada tujuan pendidikan nasional) 2. Materi Kurikulum (Isi) isi kurikulum merupakan bahan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan pendidikan yang bersangkutan dalam upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional 3. Organisasi Kurikulum 4. Evaluasi Kurikulum
  • 18.
    Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum 1. Prinsip Relevansi (kesesualan) Pengembangan kurikulum yang meliputi tujuan, isi dan sistem penyampaiannya harus relevant dengan kebutuhan dan sesuai dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat, tingkat perkembangan dan kebutuhan sisiwa. serta serasi dengan perkembangan iptek. 2. Prinsip Kontinuitas (berkesinambungan) Kurikulum disusun secara berkesinambungan, artinya baglan, aspek, materi, bahan kajian, disusun secara berurutan. tidak terlepas-lepas, melainkan satu sama lain memiliki hubungan fungsional yang bermakna, sesuai dengan jenjang pendidikan, struktur dan tingkat perkembangan siswa. Dengan prinsip mi tampak jelas alur dan keterkaitan di dalam kurikulum tersebut sehingga mempermudah guru dan siswa dalam melaksanakan proses pembelajaran.
  • 19.
    Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum 3 Prinsip Fleksibelitas (keluwesan)  Kurikulum yang luwes mudah disesuaikan, diubah dilengkapi atau dikurangi berdasarkan tuntutan dan keadaan ekosistem dan kemampuan setempat, jadi tidak statis atau kaku.  Misalnya dalam suatu kurikulum disediakan program pendidikan keterampilan industri dan pertanian. Pelaksanaannya di kota, tapi karena ketidaktersediaan lahan, maka yang dilaksanakan adalah program pendidikan keterampilan industri. Sebaliknya pelaksanaannya di desa ditekankan pada program pendidikan keterampilan pertanian. Dalam hal ini lingkungan sekitar, keadaan masyarakat dan ketersediaan tenaga dan peralatan menjadi faktor pertimbangan dalam rangka pelaksanaan kurikulum.
  • 20.
    Dampak Perubahan Kurikulum 1. Tenaga kependidikan 2. Isi dan struktur mata pelajaran 3. Proses belajar mengajar 4. Sarana dan prasarana pendidikan 5. Sistem Evaluasi