Mengapa dan Bagaimana
Pendidikan Agama Islam
diajarkan
di Perguruan Tinggi
(Pert 2)
Oleh : Eva Yenida, M.Pd.I
Pendidikan agama di PT, lanjutan dari PAI yang sudah
diajarkan di SD, SM, SMA, namun kadang tidak memberikan
dampak tehadap peserta didik seperti :
 Pemakaian narkoba
 Amoral penjaja seksual
 Kenakalan tauran dikalangan pelajar
 Dll
Dan banyak kasus lain yang bahkan meluas ke tingkat
nasional seperti pertikaian etnis, antar umat dan kekerasan
horizontal. Semua itu berbanding terbalik dengan
Pendidikan agama yang diajarkan di sekolah, seakan ada
kemandulan dengan PAI.
Kendala dan perbedaan PAI di PT, dimulai dari :
 staf, dan karyawan,
 latar belakang disiplin ilmu,
 jumlah tatap muka yang sedikit
sehingga dilakukan upaya untuk meningkatkan mutu
Pendidikan keagamaan di perguruan tinggi, seperti
menambah jam diluar jam mengajar Pendidikan agama.
kendalanya :
sudah banyak beban jam pelajaran lain
sehingga tidak perlu ditambah lagi.
Melihat dari pola tersebut maka mahasiswa perlu
dibekali IDI (Islam disiplin ilmu).
Agama Islam
merupakan usaha sadar untuk menataati Allah,
sebagai guidance dan dasar pengatahuan
agama secara keseluruhan.
Ketentuan Allah dimuka bumi disebut ayat-ayat kauniyah.
Ayat kauniyah diaktualisasikan dan bermakna sunnatullah
(hukum-hukum alam) yang terdapat di alam semesta.
Untuk memahami hukum dan ayat kauniyah perlu akal,
yang dibimbing tauhid sebagai pembeda antara manusia
dan makhluk lainnya. (QS;7;199)
Indonesia memiliki dua kurikulum system Pendidikan :
 Pesantren : model Pendidikan asli Indonesia, kaya keagamaan dan
moralitas
 Sekolah : model Pendidikan adobsi colonial belanda, kaya teknologi
tapi lemah dengan ilmu agama
Melihat sejarah, bangsa-bangsa muslim pernah menjadi bangsa yang
paling maju di dunia, hal ini ditandai dengan lahirnya para ilmuan seperti
ilmu kedokteran ibni sina, ibnu rush dll.
Berangkat dari sejarah, untuk mengembangkan misi dakwah, para kiai
Indonesia mendirikan sekolah sampai PT yang diprakaryai oleh tokoh
muhamadiyah KH Ahmad Dahlan. setelah Indonesia diproklamirkan
kemerdekaannya, sekolah dibawah colonial belanda otomatis menjadi hak
Indonesia.
Sambungan…..
Kekhawatiran bangsa Indonesia akan krisis moral, maka
diusunglah PAI dari tingkat SD sampai PT, tetapi ada pergeseran
seiring waktu:
 Tahun 1966 pelajaran PAI tidak wajib di PT, tapi siapa yang
mau saja
 Tahun 1980, PAI hilang, para aktivis kampus membuka
tutorial agama Islam di Masjid, dan mengadakan pesanteren
kilat untuk menyalurkan minat dan bakat mahsiswa dibidang
agama.
 Tahun 1983, pelajaran agama dimunculkan lagi tapi dibatasi
jamnya menjadi sistim kredit (2 SKS) .
Kedudukan PAI di PT
 Pembentukan kepribadian
 Bekal untuk kehidupan bermasyarakat
 Pendampingan untuk pertumbuhan moral dan karakter agamis terjun di tengah masyarakat
Tujuan PAI di PT
sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional yaitu Meningkatkan kwalitas manusia
Indonesia yang :
 Berbudi luhur
 Berkepribadian
 Disiplin
 Kerja keras
 Tanggung jawab
 Mandiri
 sehat jasmnai dan rohani
Kwalitas manusi yang dicapai adalah manusia yang seutuhnya, tidak hanya rasio,
intelektual dan akal tapi juga jasmani, fisik dan mental yang bisa berhubungan
antara sesama manusia, dan hubungan dengan tuhannya.
Pradigma baru, PAI sebagai mata kuliah pengembang kepribadian
Dalam era global dan Teknik sarat dengan masalah - maslah etnis kaula
muda membutuhkan akan nilai-nilai yang memerlukan akan nilai
kemanusiaan.
“leek wan yew ; kita telah meninggalkan masa lalu, kwatir tidak ada yang
tersisa sesuatu yang merupakan bagan dari warisan masa lalu”
Anak muda membutuhkan dasar moral sebagai pembentukkan tingkah laku,
perubahan sikap mental yang drastic dalam masyawarakt Indonesia yang
penuh krisis moral, etis dan spiritual. Maka dalam ini membutuhkan
Pendidikan AGAMA sebagai pondasi awal pendampingan generasi untuk
tumbuh sebagai cendikiawan yang kokoh, berkarakter agamis. Agar tidak ada
lagi kita temui aksi sebagai perusakan moral dan mental.
Maka berdasarkan SK mendiknas no 322/u/2000 dan no 045//2002 maka PAI
dijadikan salah satu MPK (mata kuliah pengembangan kepribadain)
Kopentensi dasar Pendidikan agama adalah ilmuan yang:
 Profesional
 Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa
 Berakhlak mulia
 Memiliki etos kerja
 Berkepribadian dewasa, menunjung tinggi nilai kemanusiaan
Pentingnya PAI di PT dilihat dari beberapa sisi
Psikologi
a. Secara konsep
 manusia teis: mengajak untuk mengingat tuhan dan mengajak
bertuhan, berusaha menyelenggarakan agamais
 Manusia ateis, mengajak manusa untuk tidak bertuhan, bahkan
menghalangi.
 ada yang ateis dan setengah teis dan ateis
b. Manusia suka bertaubat, meningglakn perbuatan keji dan
maksiat memilih untuk bertaubat dan bahkan sebailiknya ada
yang berpindah agama, berpindah mazhab hal ini disebut dengan
“konvensi agama”
Konvensi agama terjadi kita lihat dari latar belakang,
agar ini tidak terjadi maka generasi muda perlu disadarkan dengan
bahwa “kita selalu butuh Tuhan” (mengikuti perintahnya dan
meninggalkan larangannya)
5 tahapan konversi agama
 Tahapa masa tenang: tenang (terhadap agama/ mazhab yang
dianutnya)
 Tahapan gelisah 1 : karena factor internal, yang gelisah
dengan keyakinan yang dianutnya
seperti
teman,keluarga,guru/dosen atau mazhab baru
 Tahap konversi : tergantung kuat arah konversinya
(agama,mazhab baru /lama)lebih
kuat
 Tahap gelisah II : setelah masa konversi, dia memikirkan
hubungan dengan orang yang dicintainya,
dan tidak menutup kemungkinan dia akan
ditinggalkannya
 Masa tenang II : orng yang sudah konversi, memutuskan
untuk yakin bahwa mazhab dan
agama yang barulah yang benar dan
sanggup menghadapi rintangan serta siap
mengatasi masalah- masalah yang
Sosial budaya
Manusia Indonesia terdiri dari masyarakat:
 Santri : masyarakat yang taat menjalankan
perintah agama, rukun islam, pengajian, dan
memperdalam ilmu agama.
 Priyayi : masyarakat berdarah biru
 Abangan : orang islam tapi tidak taan menjalankan
perintah agama
Abangan, berorientasi pada priyayi, lebih adabdif
dengan colonial dan berfikiran barat, seiring waktu dan
lingkungan akan berubah menjadi masyarakat santri.
Konsep pendidikan agama Islam dalam undang-undang
nasional, terdapat dalam uu no. 20 Tahun 2003.
(?)
…..
Sumber Yuridis penyelenggara PAI di Perguruan Tinggi
o Pancasila
o UUD 1945
o UU no 20 th 2003 sisdiknas
o UU no 17 th 2007ttg rencana jangka Panjang 2005-2025
o PP no 19 th 2005, diubah pp 032 th 2013 standar nasional
o UU no 12 tah 2012 tentang perguruan Tinggi
Islam selalu disandingkan dengan damai
Apa Makna damai dalam Islam dan damai dalam pandangan
masyarakat Indonesia ?
 PAI Perguruan Tinggi “ kaya substansi”
Mahasiswa perlu dibekali ilmu Pendidikan agama Islam
 PAI di perguruan tinggi “kaya proses”
mahsiswa tidak perlu dibekali materi yang banyak, hanya
suguhan garis besarnya, tinggal aplikasi dalam kehidupan.
Motode Pembelajaran PAI di PT
Islam secara lughawa/etimologi berasal dari tiga kata:
 aslama artinya berserah diri,
Berserah diri atau patuh, yaitu dengan
mengikuti petunjuk, bimbingan dan teladan
Rasulullah
 salam artinya damai adalah tentram
jiwa karena banyak berzikir baik dalam
keadaan duduk berbaring, mengingat
Allah kapanpun dan dimanpun kita
berada kecuali ditempat terlarang
 salamah selamat
memilih jalan selamat dunia dan akhirat, mati
dalam keadaan khusnul khatimah, ingin
masuk syurga.
Pendekatan ajaran Islam adalah Pendekatan alqur’an dan
sejarah.
 Alqur’an yaitu kajian intisari ouput ilmu dari orang
yang dikenal Islam
 Sejarah adalah orang yang mengkaji perkembangan
Islam sejak masa Rasulullah samapai sekarang.
No
dimensi ilmu Sikap & amal
1.
Sufiastik Ilmu tahsauf Ma’rifat bi dzamtillah
2.
keimanan Ilmu aqidah Beriman dengan rukun
iman
3.
ibadah Ilmu syariah Beriman dengan benar &
ikhlas (terutama rukun
Islam)
4.
akhlak Ilmu akhlak Berakhalakul karimah
Pengetahuan agama yang wajib menurut Iman Ghazali
 Tauhid yang benar
 Zat dan sifat-sifat Allah
 Cara-cara beribadah yang benar
 Masalah halal haram, termasuk dalam bermuamalat
 Hal ihwal, perbuatan terpuji, berbaik budi, benar,
dermawan, bergaul dengan baik, ikhlas. Menjauhi
pebuatan tercela (iri dengki, menipu, sombong,
pamer, pemarah, pembenci, dan kikir).
Tujuandi datangkannya syariahIslam
 Menjaga agama
 Menjaga jiwa
 Menjaga akal
 Menjaga keturunan
 Menjaga harta
Pai poltek bab 1

Pai poltek bab 1

  • 1.
    Mengapa dan Bagaimana PendidikanAgama Islam diajarkan di Perguruan Tinggi (Pert 2) Oleh : Eva Yenida, M.Pd.I
  • 2.
    Pendidikan agama diPT, lanjutan dari PAI yang sudah diajarkan di SD, SM, SMA, namun kadang tidak memberikan dampak tehadap peserta didik seperti :  Pemakaian narkoba  Amoral penjaja seksual  Kenakalan tauran dikalangan pelajar  Dll Dan banyak kasus lain yang bahkan meluas ke tingkat nasional seperti pertikaian etnis, antar umat dan kekerasan horizontal. Semua itu berbanding terbalik dengan Pendidikan agama yang diajarkan di sekolah, seakan ada kemandulan dengan PAI.
  • 3.
    Kendala dan perbedaanPAI di PT, dimulai dari :  staf, dan karyawan,  latar belakang disiplin ilmu,  jumlah tatap muka yang sedikit sehingga dilakukan upaya untuk meningkatkan mutu Pendidikan keagamaan di perguruan tinggi, seperti menambah jam diluar jam mengajar Pendidikan agama. kendalanya : sudah banyak beban jam pelajaran lain sehingga tidak perlu ditambah lagi. Melihat dari pola tersebut maka mahasiswa perlu dibekali IDI (Islam disiplin ilmu).
  • 4.
    Agama Islam merupakan usahasadar untuk menataati Allah, sebagai guidance dan dasar pengatahuan agama secara keseluruhan. Ketentuan Allah dimuka bumi disebut ayat-ayat kauniyah. Ayat kauniyah diaktualisasikan dan bermakna sunnatullah (hukum-hukum alam) yang terdapat di alam semesta. Untuk memahami hukum dan ayat kauniyah perlu akal, yang dibimbing tauhid sebagai pembeda antara manusia dan makhluk lainnya. (QS;7;199)
  • 5.
    Indonesia memiliki duakurikulum system Pendidikan :  Pesantren : model Pendidikan asli Indonesia, kaya keagamaan dan moralitas  Sekolah : model Pendidikan adobsi colonial belanda, kaya teknologi tapi lemah dengan ilmu agama Melihat sejarah, bangsa-bangsa muslim pernah menjadi bangsa yang paling maju di dunia, hal ini ditandai dengan lahirnya para ilmuan seperti ilmu kedokteran ibni sina, ibnu rush dll. Berangkat dari sejarah, untuk mengembangkan misi dakwah, para kiai Indonesia mendirikan sekolah sampai PT yang diprakaryai oleh tokoh muhamadiyah KH Ahmad Dahlan. setelah Indonesia diproklamirkan kemerdekaannya, sekolah dibawah colonial belanda otomatis menjadi hak Indonesia.
  • 6.
    Sambungan….. Kekhawatiran bangsa Indonesiaakan krisis moral, maka diusunglah PAI dari tingkat SD sampai PT, tetapi ada pergeseran seiring waktu:  Tahun 1966 pelajaran PAI tidak wajib di PT, tapi siapa yang mau saja  Tahun 1980, PAI hilang, para aktivis kampus membuka tutorial agama Islam di Masjid, dan mengadakan pesanteren kilat untuk menyalurkan minat dan bakat mahsiswa dibidang agama.  Tahun 1983, pelajaran agama dimunculkan lagi tapi dibatasi jamnya menjadi sistim kredit (2 SKS) . Kedudukan PAI di PT  Pembentukan kepribadian  Bekal untuk kehidupan bermasyarakat  Pendampingan untuk pertumbuhan moral dan karakter agamis terjun di tengah masyarakat
  • 7.
    Tujuan PAI diPT sesuai dengan tujuan Pendidikan Nasional yaitu Meningkatkan kwalitas manusia Indonesia yang :  Berbudi luhur  Berkepribadian  Disiplin  Kerja keras  Tanggung jawab  Mandiri  sehat jasmnai dan rohani Kwalitas manusi yang dicapai adalah manusia yang seutuhnya, tidak hanya rasio, intelektual dan akal tapi juga jasmani, fisik dan mental yang bisa berhubungan antara sesama manusia, dan hubungan dengan tuhannya.
  • 8.
    Pradigma baru, PAIsebagai mata kuliah pengembang kepribadian Dalam era global dan Teknik sarat dengan masalah - maslah etnis kaula muda membutuhkan akan nilai-nilai yang memerlukan akan nilai kemanusiaan. “leek wan yew ; kita telah meninggalkan masa lalu, kwatir tidak ada yang tersisa sesuatu yang merupakan bagan dari warisan masa lalu” Anak muda membutuhkan dasar moral sebagai pembentukkan tingkah laku, perubahan sikap mental yang drastic dalam masyawarakt Indonesia yang penuh krisis moral, etis dan spiritual. Maka dalam ini membutuhkan Pendidikan AGAMA sebagai pondasi awal pendampingan generasi untuk tumbuh sebagai cendikiawan yang kokoh, berkarakter agamis. Agar tidak ada lagi kita temui aksi sebagai perusakan moral dan mental. Maka berdasarkan SK mendiknas no 322/u/2000 dan no 045//2002 maka PAI dijadikan salah satu MPK (mata kuliah pengembangan kepribadain)
  • 9.
    Kopentensi dasar Pendidikanagama adalah ilmuan yang:  Profesional  Beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa  Berakhlak mulia  Memiliki etos kerja  Berkepribadian dewasa, menunjung tinggi nilai kemanusiaan
  • 10.
    Pentingnya PAI diPT dilihat dari beberapa sisi Psikologi a. Secara konsep  manusia teis: mengajak untuk mengingat tuhan dan mengajak bertuhan, berusaha menyelenggarakan agamais  Manusia ateis, mengajak manusa untuk tidak bertuhan, bahkan menghalangi.  ada yang ateis dan setengah teis dan ateis b. Manusia suka bertaubat, meningglakn perbuatan keji dan maksiat memilih untuk bertaubat dan bahkan sebailiknya ada yang berpindah agama, berpindah mazhab hal ini disebut dengan “konvensi agama” Konvensi agama terjadi kita lihat dari latar belakang, agar ini tidak terjadi maka generasi muda perlu disadarkan dengan bahwa “kita selalu butuh Tuhan” (mengikuti perintahnya dan meninggalkan larangannya)
  • 11.
    5 tahapan konversiagama  Tahapa masa tenang: tenang (terhadap agama/ mazhab yang dianutnya)  Tahapan gelisah 1 : karena factor internal, yang gelisah dengan keyakinan yang dianutnya seperti teman,keluarga,guru/dosen atau mazhab baru  Tahap konversi : tergantung kuat arah konversinya (agama,mazhab baru /lama)lebih kuat  Tahap gelisah II : setelah masa konversi, dia memikirkan hubungan dengan orang yang dicintainya, dan tidak menutup kemungkinan dia akan ditinggalkannya  Masa tenang II : orng yang sudah konversi, memutuskan untuk yakin bahwa mazhab dan agama yang barulah yang benar dan sanggup menghadapi rintangan serta siap mengatasi masalah- masalah yang
  • 12.
    Sosial budaya Manusia Indonesiaterdiri dari masyarakat:  Santri : masyarakat yang taat menjalankan perintah agama, rukun islam, pengajian, dan memperdalam ilmu agama.  Priyayi : masyarakat berdarah biru  Abangan : orang islam tapi tidak taan menjalankan perintah agama Abangan, berorientasi pada priyayi, lebih adabdif dengan colonial dan berfikiran barat, seiring waktu dan lingkungan akan berubah menjadi masyarakat santri.
  • 13.
    Konsep pendidikan agamaIslam dalam undang-undang nasional, terdapat dalam uu no. 20 Tahun 2003. (?) ….. Sumber Yuridis penyelenggara PAI di Perguruan Tinggi o Pancasila o UUD 1945 o UU no 20 th 2003 sisdiknas o UU no 17 th 2007ttg rencana jangka Panjang 2005-2025 o PP no 19 th 2005, diubah pp 032 th 2013 standar nasional o UU no 12 tah 2012 tentang perguruan Tinggi
  • 14.
    Islam selalu disandingkandengan damai Apa Makna damai dalam Islam dan damai dalam pandangan masyarakat Indonesia ?  PAI Perguruan Tinggi “ kaya substansi” Mahasiswa perlu dibekali ilmu Pendidikan agama Islam  PAI di perguruan tinggi “kaya proses” mahsiswa tidak perlu dibekali materi yang banyak, hanya suguhan garis besarnya, tinggal aplikasi dalam kehidupan.
  • 15.
    Motode Pembelajaran PAIdi PT Islam secara lughawa/etimologi berasal dari tiga kata:  aslama artinya berserah diri, Berserah diri atau patuh, yaitu dengan mengikuti petunjuk, bimbingan dan teladan Rasulullah  salam artinya damai adalah tentram jiwa karena banyak berzikir baik dalam keadaan duduk berbaring, mengingat Allah kapanpun dan dimanpun kita berada kecuali ditempat terlarang  salamah selamat memilih jalan selamat dunia dan akhirat, mati dalam keadaan khusnul khatimah, ingin masuk syurga.
  • 16.
    Pendekatan ajaran Islamadalah Pendekatan alqur’an dan sejarah.  Alqur’an yaitu kajian intisari ouput ilmu dari orang yang dikenal Islam  Sejarah adalah orang yang mengkaji perkembangan Islam sejak masa Rasulullah samapai sekarang.
  • 17.
    No dimensi ilmu Sikap& amal 1. Sufiastik Ilmu tahsauf Ma’rifat bi dzamtillah 2. keimanan Ilmu aqidah Beriman dengan rukun iman 3. ibadah Ilmu syariah Beriman dengan benar & ikhlas (terutama rukun Islam) 4. akhlak Ilmu akhlak Berakhalakul karimah
  • 18.
    Pengetahuan agama yangwajib menurut Iman Ghazali  Tauhid yang benar  Zat dan sifat-sifat Allah  Cara-cara beribadah yang benar  Masalah halal haram, termasuk dalam bermuamalat  Hal ihwal, perbuatan terpuji, berbaik budi, benar, dermawan, bergaul dengan baik, ikhlas. Menjauhi pebuatan tercela (iri dengki, menipu, sombong, pamer, pemarah, pembenci, dan kikir).
  • 19.
    Tujuandi datangkannya syariahIslam Menjaga agama  Menjaga jiwa  Menjaga akal  Menjaga keturunan  Menjaga harta