KELOMPOK 1




  LAPORAN
 LABA RUGI
Hubungan Rugi Laba dan Neraca
• Articulated Approach, kedua laporan dianggap memiliki
  hubungan matematis, laba rugi hanya merupakan
  perubahan modal pada periode itu dengan asumsi tidak
  ada transaksi modal dan penyesuaian modal.
• Non-Articulated Approach, kedua laporan tersebut tidak
  memiliki hubungan, minimal tidak otomatis dan masing-
  masing berdiri sendiri antara satu sama lain.

  Dalam pendekatan articulated dikenal dua konsep, yaitu
  Revenue – Expense Approach, menganggap bahwa
   laporan utama adalah laporan laba rugi.
  Asset Liability Approach, menganggap bahwa langkah
   pertama bukan mengukur laba, tetapi mengukur harta
   dan kewajiban.
Konsep Matching
• Menurut konsep matching, maka biaya harus
  dibebankan sesuai dengan pengakuan dan
  periode hasil. Dalam hal sukar melakukan
  matching, maka pembebanan harus dilakukan
  secara rasional dan sistematis. Dalam hal
  biaya yang dikeluarkan masih memiliki potensi
  menghasilkan di masa yang akan datang,
  maka dapat ditunda pembebanannya,
  sebaliknya jika tidak ada kemungkinannya lagi,
  langsung dibebankan.
Konsep Matching
• Prinsip Matching dibedakan menjadi dua
  macam yaitu:
1. Direct matching, secara langsung, berarti
   menandingkan antara pendapatan dan biaya
   secara langsung.
2. Indirect matching, secara tidak langsung,
   berarti menandingkan antara pendapatan
   dan biaya secara tidak langsung.
Definisi Hasil, Biaya, dan Laba
 HASIL
• Comitee on Terminology mendefinisikan Revenue
  sebagai hasil dari penjualan barang atau jasa yang
  dibebankan kepada langganan atau mereka yang
  menerima jasa.
• Kemudian FASB memberikan defenisi revenue sebagai
  arus masuk atau peningkatan nilai asset dari suatu
  entitas atau gabungan keduanya selama periode
  tertentu yang berasal dari penyerahan produksi
  barang, pemberian jasa atas pelaksanaan kegiatan
  lainnya yang merupakan kegiatan utama perusahaan
  yang sedang berjalan
Definisi Hasil, Biaya, dan Laba
 BIAYA
• Pengertian biaya menurut Comitee on Terminology
  adalah ”semua biaya yang telah dikenakan dan dapat
  dikurangkan pada penghasilan.
• FASB mendefinisikan Expense sebagai “arus kas keluar
  aktiva, penggunaan aktiva atau munculnya kewajiban
  atau kombinasi keduanya selama suatu periode yang
  disebabkan oleh pengiriman barang, pembuatan
  barang, pembebanan jasa atau pelaksanaan kegiatan
  yang merupakan kegiatan utama perusahaan.
Definisi Hasil, Biaya, dan Laba
 LABA
• Gain (laba/keuntungan dari transaksi tertentu yang sifatnya
  insidentil)
  FASB mengemukakan bahwa Gain adalah naiknya bilai
  ekuitas dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukannya
  kegiatan utama entitas dari transaksi kejadian lainnya yang
  mempengaruhi entitas selama satu periode tertentu
  kecuali yang berasal dari hasil atau investasi dari pemilik.
• Losses (rugi dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil)
  Losses adalah turunya nilai ekuitas dari transaksi yang
  sifatnya insidentil dan bukan kegiata utama entitas dari
  seluruh transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi
  entitas selama periode tertentu kecuali yang berasal dari
  biaya atau pemberian kepada pemilik.
Pengakuan Penghasilan

• Suatu penghasilan akan diakui sebagai
  penghasilan pada periode kapan kegiatan utama
  yang perlu untuk menciptakan dan menjual
  barang dan jasa itu telah selesai.
• Dalam hal waktu yang dimaksud disini ada empat
  alternatif, yaitu :
a) Selama produksi
b) Pada saat produk selesai
c) Pada saat penjualan
d) Pada saat penagihan kas.
Bentuk Penyajian Laba Rugi
A. Pola Laporan Laba-Rugi dengan Penyajian
   Aktivitas Utama (Current Operating
   Performance Income Statement)
B. Pola Laporan Laba – Rugi Menyeluruh (All
   Inclusive Income Statement)
Income Smoothing – Creative
            Accounting
• Income smoothing yaitu upaya menstabilkan laba
  dimana tidak banyak fluktuasi atau varians dari
  satu periode ke periode lain
• Income smoothing biasanya dilakukan dengan
  berbagai cara, yaitu :
1. Mengatur waktu kejadian transaksi
2. Memilih prinsip atau metode alokasi
3. Mengatur penggolongan antara laba operasi
   normal dan laba yang bukan dari operasi
   normal.
Perubahan Akuntansi
. Tiga pendekatan berikut telah disarankan
   untuk melaporkan perubahan prinsip
   akuntansi:
a. Pelaporan perubahan pada periode
    berjalan.
b. Pelaporan perubahan secara retrospektif
c. Pelaporan perubahan secara prospektif
    (dimasa depan)

Laporan laba rugi

  • 1.
    KELOMPOK 1 LAPORAN LABA RUGI
  • 2.
    Hubungan Rugi Labadan Neraca • Articulated Approach, kedua laporan dianggap memiliki hubungan matematis, laba rugi hanya merupakan perubahan modal pada periode itu dengan asumsi tidak ada transaksi modal dan penyesuaian modal. • Non-Articulated Approach, kedua laporan tersebut tidak memiliki hubungan, minimal tidak otomatis dan masing- masing berdiri sendiri antara satu sama lain. Dalam pendekatan articulated dikenal dua konsep, yaitu  Revenue – Expense Approach, menganggap bahwa laporan utama adalah laporan laba rugi.  Asset Liability Approach, menganggap bahwa langkah pertama bukan mengukur laba, tetapi mengukur harta dan kewajiban.
  • 3.
    Konsep Matching • Menurutkonsep matching, maka biaya harus dibebankan sesuai dengan pengakuan dan periode hasil. Dalam hal sukar melakukan matching, maka pembebanan harus dilakukan secara rasional dan sistematis. Dalam hal biaya yang dikeluarkan masih memiliki potensi menghasilkan di masa yang akan datang, maka dapat ditunda pembebanannya, sebaliknya jika tidak ada kemungkinannya lagi, langsung dibebankan.
  • 4.
    Konsep Matching • PrinsipMatching dibedakan menjadi dua macam yaitu: 1. Direct matching, secara langsung, berarti menandingkan antara pendapatan dan biaya secara langsung. 2. Indirect matching, secara tidak langsung, berarti menandingkan antara pendapatan dan biaya secara tidak langsung.
  • 5.
    Definisi Hasil, Biaya,dan Laba  HASIL • Comitee on Terminology mendefinisikan Revenue sebagai hasil dari penjualan barang atau jasa yang dibebankan kepada langganan atau mereka yang menerima jasa. • Kemudian FASB memberikan defenisi revenue sebagai arus masuk atau peningkatan nilai asset dari suatu entitas atau gabungan keduanya selama periode tertentu yang berasal dari penyerahan produksi barang, pemberian jasa atas pelaksanaan kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang sedang berjalan
  • 6.
    Definisi Hasil, Biaya,dan Laba  BIAYA • Pengertian biaya menurut Comitee on Terminology adalah ”semua biaya yang telah dikenakan dan dapat dikurangkan pada penghasilan. • FASB mendefinisikan Expense sebagai “arus kas keluar aktiva, penggunaan aktiva atau munculnya kewajiban atau kombinasi keduanya selama suatu periode yang disebabkan oleh pengiriman barang, pembuatan barang, pembebanan jasa atau pelaksanaan kegiatan yang merupakan kegiatan utama perusahaan.
  • 7.
    Definisi Hasil, Biaya,dan Laba  LABA • Gain (laba/keuntungan dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil) FASB mengemukakan bahwa Gain adalah naiknya bilai ekuitas dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukannya kegiatan utama entitas dari transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama satu periode tertentu kecuali yang berasal dari hasil atau investasi dari pemilik. • Losses (rugi dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil) Losses adalah turunya nilai ekuitas dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukan kegiata utama entitas dari seluruh transaksi kejadian lainnya yang mempengaruhi entitas selama periode tertentu kecuali yang berasal dari biaya atau pemberian kepada pemilik.
  • 8.
    Pengakuan Penghasilan • Suatupenghasilan akan diakui sebagai penghasilan pada periode kapan kegiatan utama yang perlu untuk menciptakan dan menjual barang dan jasa itu telah selesai. • Dalam hal waktu yang dimaksud disini ada empat alternatif, yaitu : a) Selama produksi b) Pada saat produk selesai c) Pada saat penjualan d) Pada saat penagihan kas.
  • 9.
    Bentuk Penyajian LabaRugi A. Pola Laporan Laba-Rugi dengan Penyajian Aktivitas Utama (Current Operating Performance Income Statement) B. Pola Laporan Laba – Rugi Menyeluruh (All Inclusive Income Statement)
  • 10.
    Income Smoothing –Creative Accounting • Income smoothing yaitu upaya menstabilkan laba dimana tidak banyak fluktuasi atau varians dari satu periode ke periode lain • Income smoothing biasanya dilakukan dengan berbagai cara, yaitu : 1. Mengatur waktu kejadian transaksi 2. Memilih prinsip atau metode alokasi 3. Mengatur penggolongan antara laba operasi normal dan laba yang bukan dari operasi normal.
  • 11.
    Perubahan Akuntansi . Tigapendekatan berikut telah disarankan untuk melaporkan perubahan prinsip akuntansi: a. Pelaporan perubahan pada periode berjalan. b. Pelaporan perubahan secara retrospektif c. Pelaporan perubahan secara prospektif (dimasa depan)