Oleh :
M. IKSAN,130401010067
SUWIGNYO, 156401010006
 Konsep atau anggitan adalah Abstrak entitas
mental yang universal yang menunjuk pada
kategori atau kelas dari suatu entitas,
kejadian dan hubungan. Istilah konsep
berasal dari bahasa latin yaitu, Conceptum,
yang artinya sesuatu yang dipahami
 Konsep suatu arti yang mewakili sejumlah
objek yang mempunyai cirri-ciri yang sama.
 Konsep diartikan juga suatu abstraksi dari
cirri-ciri yang mempermudah komunikasi
antar manusia dan memungkinkan manusia
untuk berfikir.
 Konsep adalah sesuatu yang umum atau
representasi intelektual yang abstrak dari
situasi, abyek atau peristiwa, suatu akal
pikiran, suatu idea tau gambaran mental.
 Konsep adalah elemen dari proposisi seperti
kata elemen dari kalimat.
 Konsep adalah abstrak, dimana mereka
menghilangkan perbedaan dari segala
sesuatu dalam ekstensi, memperlakukan
seolah-olah mereka identik.
 Konsep adalah universal, dimana mereka bisa
diterapkan secara merata untuksetiap
ekstensinya.
 adalah kata atau beberapa kata
yang mempunyai satu pengertian,
didalam proposisi mempunyau
kedudukan sebagai subyek atau
predikat.
 Pengertian kata adalah bunyi atau
kesatuan bunyi yang mempunyai
arti tertentu
Term Kategorimatis adalah
sebuah kata yang dapat
menjadi term tanpa
bantuan kata lain.
 Kategorimatis Univokal, yaitu term yang dikenakan kepada
beberapa benda atau hal dalam arti yang sama
◦ Contoh : “Adam adalah Manusia” – “Suwignyo adalah Manusia” - “Iksan
adalah manusia”. Term MANUSIA dalam contoh ini digunakan dalam arti
yang sama.
 Kategorimatis Equivokal, yaitu term yang dikenakan kepada
bagian atau benda dalam arti yang berbeda-beda
◦ Contoh : “Kambing hitam itu milik Pak Ahmad” – “Ahmad sering dijadikan
kambing hitam didalam permasalahan kantor”. Term KAMBING HITAM
pada kalimat pertama adalah arti warna hitam, sedangkan yang kedua
adalah orang yang dipersalahkan.
 Kategorimatis Analogis, yaitu term term yang digunakan
kepada beberapa hal atau benda dalam arti yang berlainan
namun dari segi teretentu memiliki kesamaan
◦ Contoh : “Orang Sakit” dan “Rumah Sakit”. Term SAKIT memiliki arti yang
analogis.
 Term Sinkategorimatis adalah
kata yang tidak dapat menjadi
term tanpa bantuan kata lain.
Contoh : Kepada, Dari, dsb
◦ Term Konkrit, adalah
kata atau kata-kata
yang menunjuk kepada
suatu benda atau hal
lainyang berada dalam
suatu ruang dan waktu.
Contoh :
KURSI,
MEJA,
KUDA
dsb.
◦ Term Abstrak, adalah
term yang menunjuk
pada sifat atau
kumpulan sifat dan
juga hubungan.
Contoh :
KEBAJIKAN,
KAMANUSIAAN,
BULANAN, HITAM
PERAMAH
◦ Term Umum, adalah
term yang
menunjukkan kepada
suatu himpunan
apapun.
Contoh :
MANUSIA,
HEWAN,
TUMBUHAN, dsb.
◦ Term Kolektif, adalah
term yang menunjuk
kelompok benda atau
orang yang dianggap
menjadi suatu
kesatuan.
Contoh : Tarian
Modern, Ketua
Jurusan, Pesawat
Luar Angkasa,UIN,
PERSIS dll
◦ Term Tunggal,
adalah term yang
menunjuk sebuah
benda saja atau
himpunan yang
hanya beranggota
satu.
Contoh : Kepala SMP
Negeri 1 Malang
yang kedua,
◦ Term Relatif, adalah
term yang tidak
dapat difahami bila
tidak disertakan
hubungannya dengan
benda atau hal yang
lain.
Contoh : Genting,
◦ Term Absolute,
adalah term yang
dapat difahami
dengan sendirinya
tanpa mencari
hubungannya dengan
benda atau hal yang
lain.
 Contoh :
 Definisi adalah penjelasan yang tepat
tentang suatu term, tepat artinya tidak
lebih dan tidak kurang. Term yang
diberi penjelasan disebut
Definiendum, kalimat yang
penjelasannya definiendum disebut
Definiens.
 Definisi harus dapat dibolak balik
 Definisi tidak boleh negative
 Definiendum tidak boleh masuk dalam
definiens
 Sebuah definisi harus menyatakan cirri-ciri
hakiki dari definiendumnya.
 Definisi janganlah dibuat dengan dengan
bahasa yang kabur atau kiasan
 Definisi Nominal, yaitu definisi yang bermaksud
menjelaskan arti istilah saja. Definisi ini disebut
definisi sinonim.
 Definisi Denotatif, yaitu definisi yang menunjuk pada
contoh individual
 Definisi konotatif, yaitu definisi yang menjelaskan
cukup lengkap kepada definiendum karena telah
menunjukkan cirri pembeda dari genus yang
terdekat.
 Definisi Operasionil, yaitu definisi yang menerangkan
langkah-langkah kegiatan yang terjadi pada
definium.
 Definidi Casual, yaitu definisi yang menceritakan
asal-usul terjadinya hal yang didefinisikan.

Konsep, term dan definisi

  • 1.
  • 2.
     Konsep atauanggitan adalah Abstrak entitas mental yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian dan hubungan. Istilah konsep berasal dari bahasa latin yaitu, Conceptum, yang artinya sesuatu yang dipahami
  • 3.
     Konsep suatuarti yang mewakili sejumlah objek yang mempunyai cirri-ciri yang sama.  Konsep diartikan juga suatu abstraksi dari cirri-ciri yang mempermudah komunikasi antar manusia dan memungkinkan manusia untuk berfikir.  Konsep adalah sesuatu yang umum atau representasi intelektual yang abstrak dari situasi, abyek atau peristiwa, suatu akal pikiran, suatu idea tau gambaran mental.
  • 4.
     Konsep adalahelemen dari proposisi seperti kata elemen dari kalimat.  Konsep adalah abstrak, dimana mereka menghilangkan perbedaan dari segala sesuatu dalam ekstensi, memperlakukan seolah-olah mereka identik.  Konsep adalah universal, dimana mereka bisa diterapkan secara merata untuksetiap ekstensinya.
  • 6.
     adalah kataatau beberapa kata yang mempunyai satu pengertian, didalam proposisi mempunyau kedudukan sebagai subyek atau predikat.  Pengertian kata adalah bunyi atau kesatuan bunyi yang mempunyai arti tertentu
  • 7.
    Term Kategorimatis adalah sebuahkata yang dapat menjadi term tanpa bantuan kata lain.
  • 8.
     Kategorimatis Univokal,yaitu term yang dikenakan kepada beberapa benda atau hal dalam arti yang sama ◦ Contoh : “Adam adalah Manusia” – “Suwignyo adalah Manusia” - “Iksan adalah manusia”. Term MANUSIA dalam contoh ini digunakan dalam arti yang sama.  Kategorimatis Equivokal, yaitu term yang dikenakan kepada bagian atau benda dalam arti yang berbeda-beda ◦ Contoh : “Kambing hitam itu milik Pak Ahmad” – “Ahmad sering dijadikan kambing hitam didalam permasalahan kantor”. Term KAMBING HITAM pada kalimat pertama adalah arti warna hitam, sedangkan yang kedua adalah orang yang dipersalahkan.  Kategorimatis Analogis, yaitu term term yang digunakan kepada beberapa hal atau benda dalam arti yang berlainan namun dari segi teretentu memiliki kesamaan ◦ Contoh : “Orang Sakit” dan “Rumah Sakit”. Term SAKIT memiliki arti yang analogis.
  • 9.
     Term Sinkategorimatisadalah kata yang tidak dapat menjadi term tanpa bantuan kata lain. Contoh : Kepada, Dari, dsb
  • 10.
    ◦ Term Konkrit,adalah kata atau kata-kata yang menunjuk kepada suatu benda atau hal lainyang berada dalam suatu ruang dan waktu. Contoh : KURSI, MEJA, KUDA dsb. ◦ Term Abstrak, adalah term yang menunjuk pada sifat atau kumpulan sifat dan juga hubungan. Contoh : KEBAJIKAN, KAMANUSIAAN, BULANAN, HITAM PERAMAH
  • 11.
    ◦ Term Umum,adalah term yang menunjukkan kepada suatu himpunan apapun. Contoh : MANUSIA, HEWAN, TUMBUHAN, dsb. ◦ Term Kolektif, adalah term yang menunjuk kelompok benda atau orang yang dianggap menjadi suatu kesatuan. Contoh : Tarian Modern, Ketua Jurusan, Pesawat Luar Angkasa,UIN, PERSIS dll
  • 12.
    ◦ Term Tunggal, adalahterm yang menunjuk sebuah benda saja atau himpunan yang hanya beranggota satu. Contoh : Kepala SMP Negeri 1 Malang yang kedua, ◦ Term Relatif, adalah term yang tidak dapat difahami bila tidak disertakan hubungannya dengan benda atau hal yang lain. Contoh : Genting,
  • 13.
    ◦ Term Absolute, adalahterm yang dapat difahami dengan sendirinya tanpa mencari hubungannya dengan benda atau hal yang lain.  Contoh :
  • 14.
     Definisi adalahpenjelasan yang tepat tentang suatu term, tepat artinya tidak lebih dan tidak kurang. Term yang diberi penjelasan disebut Definiendum, kalimat yang penjelasannya definiendum disebut Definiens.
  • 15.
     Definisi harusdapat dibolak balik  Definisi tidak boleh negative  Definiendum tidak boleh masuk dalam definiens  Sebuah definisi harus menyatakan cirri-ciri hakiki dari definiendumnya.  Definisi janganlah dibuat dengan dengan bahasa yang kabur atau kiasan
  • 16.
     Definisi Nominal,yaitu definisi yang bermaksud menjelaskan arti istilah saja. Definisi ini disebut definisi sinonim.  Definisi Denotatif, yaitu definisi yang menunjuk pada contoh individual  Definisi konotatif, yaitu definisi yang menjelaskan cukup lengkap kepada definiendum karena telah menunjukkan cirri pembeda dari genus yang terdekat.  Definisi Operasionil, yaitu definisi yang menerangkan langkah-langkah kegiatan yang terjadi pada definium.  Definidi Casual, yaitu definisi yang menceritakan asal-usul terjadinya hal yang didefinisikan.