Wiring diagram penerangan

16,798 views

Published on

Published in: Technology, Business
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
16,798
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
643
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Wiring diagram penerangan

  1. 1. DESAIN IV : SISTEM PERMESINAN & KELISTRIKAN KAPAL (ME 091326) WIRING DIAGRAM PENERANGAN KELOMPOK IV : ALWI ASY’ ARI AZIZ 4208 100 033 FRISKA MIFTAHKUR A. 4208 100 100 YUDHA YAHYA 4208 100 00x IRWAN B. 4210 105 006 RISMA PUTRA P. 4210 105 008 FIRSTIAN RUBYARTO 4208 100 00x HAFIDZ DICKY K. 4208 100 00x
  2. 2. DEFINISI• Wiring Diagram adalah gambaran suatu rangkaian listrik yang memberikan informasi secara detail, dari mulai simbol rangkaian sampai dengan koneksi rangkaian tersebut dengan komponen lain.• Fungsi : untuk mempermudah bagi kita untuk mengikuti alur sebenarnya dari sebuah rangkaian sebagai peta dari sistem kelistrikan• Dalam Wiring diagram digambarkan susunan saklar, sakering, kabel, busbar, MSB, ACB, dsb.• Macam – macam Wiring Diagram : 1. Panel penerangan, untuk kebutuhan penerangan dan stop kontak 2. Panel Power 3. Panel Battery 4. Main Switch Board
  3. 3. WIRING DIAGRAM PENERANGAN• Perhitungan Arus Nominal  Untuk 3 phase : (Ampere)  Untuk 1 phase : (Ampere)  Catatan :
  4. 4. LANGKAH YANG HARUS DITEMPUH :1. Dibuat per-DECK2. Terlebih dahulu dibuat ZONNING3. PENOMORAN TITIK BEBAN setiap phasanya [R, S, T], Untuk penerangan pada di GANGWAY buat satu kelompok tersendiri [R, S, T]4. WIRING DIAGRAM (setiap tarikan per phase max 11 titik beban)5. BALANCING DAYA, Untuk satu kelompok tarikan yang terdiri dari 3 phase [R, S, T] dibuat SE-BALANCE MUNGKIN6. Perhitungan ARUS SETIAP BEBAN7. Menentukan KABEL PENGAMAN, berfungsi sebagai pelindung terluar dari kabel8. Menentukan ARUS MASUK PANEL9. Menentukan KABEL MASUK DAN PENGAMANNYA10. Menentukan ARUS HUBUNG SINGKAT11. Menentukan BUSBAR dari Tabel Pemilihan Busbar
  5. 5. ZONNING MAIN DECK TITIK LAMPU DAN STOP KONTAK Catatan : Antara Ruangan dan Gangway dilakukan zonning yang berbeda. Dalam wiring diagram terlebih dahulu dibuat zonning Setiap zonning, pada setiap tarikan per phase max. 11 titik beban
  6. 6. S1/1 R1/1 T1/1 PENOMORAN TITIKBEBAN setiap phasanya [R, S, T]
  7. 7.  WIRING DIAGRAM• Untuk satu kelompok tarikan yang terdiri dari 3 phase (R,S,T) dibuat se-Balance mungkin (misal R≈S≈T) ∑ n beban lampu x n daya beban + ∑ n beban stop kontak x n daya Masukan jumlah semua titik lampu dan stop kontak Cek jumlah tarikan per kabel
  8. 8.  PENENTUAN KABEL PENGAMAN DAN BUSBAR1. Menentukan KABEL MASUK DAN PENGAMANNYA2. Menentukan ARUS HUBUNG SINGKAT3. Menentukan BUSBAR dari Tabel Pemilihan Busbar
  9. 9. PENENTUAN KABEL, BUSBAR DAN PENGAMAN• Berdasarkan Tabel Ukuran Penampang kabel dan pengaman.
  10. 10. TERIMA KASIH

×