Sel bakteri
Sel fungi
Sel tumbuhan tingkat tinggi
Merupakan salah satu ciri yang
membedakan antara sel tumbuhan dan sel
hewan.
1. Memberi bentuk pada sel
2. Memberi perlindungan
3. Berperan dalam reproduksi sel
4. Mengatur pertukaran zat dari dalam dan keluar sel
5. Mempertahankan dan menentukan bentuk sel
6. Dukungan dan kekuatan mekanik (memungkinkan
tanaman untuk dapat tumbuh tinggi)
7. Mencegah membran sel meledak saat berada di dalam
medium hipotonik (yaitu, tahan tekanan air).
8. Mengendalikan laju dan arah pertumbuhan sel dan
mengatur volume sel.
9. Memiliki peran metabolisme (yaitu, beberapa protein di
dinding sel adalah enzim-enzim untuk
transportasi, sekresi).
Tumbuhan tidak memiliki kemampuan
berpinda tempat, artinya saat ada
ancaman dari sekitar tanaman.
Tumbuhan punya kambium untuk
membelah. Saat xilem primer dan floem
primer terbentuk oleh kambium, terjadi
disposisi (penumpukan) selulosa.
Sel tumbuhan tidak dapat bergerak dan
berkembang bebas, layaknya sel hewan.
Dinding sel pada bakteri tersusun atas
peptidoglikan.
Peptidoglikan merupakan polimer yang
cukup besar.
Dinding sel pada bakteri berupa struktur
kaku yang terletak disebelah luar
membran sel.
Kelompok bakteri ada yang memiliki dinding
sel dan ada yang tidak.
Bakteri yang memiliki dinding sel dapat
dibedakan bedasarkan hasil pengecatan
Gram.
Berdasarkan pewarnaan Gram, bakteri
dibedakan 2 macam:
1. Gram positif
2. Gram negatif
Memiliki lapisan peptidoglikan tebal berupa
asam teikoat
Dinding sel yang tebal menyerap kristal
violet saat pewarnaan Gram sehingga
berwarna ungu/biru
Mengandung lebih sedikit asam amino
 Memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis
 Memiliki kandungan lipid lebih tinggi
 Memiliki luar yang melindungi dari lngkungan
yang tidak menguntungkan
 Memiliki lipoposakarida (LPS ) sebagai materi
endotoksin
 Dinding sel yang tebal menyerap kristal
merah muda saat pewarnaan Gram sehingga
berwarna merah muda
 Memiliki 2 lapisan membran,yaitu lapisan
peptidoglikan dan lapisan membran luar
Sering dianggap virus (ukuran terlalu kecil
dan tidak adanya dinding sel), tetapi
memiliki struktur seperti prokariot berupa
ribosom, DNA, dan RNA
Habitat dengan tekanan osmotik yang
terlindung seperti pada sel tubuh hewan
Memiliki membran sebagai kekuatan
Dinding sel pada fungi adalah kitin
Struktur dinding berlapis-lapis
Ketebalan lapisan di pengaruhi oleh umur
sel
Tersusun atas 2 komponen, yaitu kitinn
dan glukan
Benang-benang halus atau matriks yang
tersusun atas senyawa selulosa
(polisakharida dari polimer glukan yang
terdiri dari polimer glukosa) dan terdapat
rangka di dalamnya.
Hemiselulosa
Pektin
Plastik biologik
Protein
lemak
lignin
kutin
Dua macam:
lamela tengah
dinding primer
dinding sekunder
Merupakan dinding yang pertama kali
terbentuk pada waktu terjadi pembelahan
sel, sangat tipis terdiri atas pektin dan atau
protopektin
Perkembangan dr lamela tengah yg
mengalami perubahan primer krn adanya
penebalan dg
selulosa, hemiselulosa, pektin, dan
polisakarida yang bukan selulosa
Perkembangan lebih lanjut dari dinding
primer krn adanya penebalan dengan
lignin, dan hanya dijumpai pada sel
dengan fungsi yang khusus.
Dapat dibedakan menjadi tiga strata:
S1 --- mikrofibril (50 derajat) terhadap
bidang datar
S2 --- mikrofibril (10-20 derajat)
S3 --- mikrofibril tersusun seperti spiral
karakteristik
• Fleksibilitas &
ekstensibilitas
• Ketebalan
• Susunan
mikrofibril
• Pertumbuhan
• Selulosa
• Hemiselulosa
• Lemak
• protein
Dindingprimer
• Tinggi
• Dinamis
• Tidak teratur
• Multinet
• Rendah
• Tinggi
• 5-10%
• 5%
Dindingsekunder
• Rendah
• Statis
• Sejajar
• Tinggi
• Rendah
• Sedikit atau
tidak ada
• sedikit
Aposisi
Zat selulosa/bahan penebalan dlm plasma
sel ditempatkan pd dd primer atau lamela
tengah
Intususepsi
Dd penebalan baru (lignin) disisipkan pd dd
primer diantara benang-benang mikrofibril
yg tlah merenggang
Sentripetal
Penebalan dd sel ke arah lumen sel yg
bersangkutan
Ex : sistolit dlm litokis daun Ficus
Sentrifugal
Penebalan dd sel ke arah luar, berupa
tonjolan di permukaan
Ex : serbuk sari , trikoma
 Teori mosaik
Pd dinding sel tbtk celah-celah akibat regangan dan
tekanan turgor, shg dd sel berlepasan, keadaan
tsb diperbaiki dg menambah endapan-endapan
mikrofibril br pd celah –celah tsb.
Cara penebalannya dg intersusepsi
 Teori multinet
Penebalan dan perluasan permukaan dd primer
diakibatkan oleh pemisahan mikrofibril yg ltknya
melintang dan berubah arahnya, lamela br tbtk dg
mikrofibril lb rapat, bsilangan, dan arahnya
mendekati tranversal semakin memusat.
Cara penebalannya dg aposisi
 Proses pembentukan lempeng sel sebenarnya cukup
kompleks dan terjadi dalam beberapa tahap, yaitu:
 (1) tibanya vesikula-vesikula yang dihasilkan oleh badan golgi
pada bidang pembelahan;
 (2) pembentukan tabung (mikrotubul) berukuran 20 nanometer
yang tumbuh di luar vesikula-vesikula dan
menggabungkannya satu sama lain, dan terus saling
berhubungan membentuk lapisan jaring-jaring yang tebal dan
berserat;
 (3) perubahan bentuk jaring-jaring tubulu-vesikular menjadi
suatu jaring-jaring tubular dan kemudian membentuk struktur
seperti lempeng yang semakin rapat; (4) pembentukan
proyeksi seperti jari-jari pada tepi lempeng sel yang
bergabung dengan membran plasma sel induk;
 (5) pematangan lempeng sel menjadi dinding sel baru.
Tahap akhir pembentukan dinding sel
adalah penutupan lubang.
 Fase telofase pada pembelahan mitosis
Badan golgi-sekresikan pektin-bidang ekuator
sel-lamela tengah&dinding primer
Sel memanjang maksimal
Perubahan orientasi mikrofibril dinding primer
Dinding sekunder
TERIMA KASIH…..
Eva Lestari
Bagaimana ancaman dari luar masuk ke
dalam dinding sel pada
tumbuhan, sedangkan pada tumbuhan ada
dinding sel dan membran sel?
Mahrus Ali
Apakah terdapat hubungan antara dinding
sel dan membran sel pada tumbuhan?
Mengapa terjadi gram positif dan gram
negatif pada bakteri?

dinding sel

  • 1.
    Sel bakteri Sel fungi Seltumbuhan tingkat tinggi
  • 2.
    Merupakan salah satuciri yang membedakan antara sel tumbuhan dan sel hewan.
  • 3.
    1. Memberi bentukpada sel 2. Memberi perlindungan 3. Berperan dalam reproduksi sel 4. Mengatur pertukaran zat dari dalam dan keluar sel 5. Mempertahankan dan menentukan bentuk sel 6. Dukungan dan kekuatan mekanik (memungkinkan tanaman untuk dapat tumbuh tinggi) 7. Mencegah membran sel meledak saat berada di dalam medium hipotonik (yaitu, tahan tekanan air). 8. Mengendalikan laju dan arah pertumbuhan sel dan mengatur volume sel. 9. Memiliki peran metabolisme (yaitu, beberapa protein di dinding sel adalah enzim-enzim untuk transportasi, sekresi).
  • 5.
    Tumbuhan tidak memilikikemampuan berpinda tempat, artinya saat ada ancaman dari sekitar tanaman. Tumbuhan punya kambium untuk membelah. Saat xilem primer dan floem primer terbentuk oleh kambium, terjadi disposisi (penumpukan) selulosa. Sel tumbuhan tidak dapat bergerak dan berkembang bebas, layaknya sel hewan.
  • 7.
    Dinding sel padabakteri tersusun atas peptidoglikan. Peptidoglikan merupakan polimer yang cukup besar. Dinding sel pada bakteri berupa struktur kaku yang terletak disebelah luar membran sel.
  • 9.
    Kelompok bakteri adayang memiliki dinding sel dan ada yang tidak. Bakteri yang memiliki dinding sel dapat dibedakan bedasarkan hasil pengecatan Gram. Berdasarkan pewarnaan Gram, bakteri dibedakan 2 macam: 1. Gram positif 2. Gram negatif
  • 11.
    Memiliki lapisan peptidoglikantebal berupa asam teikoat Dinding sel yang tebal menyerap kristal violet saat pewarnaan Gram sehingga berwarna ungu/biru Mengandung lebih sedikit asam amino
  • 12.
     Memiliki lapisanpeptidoglikan yang lebih tipis  Memiliki kandungan lipid lebih tinggi  Memiliki luar yang melindungi dari lngkungan yang tidak menguntungkan  Memiliki lipoposakarida (LPS ) sebagai materi endotoksin  Dinding sel yang tebal menyerap kristal merah muda saat pewarnaan Gram sehingga berwarna merah muda  Memiliki 2 lapisan membran,yaitu lapisan peptidoglikan dan lapisan membran luar
  • 15.
    Sering dianggap virus(ukuran terlalu kecil dan tidak adanya dinding sel), tetapi memiliki struktur seperti prokariot berupa ribosom, DNA, dan RNA Habitat dengan tekanan osmotik yang terlindung seperti pada sel tubuh hewan Memiliki membran sebagai kekuatan
  • 17.
    Dinding sel padafungi adalah kitin Struktur dinding berlapis-lapis Ketebalan lapisan di pengaruhi oleh umur sel Tersusun atas 2 komponen, yaitu kitinn dan glukan
  • 19.
    Benang-benang halus ataumatriks yang tersusun atas senyawa selulosa (polisakharida dari polimer glukan yang terdiri dari polimer glukosa) dan terdapat rangka di dalamnya.
  • 20.
  • 21.
    Dua macam: lamela tengah dindingprimer dinding sekunder
  • 23.
    Merupakan dinding yangpertama kali terbentuk pada waktu terjadi pembelahan sel, sangat tipis terdiri atas pektin dan atau protopektin
  • 24.
    Perkembangan dr lamelatengah yg mengalami perubahan primer krn adanya penebalan dg selulosa, hemiselulosa, pektin, dan polisakarida yang bukan selulosa
  • 25.
    Perkembangan lebih lanjutdari dinding primer krn adanya penebalan dengan lignin, dan hanya dijumpai pada sel dengan fungsi yang khusus. Dapat dibedakan menjadi tiga strata: S1 --- mikrofibril (50 derajat) terhadap bidang datar S2 --- mikrofibril (10-20 derajat) S3 --- mikrofibril tersusun seperti spiral
  • 26.
    karakteristik • Fleksibilitas & ekstensibilitas •Ketebalan • Susunan mikrofibril • Pertumbuhan • Selulosa • Hemiselulosa • Lemak • protein Dindingprimer • Tinggi • Dinamis • Tidak teratur • Multinet • Rendah • Tinggi • 5-10% • 5% Dindingsekunder • Rendah • Statis • Sejajar • Tinggi • Rendah • Sedikit atau tidak ada • sedikit
  • 27.
    Aposisi Zat selulosa/bahan penebalandlm plasma sel ditempatkan pd dd primer atau lamela tengah Intususepsi Dd penebalan baru (lignin) disisipkan pd dd primer diantara benang-benang mikrofibril yg tlah merenggang
  • 28.
    Sentripetal Penebalan dd selke arah lumen sel yg bersangkutan Ex : sistolit dlm litokis daun Ficus Sentrifugal Penebalan dd sel ke arah luar, berupa tonjolan di permukaan Ex : serbuk sari , trikoma
  • 30.
     Teori mosaik Pddinding sel tbtk celah-celah akibat regangan dan tekanan turgor, shg dd sel berlepasan, keadaan tsb diperbaiki dg menambah endapan-endapan mikrofibril br pd celah –celah tsb. Cara penebalannya dg intersusepsi  Teori multinet Penebalan dan perluasan permukaan dd primer diakibatkan oleh pemisahan mikrofibril yg ltknya melintang dan berubah arahnya, lamela br tbtk dg mikrofibril lb rapat, bsilangan, dan arahnya mendekati tranversal semakin memusat. Cara penebalannya dg aposisi
  • 31.
     Proses pembentukanlempeng sel sebenarnya cukup kompleks dan terjadi dalam beberapa tahap, yaitu:  (1) tibanya vesikula-vesikula yang dihasilkan oleh badan golgi pada bidang pembelahan;  (2) pembentukan tabung (mikrotubul) berukuran 20 nanometer yang tumbuh di luar vesikula-vesikula dan menggabungkannya satu sama lain, dan terus saling berhubungan membentuk lapisan jaring-jaring yang tebal dan berserat;  (3) perubahan bentuk jaring-jaring tubulu-vesikular menjadi suatu jaring-jaring tubular dan kemudian membentuk struktur seperti lempeng yang semakin rapat; (4) pembentukan proyeksi seperti jari-jari pada tepi lempeng sel yang bergabung dengan membran plasma sel induk;  (5) pematangan lempeng sel menjadi dinding sel baru.
  • 32.
    Tahap akhir pembentukandinding sel adalah penutupan lubang.
  • 33.
     Fase telofasepada pembelahan mitosis Badan golgi-sekresikan pektin-bidang ekuator sel-lamela tengah&dinding primer Sel memanjang maksimal Perubahan orientasi mikrofibril dinding primer Dinding sekunder
  • 34.
  • 35.
    Eva Lestari Bagaimana ancamandari luar masuk ke dalam dinding sel pada tumbuhan, sedangkan pada tumbuhan ada dinding sel dan membran sel? Mahrus Ali Apakah terdapat hubungan antara dinding sel dan membran sel pada tumbuhan? Mengapa terjadi gram positif dan gram negatif pada bakteri?