Prodi Keperawatan

Konsep Dasar Keperawatan
Kegiatan Belajar 4

PERENCANAAN KEPERAWATAN

Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan
Jakarta 2013
Pengertian
Rencana
Keperawatan
Perencanaan adalah
pengembangan strategi desain
untuk
mencegah, mengurangi, dan
mengatasi masalah-masalah yang
telah diidentifikasi dalam diagnosis
keperawatan.
Tujuan Rencana
Keperawatan
Tujuan Administrasi
Administrasi mengidentifikasi
fokus keperawatan, Fokus
intervensi keperawatan dapat
diidentifikasi melalui rencana
keperawatan yang disusun.

1

Administrasi membedakan
tanggung jawab Anda sebagai
perawat dengan profesi
kesehatan yang lain.

2

Administrasi menyediakan
kriteria guna mengevaluasi
hasil keperawatan.

3
Tujuan Rencana
Keperawatan
Tujuan Klinik
Merupakan penunjuk dalam
pelaksanaan tindakan
keperawatan.

1

Sebagai alat Komunikasi

2

Selain itu tujuan perencanaan
merupakan gambaran
intervensi yang spesifik.

3
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
1

Menentukan prioritas masalah
keperawatan.

Bertujuan untuk menentukan masalah
yang akan menjadi skala prioritas
untuk diselesaikan atau dilatasi terlebih
dahulu.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
1

Menentukan prioritas masalah
keperawatan.

Standar V: standar asuhan keperawatan
Dalam standar V asuhan keperawatan,
prioritas dititikberatkan pada masalah yang
mengancam kehidupan. Skala prioritasnya
Anda tentukan dengan konsep berikut.
a)

Prioritas pertama masalah yang mengancam
kehidupan.

b)

Prioritas kedua masalah yang mengancam
kesehatan.

c)

Prioritas ketiga masalah yang mempengaruhi
perilaku manusia.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
1

Menentukan prioritas masalah
keperawatan.

Depkes RI, 1992 : Pedoman Asuhan
Keperawatan
Pedoman asuhan keperawatan
menetapkan hal seabgai berikut :

a) Prioritas pertama diberikan pada masalah
aktual
b) Prioritas kedua pada masalah potensial
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
1

Menentukan prioritas masalah
keperawatan.

Hierarki Maslow
Maslow telah membuat lima hierarki
kebutuhan dasar manusia. Hierarki
yang menjadi prioritas pemenuhan
terletak pada kebutuhan dasar yang
bersifat fisiologis.

Kebutuhan Aktualisasi Diri

Kebutuhan Harga Diri

Kebutuhan Cinta & Dicintai

Kebutuhan Keselamatan & Keamanan

Kebutuhan Fisiologi
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
1

Menentukan prioritas masalah
keperawatan.

Pendekatan Body System (B1 sd B6)
Pendekatan ini menitikberatkan pada
fungsi sistem tubuh. Dalam
pendekatan ini, fungsi pernapasan
menjadi prioritas pertama karena
gangguan pada fungsi ini dapat
mengancam jiwa klien.

1.

B2 Breathing (Jalan Nafas & Pernapasan)

2.

B3 Blood (Darah & Sirkulasi Darah)

3.

B3 Brain (Kesadaran)

4.

B4 Bladder (Perkemihan)

5.

B5 Bowel (Perencanaan)

6.

B6 Bone (Kulit, Selaput Lendir & Tulang)
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
2

Tujuan

Pengertian
Tujuan yang Anda tetapkan
merupakan perubahan prilaku pasien
yang diharapkan oleh Anda setelah
tindakan keperawatan berhasil
dilakukan.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
2

Tujuan

Kriteria Tujuan (Standar V Asuhan
Keperawatan)
Kriteria tujuan yang Anda rumuskan
harus dirumuskan secara singkat dan
jelas, Anda susun berdasarkan
diagnosa keperawatan, spesifik, dapat
diukur/diobservasi, realiti atau dapat
dicapai, terdiri dari subjek, perilaku,
kondisi dan kriteria tujuan.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
2

Tujuan

Rumusan Tujuan
Selanjutnya bagaimana caranya
membuat rumusan dalam
menentukan tujuan rencana asuhan
keperawatan.
Formulasi Rumusan Tujuan
Formulasi PERTAMA sebagi berikut

S+P+H+K+T

S

P

artinya subjek,
Predikat, kata
Siapa yang
kerja yang dapat
mencapai tujuan Anda ukur
, Anda tulis
sebelum kata
kerja kata
“mampu”.

H

artinya
Hasil, respons
fisiologis dan
gaya hidup Anda
harapkan dari
klien terhadap
intervensi.

K

artinya
Kriteria, menguk
ur kemajuan
klien dalam
mencapai hasil.

T

artinya Kriteria,
mengukur
kemajuan klien
dalam mencapai
hasil.
Formulasi Rumusan Tujuan
Formulasi KEDUA sebagi berikut

S+P+K

S

artinya subjek,
Siapa yang
mencapai tujuan

P
Predikat, kata
kerja yang dapat
Anda ukur ,
Anda tulis
sebelum kata
kerja kata
“mampu”.

K

Kriteria/kondisi
pencapaian
tujuan
Formulasi Rumusan Tujuan
Formulasi KETIGA sebagi berikut

S+M+A+R+T

S

M

Spesifik,berfoku
s pada
pasien, singkat
dan jelas.

artinya
Meansurable,
dapat diukur.

A

R

T

artinya
artinya
artinya
Time, kontrak
Achievable, reali Reasonable,
Ditentukan oleh waktu.
stis.
perawat dan
klien.
Formulasi Rumusan Tujuan
Kesimpulan Dari Tiga Formulasi Tersebut

Dari tiga formulasi rumusan masalah diatas , dapat diambil kesimpulan
bahwa dalam menetapkan tujuan harus ada tiga unsur sebagai berikut :

1)Subjek,

yaitu orang akan mencapai tujuan. Orang yang
dimaksud adalah klien, keluarga klien, atau bagian dari keluarga
klien.

2)Predikat,

yaitu perilaku yang diinginkan berubah dari klien
setelah tujuan itu tercapai. Perilaku ditunjukkan dengan
menggunakan kata kerja yang dapat diukur.

3)Kriteria/ kondisi, yaitu kriteria/kondisi

yang menunjukkan kapan
atau pada saat bagaimana perilaku telah mencapai tujuan yang
diinginkan.
Formulasi Rumusan Tujuan
Contoh Tujuan

a) Klien dapat beradaptasi terhadap nyeri selama proses persalinan.
b) Nyeri klien berkurang dalam waktu 1 x 24 jam.
c) Nyeri klien hilang dalam waktu 3 x 24 jam.
d) Integritas kulit tetap utuh selam klien tidak sadar.
e) Klien mamapu berjalan sejauh 10 meter dengan bantuan 1 orang
perawat dalam waktu 3 x 24 jam.

f) Istri klien mampu menyuntikkan insulin dengan benar setelah
pembelajaran selama 30 menit.
g) Setelah pembelaljaran yang pertama, klien mamapu
mendemonstrasikan breast care dengan benar.
h) Toleransi aktivitas klien meningkat dalam waktu 2 x 24 jam.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
3

Kriteria Hasil

Kriteria Hasil
Merupakan batasan karakteristik atau
indikator keberhasilan dari tujuan yang
telah ditetapkan.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
3

Kriteria Hasil

Perubahan Kognitif
Yaitu perubahan pengetahuan klien
dari keadaan tidak tahu., kurang tahu
dan salah konsep menjadi tahu dan
mempunyai konsep yang benar.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
3

Kriteria Hasil

Perubahan Afektif
Yaitu perubahan status emosional, dan
keadaan menolak, pengingkaran,
marah, tidak kooperatif, koping tidak
efektif, serta menjadi perilaku asertif
dan kooperatif.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
3

Kriteria Hasil

Perubahan Psikomotor
Merupakan bentuk perilaku aktif yang
dapat dilihat melalui perubahan
tindakan klien secara nyata, yaitu
perubahan dari ketidakmampuan
melakukan suatu keterampilan
perawatan diri menjadi mampu dan
mandiri.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
3

Kriteria Hasil

Perubahan Aspek Tubuh
Respons tubuh yang timbul akibat
kedaaan patologis, tindakan atau
situasi yang mengancam. Perubahan
perilaku yang Anda inginkan adalah
perubahan dari kondsi abnormal
menjadi normal.
Contoh Kriteria Hasil
Aspek Kognitif

a) Contoh kriteria hasil berhubungan dengan aspek kognitif :
b) Menyebutkan perawatan diabet nonfarmakologis dengan besar.
c) Menyebutkan tiga penanganaan pertama diare dengan tepat.
d) Menyebutkan tiga penmanganan pertama diare dengan tepat.
e) Mengidentifikasi lima gejala morbili dengan benar.
Contoh Kriteria Hasil
Aspek Afektif

a) Contoh kriteria hasil berhubungan dengan aspek afektif :
b) Menyatakan keinginannya untuk berhubungan dengan staf.
c) Mengungkapkan perasaan kecemasan secara terbuka.
d) Mampu mengidentifikasi perasaan tentang aspek positif dan negative
diri dengan seimbang.
Contoh Kriteria Hasil
Aspek Psikomotor

a) Mampu mendemonstrasikan perawatan tali pusat dengan benar.
b) Mampu mendemonstrasikan cara menyuntik insulin dengan benar.
c) Mampu mendeminstrasikan cara perawatan payudara postpartum
dengan benar.
Contoh Kriteria Hasil
Aspek Fungsi Tubuh

a) Mampu mendemonstrasikan perawatan tali pusat dengan benar.
b) Mampu mendemonstrasikan cara menyuntik insulin dengan benar.
c) Mampu mendeminstrasikan cara perawatan payudara postpartum
dengan benar.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
5

Merumuskan rencana tindakan
keperawatan.

Tipe Rencana Tindakan Keperawatan
terdiri dari :
• Diagnostik/Obserevasi
• Terapeutik/Nursing Treatment
• Penyuluhan /Health Education/Pendidikan
Kesehatan
• Rujukan /Kolaborasi/Medical Treatment
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
5

Merumuskan rencana tindakan
keperawatan.

Diagnostik/Obserevasi
Rencana tindakan keperawatan
diagnostik adalah rencana tindakan
untuk mengkaji atau melakukan
observasi terhadap kemajuan klien
dengan pemantauan secara langsung
yang Anda lakukan secara kontinu.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
5

Merumuskan rencana tindakan
keperawatan.

Terapeutik/Nursing Treatment
Rencana tindakan keperawatan
terpeutik adalah rencana tindakn
yang ditetapkan untuk
mengurangi,memperbaiaki dan
mencegah perluasan masalah.
Rencana tindakan ini berupa intervensi
mandiri Anda yang bersumber dari
ilmu, kiat dan seni keperawatan.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
5

Merumuskan rencana tindakan
keperawatan.

Penyuluhan /Health
Education/Pendidikan Kesehatan
Rencana tindakan keperawatan yang
berbentuk pendidikan kesehatan
adalah rencana tindakan yang Anda
tetapkan bertujuan untuk
meningkatkan perawatan diri kilen
dengan penekanan pada partisispasi
klien untuk betanggung jawab
terhadap perawatan diri, terutama
untuk perawatan dirumah.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
5

Merumuskan rencana tindakan
keperawatan.

Rujukan /Kolaborasi/Medical
Treatment
Rencana tindakan keperawatan
kolaboratif adalah tindakan medis
yang dilimpahkan kepada Anda.
Rencana kolaboratif ini disesuaikan
dengan masalah yang terjadi.
Contoh Rencana Tindakan Keperawatan
Keperawatan Diagnostik

• Lakukan nobservasi terhadap tekanan darah,nadi,suhu, dan respirasi
tiap 8 jam.

• Lakukan observasi terhadap intake dan output tiap 24 jam.
• Lakukan obsertvasi terhadap tingkat kesadaran dan tAnda-tAnda
peningkatan tekanan intrakranial (nyeri kepala, muntah proyektil,
tekanan darah naik, nadi cepat dan lemah ) tiap 4 jam.
Contoh Rencana Tindakan Keperawatan
Keperawatan Terapeutik

• Lakukan ROM pasif pada kaki klien 4x/hari.
• Lakukan counter presser pada daerah sakral sewaktru His.
• Lakukan manajemen keperawatan luka gangren tiap hari.
Contoh Rencana Tindakan Keperawatan
Keperawatan Penyuluhan

• Jelaskan pada keluarga tentang perawatan anak demam dirumah.
• Jelaskan pada klien dan keluarga tentang diet diabetes melitus.
• Jelaskan pada klien dan keluarga tentang penyakit dan
perawatannya.
Contoh Rencana Tindakan Keperawatan
Keperawatan Kolaboratif

• Laksanakan hasil kolaborasi pemberian paracetamol 3x 500 mg / hari.
• Melaksanakan hasil kolaborasi infus D5 2000 cc /hari, PPC 3x1 juta IU
IM, 02 3 liter/menit.
Kegiatan Dalam
Diagnosis
Keperawatan
6

Menetapkan rasional rencana
tindakan keperawatan

Rasional rencana tindakan
keperawatan
Adalah dasar pemikiran atau alasan
ilmiah yang mendasari ditetapkannya
rencana tindakan keperawatan.
Kegiatan ini pada umumnya
diperlukan untuk proses pembelajaran,
dengan harapan Anda dapat
menerapkan prinsip dan konsep ilmiah
yang mendasari ditetapkannya desain
rencana keperawatan.
Contoh rasional rencana tindakan keperawatan
Tindakan Referal/Rujukan

Rencana Tindakan

Rasional

Berikan resepin 3 x 5mg per

Reserpin : mengosongkan ketokolamin dan

oral

serotonin di otak,adrenal,,dan jantung,serta
menghambat ambilan norepineprinke dalam
vesikel prasinap.

Berikan tiazid sesuai dosis

Tiazid : penghambatan mekanisme reabsorbsi

protap

elektrolit pada tubuli distal sehingga terjhadi
peningkatan eksresi natrium,klorida,dan
sejumlah air.

Berikan parasetamol 3 x
500mg PO,Ampicilin 3 x
500mg PO.

Profesionalisme lebih cepat.
Contoh rasional rencana tindakan keperawatan
Tindakan Diagnostik

Rencana Tindakan
Kaji tekanan darah dan nadi

Rasional
Dehidrasi dapat menurunkan sirkulasi dan
mempengaruhi tekanan darah dan nadi.

Pantau frekuensi pernapasan MgSO4 dapat menekan pernapasan bila kadar
obat mencapai tingkat toksik.
Pantau masukan dan

Peningkatan dieresis yang terjadi dapat

keluaran

mengakibatkan kehilangan cairan.
Contoh rasional rencana tindakan keperawatan
Tindakan Terapeutik

Rencana Tindakan

Rasional

Posisikan klien miring kiri

Kompresi aorta dan vena cava Inferior dapat

selama kala I persalinan

dicegah sedangkan aliran balik vena, sirkulasi
plasenta dan ferfusi ginjal dapat meningkat.

Pijat uterus dengan

Sensai pada uterus merupakan stimuli yang

perlahan

dapat meningkatkan tonus uterus dan
kontraktitilitas miometrium.

Berikan kompres dingin

Perpindahan panas melalui sistem konduksi
darei tubuh ke media kompres
Contoh rasional rencana tindakan keperawatan
Tindakan Penyuluhan

Rencana Tindakan

Rasional

Jelaskan penggunaan

Tanpa dukungan yang efektif kesulitan proses

sumber yang tersedia.

penintegrasian anggota baru kedalam keluaraga

mungkin menjadi lebih sulit.

Jelaskan pilihan metode KB Kehamilan dapat terjadi sebelum awitan
menstruasi reguler
Jelaskan perubahan

Penurunan kadar estrogen yang kontinu

fisiologis respon seksual

mengakibatkan kekeringan vagina.Ukuran titik

selama 3 bulan pertama.

orgasme dan kekuatan kontraksi orgasme
menurun.pasutri yang tidak mengetahui
perubahan ini akan mengalami kecemasn.
Format Rencana Tindakan Keperawatan
TANGGAL/
JAM

DIAGNOSIS
KEPERAWATAN

TUJUAN DAN
KRITERIA HASIL

RENCANA
TINDAKAN

RASIONAL

PARAF
•

http://www.mindfreedom.org/campaign/madpride/other-info/how-to/hypodermicneedle/image

•

http://static.inilah.com/data/berita/foto/54711.jpg

•

http://balancebiomechanics.files.wordpress.com/2012/01/facia.jpg?w=774

•

http://www.nationalsmilemonth.org/images/page_images/Smile_Lips_2013.jpg

•

http://4.bp.blogspot.com/uNFuRicV7Tc/UiTvA_iBZsI/AAAAAAAAQ6k/RMwYVIEBI_E/s1600/photo.JPG

•

http://info.agmednet.com/Portals/115967/images/Eligibility%20Criteria1.jpg

•

http://albalum.files.wordpress.com/2013/01/direction-wallpaper-141.jpg

•

http://www.communityni.org/sites/default/files/images/first_aid.jpg

•

http://timeman.com/wp-content/uploads/2011/03/Clock-Scale-HourGlass-w-.jpg

•

http://us.123rf.com/400wm/400/400/machacekcz/machacekcz1201/machacekcz12
0100048/12292010-thumbs-up-number-one.jpg

•

http://developmentcrossroads.com/wp-content/uploads/2011/08/plan.jpg

•

http://pakiroel.files.wordpress.com/2012/10/standar.jpg

Sumber
Gambar

Perencanaan Keperawatan

  • 1.
    Prodi Keperawatan Konsep DasarKeperawatan Kegiatan Belajar 4 PERENCANAAN KEPERAWATAN Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan Jakarta 2013
  • 2.
    Pengertian Rencana Keperawatan Perencanaan adalah pengembangan strategidesain untuk mencegah, mengurangi, dan mengatasi masalah-masalah yang telah diidentifikasi dalam diagnosis keperawatan.
  • 3.
    Tujuan Rencana Keperawatan Tujuan Administrasi Administrasimengidentifikasi fokus keperawatan, Fokus intervensi keperawatan dapat diidentifikasi melalui rencana keperawatan yang disusun. 1 Administrasi membedakan tanggung jawab Anda sebagai perawat dengan profesi kesehatan yang lain. 2 Administrasi menyediakan kriteria guna mengevaluasi hasil keperawatan. 3
  • 4.
    Tujuan Rencana Keperawatan Tujuan Klinik Merupakanpenunjuk dalam pelaksanaan tindakan keperawatan. 1 Sebagai alat Komunikasi 2 Selain itu tujuan perencanaan merupakan gambaran intervensi yang spesifik. 3
  • 5.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 1 Menentukan prioritasmasalah keperawatan. Bertujuan untuk menentukan masalah yang akan menjadi skala prioritas untuk diselesaikan atau dilatasi terlebih dahulu.
  • 6.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 1 Menentukan prioritasmasalah keperawatan. Standar V: standar asuhan keperawatan Dalam standar V asuhan keperawatan, prioritas dititikberatkan pada masalah yang mengancam kehidupan. Skala prioritasnya Anda tentukan dengan konsep berikut. a) Prioritas pertama masalah yang mengancam kehidupan. b) Prioritas kedua masalah yang mengancam kesehatan. c) Prioritas ketiga masalah yang mempengaruhi perilaku manusia.
  • 7.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 1 Menentukan prioritasmasalah keperawatan. Depkes RI, 1992 : Pedoman Asuhan Keperawatan Pedoman asuhan keperawatan menetapkan hal seabgai berikut : a) Prioritas pertama diberikan pada masalah aktual b) Prioritas kedua pada masalah potensial
  • 8.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 1 Menentukan prioritasmasalah keperawatan. Hierarki Maslow Maslow telah membuat lima hierarki kebutuhan dasar manusia. Hierarki yang menjadi prioritas pemenuhan terletak pada kebutuhan dasar yang bersifat fisiologis. Kebutuhan Aktualisasi Diri Kebutuhan Harga Diri Kebutuhan Cinta & Dicintai Kebutuhan Keselamatan & Keamanan Kebutuhan Fisiologi
  • 9.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 1 Menentukan prioritasmasalah keperawatan. Pendekatan Body System (B1 sd B6) Pendekatan ini menitikberatkan pada fungsi sistem tubuh. Dalam pendekatan ini, fungsi pernapasan menjadi prioritas pertama karena gangguan pada fungsi ini dapat mengancam jiwa klien. 1. B2 Breathing (Jalan Nafas & Pernapasan) 2. B3 Blood (Darah & Sirkulasi Darah) 3. B3 Brain (Kesadaran) 4. B4 Bladder (Perkemihan) 5. B5 Bowel (Perencanaan) 6. B6 Bone (Kulit, Selaput Lendir & Tulang)
  • 10.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 2 Tujuan Pengertian Tujuan yangAnda tetapkan merupakan perubahan prilaku pasien yang diharapkan oleh Anda setelah tindakan keperawatan berhasil dilakukan.
  • 11.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 2 Tujuan Kriteria Tujuan(Standar V Asuhan Keperawatan) Kriteria tujuan yang Anda rumuskan harus dirumuskan secara singkat dan jelas, Anda susun berdasarkan diagnosa keperawatan, spesifik, dapat diukur/diobservasi, realiti atau dapat dicapai, terdiri dari subjek, perilaku, kondisi dan kriteria tujuan.
  • 12.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 2 Tujuan Rumusan Tujuan Selanjutnyabagaimana caranya membuat rumusan dalam menentukan tujuan rencana asuhan keperawatan.
  • 13.
    Formulasi Rumusan Tujuan FormulasiPERTAMA sebagi berikut S+P+H+K+T S P artinya subjek, Predikat, kata Siapa yang kerja yang dapat mencapai tujuan Anda ukur , Anda tulis sebelum kata kerja kata “mampu”. H artinya Hasil, respons fisiologis dan gaya hidup Anda harapkan dari klien terhadap intervensi. K artinya Kriteria, menguk ur kemajuan klien dalam mencapai hasil. T artinya Kriteria, mengukur kemajuan klien dalam mencapai hasil.
  • 14.
    Formulasi Rumusan Tujuan FormulasiKEDUA sebagi berikut S+P+K S artinya subjek, Siapa yang mencapai tujuan P Predikat, kata kerja yang dapat Anda ukur , Anda tulis sebelum kata kerja kata “mampu”. K Kriteria/kondisi pencapaian tujuan
  • 15.
    Formulasi Rumusan Tujuan FormulasiKETIGA sebagi berikut S+M+A+R+T S M Spesifik,berfoku s pada pasien, singkat dan jelas. artinya Meansurable, dapat diukur. A R T artinya artinya artinya Time, kontrak Achievable, reali Reasonable, Ditentukan oleh waktu. stis. perawat dan klien.
  • 16.
    Formulasi Rumusan Tujuan KesimpulanDari Tiga Formulasi Tersebut Dari tiga formulasi rumusan masalah diatas , dapat diambil kesimpulan bahwa dalam menetapkan tujuan harus ada tiga unsur sebagai berikut : 1)Subjek, yaitu orang akan mencapai tujuan. Orang yang dimaksud adalah klien, keluarga klien, atau bagian dari keluarga klien. 2)Predikat, yaitu perilaku yang diinginkan berubah dari klien setelah tujuan itu tercapai. Perilaku ditunjukkan dengan menggunakan kata kerja yang dapat diukur. 3)Kriteria/ kondisi, yaitu kriteria/kondisi yang menunjukkan kapan atau pada saat bagaimana perilaku telah mencapai tujuan yang diinginkan.
  • 17.
    Formulasi Rumusan Tujuan ContohTujuan a) Klien dapat beradaptasi terhadap nyeri selama proses persalinan. b) Nyeri klien berkurang dalam waktu 1 x 24 jam. c) Nyeri klien hilang dalam waktu 3 x 24 jam. d) Integritas kulit tetap utuh selam klien tidak sadar. e) Klien mamapu berjalan sejauh 10 meter dengan bantuan 1 orang perawat dalam waktu 3 x 24 jam. f) Istri klien mampu menyuntikkan insulin dengan benar setelah pembelajaran selama 30 menit. g) Setelah pembelaljaran yang pertama, klien mamapu mendemonstrasikan breast care dengan benar. h) Toleransi aktivitas klien meningkat dalam waktu 2 x 24 jam.
  • 18.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 3 Kriteria Hasil KriteriaHasil Merupakan batasan karakteristik atau indikator keberhasilan dari tujuan yang telah ditetapkan.
  • 19.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 3 Kriteria Hasil PerubahanKognitif Yaitu perubahan pengetahuan klien dari keadaan tidak tahu., kurang tahu dan salah konsep menjadi tahu dan mempunyai konsep yang benar.
  • 20.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 3 Kriteria Hasil PerubahanAfektif Yaitu perubahan status emosional, dan keadaan menolak, pengingkaran, marah, tidak kooperatif, koping tidak efektif, serta menjadi perilaku asertif dan kooperatif.
  • 21.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 3 Kriteria Hasil PerubahanPsikomotor Merupakan bentuk perilaku aktif yang dapat dilihat melalui perubahan tindakan klien secara nyata, yaitu perubahan dari ketidakmampuan melakukan suatu keterampilan perawatan diri menjadi mampu dan mandiri.
  • 22.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 3 Kriteria Hasil PerubahanAspek Tubuh Respons tubuh yang timbul akibat kedaaan patologis, tindakan atau situasi yang mengancam. Perubahan perilaku yang Anda inginkan adalah perubahan dari kondsi abnormal menjadi normal.
  • 23.
    Contoh Kriteria Hasil AspekKognitif a) Contoh kriteria hasil berhubungan dengan aspek kognitif : b) Menyebutkan perawatan diabet nonfarmakologis dengan besar. c) Menyebutkan tiga penanganaan pertama diare dengan tepat. d) Menyebutkan tiga penmanganan pertama diare dengan tepat. e) Mengidentifikasi lima gejala morbili dengan benar.
  • 24.
    Contoh Kriteria Hasil AspekAfektif a) Contoh kriteria hasil berhubungan dengan aspek afektif : b) Menyatakan keinginannya untuk berhubungan dengan staf. c) Mengungkapkan perasaan kecemasan secara terbuka. d) Mampu mengidentifikasi perasaan tentang aspek positif dan negative diri dengan seimbang.
  • 25.
    Contoh Kriteria Hasil AspekPsikomotor a) Mampu mendemonstrasikan perawatan tali pusat dengan benar. b) Mampu mendemonstrasikan cara menyuntik insulin dengan benar. c) Mampu mendeminstrasikan cara perawatan payudara postpartum dengan benar.
  • 26.
    Contoh Kriteria Hasil AspekFungsi Tubuh a) Mampu mendemonstrasikan perawatan tali pusat dengan benar. b) Mampu mendemonstrasikan cara menyuntik insulin dengan benar. c) Mampu mendeminstrasikan cara perawatan payudara postpartum dengan benar.
  • 27.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 5 Merumuskan rencanatindakan keperawatan. Tipe Rencana Tindakan Keperawatan terdiri dari : • Diagnostik/Obserevasi • Terapeutik/Nursing Treatment • Penyuluhan /Health Education/Pendidikan Kesehatan • Rujukan /Kolaborasi/Medical Treatment
  • 28.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 5 Merumuskan rencanatindakan keperawatan. Diagnostik/Obserevasi Rencana tindakan keperawatan diagnostik adalah rencana tindakan untuk mengkaji atau melakukan observasi terhadap kemajuan klien dengan pemantauan secara langsung yang Anda lakukan secara kontinu.
  • 29.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 5 Merumuskan rencanatindakan keperawatan. Terapeutik/Nursing Treatment Rencana tindakan keperawatan terpeutik adalah rencana tindakn yang ditetapkan untuk mengurangi,memperbaiaki dan mencegah perluasan masalah. Rencana tindakan ini berupa intervensi mandiri Anda yang bersumber dari ilmu, kiat dan seni keperawatan.
  • 30.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 5 Merumuskan rencanatindakan keperawatan. Penyuluhan /Health Education/Pendidikan Kesehatan Rencana tindakan keperawatan yang berbentuk pendidikan kesehatan adalah rencana tindakan yang Anda tetapkan bertujuan untuk meningkatkan perawatan diri kilen dengan penekanan pada partisispasi klien untuk betanggung jawab terhadap perawatan diri, terutama untuk perawatan dirumah.
  • 31.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 5 Merumuskan rencanatindakan keperawatan. Rujukan /Kolaborasi/Medical Treatment Rencana tindakan keperawatan kolaboratif adalah tindakan medis yang dilimpahkan kepada Anda. Rencana kolaboratif ini disesuaikan dengan masalah yang terjadi.
  • 32.
    Contoh Rencana TindakanKeperawatan Keperawatan Diagnostik • Lakukan nobservasi terhadap tekanan darah,nadi,suhu, dan respirasi tiap 8 jam. • Lakukan observasi terhadap intake dan output tiap 24 jam. • Lakukan obsertvasi terhadap tingkat kesadaran dan tAnda-tAnda peningkatan tekanan intrakranial (nyeri kepala, muntah proyektil, tekanan darah naik, nadi cepat dan lemah ) tiap 4 jam.
  • 33.
    Contoh Rencana TindakanKeperawatan Keperawatan Terapeutik • Lakukan ROM pasif pada kaki klien 4x/hari. • Lakukan counter presser pada daerah sakral sewaktru His. • Lakukan manajemen keperawatan luka gangren tiap hari.
  • 34.
    Contoh Rencana TindakanKeperawatan Keperawatan Penyuluhan • Jelaskan pada keluarga tentang perawatan anak demam dirumah. • Jelaskan pada klien dan keluarga tentang diet diabetes melitus. • Jelaskan pada klien dan keluarga tentang penyakit dan perawatannya.
  • 35.
    Contoh Rencana TindakanKeperawatan Keperawatan Kolaboratif • Laksanakan hasil kolaborasi pemberian paracetamol 3x 500 mg / hari. • Melaksanakan hasil kolaborasi infus D5 2000 cc /hari, PPC 3x1 juta IU IM, 02 3 liter/menit.
  • 36.
    Kegiatan Dalam Diagnosis Keperawatan 6 Menetapkan rasionalrencana tindakan keperawatan Rasional rencana tindakan keperawatan Adalah dasar pemikiran atau alasan ilmiah yang mendasari ditetapkannya rencana tindakan keperawatan. Kegiatan ini pada umumnya diperlukan untuk proses pembelajaran, dengan harapan Anda dapat menerapkan prinsip dan konsep ilmiah yang mendasari ditetapkannya desain rencana keperawatan.
  • 37.
    Contoh rasional rencanatindakan keperawatan Tindakan Referal/Rujukan Rencana Tindakan Rasional Berikan resepin 3 x 5mg per Reserpin : mengosongkan ketokolamin dan oral serotonin di otak,adrenal,,dan jantung,serta menghambat ambilan norepineprinke dalam vesikel prasinap. Berikan tiazid sesuai dosis Tiazid : penghambatan mekanisme reabsorbsi protap elektrolit pada tubuli distal sehingga terjhadi peningkatan eksresi natrium,klorida,dan sejumlah air. Berikan parasetamol 3 x 500mg PO,Ampicilin 3 x 500mg PO. Profesionalisme lebih cepat.
  • 38.
    Contoh rasional rencanatindakan keperawatan Tindakan Diagnostik Rencana Tindakan Kaji tekanan darah dan nadi Rasional Dehidrasi dapat menurunkan sirkulasi dan mempengaruhi tekanan darah dan nadi. Pantau frekuensi pernapasan MgSO4 dapat menekan pernapasan bila kadar obat mencapai tingkat toksik. Pantau masukan dan Peningkatan dieresis yang terjadi dapat keluaran mengakibatkan kehilangan cairan.
  • 39.
    Contoh rasional rencanatindakan keperawatan Tindakan Terapeutik Rencana Tindakan Rasional Posisikan klien miring kiri Kompresi aorta dan vena cava Inferior dapat selama kala I persalinan dicegah sedangkan aliran balik vena, sirkulasi plasenta dan ferfusi ginjal dapat meningkat. Pijat uterus dengan Sensai pada uterus merupakan stimuli yang perlahan dapat meningkatkan tonus uterus dan kontraktitilitas miometrium. Berikan kompres dingin Perpindahan panas melalui sistem konduksi darei tubuh ke media kompres
  • 40.
    Contoh rasional rencanatindakan keperawatan Tindakan Penyuluhan Rencana Tindakan Rasional Jelaskan penggunaan Tanpa dukungan yang efektif kesulitan proses sumber yang tersedia. penintegrasian anggota baru kedalam keluaraga mungkin menjadi lebih sulit. Jelaskan pilihan metode KB Kehamilan dapat terjadi sebelum awitan menstruasi reguler Jelaskan perubahan Penurunan kadar estrogen yang kontinu fisiologis respon seksual mengakibatkan kekeringan vagina.Ukuran titik selama 3 bulan pertama. orgasme dan kekuatan kontraksi orgasme menurun.pasutri yang tidak mengetahui perubahan ini akan mengalami kecemasn.
  • 41.
    Format Rencana TindakanKeperawatan TANGGAL/ JAM DIAGNOSIS KEPERAWATAN TUJUAN DAN KRITERIA HASIL RENCANA TINDAKAN RASIONAL PARAF
  • 42.
    • http://www.mindfreedom.org/campaign/madpride/other-info/how-to/hypodermicneedle/image • http://static.inilah.com/data/berita/foto/54711.jpg • http://balancebiomechanics.files.wordpress.com/2012/01/facia.jpg?w=774 • http://www.nationalsmilemonth.org/images/page_images/Smile_Lips_2013.jpg • http://4.bp.blogspot.com/uNFuRicV7Tc/UiTvA_iBZsI/AAAAAAAAQ6k/RMwYVIEBI_E/s1600/photo.JPG • http://info.agmednet.com/Portals/115967/images/Eligibility%20Criteria1.jpg • http://albalum.files.wordpress.com/2013/01/direction-wallpaper-141.jpg • http://www.communityni.org/sites/default/files/images/first_aid.jpg • http://timeman.com/wp-content/uploads/2011/03/Clock-Scale-HourGlass-w-.jpg • http://us.123rf.com/400wm/400/400/machacekcz/machacekcz1201/machacekcz12 0100048/12292010-thumbs-up-number-one.jpg • http://developmentcrossroads.com/wp-content/uploads/2011/08/plan.jpg • http://pakiroel.files.wordpress.com/2012/10/standar.jpg Sumber Gambar