MATEMATIKA 
KEUANGAN DAN BISNIS
BUNGA SEDERHANA
A. PENGERTIAN BUNGA 
Bunga ((IInntteerreesstt)) aaddaallaahh ttaammbbaahhaann uuaanngg sseebbaaggaaii jjaassaa aattaass sseejjuummllaahh mmooddaall yyaanngg 
ddiittaannaamm aattaauu kkeelleebbiihhaann ppeemmbbaayyaarraann ddaarrii yyaanngg sseehhaarruussnnyyaa.. 
BBuunnggaa bbiiaassaannyyaa ddiinnyyaattaakkaann ddaallaamm bbeennttuukk ppeerrsseenn ((%%)) tteerrhhaaddaapp mmooddaall aawwaall ddaann 
ddiippeerrhhiittuunnggkkaann uunnttuukk sseettiiaapp jjaannggkkaa wwaakkttuu tteerrtteennttuu ddaann ddiisseebbuutt ssuukkuu bbuunnggaa.. 
AAppaabbiillaa ssuuaattuu mmooddaall ddiippeerrbbuunnggaakkaann aattaass ddaassaarr bbuunnggaa pp%% sseettiiaapp ttaahhuunn ddaann bbeessaarr 
bbuunnggaa yyaanngg ddiibbaayyaarrkkaann ppaaddaa aakkhhiirr sseettiiaapp ttaahhuunn ddiiaammbbiill ((bbeessaarrnnyyaa tteettaapp)) mmaakkaa 
ppeerrhhiittuunnggaann bbuunnggaa sseeppeerrttii iittuu ddiisseebbuutt BBuunnggaa TTuunnggggaall.. 
SSeeddaannggkkaann jjiikkaa ppaaddaa sseettiiaapp aakkhhiirr ttaahhuunn bbuunnggaannyyaa ttiiddaakk ddiiaammbbiill mmaakkaa bbuunnggaa iittuu 
aakkaann ddiittaammbbaahhkkaann kkeeppaaddaa mmooddaall ddaann bbeerrbbuunnggaa llaaggii ppaaddaa wwaakkttuu bbeerriikkuuttnnyyaa,, 
ppeerrhhiittuunnggaann bbuunnggaa sseeppeerrttii iittuu ddiisseebbuutt BBuunnggaa MMaajjeemmuukk..
PENDAHULUAN 
Jika ada 2 pilihan untuk kita, yaitu: 
a. Menerima Rp 1.000.000 hari ini 
b. Menerima Rp 1.000.000 enam bulan lagi? Pilih mana 
Pasti kebanyakan dari kita memilih Rp 1.000.000 hari ini,mengapa? 
Karena kalau menerima pada hari ini sifatnya pasti sedangkan apabila 
menerimanya enam bulan lagi adalah tidak pasti. 
Ini bukan jawaban yang diharapkan. Untuk menghindari jawaban ini, dalam 
pilihan diatas disebutkan bahwa kedua pilihan tersebut memiliki tingkat 
kepastian yang sama. Mereka yang pernah belajar ekonomi atau keuangan akan 
dengan mudah memberikan alasannya, yaitu karena adanya faktor bunga akibat 
perbedaan waktu atau istialah yang sering digunakan adalah “nilai waktu dari 
uang (time value of money)”. 
4
5 
Dengan asumsi manusia adalah makhluk rasional, pilihan 
yang harus diambil adalah menerima Rp 1.000.000 hari 
ini dibandingkan dengan menerima Rp 1.000.000 enam 
bulan lagi, karena Rp 1.000.000 hari ini akan memberikan 
bunga selama enam bulan kedepan, yang besarnya 
tergantung tingkat bunga, sehingga bernilai lebih dari Rp 
1.000.000 pada saat itu (pendekatan nilai masa depan 
atau future value). Kita juga bisa menggunakan 
pendekatan nilai sekarang (present value) yaitu dengan 
menghitung nilai hari ini dari uang senilai 1.000.000 enam 
bulan lagi dan membandingkannya dengan uang senilai 
Rp 1.000.000 hari ini.Kedua pendekatan ini harus 
memberikan keputusan yang sama
6 
Mana yang akan kita pilih? Mengapa? 
Jika pilihannya berubah menjadi: 
a. Menerima Rp 1.000.000 hari ini 
b. Menerima Rp 1.100.000 enam bulan lagi 
Mana yang akan kita pilih? 
Melanjutkan contoh pertama kita, menjadi berapa uang Rp 
1.000.000 itu enam bulan lagi akan dapat ditentukan jika 
kita diberikan tingkat bunga dan tambahan informasi 
mengenai apakah tingkat bunga yang dipergunakan 
tersebut adalah bunga sederhana (simple interest-SI) atau 
bunga majemuk (compound interest-CI).Apabila 
menggunakan majemuk, kita masih memerlukan informasi 
mengenai periode compound atau periode perhitungan 
bunga.
7 
Time Value Of Money 
Timbulnya faktor bunga akibat perbedaan 
waktu. 
Uang yang kita miliki hari ini akan 
memberikan nilai yang berbeda pada waktu 
mendatang. 
Besarnya perubahan jumlah itu tergantung 
besarnya tingkat bunga dan waktu.
8 
Bunga Sederhana (Simple Interest) 
SI = P r t 
dengan 
SI = Simple Interest (bunga sederhana) 
P = Pricipal (pokok) 
r = interest rate p.a. (tingkat bunga per tahun) 
t = time (waktu dalam tahun) 
Perhitungan bunga ini dilakukan sekali saja (pada 
akhir periode atau tanggal pelunasan)
9 
Bunga Sederhana (Simple Interest) 
Jika t diberikan dalam bulan maka : 
t = Jumlah bulan 
12 
Jika t diberikan dalam hari maka: 
 Bunga Tepat (Exact interest method)  SIe 
Jumlah hari 
365 
t = 
 Bunga Biasa (Ordinary interest method)  SIo 
Jumlah hari 
360 
t =
10 
Penggunaaan metode bunga biasa (ordinary interest) akan 
menggantungkan penerima bunga dan merugikan pembayar bunga. 
Sebaliknya, penggunaan metode bunga tepat (exact interest) akan 
menggantungkan pembayar bunga dan merugikan penerima bunga. 
Oleh karena itu dalam hal pinjaman (kredit),bank lebih menyukai 
metode bunga biasa,sementara untuk tabungan dan deposito mereka 
lebih memilih metode bunga tepat dalam perhitungan bunganya. 
TAHUN KABISAT 
Tahun Kabisat adalah sebuah Tahun Syamsiah di mana tidak terdiri dari 365 hari tetapi 
366 hari. Satu tahun syamsiah tidak secara persis terdiri dari 365 hari, tetapi 365 hari, 5 
jam, 48 menit dan 45,1814 detik. Jika hal ini tidak dihiraukan, maka setiap empat tahun 
akan kekurangan hampir satu hari. 
Maka untuk mengkompensasi hal ini setiap empat tahun sekali (tahun yang bisa dibagi 
empat), diberi satu hari ekstra: 29 Februari. Tetapi karena 5 jam, 48 menit dan 45,1814 
detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), 
bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000).
11 
Contoh 1.1 
Jika Pokok pinjaman (P) = Rp 20.000.000 dengan tingkat 
suku bunga (r) = 8% p.a. dan t = 60 hari, hitunglah SIe dan 
SIo. 
Jawab: 
Rp 20.000 .000 ´8%´ 60 
SIe = = Rp 263.013,70 
365 
Rp 20.000.000´8%´ 60 
SIo = = Rp 266.666,67 
360
12 
Bunga Sederhana (Simple Interest) 
SI = P r t 
Maka 
P = SI = = 
t SI 
r SI 
Jika S merupakan nilai akhir (pokok + bunga) 
maka: 
S = P + SI 
S = P + P r t 
S = P (1 + r t) 
P r 
P t 
r t
13 
Contoh 1.5 
Setelah meminjam selama 73 hari, Ibu Tina melunasi 
pembayaran bunga pinjamannya sebesar Rp 2.880.000. 
Berapakah besarnya pinjaman Ibu Tina jika tingkat bunga 
sederhana 18% p.a.? 
Jawab: 
r = 18% 
SI = Rp 2.880.000 
t = 
73 
365 
Rp 80.000.000 
P = 
SI 
P Rp 2.880.000 
18% 73 
365 
r t 
= 
´ 
=
Contoh 1.6 
Seorang rentenir menawarkan pinjaman sebesar Rp 
1.000.000 yang harus dikembalikan dalam waktu 1 bulan 
sebesar Rp 1.250.000. Berapa tingkat bunga sederhana yang 
dikenakan atas pinjaman itu? 
Jawab: 
P = Rp 1.000.000 
SI = Rp 1.250.000 – Rp 1.000.000 = Rp 250.000 
t = 
14 
1 
12 
3 atau 300% p.a. 
r SI 
P t 
Rp 1.000 .000 1 
12 
= 
r Rp 250 .000 
= 
´ 
=
Contoh 1.7 
Apabila Anto menabung Rp 20.000.000 di bank yang 
memberinya tingkat bunga sederhana 15% p.a., berapa lama 
waktu yang ia perlukan supaya tabungannya tersebut 
menghasilkan bunga sebesar Rp 1.000.000? 
Jawab: 
P = Rp 20.000.000 
SI = Rp 1.000.000 
r = 15% 
tahun atau 4 bulan 
3 
15 
1 
t SI 
P r 
= 
t Rp 1.000 .000 
Rp 20 .000 .000 15% 
= 
´ 
=
16 
Contoh 1.8 
Pak Karta menabung Rp 3.000.000 dan mendapatkan bunga 
sederhana 12% p.a. Berapa saldo tabungannya setelah 3 
bulan? 
Jawab: 
P = Rp 3.000.000 
r = 12% 
t = 3 
= 0,25 
12 
S = P (1 + rt) 
= Rp 3.000.000 (1 + (12% x 0,25)) 
= Rp 3.090.000
Contoh 1.10 
Sejumlah uang disimpan dengan tingkat bunga sederhana 
sebesar 9% p.a. akan menjadi Rp 5.000.000 setelah 6 bulan. 
Berapakah jumlah uang tersebut? 
Jawab: 
S = Rp 5.000.000 
r = 9% 
t = = 0,5 
17 
6 
12 
Rp 4.784 .689 
P S 
(1 r t) 
P Rp 5.000 .000 
(1 (9% 0,5)) 
= 
+ ´ 
= 
+ 
=
18 
Menghitung Jumlah Hari 
CONTOH 1.11 
Hitunglah jumlah hari antara tanggal 11 Juni 2004 dan 
3 November 2004 
CARA 1. PERHITUNGAN HARI MANUAL 
Hari tersisa pada bulanJuni = 19 (30 – 11) 
Juli = 31 
Agustus = 31 
September = 30 
Oktober = 31 
November = 3 
JUMLAH = 145
19 
Menghitung Jumlah Hari 
CARA 2. MENGGUNAKAN TABEL NOMOR URUT HARI 
(Lihat Tabel) 
3 November 2004 bernomor urut 307 
11 Juni 2004 bernomor urut 162 
Selisih hari antar keduanya 145 hari
Tgl Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tgl 
1 1 32 60 91 121 152 182 213 244 274 305 335 1 
2 2 33 61 92 122 153 183 214 245 275 306 336 2 
3 3 34 62 93 123 154 184 215 246 276 307 337 3 
4 4 35 63 94 124 155 185 216 247 277 308 338 4 
5 5 36 64 95 125 156 186 217 248 278 309 339 5 
6 6 37 65 96 126 157 187 218 249 279 310 340 6 
7 7 38 66 97 127 158 188 219 250 280 311 341 7 
8 8 39 67 98 128 159 189 220 251 281 312 342 8 
9 9 40 68 99 129 160 190 221 252 282 313 343 9 
10 10 41 69 100 130 161 191 222 253 283 314 344 10 
11 11 42 70 101 131 162 192 223 254 284 315 345 11 
12 12 43 71 102 132 163 193 224 255 285 316 346 12 
13 13 44 72 103 133 164 194 225 256 286 317 347 13 
14 14 45 73 104 134 165 195 226 257 287 318 348 14 
15 15 46 74 105 135 166 196 227 258 288 319 349 15 
16 16 47 75 106 136 167 197 228 259 289 320 350 16 
17 17 48 76 107 137 168 198 229 260 290 321 351 17 
18 18 49 77 108 138 169 199 230 261 291 322 352 18 
19 19 50 78 109 139 170 200 231 262 292 323 353 19 
20 20 51 79 110 140 171 201 232 263 293 324 354 20 
21 21 52 80 111 141 172 202 233 264 294 325 355 21 
22 22 53 81 112 142 173 203 234 265 295 326 356 22 
20
21 
Pembayaran Dengan Angsuran 
(Tingkat Bunga Flat) 
CONTOH 1.17 
Seorang pedagang menjual televisi seharga Rp 
10.000.000 kepada Pak Abdi. Sebagai tanda jadi, 
Pak Abdi membayar uang muka sebesar Rp 
2.000.000 dan berjanji akan mengangsur sisanya 
dalam 5 kali angsuran yang sama besar setiap akhir 
bulan dengan bunga sederhana 10% p.a flat. 
Hitunglah besarnya angsuran Pak Abdi tersebut.
= - 
P Rp 8.000 .000 (Rp 10 .000 .000 Rp 2.000 .000 ) 
22 
Jawab: 
= = 
r 10% 0,1 
t 5 
12 
= 
= + 
S Rp 8.000 .000 1 0,1 5 
ö çè 
Jumlah angsuran tiap bulan : 
Rp 1.666 .666 ,67 
Rp 8.333 .333 ,33 
5 
S 
5 
Rp 8.333 .333 ,33 
12 
S P (1 r t) 
= = 
= ÷ø 
= æ + ´

Bab 3 bunga sederhana

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    A. PENGERTIAN BUNGA Bunga ((IInntteerreesstt)) aaddaallaahh ttaammbbaahhaann uuaanngg sseebbaaggaaii jjaassaa aattaass sseejjuummllaahh mmooddaall yyaanngg ddiittaannaamm aattaauu kkeelleebbiihhaann ppeemmbbaayyaarraann ddaarrii yyaanngg sseehhaarruussnnyyaa.. BBuunnggaa bbiiaassaannyyaa ddiinnyyaattaakkaann ddaallaamm bbeennttuukk ppeerrsseenn ((%%)) tteerrhhaaddaapp mmooddaall aawwaall ddaann ddiippeerrhhiittuunnggkkaann uunnttuukk sseettiiaapp jjaannggkkaa wwaakkttuu tteerrtteennttuu ddaann ddiisseebbuutt ssuukkuu bbuunnggaa.. AAppaabbiillaa ssuuaattuu mmooddaall ddiippeerrbbuunnggaakkaann aattaass ddaassaarr bbuunnggaa pp%% sseettiiaapp ttaahhuunn ddaann bbeessaarr bbuunnggaa yyaanngg ddiibbaayyaarrkkaann ppaaddaa aakkhhiirr sseettiiaapp ttaahhuunn ddiiaammbbiill ((bbeessaarrnnyyaa tteettaapp)) mmaakkaa ppeerrhhiittuunnggaann bbuunnggaa sseeppeerrttii iittuu ddiisseebbuutt BBuunnggaa TTuunnggggaall.. SSeeddaannggkkaann jjiikkaa ppaaddaa sseettiiaapp aakkhhiirr ttaahhuunn bbuunnggaannyyaa ttiiddaakk ddiiaammbbiill mmaakkaa bbuunnggaa iittuu aakkaann ddiittaammbbaahhkkaann kkeeppaaddaa mmooddaall ddaann bbeerrbbuunnggaa llaaggii ppaaddaa wwaakkttuu bbeerriikkuuttnnyyaa,, ppeerrhhiittuunnggaann bbuunnggaa sseeppeerrttii iittuu ddiisseebbuutt BBuunnggaa MMaajjeemmuukk..
  • 4.
    PENDAHULUAN Jika ada2 pilihan untuk kita, yaitu: a. Menerima Rp 1.000.000 hari ini b. Menerima Rp 1.000.000 enam bulan lagi? Pilih mana Pasti kebanyakan dari kita memilih Rp 1.000.000 hari ini,mengapa? Karena kalau menerima pada hari ini sifatnya pasti sedangkan apabila menerimanya enam bulan lagi adalah tidak pasti. Ini bukan jawaban yang diharapkan. Untuk menghindari jawaban ini, dalam pilihan diatas disebutkan bahwa kedua pilihan tersebut memiliki tingkat kepastian yang sama. Mereka yang pernah belajar ekonomi atau keuangan akan dengan mudah memberikan alasannya, yaitu karena adanya faktor bunga akibat perbedaan waktu atau istialah yang sering digunakan adalah “nilai waktu dari uang (time value of money)”. 4
  • 5.
    5 Dengan asumsimanusia adalah makhluk rasional, pilihan yang harus diambil adalah menerima Rp 1.000.000 hari ini dibandingkan dengan menerima Rp 1.000.000 enam bulan lagi, karena Rp 1.000.000 hari ini akan memberikan bunga selama enam bulan kedepan, yang besarnya tergantung tingkat bunga, sehingga bernilai lebih dari Rp 1.000.000 pada saat itu (pendekatan nilai masa depan atau future value). Kita juga bisa menggunakan pendekatan nilai sekarang (present value) yaitu dengan menghitung nilai hari ini dari uang senilai 1.000.000 enam bulan lagi dan membandingkannya dengan uang senilai Rp 1.000.000 hari ini.Kedua pendekatan ini harus memberikan keputusan yang sama
  • 6.
    6 Mana yangakan kita pilih? Mengapa? Jika pilihannya berubah menjadi: a. Menerima Rp 1.000.000 hari ini b. Menerima Rp 1.100.000 enam bulan lagi Mana yang akan kita pilih? Melanjutkan contoh pertama kita, menjadi berapa uang Rp 1.000.000 itu enam bulan lagi akan dapat ditentukan jika kita diberikan tingkat bunga dan tambahan informasi mengenai apakah tingkat bunga yang dipergunakan tersebut adalah bunga sederhana (simple interest-SI) atau bunga majemuk (compound interest-CI).Apabila menggunakan majemuk, kita masih memerlukan informasi mengenai periode compound atau periode perhitungan bunga.
  • 7.
    7 Time ValueOf Money Timbulnya faktor bunga akibat perbedaan waktu. Uang yang kita miliki hari ini akan memberikan nilai yang berbeda pada waktu mendatang. Besarnya perubahan jumlah itu tergantung besarnya tingkat bunga dan waktu.
  • 8.
    8 Bunga Sederhana(Simple Interest) SI = P r t dengan SI = Simple Interest (bunga sederhana) P = Pricipal (pokok) r = interest rate p.a. (tingkat bunga per tahun) t = time (waktu dalam tahun) Perhitungan bunga ini dilakukan sekali saja (pada akhir periode atau tanggal pelunasan)
  • 9.
    9 Bunga Sederhana(Simple Interest) Jika t diberikan dalam bulan maka : t = Jumlah bulan 12 Jika t diberikan dalam hari maka:  Bunga Tepat (Exact interest method)  SIe Jumlah hari 365 t =  Bunga Biasa (Ordinary interest method)  SIo Jumlah hari 360 t =
  • 10.
    10 Penggunaaan metodebunga biasa (ordinary interest) akan menggantungkan penerima bunga dan merugikan pembayar bunga. Sebaliknya, penggunaan metode bunga tepat (exact interest) akan menggantungkan pembayar bunga dan merugikan penerima bunga. Oleh karena itu dalam hal pinjaman (kredit),bank lebih menyukai metode bunga biasa,sementara untuk tabungan dan deposito mereka lebih memilih metode bunga tepat dalam perhitungan bunganya. TAHUN KABISAT Tahun Kabisat adalah sebuah Tahun Syamsiah di mana tidak terdiri dari 365 hari tetapi 366 hari. Satu tahun syamsiah tidak secara persis terdiri dari 365 hari, tetapi 365 hari, 5 jam, 48 menit dan 45,1814 detik. Jika hal ini tidak dihiraukan, maka setiap empat tahun akan kekurangan hampir satu hari. Maka untuk mengkompensasi hal ini setiap empat tahun sekali (tahun yang bisa dibagi empat), diberi satu hari ekstra: 29 Februari. Tetapi karena 5 jam, 48 menit dan 45,1814 detik kurang dari 6 jam, maka tahun-tahun yang bisa dibagi 100 (seperti tahun 1900), bukan tahun kabisat, kecuali bisa dibagi dengan 400 (seperti tahun 2000).
  • 11.
    11 Contoh 1.1 Jika Pokok pinjaman (P) = Rp 20.000.000 dengan tingkat suku bunga (r) = 8% p.a. dan t = 60 hari, hitunglah SIe dan SIo. Jawab: Rp 20.000 .000 ´8%´ 60 SIe = = Rp 263.013,70 365 Rp 20.000.000´8%´ 60 SIo = = Rp 266.666,67 360
  • 12.
    12 Bunga Sederhana(Simple Interest) SI = P r t Maka P = SI = = t SI r SI Jika S merupakan nilai akhir (pokok + bunga) maka: S = P + SI S = P + P r t S = P (1 + r t) P r P t r t
  • 13.
    13 Contoh 1.5 Setelah meminjam selama 73 hari, Ibu Tina melunasi pembayaran bunga pinjamannya sebesar Rp 2.880.000. Berapakah besarnya pinjaman Ibu Tina jika tingkat bunga sederhana 18% p.a.? Jawab: r = 18% SI = Rp 2.880.000 t = 73 365 Rp 80.000.000 P = SI P Rp 2.880.000 18% 73 365 r t = ´ =
  • 14.
    Contoh 1.6 Seorangrentenir menawarkan pinjaman sebesar Rp 1.000.000 yang harus dikembalikan dalam waktu 1 bulan sebesar Rp 1.250.000. Berapa tingkat bunga sederhana yang dikenakan atas pinjaman itu? Jawab: P = Rp 1.000.000 SI = Rp 1.250.000 – Rp 1.000.000 = Rp 250.000 t = 14 1 12 3 atau 300% p.a. r SI P t Rp 1.000 .000 1 12 = r Rp 250 .000 = ´ =
  • 15.
    Contoh 1.7 ApabilaAnto menabung Rp 20.000.000 di bank yang memberinya tingkat bunga sederhana 15% p.a., berapa lama waktu yang ia perlukan supaya tabungannya tersebut menghasilkan bunga sebesar Rp 1.000.000? Jawab: P = Rp 20.000.000 SI = Rp 1.000.000 r = 15% tahun atau 4 bulan 3 15 1 t SI P r = t Rp 1.000 .000 Rp 20 .000 .000 15% = ´ =
  • 16.
    16 Contoh 1.8 Pak Karta menabung Rp 3.000.000 dan mendapatkan bunga sederhana 12% p.a. Berapa saldo tabungannya setelah 3 bulan? Jawab: P = Rp 3.000.000 r = 12% t = 3 = 0,25 12 S = P (1 + rt) = Rp 3.000.000 (1 + (12% x 0,25)) = Rp 3.090.000
  • 17.
    Contoh 1.10 Sejumlahuang disimpan dengan tingkat bunga sederhana sebesar 9% p.a. akan menjadi Rp 5.000.000 setelah 6 bulan. Berapakah jumlah uang tersebut? Jawab: S = Rp 5.000.000 r = 9% t = = 0,5 17 6 12 Rp 4.784 .689 P S (1 r t) P Rp 5.000 .000 (1 (9% 0,5)) = + ´ = + =
  • 18.
    18 Menghitung JumlahHari CONTOH 1.11 Hitunglah jumlah hari antara tanggal 11 Juni 2004 dan 3 November 2004 CARA 1. PERHITUNGAN HARI MANUAL Hari tersisa pada bulanJuni = 19 (30 – 11) Juli = 31 Agustus = 31 September = 30 Oktober = 31 November = 3 JUMLAH = 145
  • 19.
    19 Menghitung JumlahHari CARA 2. MENGGUNAKAN TABEL NOMOR URUT HARI (Lihat Tabel) 3 November 2004 bernomor urut 307 11 Juni 2004 bernomor urut 162 Selisih hari antar keduanya 145 hari
  • 20.
    Tgl Jan FebMar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tgl 1 1 32 60 91 121 152 182 213 244 274 305 335 1 2 2 33 61 92 122 153 183 214 245 275 306 336 2 3 3 34 62 93 123 154 184 215 246 276 307 337 3 4 4 35 63 94 124 155 185 216 247 277 308 338 4 5 5 36 64 95 125 156 186 217 248 278 309 339 5 6 6 37 65 96 126 157 187 218 249 279 310 340 6 7 7 38 66 97 127 158 188 219 250 280 311 341 7 8 8 39 67 98 128 159 189 220 251 281 312 342 8 9 9 40 68 99 129 160 190 221 252 282 313 343 9 10 10 41 69 100 130 161 191 222 253 283 314 344 10 11 11 42 70 101 131 162 192 223 254 284 315 345 11 12 12 43 71 102 132 163 193 224 255 285 316 346 12 13 13 44 72 103 133 164 194 225 256 286 317 347 13 14 14 45 73 104 134 165 195 226 257 287 318 348 14 15 15 46 74 105 135 166 196 227 258 288 319 349 15 16 16 47 75 106 136 167 197 228 259 289 320 350 16 17 17 48 76 107 137 168 198 229 260 290 321 351 17 18 18 49 77 108 138 169 199 230 261 291 322 352 18 19 19 50 78 109 139 170 200 231 262 292 323 353 19 20 20 51 79 110 140 171 201 232 263 293 324 354 20 21 21 52 80 111 141 172 202 233 264 294 325 355 21 22 22 53 81 112 142 173 203 234 265 295 326 356 22 20
  • 21.
    21 Pembayaran DenganAngsuran (Tingkat Bunga Flat) CONTOH 1.17 Seorang pedagang menjual televisi seharga Rp 10.000.000 kepada Pak Abdi. Sebagai tanda jadi, Pak Abdi membayar uang muka sebesar Rp 2.000.000 dan berjanji akan mengangsur sisanya dalam 5 kali angsuran yang sama besar setiap akhir bulan dengan bunga sederhana 10% p.a flat. Hitunglah besarnya angsuran Pak Abdi tersebut.
  • 22.
    = - PRp 8.000 .000 (Rp 10 .000 .000 Rp 2.000 .000 ) 22 Jawab: = = r 10% 0,1 t 5 12 = = + S Rp 8.000 .000 1 0,1 5 ö çè Jumlah angsuran tiap bulan : Rp 1.666 .666 ,67 Rp 8.333 .333 ,33 5 S 5 Rp 8.333 .333 ,33 12 S P (1 r t) = = = ÷ø = æ + ´