BANK & LEMBAGA
KEUANGAN MODERN
LAINNYA
BAB 10. FINANCIAL
TECHNOLOGY
DEFINISI FINTECH
• National Digital Research Centre atau
NDRC mendefinisikan Fintech sebagai
istilah yang dapat digunakan untuk
menyebut inovasi dalam bidang jasa
keuangan atau finansial.
PENGERTIAN IKD
• Menurut POJK No.13/POJK.02/2018 yang
dimaksud dengan Inovasi Keuangan Digital
yang selanjutnya disingkat IKD adalah
aktivitas pembaruan proses bisnis, model
bisnis, dan instrumen keuangan yang
memberikan nilai tambah baru di sektor jasa
keuangan dengan melibatkan ekosistem
digital.
EKOSISTEM INOVASI
KEUANGAN DIGITA;
• Ekosistem Inovasi Keuangan Digital adalah
komunitas yang terdiri dari otoritas,
Penyelenggara, konsumen, dan/atau pihak
lain yang memanfaatkan platform digital
secara bersama untuk mendorong IKD yang
bermanfaat bagi masyarakat.
REGULATORY SANDBOX
• Regulatory Sandbox adalah mekanisme
pengujian yang dilakukan oleh Otoritas Jasa
Keuangan untuk menilai keandalan proses
bisnis, model bisnis, instrumen keuangan,
dan tata kelola Penyelenggara.
LAYANAN PINJAM MEMINJAM UANG
BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
• Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77
/POJK.01/2016, tanggal 29 Desember 2016 tentang
Layanan Pinjam Meminjam uang Berbasis Informasi
menyebutkan bahwa Layanan Pinjam Meminjam Uang
Berbasis Teknologi Informasi adalah penyelenggaraan
layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi
pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka
melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang
rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan
menggunakan jaringan internet.
SISTEM ELEKTRONIK
• Sistem Elektronik adalah serangkaian
perangkat dan prosedur elektronik yang
berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan,
mengolah, menganalisis, menyimpan,
menampilkan, mengumumkan,
mengirimkan, dan/atau menyebarkan
informasi elektronik di bidang layanan jasa
keuangan.
TEKNOLOGY INFORMASI
• Teknologi Informasi adalah suatu teknik
untuk mengumpulkan, menyiapkan,
menyimpan, memproses, mengumumkan,
menganalisis, dan/atau menyebarkan
informasi di bidang layanan jasa keuangan.
DASAR HUKUM FINTECH
• Dasar hukum penyelenggaraan FinTech dalam sistem pembayaran di
Indonesia adalah sebagai berikut:
• Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18/40/PBI/2016 tentang
Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran
• Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 18/22/DKSP perihal
Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital
• Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang
Elektronik
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016,
tanggal 29 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam uang
Berbasis Informasi
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 13/POJK.02/2018
Tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan.
TUJUAN FINTECH
• Salah satu tujuan utama FinTech adalah
untuk mengurangi biaya infrastruktur
lembaga keuangan & tidak perlu memiliki
jaringan cabang dengan kantor atau
karyawan dalam jumlah yang banyak untuk
melayani pelanggan pada semua jenis
perusahaan.
KELEBIHAN FINTECH
Diantara kelebihan yang diperoleh melalui
financial technoligy baik untuk perusahaan
maupun sebagai konsumen sebagai berikut:
• Kemudahan – Perusahaan yang terlibat
dalam teknologi keuangan memanfaatkan
konektivitas seluler sepenuhnya.
KELEBIHAN FINTECH
• Penasihat keuangan – banyak dari sistem terbaru mengandalkan saran-
robo untuk memberi orang petunjuk tentang keuangan mereka. Ini bisa
menjadi pilihan yang sangat cepat dan murah untuk mendapatkan
informasi yang berguna tentang investasi, serta membatasi paparan
risiko seseorang. Namun, jenis layanan ini tidak akan dapat
memberikan saran yang paling mendalam yang akan datang dari
penasihat profesional.
• Keamanan tingkat lanjut – Menggunakan metode keamanan terbaru
diperlukan untuk memastikan lebih banyak orang percaya diri dalam
menggunakan layanan keuangan jenis ini. Kebutuhan untuk
memanfaatkan teknologi seluler terbaru telah menghasilkan investasi
besar dalam keamanan untuk memastikan data pelanggan tetap aman
KELEBIHAN FINTECH
• Pemrosesan dokumen yang lebih cepat, pemrosesan
pinjaman yang lebih cepat, validasi skor kredit yang lebih
cepat, memastikan akses yang lebih cepat ke pinjaman atau
Layanan Keuangan lainnya.
• Tingkat persetujuan – banyak usaha kecil mulai
menggunakan pemberi pinjaman alternatif seperti yang
terlibat dalam teknologi keuangan karena memiliki potensi
untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat tingkat
persetujuan untuk keuangan.
KELEBIHAN FINTECH
• Lebih nyaman dan efisien, Pesatnya perkembangan teknologi
keuangan sangat bermanfaat bagi konsumen di seluruh dunia, seperti
kemampuan untuk melayani pelanggan yang sebelumnya tidak
diperhatikan, pengurangan biaya, dan peningkatan persaingan.
• Aplikasi fintech menawarkan pengguna untuk menjadwalkan
pemberitahuan untuk pembayaran tagihan dan menghasilkan laporan
yang dipersonalisasi untuk pengguna berdasarkan pengeluaran Anda
membantu Anda melacak berapa banyak dan ke mana perginya semua
gaji Anda.
• Sistem pembayaran yang lebih baik – jenis teknologi ini dapat
membuat bisnis lebih akurat dan efisien dalam menerbitkan faktur dan
mengumpulkan pembayaran.
KELEMAHAN FINTECH
• Meski memiliki banyak kelebihan bukan berarti fintech
tidak memiliki kelemahan baik sebagai perusahaan
maupun konsumen akhir.
• Diperlukan biaya besar untuk memulai perusahaan rintisan
(startup)
• Diperlukan komputer atau smartphone yang terhubung
dengan internet untuk mengakses layanan teknologi
keuangan
• Belum semua mengerti penggunaan layanan keuangan
berbasis teknologi tersebut, khususnya yang minim
informasi.
KELEMAHAN FINTECH
• Rawan penipuan, meski diatas disebutkan salah
satu kelebihan financial technology keamanan
tingkat lanjut, tidak sedikit perusahaan rintisan
yang menawarkan iming – iming dengan
keuntungan tinggi yang pada ujungnya adalah
penipuan, jadi anda harus berhati hati dalam
menentukan layanan keuangan yang tepat
• Biaya bunga lebih tinggi. Umumnya layanan
fintech sebagian besar mengandalkan keuangan
tradisional dalam menyalurkan pinjaman.
KEUNTUNGAN FINTECH
1. Bagi konsumen, FinTech memberi manfaat:
• Mendapat layanan yang lebih baik
• Pilihan yang lebih banyak
• Harga yang lebih murah
KEUNTUNGAN FINTECH
2. Bagi pemain FinTech (pedagang produk
atau jasa), FinTech memberi manfaat:
• Menyederhanakan rantai transaksi
• Menekan biaya operasional dan biaya
modal
• Membekukan alur informasi
KEUNTUNGAN FINTECH
3. Bagi suatu Negara, FinTech memberi manfaat
• Mendorong transmisi kebijakan ekonomi
• Meningkatkan kecepatan perputaran uang
sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat
• Di Indonesia, FinTech turut mendorong Strategi
Nasional Keuangan Inklusif/SKNI
PERAN FINTECH DALAM
SISTEM PEMBAYARAN
Dalam hal ini, FinTech mampu menggantikan peran lembaga
keuangan formal seperti bank. Dalam hal sistem pembayaran,
FinTech berperan dalam;
• Menyediakan pasar bagi pelaku usaha
• Menjadi alat bantu untuk pembayaran,
penyelesaian/settlement dan kliring
• Membantu pelaksanaan investasi yang lebih efisien
• Mitigasi risiko dari system pembayaran yang konvensional
• Membantu pihak yang membutuhkan untuk menabung,
meminjam dana dan penyertaan modal.
DAMPAK FINTECH
FinTech telah mengubah sistem pembayaran di masyarakat dan telah
membantu perusahaan-perusahaan start-up dalam menekan biaya modal
dan biaya operasional yang tinggi di awal.
Dampak Fintech Terhadap Industri Perbankan
Meski perusahaan teknologi saat ini menjamur, dalam hal perbankan turut
ambil bagian dalam meramaikan layanan keuangan berbasis teknologi
seperti hal berikut:
1). Perbankan
Dengan bantuan aplikasi Fintech, kita dapat dengan mudah
memeriksa rincian perbankan kita, menambah / memperbarui informasi
pribadi, memeriksa saldo bank real-time dan melihat riwayat transaksi kita
– semua tanpa terburu-buru menuju bank terkait dan berdiri dalam antrian
tanpa akhir.
DAMPAK FINTECH
• 2). Sistem Pembayaran
Sebelumnya, akses ke solusi
pembayaran terbatas pada periode waktu
tertentu. Tetapi sekarang, berkat berbagai
aplikasi pembayaran dan dompet digital,
orang dapat dengan mudah mentransfer uang
kepada siapa pun – baik siang maupun
malam.
DAMPAK FINTECH
• 3). Kredit dan Pinjaman
• Aplikasi Fintech juga telah menawarkan pelanggan dengan
fasilitas untuk mempertahankan skor kredit mereka yang selanjutnya
dapat membantu dalam pinjaman dan tugas terkait lainnya.
• 4). Penasihat Keuangan
• Aplikasi mobile ini juga memiliki nilai tambah bagi sektor
keuangan dengan membimbing pelanggan dengan keputusan keuangan
mereka dan membuat penggunaan dana mereka lebih baik –
menggunakan Artivisual Inteligent (Kecerdasan Buatan) dan teknologi
Chatbot.
DAMPAK FINTECH
• 5). Kenyaman Konsumen
Dengan mengotomatisasi sebagian besar
proses perbankan dan menambahkan
kecepatan, transparansi, dan keamanan pada
proses tersebut, aplikasi Fintech juga
membantu di depan pengalaman pelanggan.
JENIS2 PERUSAHAAN
FINTECH
1. Payment, Clearing dan Settlement
2. E-aggregator
3. Peer to peer lending (P2P)
4. 4). Manajemen Resiko Dan Investasi
REFFERENCY BOOK

Bab 10. Fintech

  • 1.
    BANK & LEMBAGA KEUANGANMODERN LAINNYA BAB 10. FINANCIAL TECHNOLOGY
  • 2.
    DEFINISI FINTECH • NationalDigital Research Centre atau NDRC mendefinisikan Fintech sebagai istilah yang dapat digunakan untuk menyebut inovasi dalam bidang jasa keuangan atau finansial.
  • 3.
    PENGERTIAN IKD • MenurutPOJK No.13/POJK.02/2018 yang dimaksud dengan Inovasi Keuangan Digital yang selanjutnya disingkat IKD adalah aktivitas pembaruan proses bisnis, model bisnis, dan instrumen keuangan yang memberikan nilai tambah baru di sektor jasa keuangan dengan melibatkan ekosistem digital.
  • 4.
    EKOSISTEM INOVASI KEUANGAN DIGITA; •Ekosistem Inovasi Keuangan Digital adalah komunitas yang terdiri dari otoritas, Penyelenggara, konsumen, dan/atau pihak lain yang memanfaatkan platform digital secara bersama untuk mendorong IKD yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • 5.
    REGULATORY SANDBOX • RegulatorySandbox adalah mekanisme pengujian yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan untuk menilai keandalan proses bisnis, model bisnis, instrumen keuangan, dan tata kelola Penyelenggara.
  • 6.
    LAYANAN PINJAM MEMINJAMUANG BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI • Menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77 /POJK.01/2016, tanggal 29 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam uang Berbasis Informasi menyebutkan bahwa Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman dalam rangka melakukan perjanjian pinjam meminjam dalam mata uang rupiah secara langsung melalui sistem elektronik dengan menggunakan jaringan internet.
  • 7.
    SISTEM ELEKTRONIK • SistemElektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan informasi elektronik di bidang layanan jasa keuangan.
  • 8.
    TEKNOLOGY INFORMASI • TeknologiInformasi adalah suatu teknik untuk mengumpulkan, menyiapkan, menyimpan, memproses, mengumumkan, menganalisis, dan/atau menyebarkan informasi di bidang layanan jasa keuangan.
  • 9.
    DASAR HUKUM FINTECH •Dasar hukum penyelenggaraan FinTech dalam sistem pembayaran di Indonesia adalah sebagai berikut: • Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18/40/PBI/2016 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran • Surat Edaran Bank Indonesia (SEBI) No. 18/22/DKSP perihal Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital • Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 77/POJK.01/2016, tanggal 29 Desember 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam uang Berbasis Informasi • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 13/POJK.02/2018 Tentang Inovasi Keuangan Digital di Sektor Jasa Keuangan.
  • 10.
    TUJUAN FINTECH • Salahsatu tujuan utama FinTech adalah untuk mengurangi biaya infrastruktur lembaga keuangan & tidak perlu memiliki jaringan cabang dengan kantor atau karyawan dalam jumlah yang banyak untuk melayani pelanggan pada semua jenis perusahaan.
  • 11.
    KELEBIHAN FINTECH Diantara kelebihanyang diperoleh melalui financial technoligy baik untuk perusahaan maupun sebagai konsumen sebagai berikut: • Kemudahan – Perusahaan yang terlibat dalam teknologi keuangan memanfaatkan konektivitas seluler sepenuhnya.
  • 12.
    KELEBIHAN FINTECH • Penasihatkeuangan – banyak dari sistem terbaru mengandalkan saran- robo untuk memberi orang petunjuk tentang keuangan mereka. Ini bisa menjadi pilihan yang sangat cepat dan murah untuk mendapatkan informasi yang berguna tentang investasi, serta membatasi paparan risiko seseorang. Namun, jenis layanan ini tidak akan dapat memberikan saran yang paling mendalam yang akan datang dari penasihat profesional. • Keamanan tingkat lanjut – Menggunakan metode keamanan terbaru diperlukan untuk memastikan lebih banyak orang percaya diri dalam menggunakan layanan keuangan jenis ini. Kebutuhan untuk memanfaatkan teknologi seluler terbaru telah menghasilkan investasi besar dalam keamanan untuk memastikan data pelanggan tetap aman
  • 13.
    KELEBIHAN FINTECH • Pemrosesandokumen yang lebih cepat, pemrosesan pinjaman yang lebih cepat, validasi skor kredit yang lebih cepat, memastikan akses yang lebih cepat ke pinjaman atau Layanan Keuangan lainnya. • Tingkat persetujuan – banyak usaha kecil mulai menggunakan pemberi pinjaman alternatif seperti yang terlibat dalam teknologi keuangan karena memiliki potensi untuk meningkatkan aksesibilitas dan mempercepat tingkat persetujuan untuk keuangan.
  • 14.
    KELEBIHAN FINTECH • Lebihnyaman dan efisien, Pesatnya perkembangan teknologi keuangan sangat bermanfaat bagi konsumen di seluruh dunia, seperti kemampuan untuk melayani pelanggan yang sebelumnya tidak diperhatikan, pengurangan biaya, dan peningkatan persaingan. • Aplikasi fintech menawarkan pengguna untuk menjadwalkan pemberitahuan untuk pembayaran tagihan dan menghasilkan laporan yang dipersonalisasi untuk pengguna berdasarkan pengeluaran Anda membantu Anda melacak berapa banyak dan ke mana perginya semua gaji Anda. • Sistem pembayaran yang lebih baik – jenis teknologi ini dapat membuat bisnis lebih akurat dan efisien dalam menerbitkan faktur dan mengumpulkan pembayaran.
  • 15.
    KELEMAHAN FINTECH • Meskimemiliki banyak kelebihan bukan berarti fintech tidak memiliki kelemahan baik sebagai perusahaan maupun konsumen akhir. • Diperlukan biaya besar untuk memulai perusahaan rintisan (startup) • Diperlukan komputer atau smartphone yang terhubung dengan internet untuk mengakses layanan teknologi keuangan • Belum semua mengerti penggunaan layanan keuangan berbasis teknologi tersebut, khususnya yang minim informasi.
  • 16.
    KELEMAHAN FINTECH • Rawanpenipuan, meski diatas disebutkan salah satu kelebihan financial technology keamanan tingkat lanjut, tidak sedikit perusahaan rintisan yang menawarkan iming – iming dengan keuntungan tinggi yang pada ujungnya adalah penipuan, jadi anda harus berhati hati dalam menentukan layanan keuangan yang tepat • Biaya bunga lebih tinggi. Umumnya layanan fintech sebagian besar mengandalkan keuangan tradisional dalam menyalurkan pinjaman.
  • 17.
    KEUNTUNGAN FINTECH 1. Bagikonsumen, FinTech memberi manfaat: • Mendapat layanan yang lebih baik • Pilihan yang lebih banyak • Harga yang lebih murah
  • 18.
    KEUNTUNGAN FINTECH 2. Bagipemain FinTech (pedagang produk atau jasa), FinTech memberi manfaat: • Menyederhanakan rantai transaksi • Menekan biaya operasional dan biaya modal • Membekukan alur informasi
  • 19.
    KEUNTUNGAN FINTECH 3. Bagisuatu Negara, FinTech memberi manfaat • Mendorong transmisi kebijakan ekonomi • Meningkatkan kecepatan perputaran uang sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat • Di Indonesia, FinTech turut mendorong Strategi Nasional Keuangan Inklusif/SKNI
  • 20.
    PERAN FINTECH DALAM SISTEMPEMBAYARAN Dalam hal ini, FinTech mampu menggantikan peran lembaga keuangan formal seperti bank. Dalam hal sistem pembayaran, FinTech berperan dalam; • Menyediakan pasar bagi pelaku usaha • Menjadi alat bantu untuk pembayaran, penyelesaian/settlement dan kliring • Membantu pelaksanaan investasi yang lebih efisien • Mitigasi risiko dari system pembayaran yang konvensional • Membantu pihak yang membutuhkan untuk menabung, meminjam dana dan penyertaan modal.
  • 21.
    DAMPAK FINTECH FinTech telahmengubah sistem pembayaran di masyarakat dan telah membantu perusahaan-perusahaan start-up dalam menekan biaya modal dan biaya operasional yang tinggi di awal. Dampak Fintech Terhadap Industri Perbankan Meski perusahaan teknologi saat ini menjamur, dalam hal perbankan turut ambil bagian dalam meramaikan layanan keuangan berbasis teknologi seperti hal berikut: 1). Perbankan Dengan bantuan aplikasi Fintech, kita dapat dengan mudah memeriksa rincian perbankan kita, menambah / memperbarui informasi pribadi, memeriksa saldo bank real-time dan melihat riwayat transaksi kita – semua tanpa terburu-buru menuju bank terkait dan berdiri dalam antrian tanpa akhir.
  • 22.
    DAMPAK FINTECH • 2).Sistem Pembayaran Sebelumnya, akses ke solusi pembayaran terbatas pada periode waktu tertentu. Tetapi sekarang, berkat berbagai aplikasi pembayaran dan dompet digital, orang dapat dengan mudah mentransfer uang kepada siapa pun – baik siang maupun malam.
  • 23.
    DAMPAK FINTECH • 3).Kredit dan Pinjaman • Aplikasi Fintech juga telah menawarkan pelanggan dengan fasilitas untuk mempertahankan skor kredit mereka yang selanjutnya dapat membantu dalam pinjaman dan tugas terkait lainnya. • 4). Penasihat Keuangan • Aplikasi mobile ini juga memiliki nilai tambah bagi sektor keuangan dengan membimbing pelanggan dengan keputusan keuangan mereka dan membuat penggunaan dana mereka lebih baik – menggunakan Artivisual Inteligent (Kecerdasan Buatan) dan teknologi Chatbot.
  • 24.
    DAMPAK FINTECH • 5).Kenyaman Konsumen Dengan mengotomatisasi sebagian besar proses perbankan dan menambahkan kecepatan, transparansi, dan keamanan pada proses tersebut, aplikasi Fintech juga membantu di depan pengalaman pelanggan.
  • 25.
    JENIS2 PERUSAHAAN FINTECH 1. Payment,Clearing dan Settlement 2. E-aggregator 3. Peer to peer lending (P2P) 4. 4). Manajemen Resiko Dan Investasi
  • 26.