Lembaga Keuangan Non Bank
MARLINDA
Modal Ventura
MARLINDA
1. Pihak Perusahaan Modal Ventura
(Venture Capital Company)
2. Pihak Perusahaan Pasangan Usaha
3. Pihak Penyandang Dana
MARLINDA
Bank Modal Ventura
1. Pelaku
2. Bantuan
pembiayaan
3. Keterlibatan
manajemen
4. Jenis resiko
5. Bentuk keuntungan
6. Jangka waktu
7. Akhir kontrak
Bank,kreditur,debitur
Pinjaman/kredit
Tidak ada
Kredit macet
Bunga kredit
Pendek,menengah,
panjang
Lunas&putus hubungan
Investor,perusahaan modal
ventura,PPU.
Penyertaan modal
Ada sebagai partner
Usaha gagal
Capital gain
5-10 tahun (panjang)
Divestasi
MARLINDA
Awal mula tumbuhnya industri modal ventura ini adalah dengan
diterbitkannya Undang-undang investasi usaha kecil (Small Business
Investment Act) di Amerika pada tahun 1958 dimana secara resmi
diperbolehkannya Kantor Pendaftaran Usaha Kecil (Small Business
Administration (SBA)) untuk mendaftarkan perusahaan modal kecil
untuk membantu pembiayaan dan permodalan dari
usaha wiraswasta di Amerika.
Setelah ini banyak muncul usaha modal ventura di seluruh dunia
termasuk salah satunya di Indonesia.
Perusahaan modal ventura di Indonesia diawali dengan pembentukan
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), sebuah Badan Usaha
Milik Negara (BUMN) yang sahamnya dimilki olehDepartemen
Keuangan (82,2%) dan Bank Indonesia (17,8%).
MARLINDA
JENIS – JENIS PEMBIAYAAN MODAL VENTURA
1. Equity Financing (Pembiayaan langsung )
2. Semi Equity Financial (membeli obligasi konversi)
3. Mendirikan perusahaan baru
4. Bagi Hasil (ditujukan kepada usaha kecil yang belum
berbentuk PT)
MARLINDA
Mekanisme Kegiatan Modal Ventura
1. Single tier approach
MARLINDA
MARLINDA
Bagi pasangan Modal ventura
• Memperoleh keuntungan berupa deviden
dari penyertaan modalnya dalam bentuk
saham.
• Memperoleh keuntungan berupa capital
gain dari hasil selisih dari transaksi
penjualan dan pembelian surat-surat
berharga (saham)
• Memperoleh keuntungan berupa bagi hasil
untuk usaha tertentu sesuai dengan
perjanjian yang sudah dibuatnya.
Bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU)
•Membantu penambahan modal usaha bagi
perusahaan yang sedang mengalami kekurangan
modal (likuiditas).
• Memperbaiki teknologi melalui pengalihan dari
teknologi lama ke teknologi baru sehingga dapat
membantu peningkatan kapasitas produksi dan
peningkatan mutu produknya.
• Membantu pengembangan usaha melalui
perluasan pasaran pengembangan usaha baru,
seperti melalui deversifikasi usaha.
• Mengalami reiko kerugian. Maksudnya jika
perusahaan beroperasi dengan modal sendiri,
maka resiko kerugianpun ditanggung sendiri,
namun apabila dijalankan bersama dengan
modal ventura maka resiko dapat disebarkan
antara keduanya.
MARLINDA
Sumber Pendanaan Modal Ventura
• Investor Perseorangan
• Investor Institusi
• Perusahaan Asruransi dan Dana Pensiun.
• Perbankan
• Lembaga Keuangan Internasional
MARLINDA
Pengembangan
ide usaha
Awal kegiatan
usaha
Awal
pengembangan
usaha
Ekspansi
Kejenuhan atau
penurunan
MARLINDA
Bentuk Pembiayaan
Penyertaan
modal dalam
bentuk saham.
Obligasi yang dapat
dikonversikan
menjadi saham.
Pinjaman yang
memberikan hak
opsi bagi Perusahaan
Modal Ventura untuk
membeli saham.
Pinjaman
dengan tingkat
bunga yang
relatif rendah.
Pinjaman yang
dapat
dikonversikan
menjadi
saham.
Pinjaman yang
tidak perlu
dibayar bila
perusahaan
belum mampu
menutupi biaya
operasinya.
Pinjaman yang apabila
terjadi likuidasi, maka
pengembaliannya
berada pada prioritas
setelah obligasi dan
pinjaman lainnya.
MARLINDA
Jumlah pembiayaan harus disebutkan dengan jelas
Cara penarikan dana dapat bermacam-macam.
Jadwal penggunaan bantuan dana harus disesuaikan dengan
kebutuhan dana
Jangka waktu bantuan dana
Harus disebutkan dengan tegas
Balas jasa dapat berupa bunga, bagi hasil
Cara penarikan kembali investasi
Harus disepakati pada awal proses modal ventura.
Kesepakatan tentang adanya kemungkinan perubahan atau
perpindahan kepemilikanMARLINDA
Terima
Kasih
MARLINDA

Modal ventura ppt(ready)

  • 1.
    Lembaga Keuangan NonBank MARLINDA
  • 2.
  • 3.
    1. Pihak PerusahaanModal Ventura (Venture Capital Company) 2. Pihak Perusahaan Pasangan Usaha 3. Pihak Penyandang Dana MARLINDA
  • 4.
    Bank Modal Ventura 1.Pelaku 2. Bantuan pembiayaan 3. Keterlibatan manajemen 4. Jenis resiko 5. Bentuk keuntungan 6. Jangka waktu 7. Akhir kontrak Bank,kreditur,debitur Pinjaman/kredit Tidak ada Kredit macet Bunga kredit Pendek,menengah, panjang Lunas&putus hubungan Investor,perusahaan modal ventura,PPU. Penyertaan modal Ada sebagai partner Usaha gagal Capital gain 5-10 tahun (panjang) Divestasi MARLINDA
  • 5.
    Awal mula tumbuhnyaindustri modal ventura ini adalah dengan diterbitkannya Undang-undang investasi usaha kecil (Small Business Investment Act) di Amerika pada tahun 1958 dimana secara resmi diperbolehkannya Kantor Pendaftaran Usaha Kecil (Small Business Administration (SBA)) untuk mendaftarkan perusahaan modal kecil untuk membantu pembiayaan dan permodalan dari usaha wiraswasta di Amerika. Setelah ini banyak muncul usaha modal ventura di seluruh dunia termasuk salah satunya di Indonesia. Perusahaan modal ventura di Indonesia diawali dengan pembentukan PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sahamnya dimilki olehDepartemen Keuangan (82,2%) dan Bank Indonesia (17,8%). MARLINDA
  • 6.
    JENIS – JENISPEMBIAYAAN MODAL VENTURA 1. Equity Financing (Pembiayaan langsung ) 2. Semi Equity Financial (membeli obligasi konversi) 3. Mendirikan perusahaan baru 4. Bagi Hasil (ditujukan kepada usaha kecil yang belum berbentuk PT) MARLINDA
  • 7.
    Mekanisme Kegiatan ModalVentura 1. Single tier approach MARLINDA
  • 8.
  • 9.
    Bagi pasangan Modalventura • Memperoleh keuntungan berupa deviden dari penyertaan modalnya dalam bentuk saham. • Memperoleh keuntungan berupa capital gain dari hasil selisih dari transaksi penjualan dan pembelian surat-surat berharga (saham) • Memperoleh keuntungan berupa bagi hasil untuk usaha tertentu sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuatnya. Bagi Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) •Membantu penambahan modal usaha bagi perusahaan yang sedang mengalami kekurangan modal (likuiditas). • Memperbaiki teknologi melalui pengalihan dari teknologi lama ke teknologi baru sehingga dapat membantu peningkatan kapasitas produksi dan peningkatan mutu produknya. • Membantu pengembangan usaha melalui perluasan pasaran pengembangan usaha baru, seperti melalui deversifikasi usaha. • Mengalami reiko kerugian. Maksudnya jika perusahaan beroperasi dengan modal sendiri, maka resiko kerugianpun ditanggung sendiri, namun apabila dijalankan bersama dengan modal ventura maka resiko dapat disebarkan antara keduanya. MARLINDA
  • 10.
    Sumber Pendanaan ModalVentura • Investor Perseorangan • Investor Institusi • Perusahaan Asruransi dan Dana Pensiun. • Perbankan • Lembaga Keuangan Internasional MARLINDA
  • 11.
  • 12.
    Bentuk Pembiayaan Penyertaan modal dalam bentuksaham. Obligasi yang dapat dikonversikan menjadi saham. Pinjaman yang memberikan hak opsi bagi Perusahaan Modal Ventura untuk membeli saham. Pinjaman dengan tingkat bunga yang relatif rendah. Pinjaman yang dapat dikonversikan menjadi saham. Pinjaman yang tidak perlu dibayar bila perusahaan belum mampu menutupi biaya operasinya. Pinjaman yang apabila terjadi likuidasi, maka pengembaliannya berada pada prioritas setelah obligasi dan pinjaman lainnya. MARLINDA
  • 13.
    Jumlah pembiayaan harusdisebutkan dengan jelas Cara penarikan dana dapat bermacam-macam. Jadwal penggunaan bantuan dana harus disesuaikan dengan kebutuhan dana Jangka waktu bantuan dana Harus disebutkan dengan tegas Balas jasa dapat berupa bunga, bagi hasil Cara penarikan kembali investasi Harus disepakati pada awal proses modal ventura. Kesepakatan tentang adanya kemungkinan perubahan atau perpindahan kepemilikanMARLINDA
  • 14.