dan
Pengembangannya
Dra. Siti Sahara
1. Pengertian Paragraf
2. Unsur-unsur Paragraf
3. Struktur Paragraf
4. Fungsi Paragraf
5. Syarat Paragraf
6. Kalimat Utama
7. Jenis Paragraf
1. Pengertian Paragraf
 Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam
sebuah karangan. Dalam paragraf terdapat satu unit buah
pikiran yang didukung oleh semua kalimat dalam paragraf
tersebut, mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau
kalimat topik, kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat
penutup. Himpunan kalimat ini saling bertalian sehingga
membentuk sebuah gagasan.
(Sabarti Akhadiah dkk. 1988: 144)
 Paragraf dapat terdiri atas satu kalimat yang berisi gagasan
utama dan sejumlah kalimat yang berisi gagasan penjelas yang
menjadi pendukung. Paragraf itulah yang kemudian dapat disusun
menjadi teks atau wacana. Dengan demikian unsure terkecil
sebuah teks atau wacana adalah paragraf, bukan kalimat
(Arifin dan Junaiyah 2009 : 82)
Lanjut
 Paragraf dapat terdiri atas satu kalimat yang berisi gagasan
utama dan sejumlah kalimat yang berisi gagasan penjelas yang
menjadi pendukung. Paragraf itulah yang kemudian dapat disusun
menjadi teks atau wacana. Dengan demikian unsure terkecil
sebuah teks atau wacana adalah paragraf, bukan kalimat.
(Arifin dan Junaiyah 2009 : 82)
 Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa
pargraf adalah kumpulan dari beberapa kalimat
yang di dalamnya terdapat kalimat utama atau kalimat
topik dan kalimat penjelas.
Pengertian Paragraf & Alinea
 Paragraf:
- Bagian karangan yang
merupakan himpunan kalimat yang
bertalian satu sama lain,
- membentuk kesatuan pikiran.
 Alinea:
- Berarti ganti baris atau baris baru. ditulis
menjorok ke dalam garis pinggir atau garis
margin kira-kira satu atau dua cm, jika diketik
5/7 ketukan.
2. Unsur-unsur Paragraf
 Menurut Verhaar (Risnawati, 2007 : 22-26),
alat bantu untuk menciptakan susunan yang
logis, sistematis itu ialah elemen- elemen
paragraf seperti transisi, kalimat topik, kalimat
pengembang, kalimat penegas. Keempat unsur
paragraf tersebut kadang- kadang muncul
bersamaan, tetapi kadang- kadang hanya
sebagian yang tampil dalam suatu paragraf.
3. Struktur Paragraf
 Struktur Paragraf ialah kalimat-kalimat yang
membangun paragraf pada umumnya dapat
diklasifikasikan atas dua macam, yaitu:
1) kalimat utama atau kalimat topik .
2) kalimat penjelas atau kalimat pendukung.
 Kalimat utama atau kalimat topik , biasanya
ditempatkan secara jelas sebagai kalimat
awal suatu paragraf. Kalimat utama ini
kemudian dikembangkan dengan
sejumlahkalimat penjelas sehingga ide atau
gagasan yang terkandung dalam kalimat
utama itu menjadi semakin jelas.
Lanjut
 Ciri kalimat utama/topik adalah:
a) Mengandung permasalahan yang
potensial untuk dirinci atau diuraikan
lebih lanjut
b) Merupakan kalimat lengkap yang dapat
berdiri sendiri
c) Mempunyai arti yang cukup jelas tanpa
harus dihubungkan dengan kalimat lain
d) Dapat dibentuk tanpa bantuan kata
sambung dan frasa transisi.
4. Fungsi Paragraf
 Berdasarkan fungsi dan posisi dalam
karangan (berdasarkan tujuan) paragraf
dibedakan:
a. Paragraf pembuka
b. Paragraf penghubung atau
pengembang
c. Paragraf penutup.
Lanjut
a) Paragraf Pembuka: ialah letaknya di bagian awal
karangan. Berisi pengantar atau pembuka karangan.
Digunakan untuk menarik perhatian pembaca.
b) Paragraf Pengembang atau Penghubung: ialah letaknya
di bagian tengah karangan. Digunakan untuk meng-
hubungkan paragraf pembuka dengan paragraf penutup.
Paragraf inilah berisi pikiran-pikiran pokok dituangkan (isi
karangan)
c) Paragraf Penutup: ialah letaknya di akhir karangan.
Berisi kesimpulan atau ulangan dari paragraf-
paragraf terdahulu.
5. Syarat Pembentukan Paragraf
 Persyaratan pembentukan paragraf
yang efektif memenuhi tiga syarat,
ialah:
a) Adanya kesatuan makna (koherensi).
b) Adanya kesatuan bentuk (kohesi).
c) Adanya kelengkapan, dan
hanya memiliki satu pikiran utama.
Lanjut
a) Kesatuan atau Koherensi
1) Mengandung satu pokok pikiran yang diwujukan
dalam kalimat utama
2) Ciri-ciri kalimat utama Mengandung permasalahan
yang: 1) Berpotensi untuk diuraikan
2) Berdiri sendiri
3) Di awal (deduktif) dan diakhir (induktif)
b) Kepaduan
1. Penggunaan kata penghubung
a. interkalimat: karena, sehingga, tetapi, sedangkan,
apabila, jika, maka dll dan
b. antarkalimat: Oleh karen itu, jadi, kemudian,
namun, selanjutnya, bahkan dll
2. Penggunakan kata ganti yang tepat
Lanjut
c) Kelengkapan
1) Suatu paragraf dikatakan lengkap jika berisi
kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk
menunjang kejelasan kaliamt topik atau kalimat
utama.
2) Ciri-ciri:
1. Tidak dapat berdiri sendiri
2. Memerlukan bantukan kata hubung
3. Pengembangannya berupa:
a) contoh c) analogi
b) definisi d) pertentangan
6. Berdasarkan Letak Kalimat Utama
 Berdasarkan posisi atau letak kalimat utama atau
kalimat topik; Jenis atau tife paragraf dibedakan atas:
1) Paragraf deduktif (uraian)
2) Paragraf induktif (simpulan)
3) Paragraf deduktif-induktif (ulang atau campuran)
4) Paragraf terbagi
5) Paragraf Ineratif (Asul Wiyanto, 2004 : 13)
Lanjut
1) Deduktif: Kalimat utama atau topik atau generalisasi
terletak di awal paragraf.
2) Induktif: Kalimat utama/topik atau generalisasi terletak di
akhir paragraf.
3) Deduktif - Indukktif: Kalimat utama atau topik atau
generalisasi terletak di awal dan akhir
paragaf.
4) Terbagi: Tidak mempunyai kalimat utama. Pikiran
utama atau topik itu menyebar di bagian-
bagian kalimat.
5) Ineratif: Kalimat utama atau topik atau generalisasi
terletak di tengah paragraf.
Buatlah contoh masing-masing paragraf di
bawah ini:
1) Deduktif
2) Induktif
3) Deduktif
4) Terbagi
5) Ineratif
Penting
NARASI
.
yaitu paragraf:
Narasi
Deskripsi
Eksposisi
Argumentasi
Persuasi
7. Jenis Paragraf berdasarkan Tulisan
1) Narasi atau cerita
(Gorys Keraf, 1985 : 135)
2) Deskripsi atau lukisan
(Dr. Gorys Keraf, 1982 : 93)
3) Eksposisi atau paparan
(Dr. Gorys Keraf, 1982 : 3)
4) Argumentasi atau alasan
(Gorys Keraf, 1985 : 99)
5) Persuasi atau bujukan
NARASI
. .
. JenisPengertian
Paragraf yang berisi
cerita yang men-
gandung tokoh, latar,
dan tema
 Fiksi
Cerpen, novel, cerbung,
dongeng
 Non Fiksi
Sejarah, biografi, otobiografi
Narasi
NARASI
.
Tentang Narasi
 Paragraf narasi menceritakan serangkaian kejadian
atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu
terjadinya suatu kejadian tersebut.
 Ciri ciri paragraf narasi:
1) Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan
suasana dalam cerita
2) Mementingkan urutan waktu maupun
urutan peristiwa
3) Digunakan dalam karya fiksi ( cerpen,
novel, dan roman) maupun dalam tulisan
nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar,
sejarah, riwayat perjalanan).
.
Pengertian:
Paragraf yang berisi
penggambaran
dengan kata-kata
suatu benda, tempat,
suasana, atau
keadaan.
Isinya:
* Spasi/ruang tempat
* Suasana atau
waktu
Deskripsi
.
Tentang Deskripsi
 Paragraf deskripsi merupakan gagasan pokok
yang menggambarkan suatu objek sehingga para
pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa
objek tersebut. Tujuannya adalah untuk merasakan
sendiri dari semua yang ditulis oleh penulis. Objek
tersebut dapat berupa orang, benda, atau tempat.
 Ciri-ciri paragraf deskriptif yaitu:
Berisi bacaan yang melukiskan objek tertentu
 orang, tempat, keindahan alam dll.
Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita
karya tulis.
.
Pengertian:
Paragraf yang berisi
paparan tentang
sebuah informasi
atau penjelasan
Jenis:
• Makalah
• Laporan
• Skripsi
• Tesis
• Disertasi
• Buku teks
Eksposisi
Tentang Eksposisi
 Eksposisi jenis paragraf yang tulisannya memberikan
informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau
petunjuk sehingga orang yang membacanya akan
bertambah wawasan.
 Ciri-ciri paragraf eksposisi meliputi:
1) Mengandung informasi di dalamnya.
2) Karya tulis bersifa ilmiah.
3) Bertujuan menjelaskan atau memaparkan.
4) Berdasarkan fakta.
5) Tidak bermaksud mempengaruhi.
ARGUMENTASI
. .
. .
Argumentasi
Pengertian
Paragraf yang
memberikan alasan
(argumen)
berdasarkan fakta
dan data.
• Makalah
• Laporan
• Skripsi
• Tesis
• Disertasi
Jenis
Tentang Argumentasi
 Paragraf argumentasi berisi ide atau gagasan
dan alasan yang kuat untuk menyakinkan
pembaca. Isinya mengemukakan suatu pendapat yang
diyakini.
 Ciri-ciri paragraf argumentasi meliputi:
1) Untuk penulisan karya tulis yang bersifat
nonfiksi atau ilmiah.
2) Memberikan asumsi yang bertujuan untuk mem-
berikan keyakinan kepada orang lain, bahwa
apa yang dikemukakan merupakan kebenaran.
3) Menyertai bukti-bukti yang mendasari argumen
tersebut berupa data, tabel, gambar dsb.
4) Terdapat kesimpulan di akhir paragraf.
.
Persuasi
Pengertian:
Paragraf yang
berisi bujukan
adalah untuk
mempengaruhi
orang lain
Jenis
Iklan
Tentang Persuasi
 Paragraf persuasi adalah paragraf yang bertujuan
meyakinkan dan membujuk pembaca agar
melaksanakan atau menerima gagasan penulis
terhadap suatu hal:
1) Terdapat bukti dan fakta yg mempengaruhi
atau membujuk pembaca.
2) Tulisan yang mendorong dan mempengaruhi
dalam suatu hal.
3) Bahasa yang digunakan dibuat menarik
untuk memberikan kesan kepada pembaca.
NARASI
* Narasi
* Deskripsi
* Eksposisi
* Argumentasi
* Persuasi
Buatlah contoh masing-masing paragraf di
bawah ini:
Latihan Yuk
Menulis Paragraf
Uji Kompetensi 4
Dra. Siti Sahara
Buku Sumber
1. Akhadiah, Sabarti dan Sakura Ridwan. Pembinaan
Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta:
Erlangga, 1988.
2. Arifin, Zaenal & Jumaiyah. 2009. “Sintaksis”.
Jakarta: PT Grapindo.
3. Henry, Guntur Tarigan. Pengajaran Semantik.
Bandung: Angkasa 1983.
4. Keraf, Gorys. Komposisi. Ende, Flores: Nusa Indah,
1995.
Buku Sumber
5. Muliono, Anton., dkk. 1988. “Tata Bahasa Baku
Bahasa Indonesia”. Jakarta: Balai Pustaka.
6. Nurgyantro, Burhan. 2010. “Penilaian Pembelajaran
Bahasa (Berbasis Kompetensi)”. Yogyakarta: BpFe.
7. Tolla, Achmad & Marlan Martini. 1991. “Retorika
Menulis Siswa Kelas II SMA Negeri di Kota Madya
Ujung Pandang”. Laporan Penelitian. Ujung
pandang: IKIP Ujung Pandang
8. Zainurrahman. 2011. “Menulis (dari Teori Hingga
Paraktik)”. Bandung: ALFABETA.
7. paragraf dan pengembangannya

7. paragraf dan pengembangannya

  • 1.
  • 2.
    1. Pengertian Paragraf 2.Unsur-unsur Paragraf 3. Struktur Paragraf 4. Fungsi Paragraf 5. Syarat Paragraf 6. Kalimat Utama 7. Jenis Paragraf
  • 3.
    1. Pengertian Paragraf Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiran dalam sebuah karangan. Dalam paragraf terdapat satu unit buah pikiran yang didukung oleh semua kalimat dalam paragraf tersebut, mulai dari kalimat pengenal, kalimat utama atau kalimat topik, kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Himpunan kalimat ini saling bertalian sehingga membentuk sebuah gagasan. (Sabarti Akhadiah dkk. 1988: 144)  Paragraf dapat terdiri atas satu kalimat yang berisi gagasan utama dan sejumlah kalimat yang berisi gagasan penjelas yang menjadi pendukung. Paragraf itulah yang kemudian dapat disusun menjadi teks atau wacana. Dengan demikian unsure terkecil sebuah teks atau wacana adalah paragraf, bukan kalimat (Arifin dan Junaiyah 2009 : 82)
  • 4.
    Lanjut  Paragraf dapatterdiri atas satu kalimat yang berisi gagasan utama dan sejumlah kalimat yang berisi gagasan penjelas yang menjadi pendukung. Paragraf itulah yang kemudian dapat disusun menjadi teks atau wacana. Dengan demikian unsure terkecil sebuah teks atau wacana adalah paragraf, bukan kalimat. (Arifin dan Junaiyah 2009 : 82)  Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa pargraf adalah kumpulan dari beberapa kalimat yang di dalamnya terdapat kalimat utama atau kalimat topik dan kalimat penjelas.
  • 5.
    Pengertian Paragraf &Alinea  Paragraf: - Bagian karangan yang merupakan himpunan kalimat yang bertalian satu sama lain, - membentuk kesatuan pikiran.  Alinea: - Berarti ganti baris atau baris baru. ditulis menjorok ke dalam garis pinggir atau garis margin kira-kira satu atau dua cm, jika diketik 5/7 ketukan.
  • 6.
    2. Unsur-unsur Paragraf Menurut Verhaar (Risnawati, 2007 : 22-26), alat bantu untuk menciptakan susunan yang logis, sistematis itu ialah elemen- elemen paragraf seperti transisi, kalimat topik, kalimat pengembang, kalimat penegas. Keempat unsur paragraf tersebut kadang- kadang muncul bersamaan, tetapi kadang- kadang hanya sebagian yang tampil dalam suatu paragraf.
  • 7.
    3. Struktur Paragraf Struktur Paragraf ialah kalimat-kalimat yang membangun paragraf pada umumnya dapat diklasifikasikan atas dua macam, yaitu: 1) kalimat utama atau kalimat topik . 2) kalimat penjelas atau kalimat pendukung.  Kalimat utama atau kalimat topik , biasanya ditempatkan secara jelas sebagai kalimat awal suatu paragraf. Kalimat utama ini kemudian dikembangkan dengan sejumlahkalimat penjelas sehingga ide atau gagasan yang terkandung dalam kalimat utama itu menjadi semakin jelas.
  • 8.
    Lanjut  Ciri kalimatutama/topik adalah: a) Mengandung permasalahan yang potensial untuk dirinci atau diuraikan lebih lanjut b) Merupakan kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri c) Mempunyai arti yang cukup jelas tanpa harus dihubungkan dengan kalimat lain d) Dapat dibentuk tanpa bantuan kata sambung dan frasa transisi.
  • 9.
    4. Fungsi Paragraf Berdasarkan fungsi dan posisi dalam karangan (berdasarkan tujuan) paragraf dibedakan: a. Paragraf pembuka b. Paragraf penghubung atau pengembang c. Paragraf penutup.
  • 10.
    Lanjut a) Paragraf Pembuka:ialah letaknya di bagian awal karangan. Berisi pengantar atau pembuka karangan. Digunakan untuk menarik perhatian pembaca. b) Paragraf Pengembang atau Penghubung: ialah letaknya di bagian tengah karangan. Digunakan untuk meng- hubungkan paragraf pembuka dengan paragraf penutup. Paragraf inilah berisi pikiran-pikiran pokok dituangkan (isi karangan) c) Paragraf Penutup: ialah letaknya di akhir karangan. Berisi kesimpulan atau ulangan dari paragraf- paragraf terdahulu.
  • 11.
    5. Syarat PembentukanParagraf  Persyaratan pembentukan paragraf yang efektif memenuhi tiga syarat, ialah: a) Adanya kesatuan makna (koherensi). b) Adanya kesatuan bentuk (kohesi). c) Adanya kelengkapan, dan hanya memiliki satu pikiran utama.
  • 12.
    Lanjut a) Kesatuan atauKoherensi 1) Mengandung satu pokok pikiran yang diwujukan dalam kalimat utama 2) Ciri-ciri kalimat utama Mengandung permasalahan yang: 1) Berpotensi untuk diuraikan 2) Berdiri sendiri 3) Di awal (deduktif) dan diakhir (induktif) b) Kepaduan 1. Penggunaan kata penghubung a. interkalimat: karena, sehingga, tetapi, sedangkan, apabila, jika, maka dll dan b. antarkalimat: Oleh karen itu, jadi, kemudian, namun, selanjutnya, bahkan dll 2. Penggunakan kata ganti yang tepat
  • 13.
    Lanjut c) Kelengkapan 1) Suatuparagraf dikatakan lengkap jika berisi kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kejelasan kaliamt topik atau kalimat utama. 2) Ciri-ciri: 1. Tidak dapat berdiri sendiri 2. Memerlukan bantukan kata hubung 3. Pengembangannya berupa: a) contoh c) analogi b) definisi d) pertentangan
  • 14.
    6. Berdasarkan LetakKalimat Utama  Berdasarkan posisi atau letak kalimat utama atau kalimat topik; Jenis atau tife paragraf dibedakan atas: 1) Paragraf deduktif (uraian) 2) Paragraf induktif (simpulan) 3) Paragraf deduktif-induktif (ulang atau campuran) 4) Paragraf terbagi 5) Paragraf Ineratif (Asul Wiyanto, 2004 : 13)
  • 15.
    Lanjut 1) Deduktif: Kalimatutama atau topik atau generalisasi terletak di awal paragraf. 2) Induktif: Kalimat utama/topik atau generalisasi terletak di akhir paragraf. 3) Deduktif - Indukktif: Kalimat utama atau topik atau generalisasi terletak di awal dan akhir paragaf. 4) Terbagi: Tidak mempunyai kalimat utama. Pikiran utama atau topik itu menyebar di bagian- bagian kalimat. 5) Ineratif: Kalimat utama atau topik atau generalisasi terletak di tengah paragraf.
  • 16.
    Buatlah contoh masing-masingparagraf di bawah ini: 1) Deduktif 2) Induktif 3) Deduktif 4) Terbagi 5) Ineratif Penting
  • 17.
    NARASI . yaitu paragraf: Narasi Deskripsi Eksposisi Argumentasi Persuasi 7. JenisParagraf berdasarkan Tulisan 1) Narasi atau cerita (Gorys Keraf, 1985 : 135) 2) Deskripsi atau lukisan (Dr. Gorys Keraf, 1982 : 93) 3) Eksposisi atau paparan (Dr. Gorys Keraf, 1982 : 3) 4) Argumentasi atau alasan (Gorys Keraf, 1985 : 99) 5) Persuasi atau bujukan
  • 18.
    NARASI . . . JenisPengertian Paragrafyang berisi cerita yang men- gandung tokoh, latar, dan tema  Fiksi Cerpen, novel, cerbung, dongeng  Non Fiksi Sejarah, biografi, otobiografi Narasi
  • 19.
    NARASI . Tentang Narasi  Paragrafnarasi menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya suatu kejadian tersebut.  Ciri ciri paragraf narasi: 1) Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan suasana dalam cerita 2) Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa 3) Digunakan dalam karya fiksi ( cerpen, novel, dan roman) maupun dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar, sejarah, riwayat perjalanan).
  • 20.
    . Pengertian: Paragraf yang berisi penggambaran dengankata-kata suatu benda, tempat, suasana, atau keadaan. Isinya: * Spasi/ruang tempat * Suasana atau waktu Deskripsi
  • 21.
    . Tentang Deskripsi  Paragrafdeskripsi merupakan gagasan pokok yang menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek tersebut. Tujuannya adalah untuk merasakan sendiri dari semua yang ditulis oleh penulis. Objek tersebut dapat berupa orang, benda, atau tempat.  Ciri-ciri paragraf deskriptif yaitu: Berisi bacaan yang melukiskan objek tertentu  orang, tempat, keindahan alam dll. Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita karya tulis.
  • 22.
    . Pengertian: Paragraf yang berisi paparantentang sebuah informasi atau penjelasan Jenis: • Makalah • Laporan • Skripsi • Tesis • Disertasi • Buku teks Eksposisi
  • 23.
    Tentang Eksposisi  Eksposisijenis paragraf yang tulisannya memberikan informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan.  Ciri-ciri paragraf eksposisi meliputi: 1) Mengandung informasi di dalamnya. 2) Karya tulis bersifa ilmiah. 3) Bertujuan menjelaskan atau memaparkan. 4) Berdasarkan fakta. 5) Tidak bermaksud mempengaruhi.
  • 24.
    ARGUMENTASI . . . . Argumentasi Pengertian Paragrafyang memberikan alasan (argumen) berdasarkan fakta dan data. • Makalah • Laporan • Skripsi • Tesis • Disertasi Jenis
  • 25.
    Tentang Argumentasi  Paragrafargumentasi berisi ide atau gagasan dan alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca. Isinya mengemukakan suatu pendapat yang diyakini.  Ciri-ciri paragraf argumentasi meliputi: 1) Untuk penulisan karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah. 2) Memberikan asumsi yang bertujuan untuk mem- berikan keyakinan kepada orang lain, bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran. 3) Menyertai bukti-bukti yang mendasari argumen tersebut berupa data, tabel, gambar dsb. 4) Terdapat kesimpulan di akhir paragraf.
  • 26.
    . Persuasi Pengertian: Paragraf yang berisi bujukan adalahuntuk mempengaruhi orang lain Jenis Iklan
  • 27.
    Tentang Persuasi  Paragrafpersuasi adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal: 1) Terdapat bukti dan fakta yg mempengaruhi atau membujuk pembaca. 2) Tulisan yang mendorong dan mempengaruhi dalam suatu hal. 3) Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca.
  • 28.
    NARASI * Narasi * Deskripsi *Eksposisi * Argumentasi * Persuasi Buatlah contoh masing-masing paragraf di bawah ini:
  • 29.
    Latihan Yuk Menulis Paragraf UjiKompetensi 4 Dra. Siti Sahara
  • 30.
    Buku Sumber 1. Akhadiah,Sabarti dan Sakura Ridwan. Pembinaan Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga, 1988. 2. Arifin, Zaenal & Jumaiyah. 2009. “Sintaksis”. Jakarta: PT Grapindo. 3. Henry, Guntur Tarigan. Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa 1983. 4. Keraf, Gorys. Komposisi. Ende, Flores: Nusa Indah, 1995.
  • 31.
    Buku Sumber 5. Muliono,Anton., dkk. 1988. “Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia”. Jakarta: Balai Pustaka. 6. Nurgyantro, Burhan. 2010. “Penilaian Pembelajaran Bahasa (Berbasis Kompetensi)”. Yogyakarta: BpFe. 7. Tolla, Achmad & Marlan Martini. 1991. “Retorika Menulis Siswa Kelas II SMA Negeri di Kota Madya Ujung Pandang”. Laporan Penelitian. Ujung pandang: IKIP Ujung Pandang 8. Zainurrahman. 2011. “Menulis (dari Teori Hingga Paraktik)”. Bandung: ALFABETA.