KELOMPOK 8 :
BIMA TRI ATMAJA K. 080
DESI DWI K. 087
WIWIT SUGIARTO. 092
ARDA HERNANDA. 094
ALI RIDWAN. 106
20/11/2014PARAGRA
F
• STRUKTUR PARAGRAF
Paragraf terdiri atas kalimat topik atau kalimat pokok dan kalimat
penjelas atau kalimat pendukung. Kalimat topik merupakan kalimat
terpenting yang berisi ide pokok alinea. Sedangkan kalimat penjelas
atau kalimat pendukung berfungsi untuk menjelaskan atau mendukung
ide utama.
1. Posisi Paragraf
2. Batasan Paragraf
3. Kegunaan Paragraf
4. Unsur-Unsur Paragraf
5. Struktur Paragraf
1) Kesatuan
2) Kepaduan
3) Kelengkapan
4) Panjang Paragraf
5) Pola Sususnan Paragraf
• SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN
PARAGRAF
• MACAM-MACAM PARAGRAF
• Eksposisi
• Argumentasi
• Deskripsi
• Persuasi
• Narasi
• Paragraf Berdasarkan Tujuannya
• Paragraf pembuka
• Paragraf penghubung
• Paragraf penutup
• Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Utama
• Paragraf Deduktif
• Paragraf Induktif
• Paragraf Campuran
• Paragraf Berdasarkan Isi
• Deskripsi
• Proses
• Efektif
• UNSUR-UNSUR PARAGRAF
Unsur pembangun paragraf agar paragraf atau alinea
dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya.
Kalimat utama atau pikiran utama, merupakan dasar
dari pengembangan suatu paragraf karena kalimat
utama merupakan kalimat yang mengandung pikiran
utama.
Kalimat penjelas, merupakan kalimat yang berfungsi
sebagai penjelas dari gagasan utama.
• Kesimpulan
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa
ilmu Bahasa Indonesia dapat member kita ilmu
pengetahuan yang mendalam tentang berbagai
macam hal, salah satunya pembuatan karya
tulis yang benar dengan mengindahkan paragraf
dan Bahasa Indonesia adalah Bahasa Resmi
kebangsaan dengan Berbahasa Indonesia kita
bias menambah Cakrawa dan pemikiran dan
berbahasa yang lusa.
SEKIAN. . .
DAN
TERIMA KASIH. . .
• POSISI PARAGRAF
Sebuah karangan dibangun oleh beberapa bab. Bab-bab suatu
karangan yang mengandung kebulatan ide dibangun oleh beberapa anak
bab. Anak bab dibangun oleh beberapa paragraf. Jadi, kedudukan
paragraf dalam karangan adalah sebagai unsur pembangun anak bab,
atau secara tidak langsung sebagai pembangun karangan itu sendiri.
• BATASAN PARAGRAF
Pengertian ini ada beberapa pendapat, antara lain :
• 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia : paragraf
adalah bagian bab dalam suatu karangan (biasanya
mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai
dengan garis baru)
• 2. The Jiang Gie dan A. Didyamartaya : paragraf
ialah satuan pembagian lebih kecil di bawah sesuatu
bab dalam buku. Paragraf biasanya diberi angka Arab.
• KEGUNAAN PARAGRAF
• 1. Sebagai penampung fragmen ide pokok atau gagasan pokok
keseluruhan paragraf
• 2. Alat untuk memudahkan pernbaca memahami jalan pikiran
penulisnya
• 3. Penanda bahwa pikiran baru dimulai,
• 4. Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran
secara sistematis
• 5. berguna bagi pengantar, transisi, dan penutup.
• Unsur-Unsur Paragraf
Ialah beberapa unsur yang pembangun
paragraf, sehingga paragraf tersebut
tersusun secara logis dan sistematis.
• Struktur Paragraf
kalimat yang membangun paragraf pada umumnya
dapat diklasifikasikan atas dua macam yaitu kalimat
topik atau kalimat pokok, dan kalimat penjelas atau
kalimat pendukung.
• KESATUAN
Kesatuan paragraf ialah semua kalimat
yang membangun paragraf secara
bersama-sama menyatakan suatu hal atau
suatu tema tertenru. Kesatuan di sini
tidak boleh diartikan bahwa paragraf itu
memuat satu hal saja.
• KEPADUAN
Kepaduan (koherensi) adalah kekompakan
hubungan antara suatu kalimat dan kalimat
yang lain yang membentuk suatu paragraf,
kepaduan yang baik apabila hubungan timbal
balik antar kalimat yang membangun paragraf
itu baik, wajar, dan mudah dipahami.
• KELENGKAPAN
Ialah suatu paragraf yang berisi kalimat-kalimat
penjelas yang cukup untuk menunjang kalimat
topik.
• PANJANG PARAGRAF
Panjang paragraf dalam sebagai tulisan tidak
sama, bergantung pada beberapa jauh/dalamnya
suatu Bahasa dan tingkat pembaca yang
menjadi sasaran.
• POLA SUSUN PARAGRAF
Rangkaian pernyataan dalam paragraf harus
disusun menurut pola yang taat asas,
pernyataan yang satu disusun oleh
pernyatanyang lain dengan wajar dan
bersetalian secara logis.
• EKSPOSISI
Berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik
dengan tujuan memberi informasi.
• ARGUMENTASI
Bertujuan membuktikan kebenaran suatu
pendapat/ kesimpulan dengan data/ fakta
konsep sebagai alasan/ bukti.
• DESKRIPSI
Berisi gambaran mengenai suatu hal atau keadaan
sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa
atau mendengar hal tersebut.
• PERSUASI
Karangan ini bertujuan mempengaruhi emosi
pembaca agar berbuat sesuatu.
• NARASI
Karangan ini berisi rangkaian peristiwa
yang susul-menyusul, sehingga
membentuk alur cerita. Karangan jenis ini
sebagian besar berdasarkan imajinasi.
• PARAGRAF PEMBUKA
Paragraf pembuka biasanya memiliki sifat ringkas
menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran
pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.
• PARAGRAF PENGHUBUNG
Paragraf penghubung berisi inti masalah yang
hendak disampaikan kepada pembaca. Secara
fisik, paragraf ini lebih panjang dari pada paragraf
pembuka.
• PARAGRAF PENUTUP
Paragraf penutup biasanya berisi simpulan (untuk
argumentasi) atau penegasan kembali (untuk
eksposisi) mengenai hal-hal yang dianggap
penting.
• PARAGRAF DEDUKTIF
Paragraf deduktif ditandai dengan terdapatnya
kalimat utama di awal paragraf dan dimulai
dengan pernyataan umum yang disusun dengan
uraian atau penjelasan khusus.
• PARAGRAF INDUKTIF
Paragraf induktif ditandai dengan terdapatnya
kalimat utama di akhir paragraf dan diawali
dengan uraian atau penjelasan bersifat khusus
dan diakhiri dengan pernyataan umum.
•
• PARAGRAF CAMPURAN
Paragraf campuran ditandai dengan
terdapatnya kalimat utama di awal dan
akhir paragraf. Kalimat utama yang
terletak diakhir merupakan kalimat yang
bersifat penegasan kembali.
• PARAGRAF DESKRIPSI
Paragraf deskripsi ditandai dengan kalimat utama
yang tidak tercantum secara nyata dan tema
paragraf tersirat dalam keseluruhan paragraf.
Biasanya dipakai untuk melakukan sesuatu, hal,
keadaan, situasi dalam cerita.
• PARAGRAF PROSES
Paragraf proses ditandai dengan tidak
terdapatnya kalimat utama dan pikiran
utamanya tersirat dalam kalimat-kalimat
penjelas yang memaparkan urutan suatu
kejadian atau proses, meliputi waktu, ruang,
klimaks dan antiklimaks.
• PARAGRAF EFEKTIF
Paragraf efektif adalah paragraf yang memenuhi
ciri paragraf yang baik. Paragrafnya terdiri atas
satu pikiran utama dan lebuh dari satu pikiran
penjelas. Tidak boleh ada kalimat sumbang, harus
ada koherensi antar kalimat.

Paragraf

  • 1.
    KELOMPOK 8 : BIMATRI ATMAJA K. 080 DESI DWI K. 087 WIWIT SUGIARTO. 092 ARDA HERNANDA. 094 ALI RIDWAN. 106
  • 2.
  • 3.
    • STRUKTUR PARAGRAF Paragrafterdiri atas kalimat topik atau kalimat pokok dan kalimat penjelas atau kalimat pendukung. Kalimat topik merupakan kalimat terpenting yang berisi ide pokok alinea. Sedangkan kalimat penjelas atau kalimat pendukung berfungsi untuk menjelaskan atau mendukung ide utama. 1. Posisi Paragraf 2. Batasan Paragraf 3. Kegunaan Paragraf 4. Unsur-Unsur Paragraf 5. Struktur Paragraf
  • 4.
    1) Kesatuan 2) Kepaduan 3)Kelengkapan 4) Panjang Paragraf 5) Pola Sususnan Paragraf • SYARAT-SYARAT PEMBENTUKAN PARAGRAF
  • 5.
    • MACAM-MACAM PARAGRAF •Eksposisi • Argumentasi • Deskripsi • Persuasi • Narasi
  • 6.
    • Paragraf BerdasarkanTujuannya • Paragraf pembuka • Paragraf penghubung • Paragraf penutup
  • 7.
    • Paragraf BerdasarkanLetak Kalimat Utama • Paragraf Deduktif • Paragraf Induktif • Paragraf Campuran
  • 8.
    • Paragraf BerdasarkanIsi • Deskripsi • Proses • Efektif
  • 9.
    • UNSUR-UNSUR PARAGRAF Unsurpembangun paragraf agar paragraf atau alinea dapat berfungsi dengan sebagaimana mestinya. Kalimat utama atau pikiran utama, merupakan dasar dari pengembangan suatu paragraf karena kalimat utama merupakan kalimat yang mengandung pikiran utama. Kalimat penjelas, merupakan kalimat yang berfungsi sebagai penjelas dari gagasan utama.
  • 10.
    • Kesimpulan Dari penjelasandiatas dapat disimpulkan bahwa ilmu Bahasa Indonesia dapat member kita ilmu pengetahuan yang mendalam tentang berbagai macam hal, salah satunya pembuatan karya tulis yang benar dengan mengindahkan paragraf dan Bahasa Indonesia adalah Bahasa Resmi kebangsaan dengan Berbahasa Indonesia kita bias menambah Cakrawa dan pemikiran dan berbahasa yang lusa.
  • 11.
  • 12.
    • POSISI PARAGRAF Sebuahkarangan dibangun oleh beberapa bab. Bab-bab suatu karangan yang mengandung kebulatan ide dibangun oleh beberapa anak bab. Anak bab dibangun oleh beberapa paragraf. Jadi, kedudukan paragraf dalam karangan adalah sebagai unsur pembangun anak bab, atau secara tidak langsung sebagai pembangun karangan itu sendiri.
  • 13.
    • BATASAN PARAGRAF Pengertianini ada beberapa pendapat, antara lain : • 1. Kamus Besar Bahasa Indonesia : paragraf adalah bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru) • 2. The Jiang Gie dan A. Didyamartaya : paragraf ialah satuan pembagian lebih kecil di bawah sesuatu bab dalam buku. Paragraf biasanya diberi angka Arab.
  • 14.
    • KEGUNAAN PARAGRAF •1. Sebagai penampung fragmen ide pokok atau gagasan pokok keseluruhan paragraf • 2. Alat untuk memudahkan pernbaca memahami jalan pikiran penulisnya • 3. Penanda bahwa pikiran baru dimulai, • 4. Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran secara sistematis • 5. berguna bagi pengantar, transisi, dan penutup.
  • 15.
    • Unsur-Unsur Paragraf Ialahbeberapa unsur yang pembangun paragraf, sehingga paragraf tersebut tersusun secara logis dan sistematis.
  • 16.
    • Struktur Paragraf kalimatyang membangun paragraf pada umumnya dapat diklasifikasikan atas dua macam yaitu kalimat topik atau kalimat pokok, dan kalimat penjelas atau kalimat pendukung.
  • 17.
    • KESATUAN Kesatuan paragrafialah semua kalimat yang membangun paragraf secara bersama-sama menyatakan suatu hal atau suatu tema tertenru. Kesatuan di sini tidak boleh diartikan bahwa paragraf itu memuat satu hal saja.
  • 18.
    • KEPADUAN Kepaduan (koherensi)adalah kekompakan hubungan antara suatu kalimat dan kalimat yang lain yang membentuk suatu paragraf, kepaduan yang baik apabila hubungan timbal balik antar kalimat yang membangun paragraf itu baik, wajar, dan mudah dipahami.
  • 19.
    • KELENGKAPAN Ialah suatuparagraf yang berisi kalimat-kalimat penjelas yang cukup untuk menunjang kalimat topik.
  • 20.
    • PANJANG PARAGRAF Panjangparagraf dalam sebagai tulisan tidak sama, bergantung pada beberapa jauh/dalamnya suatu Bahasa dan tingkat pembaca yang menjadi sasaran.
  • 21.
    • POLA SUSUNPARAGRAF Rangkaian pernyataan dalam paragraf harus disusun menurut pola yang taat asas, pernyataan yang satu disusun oleh pernyatanyang lain dengan wajar dan bersetalian secara logis.
  • 22.
    • EKSPOSISI Berisi uraianatau penjelasan tentang suatu topik dengan tujuan memberi informasi.
  • 23.
    • ARGUMENTASI Bertujuan membuktikankebenaran suatu pendapat/ kesimpulan dengan data/ fakta konsep sebagai alasan/ bukti.
  • 24.
    • DESKRIPSI Berisi gambaranmengenai suatu hal atau keadaan sehingga pembaca seolah-olah melihat, merasa atau mendengar hal tersebut.
  • 25.
    • PERSUASI Karangan inibertujuan mempengaruhi emosi pembaca agar berbuat sesuatu.
  • 26.
    • NARASI Karangan iniberisi rangkaian peristiwa yang susul-menyusul, sehingga membentuk alur cerita. Karangan jenis ini sebagian besar berdasarkan imajinasi.
  • 27.
    • PARAGRAF PEMBUKA Paragrafpembuka biasanya memiliki sifat ringkas menarik, dan bertugas menyiapkan pikiran pembaca kepada masalah yang akan diuraikan.
  • 28.
    • PARAGRAF PENGHUBUNG Paragrafpenghubung berisi inti masalah yang hendak disampaikan kepada pembaca. Secara fisik, paragraf ini lebih panjang dari pada paragraf pembuka.
  • 29.
    • PARAGRAF PENUTUP Paragrafpenutup biasanya berisi simpulan (untuk argumentasi) atau penegasan kembali (untuk eksposisi) mengenai hal-hal yang dianggap penting.
  • 30.
    • PARAGRAF DEDUKTIF Paragrafdeduktif ditandai dengan terdapatnya kalimat utama di awal paragraf dan dimulai dengan pernyataan umum yang disusun dengan uraian atau penjelasan khusus.
  • 31.
    • PARAGRAF INDUKTIF Paragrafinduktif ditandai dengan terdapatnya kalimat utama di akhir paragraf dan diawali dengan uraian atau penjelasan bersifat khusus dan diakhiri dengan pernyataan umum. •
  • 32.
    • PARAGRAF CAMPURAN Paragrafcampuran ditandai dengan terdapatnya kalimat utama di awal dan akhir paragraf. Kalimat utama yang terletak diakhir merupakan kalimat yang bersifat penegasan kembali.
  • 33.
    • PARAGRAF DESKRIPSI Paragrafdeskripsi ditandai dengan kalimat utama yang tidak tercantum secara nyata dan tema paragraf tersirat dalam keseluruhan paragraf. Biasanya dipakai untuk melakukan sesuatu, hal, keadaan, situasi dalam cerita.
  • 34.
    • PARAGRAF PROSES Paragrafproses ditandai dengan tidak terdapatnya kalimat utama dan pikiran utamanya tersirat dalam kalimat-kalimat penjelas yang memaparkan urutan suatu kejadian atau proses, meliputi waktu, ruang, klimaks dan antiklimaks.
  • 35.
    • PARAGRAF EFEKTIF Paragrafefektif adalah paragraf yang memenuhi ciri paragraf yang baik. Paragrafnya terdiri atas satu pikiran utama dan lebuh dari satu pikiran penjelas. Tidak boleh ada kalimat sumbang, harus ada koherensi antar kalimat.