1 of 8

### 02.17. Menentukan Temperatre Wind-Chill Menggunakan Bahasa Pemrograman C++

• 1. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 1 Programming Exercise 2.17 Science: Wind-chill Temperature 2.17. (Science: wind-chill temperature) How cold is it outside? The temperature alone is not enough to provide the answer. Other factors including wind speed, relative humidity, and sunshine play important roles in determining coldness outside. In 2001, the National Weather Service (NWS) implemented the new wind-chill temperature to measure the coldness using temperature and wind speed. The formula is: 𝑡𝑤𝑐 = 35.74 + 0.6215 𝑡𝑎 − 35.75𝑣0.16 + 0.4275 𝑡𝑎𝑣0.16 where 𝑡𝑎 is the outside temperature measured in degrees Fahrenheit and v is the speed measured in miles per hour. 𝑡𝑤𝑐 is the wind-chill temperature. The formula cannot be used for wind speeds below 2 mph or temperatures below –58°F or above 41°F. Write a program that prompts the user to enter a temperature between –58°F and 41°F and a wind speed greater than or equal to 2 and displays the wind-chill temperature. Use pow(a, b) to compute v0.16 . Here is a sample run: Enter the temperature in Fahrenheit: 5.3 Enter the wind speed in miles per hour: 6 The wind chill index is -5.56707
• 2. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 2 02.17.01. Identifikasi Masalah Masalah yang akan diselesaikan adalah menentukan seberapa dingin udara di luar ruangan berdasarkan indeks wind chill. Indeks wind chill ini bergantung dari beberapa faktor, seperti kecepatan angin, kelembaban relatif udara dan tingkat kecerahan cahaya matahari. Buatlah program yang meminta input temperatur udara dalam derajat fahrenheit dan kecepatan udara luar dalam satuan mil per jam. 02.17.02. Strategi Pemecahan Masalah Pada tahun 2001, Suatu lembaga bernama National Weather Service (NWS) merumuskan temperatur wind-chill sebagai berikut: 𝑡𝑤𝑐 = 35.74 + 0.6215 𝑡𝑎 − 35.75𝑣0.16 + 0.4275 𝑡𝑎𝑣0.16 Dimana, 𝑡𝑎 adalah tempetatur udara luar dalam satuan derajat fahrenheit, 𝑣 adalah kecepatan udara luar, 𝑡𝑤𝑐 adalah temperatur wind-chill. dengan, −58𝑜 𝐹 ≤ 𝑡𝑎 ≤ 41𝑜 𝐹 dan 𝑣 ≥ 2 𝑚𝑝ℎ Tetapi dalam program ini, kedua batasan ini belum terakomodasi karena penulis belum membahas percabangan (if … then … ). 02.17.03. Menyelesaikan Masalah Untuk menyelesaikan masalah ini, langkah-langkah yang akan dijalankan adalah sebagai berikut: Langkah 1. Input temperatur udara luar dalam derajat fahrenheit Langkah 2. Input kecepatan udara dalam mil per jam Langkah 3. Kalkulasi temperatur wind-chill Langkah 4. Tampilkan hasil kalkulasi temperatur wind-chill
• 3. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 3 02.17.04. Mengajukan Solusi Langkah 1 hingga 4 ini dapat diterjemahkan menjadi baris kode menggunakan bahasa pemrograman C++ berikut: 1 #include <iostream> 2 #include <cmath> 3 using namespace std; 4 5 /* 6 ================================================================= 7 02.17. Science: Wind-chill Temperature 8 by : #bayuyudhasaputra 9 lang : IDN (Bahasa Indonesia) 10 ----------------------------------------------------------------- 11 Masalah : 12 How cold is it outside? The temperature alone is not enough to provide the 13 answer. Other factors including wind speed, relative humidity, and sunshine 14 play important roles in determining coldness outside. In 2001, the National 15 Weather Service (NWS) implemented the new wind-chill temperature to measure 16 the coldness using temperature and wind speed. 17 Write a program that prompts the user to enter a temperature and a wind 18 speed! 19 ================================================================= 20 */ 21 22 int main() 23 { 24 cout << endl 25 << " ======================================================" 26 << endl
• 4. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 4 27 << endl 28 << " 02.17. Science: Wind-chill Temperature" 29 << endl 30 << endl 31 << " ------------------------------------------------------" 32 << endl 33 << endl; 34 35 // 1. Input temperatur udara luar dalam derajat fahrenheit 36 cout << " Input temperatur udara luar dalam derajat fahrenheit (Mis. 5.3) : "; 37 double temperatureUdaraLuar; 38 cin >> temperatureUdaraLuar; 39 cout << endl 40 << endl 41 << " (Anda menginput " << temperatureUdaraLuar << " derajat fahrenheit)" 42 << endl 43 << endl; 44 45 // 2. Input kecepatan udara dalam mil per jam 46 cout << " Input kecepatan udara dalam mil per jam (Mis. 6) : "; 47 double kecepatanUdara; 48 cin >> kecepatanUdara; 49 cout << endl 50 << endl 51 << " (Anda menginput " << kecepatanUdara << " mil per jam)" 52 << endl 53 << endl; 54 55 // 3. Kalkulasi temperatur wind-chill 56 double temperatureWindChill; 57 temperatureWindChill = 58 35.74 + 0.6215 * temperatureUdaraLuar - 59 35.75 * pow(kecepatanUdara, 0.16) +
• 5. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 5 60 0.4275 * temperatureUdaraLuar * 61 pow(kecepatanUdara, 0.16); 62 63 // 4. Tampilkan hasil kalkulasi temperatur wind-chill 64 cout << " Jadi, Temperature Wind-Chill dengan," 65 << endl 66 << endl 67 << " temperature udara luar " << temperatureUdaraLuar << " derajat fahrenheit," 68 << endl 69 << endl 70 << " kecepatan udara " << kecepatanUdara << " mil per jam," 71 << endl 72 << endl 73 << " adalah " << temperatureWindChill << "." 74 << endl 75 << endl 76 << " ======================================================" 77 << endl; 78 79 return 0; 80 } 81 Pada baris ke-1 dan 2, penulis menyertakan header file iostream dan cmath. Header file iostream digunakan untuk mendukung fungsi cout untuk menampilkan data ke layar dan cin untuk menerima input dari pengguna. Sementara, header file cmath digunakan agar fungsi pow() (untuk menentukan pangkat) bisa digunakan. 1 #include <iostream> 2 #include <cmath>
• 6. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 6 Pada baris ke-37, variabel temperatureUdaraLuar didefinisikan dengan tipe data double. Variabel ini digunakan untuk menampung nilai yang diinput oleh pengguna (baris kode ke-38). Data yang diinput adalah data temperatur udara di luar dalam satuan derajat fahrenheit. 37 double temperatureUdaraLuar; 38 cin >> temperatureUdaraLuar; Pada baris ke-47, variabel kecepatanUdara didefinisikan dengan tipe data double. Variabel ini digunakan untuk menampung nilai yang diinput oleh pengguna (baris kode ke-48). Data yang diinput adalah kecepatan udara dalam satuan mil per jam 47 double kecepatanUdara; 48 cin >> kecepatanUdara; Pada baris ke-56, variabel temperatureWindChill didefinisikan dengan tipe data double. Variabel ini digunakan untuk menampung hasil kalkulasi temperature wind-chill. 56 double temperatureWindChill; 57 temperatureWindChill = 58 35.74 + 0.6215 * temperatureUdaraLuar - 59 35.75 * pow(kecepatanUdara, 0.16) + 60 0.4275 * temperatureUdaraLuar * 61 pow(kecepatanUdara, 0.16); Sehingga, gambar 02.17.01 adalah contoh output jika nilai temperatureUdaraLuar = 5.3 dan nilai kecepatanUdara = 6 adalah -5.56707 adalah sebagai berikut:
• 7. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 7 Gambar 02.17.01. Contoh output Program 02.17.05. Refleksi 1. Mengecek nilai input. Data yang diinput tentu saja harus bertipe double. Jika pengguna menginput data selain bilangan maka program menjadi error tanpa menampilkan pesan yang dipahami oleh pengguna. Selain itu, data temperatur udara tidak kurang dari 2 mil per jam serta suhu udara tidak kurang dari –58°F atau tidak lebih dari 41°F 2. Menawarkan input kembali kepada pengguna atau berhenti menjalankan program setelah program dijalankan, baik ketika program berjalan sesuai dengan harapan atau malah terjadi error.
• 8. 02.17.WindChillTemperature #bayuyudhasaputra Halaman 8 02.17.06. Daftar Rujukan Liang. 2014. Introduction to Programming with C++ 3rd Edition. London: Pearson Education yang bisa diakses pada tautan berikut: https://www.pearson.com/en-us/subject-catalog/p/Liang-Companion-Website-for- Introduction-to-Programming-with-C-Access-to-Videonotes-3rd- Edition/P200000003422/978013338026 Baris kode ini bisa diakses pada tautan berikut: https://github.com/bayuYudhaSaputra/introduction-programming-CPP- liang/blob/main/02.17.WindChillTemperature.cpp
Current LanguageEnglish
Español
Portugues
Français
Deutsche