Merancang Pelatihan Yang Efektif

15,876 views

Published on

Published in: Business
1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
15,876
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
641
Actions
Shares
0
Downloads
1,495
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Merancang Pelatihan Yang Efektif

  1. 1. Merancang Pelatihan Yang Efektif By. Bowo Witoyo,MBA.M.Si
  2. 2. Tahapan Pelatihan Post Training Pre Training Identifikasi Kebutuhan ,Menciptakan Sasaran, Mempersiapkan Materi Memilih Metode ,Teknik Komunikasi Training Evaluation On Going Training
  3. 3. PRE TRAINING : Identifikasi LEVEL ORGANISASI Tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan dan juga apakah ada cukup sumberdaya di dalam organisasi LEVEL OPERASIONAL Mengumpulkan informasi mengenai Knowledge, Skills dan Attitudes (KSA) yang dibutuhkan oleh perusahaan, LEVEL INDIVIDU Mengukur kompetensi level individu IDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN
  4. 4. PENYUSUNAN TNA pengamatan pada setiap tingkatan diskusi pada setiap tingkatan Menyusun daftar pertanyaan Merekam/mencatat hasil 1 2 3 4
  5. 5. LEVEL ORGANISASI FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN & EFEKTIFITAS ORGANISASI 1 CORPORATE STRATEGY. 2 CORPORATE VALUE
  6. 6. 7 FAKTOR KEBERHASILAN PERUSAHAAN
  7. 7. LEVEL OPERASIONAL <ul><li>Job Requirement yang dibutuhkan perusahaan </li></ul><ul><li>Mengumpulkan informasi mengenai Knowledge, Skills dan Attitudes (KSA) yang dibutuhkan oleh perusahaan </li></ul>
  8. 8. LEVEL INDIVIDU
  9. 9. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TNA Pengamatan pada tiap tingkat dengan obyek pilihan Diskusi pada setiap tingkatan dengan obyek pilihan Menyusun daftar pertanyaan berdasarkan pengamatan dan diskusi Merekam/mencatat hasil pemgamatan, diskusi, dan pertanyaan PENGAMATAN DISKUSI DAFTAR PERTANYAAN PENCATATAN
  10. 10. PRE TRAINING : Sasaran Penentuan sasaran ini dibuat dengan matrix atau parameter yang disusun berdasarkan hasil TNA yang telah dilakukan. Contoh: Komunikasi yang sepihak 1 Komunikasi Sulit bekerjasama 2 Kerjasama Sangat baik dalam wacanana pribadi 4 Wawasan Teknis Baik dan memadai 3 Wawasan Umum Keterangan Nilai( Contoh) Skills
  11. 11. PRE TRAINING : Materi WACANA YANG TEPAT PADA SASARAN PENGALAMAN YANG DIBERIKAN SECARA TEPAT 50% 50%
  12. 12. ANALISA KASUS Sebuah perusahaan distribusi mengalami penurunan penjualan secara signifikan. Dari hasil manajemen meeting, penurunan penjualan disebabkan karena para sales kanvas yang jumlahnya lebih dari 100 orang tidak maksimal dalam melakukan penjualan. Fakta lain membuktikan bahwa biaya bahan bakar kendaraan operasional meningkat cukup tajam. Manajemen beranggapan bahwa perlu diadakan sebuah pelatihan. Tentukan pelatihan yang paling tepat menghadapi situasi yang demikian.
  13. 13. ON GOING TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI FASILITATOR PEMILIHAN METODE PELATIHAN
  14. 14. Pemilihan Metode Training <ul><li>Picture and Graph Technology </li></ul><ul><li>Reasoning and Argumentation </li></ul><ul><li>Self Reflection </li></ul><ul><li>Affirmation and Repetition </li></ul><ul><li>Focus and Point Basis </li></ul><ul><li>Question and Answer Method </li></ul><ul><li>Commenting on Participants </li></ul><ul><li>Question </li></ul><ul><li>Honesty </li></ul><ul><li>Learning Conditioning </li></ul><ul><li>Active Interaction </li></ul><ul><li>Applied-Learning Method </li></ul><ul><li>Scanning and Leveling </li></ul><ul><li>Discussion and Feedback </li></ul><ul><li>Analogy and Case Study </li></ul><ul><li>Story Telling </li></ul><ul><li>Teaching and Motivation </li></ul><ul><li>Body Language </li></ul>
  15. 15. 1. Memahami Modal Ketertarikan 2. Teknik Pacing Leading 3. Teknik Ice Breaking 4. Role Play : Experiencing Training Communication TEKNIK KOMUNIKASI FASILITATOR
  16. 16. 1. Memahami Modal Ketertarikan <ul><li>Merupakan sebuah dasar representasi manusia dalam menerima informasi, yaitu; </li></ul><ul><ul><li>Visual, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal hal yang </li></ul></ul><ul><ul><li>dapat dilihat </li></ul></ul><ul><ul><li>2. Auditory, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal hal </li></ul></ul><ul><ul><li>yang dapat didengar </li></ul></ul><ul><ul><li>3. Kinesthetic, atau lebih mampu menerima informasi berdasarkan hal-hal </li></ul></ul><ul><ul><li>yang dapat dirasakan. </li></ul></ul>
  17. 17. 1. Memahami Modal Ketertarikan
  18. 18. PACING LEADING 2. Teknik Pacing Leading Menselaraskan diri kepada Audience, juga berfungsi untuk Meningkatkan sensitifitas fasilitator Teknik yang dilakukan setelah mengadakan pacing/penyelarasan, dimana berfungsi untuk mengajak atau mempengaruhi pemikiran audience Pacing – Leading Pattern : Pacing, Pacing, Pacing…….Leading
  19. 19. 3. Teknik Ice Breaking
  20. 20. 4. Role Play <ul><li>Kalibrasikan Rekan Anda, temukan representasi ketertarikannya. ( VAK?) </li></ul><ul><li>Fragment-kan sebuah Pacing Leading </li></ul>
  21. 21. Thank You !

×