MODEL-MODEL
PERENCANAAN
PEMBELAJARAN
OLEH:
DESI HAYATI PUTRI
NIM. 8126173002
PPs_UNIMED
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Perencanaan
pembelajaran disusun
untuk mengubah
perilaku siswa sesuai
dengan tujuan yang
ingin dicapai.
Perencanaan
pembelajaran berisi
tentang rangkaian
kegiatan yang harus
dilaksanakan untuk
mencapai tujuan.
Sanjaya (2012)
Perencanaan
pembelajaran
merupakan hasil dari
proses berpikir.
B
I
O
L
O
G
Y
Planning
Doing
Evaluation/
Assessment
P P
E E
R M
E B
N E
C L
A A
N J
A A
A R
N A
N
penyusunan
Materi pelajaran
Media
pembelajaran
Pendekatan &
metode
pembelajaran
Penilaian
Dalam suatu
alokasi waktu
yang akan
dilaksanakan
pada masa
tertentu untuk
mencapai
tujuan yang
telah
ditentukan
Majid (2011)
FUNGSI PERENCANAAN
PEMBELAJARAN
• Fungsi kreatif
• Fungsi inovatif
• Fungsi selektif
• Fungsi komunikasi
• Fungsi prediktif
• Fungsi akurasi
• Fungsi pencapaian tujuan
• Fungsi kontrol
KRITERIA PENYUSUNAN
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
• Signifikansi
• Feasibilitas
• Relevansi
• Kepastian
• Ketelitian
• Adaptabilitas
• Waktu
• Monitoring
• Isi perencanaan
Manfaat Perencanaan Pembelajaran
• Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan
• Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang
bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan
• Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru
maupun unsur murid.
• Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu
pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan
kelambatan kerja
• Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan
kerja
• Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya
Peran Guru sebagai “Perencana”
• Mampu mendeskripsikan tujuan/kompetensi
pembelajaran
• Mampu memilih dan menentukan materi pelajaran
• Mampu mengorganisir materi pelajaran
• Mampu menentukan metode/strategi pembelajaran
• Mampu menentukan sumber belajar/media/alat peraga
pembelajaran
• Mampu menyusun perangkat penilaian
• Mampu menentukan teknik penilaian
• Mampu mengalokasikan waktu
MODEL-MODEL PERENCANAAN
PEMBELAJARAN
Ciri model perencanaan
pembelajaran:
1. Berdasarkan teori pendidikan
dan teori belajar dari para
ahli tertentu.
2. Mempunyai misi atau tujuan
pendidikan tertentu.
3. Dapat dijadikan sebagai
pedoman untuk perbaikan
kegiatan belajar mengajar
dikelas.
4. Memiliki bagian-bagian
model.
5. Memiliki dampak sebagai
akibat terapan model
pembelajaran.
6. Membuat persiapan
mengajar dengan pedoman
model pembelajaran yang
dipilihnya.
Model diartikan sebagai kerangka
konseptual yang digunakan sebagai
pedoman atau acuan dalam
melakukan suatu kegiatan.
Briggs menyatakan bahwa Model
adalah seperangkat prosedur yang
berurutan untuk mewujudkan suatu
proses seperti penilaian suatu
kebutuhan, pemilihan media, dan
evaluasi.
Rusman menyatakan bahwa model
perencanaan pembelajaran yang
dipergunakan harus memperhatikan
beberapa pertimbangan, yaitu:
tujuan, materi, dan peserta didik.
Beberapa Model
Perencanaan Pembelajaran
• Model Glaser
• Model J. E. Kemp
• Model Sistemik
• Model Briggs
• Model Gerlach dan Ely
• Model Bela H. Banathy
• Model Dick dan Carey
• Model Wong dan Raulsen
• Model Kibler, Barker dan Miles
• Model PPSI
• Menetukan tujuan apa yang harus dicapai oleh
siswa pada akhir suatu pembelajaran
• Mengelola situasi permulaan dalam sebuah
pembelajaran
• Strategi yang digunakan agar tujuan-tujuan
yang telah ditetapkan dapat dicapai.
• Memutuskan cara dan alat yang tepat untuk
menetukan tercapainya tujuan pembelajaran
yang telah ditetapkan
G
L
A
S
S
E
R
Tujuan
Instruksional
Sistuasi
Awal
Prosedur
Pengajaran
Penilaian
Performance
Feed Back
Kekurangan:
# Tidak jelas TIU & TIK
# Belum menganalisis
karakteristik siswa
1. Menentukan Tujuan Instruksional Umum (TIU)
2. Menganalisis karakteristik siswa
3. Menentukan Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
4. Menentukan isi materi pelajaran
5. Menentukan pre-test
6. Memilih aktivitas pembelajaran dan sumber
pelajaran
7. Mengkoordinasi sarana pendukung
8. Mengevaluasi pembelajaran
KEMP
R
E
V
I
S
I
Menentukan TIU
Analisis karakter siswa
Menentukan TIK
Menentukan materi
Menentukan Pre-test
Menentukan strategi
Evaluasi
Mengkoordinasi sarana
pendukung
Kelebihan:
selalu diadakan revisi
Kekurangan:
pembelajaran
konvensional
Model Perencanaan Pembelajaran Sistemik
1. Identifikasi tugas-tugas
2. Analisis tugas-tugas
3. Penetapan kemampuan
4. Spesifikasi
pengetahuan, keterampilan, d
an sikap
5. Identifikasi kebutuhan
pendidikan dan latihan
6. Perumusan tujuan
7. Kriteria keberhasilan program
8. Organisasi sumber-sumber
belajar
9. Pemilihan strategi
pembelajaran
10. Uji lapangan program
11. Pengukuran rehabilitas
program
12. Perbaikan dan penyesuaian
13. Pelaksanaan program
14. Monitoring program
Daftar Pustaka
Brews, P. J. and Hunt M. R. 1999. Learning To Plan And Planning
To Learn: Resolving The Planning School/Learning School
Debate. Strategic Management Journal 20: 889–913
Harjanto. 2010. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
http://akharil.blogspot.com/2010/03/model-model-perencanaan-
pengajaran.html
Majid, A. 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan
Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, W. 2012. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran.
Jakarta: Kencana.
Model perencanaan pembelajaran

Model perencanaan pembelajaran

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Perencanaan pembelajaran disusun untuk mengubah perilakusiswa sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Perencanaan pembelajaran berisi tentang rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan. Sanjaya (2012) Perencanaan pembelajaran merupakan hasil dari proses berpikir. B I O L O G Y Planning Doing Evaluation/ Assessment
  • 4.
    P P E E RM E B N E C L A A N J A A A R N A N penyusunan Materi pelajaran Media pembelajaran Pendekatan & metode pembelajaran Penilaian Dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan Majid (2011)
  • 5.
    FUNGSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN • Fungsikreatif • Fungsi inovatif • Fungsi selektif • Fungsi komunikasi • Fungsi prediktif • Fungsi akurasi • Fungsi pencapaian tujuan • Fungsi kontrol KRITERIA PENYUSUNAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN • Signifikansi • Feasibilitas • Relevansi • Kepastian • Ketelitian • Adaptabilitas • Waktu • Monitoring • Isi perencanaan
  • 6.
    Manfaat Perencanaan Pembelajaran •Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan • Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam kegiatan • Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik unsur guru maupun unsur murid. • Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja • Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja • Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya
  • 7.
    Peran Guru sebagai“Perencana” • Mampu mendeskripsikan tujuan/kompetensi pembelajaran • Mampu memilih dan menentukan materi pelajaran • Mampu mengorganisir materi pelajaran • Mampu menentukan metode/strategi pembelajaran • Mampu menentukan sumber belajar/media/alat peraga pembelajaran • Mampu menyusun perangkat penilaian • Mampu menentukan teknik penilaian • Mampu mengalokasikan waktu
  • 8.
  • 9.
    Ciri model perencanaan pembelajaran: 1.Berdasarkan teori pendidikan dan teori belajar dari para ahli tertentu. 2. Mempunyai misi atau tujuan pendidikan tertentu. 3. Dapat dijadikan sebagai pedoman untuk perbaikan kegiatan belajar mengajar dikelas. 4. Memiliki bagian-bagian model. 5. Memiliki dampak sebagai akibat terapan model pembelajaran. 6. Membuat persiapan mengajar dengan pedoman model pembelajaran yang dipilihnya. Model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman atau acuan dalam melakukan suatu kegiatan. Briggs menyatakan bahwa Model adalah seperangkat prosedur yang berurutan untuk mewujudkan suatu proses seperti penilaian suatu kebutuhan, pemilihan media, dan evaluasi. Rusman menyatakan bahwa model perencanaan pembelajaran yang dipergunakan harus memperhatikan beberapa pertimbangan, yaitu: tujuan, materi, dan peserta didik.
  • 10.
    Beberapa Model Perencanaan Pembelajaran •Model Glaser • Model J. E. Kemp • Model Sistemik • Model Briggs • Model Gerlach dan Ely • Model Bela H. Banathy • Model Dick dan Carey • Model Wong dan Raulsen • Model Kibler, Barker dan Miles • Model PPSI
  • 11.
    • Menetukan tujuanapa yang harus dicapai oleh siswa pada akhir suatu pembelajaran • Mengelola situasi permulaan dalam sebuah pembelajaran • Strategi yang digunakan agar tujuan-tujuan yang telah ditetapkan dapat dicapai. • Memutuskan cara dan alat yang tepat untuk menetukan tercapainya tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan G L A S S E R Tujuan Instruksional Sistuasi Awal Prosedur Pengajaran Penilaian Performance Feed Back Kekurangan: # Tidak jelas TIU & TIK # Belum menganalisis karakteristik siswa
  • 12.
    1. Menentukan TujuanInstruksional Umum (TIU) 2. Menganalisis karakteristik siswa 3. Menentukan Tujuan Instruksional Khusus (TIK) 4. Menentukan isi materi pelajaran 5. Menentukan pre-test 6. Memilih aktivitas pembelajaran dan sumber pelajaran 7. Mengkoordinasi sarana pendukung 8. Mengevaluasi pembelajaran KEMP
  • 13.
    R E V I S I Menentukan TIU Analisis karaktersiswa Menentukan TIK Menentukan materi Menentukan Pre-test Menentukan strategi Evaluasi Mengkoordinasi sarana pendukung Kelebihan: selalu diadakan revisi Kekurangan: pembelajaran konvensional
  • 14.
    Model Perencanaan PembelajaranSistemik 1. Identifikasi tugas-tugas 2. Analisis tugas-tugas 3. Penetapan kemampuan 4. Spesifikasi pengetahuan, keterampilan, d an sikap 5. Identifikasi kebutuhan pendidikan dan latihan 6. Perumusan tujuan 7. Kriteria keberhasilan program 8. Organisasi sumber-sumber belajar 9. Pemilihan strategi pembelajaran 10. Uji lapangan program 11. Pengukuran rehabilitas program 12. Perbaikan dan penyesuaian 13. Pelaksanaan program 14. Monitoring program
  • 15.
    Daftar Pustaka Brews, P.J. and Hunt M. R. 1999. Learning To Plan And Planning To Learn: Resolving The Planning School/Learning School Debate. Strategic Management Journal 20: 889–913 Harjanto. 2010. Perencanaan Pengajaran. Jakarta: Rineka Cipta. http://akharil.blogspot.com/2010/03/model-model-perencanaan- pengajaran.html Majid, A. 2011. Perencanaan Pembelajaran Mengembangkan Standar Kompetensi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya. Sanjaya, W. 2012. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.