1.

1,966
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,966
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
58
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

1.

  1. 1. PRAKTEK KLINIK REKAM MEDIS H. Triyo Rachmadi, S.Kep.
  2. 2. PERTEMUAN I. Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Jalan II.Prosedur Penerimaan Pasien Rawat Inap III. Assembling, Merakit Form, Memeriksa kelengkapan, Indeks IV. Menyimpan,mengambil,meminjam RM
  3. 3. DESKRIPSI PENGERTIAN PENULISAN MENERIMA MENERIMA RM NAMA PASIEN LAMA PASIEN BARU RJ RJ PRAKTEK KLINIK REKAM MEDIK FORM REKAM MEDIS RAWAT JALAN
  4. 4. Deskripsi  membahas dan mengaplikasikan / mempraktikkan langsung pelaksaan teknis dan prosedur dari kegiatan / pengelolaan rekam medis mulai dari penerimaan pasien baik di rawat inap/ rawat jalan.  teknik / cara pengelolaan indeks, Assembling, penyimpanan, pengambilan kembali rekam medis  sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan rekam medis.
  5. 5. Tujuan Instruksional Umum  mahasiswa diharapkan dapat mengetahui, memahami, mengaplikasikan semua kegiatan/ tugas yang ada di pengelolaan rekam medis.
  6. 6. Tujuan Instruksional Khusus Diharapkan Mahasiswa mampu:  Memahami dan Menetapkan prosedur penerimaan pasien Rawat Jalan. UGD Rawat Inap,  Cara-cara berkomunikasi dan memberikan pelayanan dalam menerima pasien, memahami dan mengaplikasi pengisian KIB, KIUP, regristrasi dan Indeks,  Dapat memeriksa kelengkapan pengisian formulir rekam medis, dapat menyusun, merakit dan memelihara, formulir-formulir dari Rekam Medis,  Dapat mencari, menyimpan dan mengambil kembali RM dengan baik dan benar.
  7. 7. Sistem Penilaian : Absensi : 25 % Ujian Praktikum : 75 %
  8. 8.  Tata cara penerimaan pasien yang akan berobat ke poliklinik ataupun yang akan dirawat adalah sebagian dari sistem prosedur pelayanan RS. Dgn kata lain, di tempat inilah pelayanan pertama kali yang diterima oleh seorang pasien saat tiba di rumah sakit, maka tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa di dalam tata cara penerimaan inilah seorang pasien mendapatkan kesan baik ataupun tidak baik dalam pelayanan suatu RS.
  9. 9. Tata cara melayani pasien dapat dinilaibaik bila mana dilaksanakan olehpetugas dengan sikap : Ramah, Sopan, Komunikasi (cara bicara yang jelas) Perhatian, Tanggap, Proaktif apabila informasi dari pasien tidak lengkap
  10. 10. Penulisan Nama  Nama pasien sendiri, apabila nama sudah terdiri dari satu suku kata atau lebih. misal: Lee, Kwik Kian Gee  Nama pasien sendiri dilengkapi dengan nama suami, apabila pasien seorang yang bersuami misal: Ani Yudhoyono  Nama pasien sendiri dilengkapi dengan nama orang tua (biasanya nama ayah) misal: Fifi Aleyda Yahya
  11. 11.  Bagi pasien yang mempunyai nama keluarga/ marga, maka nama keluarga/ marga atau surname didahulukan ditambah tanda koma dan kemudian diikuti nama sendiri ex; Sitompul, Ruhut. Shihab, Alwi Nama ditulis dengan huruf cetak dan mengikut EYD Sebagai pelengkap, bagi pasien perempuan diakhir nama lengkap ditambah Ny. atau Nn. sesuai dengan status ex: Chece Kirani, Ny.
  12. 12.  Pencantuman titel selalu diletakkan sesudah nama lengkap pasien dan ditulis dalam kurung ex: Mahfud (Prof.,DR.,S.H.,M.H) Perkataan Tuan, Saudara, Bapak TIDAK dicantumkan dalam penulisan nama pasien
  13. 13. Fasilitas & Alat Yg Digunakan  Meja dan kursi untuk penerimaan pasien  Alat tulis (pensil dan penghapus)  Formulir Rekam Medis Rawat Jalan  Cover/ sampul Rekam Medis + Penjepit  KIB ( Kartu Indentitasi Berobat )  KIUP ( Kartu Indeks Utama Pasien)  Tempat penyimpanan KIUP ( Lemari laci)  Buku Register  Formulir Bon Peminjaman
  14. 14. Bagian BelakangBagian Depan
  15. 15. Jenis Pasien Dilihat dari segi pelayanan rumah sakit dapat dibedakan menjadi: - Pasien yang dapat menunggu - Pasien berobat jalan yang datang dengan perjanjian - Pasien yang segera ditolong (pasien gawat darurat)
  16. 16. Menurut jenis kedatangannya pasien dapat dibedakan menjadi :  Pasien baru : adalah pasien yang baru pertama kali datang ke rumah sakit untuk keperluan berobat  Pasien lama : adalah pasien yang pernah datang sebelumnya untuk keperluan berobat
  17. 17. Kedatangan pasien dapat terjadi karena :  Dikirim oleh dokter praktek di luar rumah sakit  Dikirim oleh rumah sakit lain, puskesmas atau jenis pelayanan kesehatan lainnya  Datang atas kemauan sendiri
  18. 18. Praktek Penerimaan Pasien Rawat Jalan terbagi dua, yaitu :  Praktek penerimaan Pasien Rawat Jalan untuk Pasien Baru Yaitu tata cara penerimaan pasien yang akan berobat jalan dan pasiennya baru pertama kali datang untuk berobat pada rumah sakit tersebut.  Praktek penerimaan Pasien Rawat Jalan untuk Pasien Lama Yaitu tata cara penerimaan pasien yang akan berobat jalan dan pasiennya sebelumnya pernah berobat atau telah berobat ke rumah sakit tersebut lebih dari satu kali.
  19. 19. Prosedur/ Tata Cara PenerimaanRawat Jalan Untuk Pasien Baru 1. Menyambut/ Menyapa (Selamat pagi/ siang/ malam, ada yang bisa kami bantu ? 2. Menanyakan pasien baru atau lama (Apakah Bpk/ Ibu pernah berobat ?) apa bila jawaban pasien belum pernah, berarti sebagai pasien baru. 3. Menyiapkan form rekam medis rawat jalan, KIB, KIUP dan Buku register (Contoh formulir terlampir)
  20. 20. 4. Melakukan identifikasi/ wawancara dan mencatat pada formulir RM Rawat Jalan: a.Nama lengkap pasien b.Status pasien (sudah menikah atau belum) c.Tempat tanggal lahir d.Jenis kelamin e.Alamat lengkap pasien (nama jalan, No. rumah, RT/ TW, Kelurahan, Kecamatan, Kota/ Kab, Kode Pos dan No. telp) f.Nama Orang tua
  21. 21. g.Alamat Orang tua (Nama Jalan, No. rumah, RT/ RW, Kelurahan, Kecamatan, Kota/ Kab. Kode pos dan No.telp) kalau alamatnya sama dengan pasien maka dapat dicatat dengan sda (kepanjangan dari Sama Dengan diAtas)h.Pekerjaani. Cara masuk (rujukan atau datang atas kemauan sendiri)j. Cara pembayaran
  22. 22. k. Mencatat tanggal berobatl. Menanyakan tujuan poliklinik , jika pasien tidak tahu petugas menanyakan keluhan dari pasien petugas mengarahkan sebaiknya ke poliklinik mana yang sesuai dengan keluhan pasien mencatat nama poliklinik tersebut pada kolom poliklinik.
  23. 23. m. Memberikan/ Mencatat nomor RM baru, dengan cara: - Setiap pasien baru mendapat/ diberi nomor RM baik yang rawat jalan/ rawat darurat / rawat inap pada saat pertama kali datang yang akan digunakan selamanya
  24. 24. - Petugas RM melihat nomor terakhir pada buku penomoran/ bank nomor / dokumen RM terakhir- Petugas RM memberi nomor pada dokumen RM dengan melanjutkan nomor selanjutnya dari nomor terakhir / dengan menambah satu nomor dari nomor terakhir
  25. 25. 5. Mencatat Nama pasien dan Nomor RM pada Cover atau sampul RM6. Mencatat data (nama pasien, Tempat/ tanggal lahir, No. RM pada KIB) 7. Menyerahkan KIB pada pasien serta mengingatkan pada pasien untuk selalu membawa KIB kalau kembali berobat serta menjelaskan pentingnya KIB
  26. 26. 8. Mempersilahkan pasien dan memberitahukan arah/ petunjuk menuju Poliklinik yang dituju9. Mencatat No. urut, Nama, alamt, jenis kelamin, umur, jenis kunjungan, poli yang dituju, cara pembayaran, dan Buku register rawat jalan.10.Mencatat Nama Pasien, Alamat, Nomor RM, Dua huruf awal nama pasien, Tgl berobat dan nama poliklinik yang dituju pada KIUP
  27. 27. 11. Menyimpan KIUP pada tempat penyimpanan KIUP (lemari laci KIUP) disimpan secara alphabet. 12.Memanggil pasien berikutnya.
  28. 28. Skema Penerimaan Pasien Baru Rawat Jalan 2 MENYAPA 1PASIEN PETUGAS KIB RM MENYIAPKAN BERKAS 3 KIUP REGISTER RJ 6 WAWANCAR IDENTITAS 4 A TUJUAN POLIKLINIK 5 BERI NO. POLIKLINIK RM
  29. 29. Prosedur/ Tata Cara PenerimaanRawat Jalan Untuk Pasien Lama 1.Menyambut/ Menyapa (Selamat pagi/ siang/ malam, ada yang bisa kami bantu ?) 2.Menanyakan pasien baru atau lama (Apakah Bpk/Ibu pernah berobat ?) apabila jawaban pasien pernah, berarti sebagai pasien lama 3.Menanyakan dan meminjam KIB 4.Menyiapkan Bon peminjamn (surat permohonan peminjaman RM), KIUP dan Buku register (Contoh formulir terlampir)
  30. 30. 5.Mencatat No. urut, No. RM, Nama, alamat, jenis kelamin, umur, jenis kunjungan, pada Buku register rawat jalan.6.Menanyakan Poli kunjungan cara pembayaran yang dituju dan mencatatnya pada buku register7.Mencatat No. RM, Nama pasien, Tgl Peminjaman (isi dgn tgl berobat), Nama peminjaman (isi dengan nama poliklinik yang dituju) pada bon peminjaman
  31. 31. 8.Mengembalikan/ Menyerahkan KIB pada pasien serta mengingatkan pada pasien untuk selalu membawa KIB kalau kembali berobat serta menjelaskan pentingnya KIB9.Mempersilahkan pasien dan memberitahukan arah/ petunjuk menuju Poliklinik yang dituju10.Menyerahkan bon peminjaman ke bagian penyimpanan/ pengembalian rekam medis
  32. 32. 11.Mencari/ mengambil KIUP pasien tersebut12.Mencatat tgl berobat dan nama poliklinik yang dituju pada KIUP13.Menyimpan kembali KIUP pada tempatnya14.Memanggil pasien berikutnya.
  33. 33. Skema Penerimaan Pasien Lama Rawat Jalan Pasien 2 BaruPASIEN PETUGAS MENYAPA 1 RM Belum 5 3 Menanyakan KIB sdh pernah 4 berobat? Sudah WAWANCAR A 6 Bon Peminjaman RM 9 MENYIAPKAN 7 BERKAS REGISTER RJ 8 POLIKLINIK KIUP Lemari
  34. 34. SIMULASI
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×